THE WAR Series – FOREVER – by AYUSHAFIRAA

​`​THE WAR`

| A fanfiction by AYUSHAFIRAA |

| Starring EXO’s Baekhyun x TWICE’s Dahyun |

| Hurt/Comfort, Romance, School-life |

| Teen || Vignette |

Clip List :

 [Kai – Diamond] — NOW PLAYING ♪ [Baekhyun – Forever] — [Chanyeol – Chill] — [Sehun – The Eve] — [Suho – What U Do?] — [Xiumin – Touch It] — [Chen – Going Crazy] — [D.O – Walk On Memories] — [All – Ko Ko Bop]

Disclaimer

Keseluruhan cerita merupakan hasil murni dari pemikiran dan khayalan saya sendiri. Sifat/sikap/kehidupan karakter di dalam cerita ini diubah untuk kepentingan cerita sehingga mungkin tidak sama dengan sifat/sikap/kehidupan karakter dalam dunia nyata.


♪ Karena kau bisa menjadi bintangku, bisa menjadi cahaya rembulan, hanya dirimu yang aku butuhkan di duniaku, selamanya ♪


AYUSHAFIRAA©2017. All Rights Reserved. Unauthorized Duplication & Plagiarism is Prohibited.

♪♬♪

*Isi cerita bisa jadi tidak sesuai dengan arti/maksud lagu*

 

Dahyun menggigiti bibirnya sendiri kala ketua OSIS di sekolahnya memasang poster pesta perpisahan di majalah dinding dekat kelasnya. Kacamata minus 5-nya sedikit turun karena kepalanya yang sedaritadi terus menunduk di depan mading. Hembusan nafasnya sekali terdengar kasar dan putus asa.

‘Datanglah bersama pasanganmu!’

‘Pesta ini bukan untuk jomblo.’

Kalau ada peraturan seperti itu hanya untuk menghadiri pesta perpisahan, bagaimana ia tidak putus asa? Sejak lahir hingga berumur 18 tahun, predikat ‘si kutu buku jomblo‘ seolah melekat pada diri gadis bersurai panjang itu dengan awetnya.

Gaduh suara Baekhyun beserta geng hitsnya sedetik kemudian mengalihkan perhatian Dahyun. Tanpa perlu menunggu Baekhyun untuk berdiri jarak satu meter darinya, Dahyun lebih dulu memilih melangkah mundur. Selain karena jantungnya yang akan terus berdegup kencang acap kali menatap siswa paling tampan di kelasnya itu, Dahyun harus tahu diri kalau siswi culun seperti dirinya tak pantas berada dekat dengan si siswa yang terkenal memiliki beberapa gadis cantik di sekelilingnya itu.

“Apa aku tidak usah datang saja ya ke pesta perpisahan?” Tanya Baekhyun pada teman-temannya yang langsung bereaksi seolah tak rela kalau harus melewati malam pesta perpisahan tanpa lelaki itu. Saat Dahyun memasang telinganya, ia jelas mendengar lelaki itu mengeluh tak memiliki pasangan yang cocok untuk bisa diajaknya ke pesta perpisahan.

“Kulihat Kai dari kelas sebelah sepertinya sudah berhasil mengajak incarannya untuk pergi bersama, sedangkan aku? Aku harus mengajak siapa?” Baekhyun bersikap seperti dirinya adalah lelaki yang tidak laku, padahal, siswi-siswi di kelasnya sudah banyak yang mengantri untuk menjadi pasangannya di pesta perpisahan nanti.

“B-Baek… Ehm… Baek.. Baekhyun…” Panggil Dahyun, gugup setengah mati. Langkah gemetarnya menuntunnya untuk berdiri di hadapan si Cassanova Byun.

“Ya, Dahyun?”

Tubuh Dahyun makin gemetaran saja, ia tak menyangka Baekhyun akan tahu namanya mengingat ia tak pernah berani berbicara sepatah kata ataupun beradu pandang dengan lelaki itu sejak berada di satu kelas yang sama selama 3 tahun.

“Dahyun? Hello? Kenapa kau malah melamun?”

“Ah, maaf.”

Teman-teman satu geng lelaki itu tampak tertawa pelan, menertawai sikap Dahyun tentunya.

“Kau mau bicara denganku?” Tanya Baekhyun lagi.

Dahyun mengangguk. Setelah menarik nafas dalam-dalam, Dahyun pun mengumpulkan keberanian yang selama 3 tahun ini tertahan begitu saja.

“AKU INGIN PERGI KE PESTA PERPISAHAN BERSAMAMU!”

Baekhyun terkejut, juga teman-temannya yang tak mau kalah menunjukkan ekspresi yang sama.

“Ah! Ah, maafkan aku!” Ucap Dahyun menyadari kecerobohannya. Mana mau seorang siswa populer seperti Baekhyun mengajak siswi culun seperti dirinya ke pesta perpisahan sebagai pasangan?

“Baiklah, ayo kita pergi bersama.”

DEG!

Gadis berkacamata itu mengorek kedua telinganya, memastikan indera pendengarannya bermasalah atau tidak.

“Sungguh, Baekhyun?”

“TENTU SAJA DALAM MIMPIMU!” Jawab Baekhyun lantang yang kemudian mengundang tawa keras dari teman-temannya yang lain.

Bersama teman-temannya, Baekhyun berlalu masuk ke dalam kelas, meninggalkan Dahyun yang masih berdiri mematung dengan kedua mata berkaca-kaca. Hidung Dahyun memerah, menahan tangis. Sudah seharusnya sejak awal ia sadar, bahwa sesuatu yang tidak mungkin memang tidak akan pernah terjadi. Dan Baekhyun yang mengajak kencan dirinya, termasuk ke dalam hal itu.

 

♬♪♬

 

“Hei, Dahyun!”

Gadis itu berpaling ke asal suara dan mendapati Baekhyun sudah duduk di bangku sebelah tempat duduknya.

“Kau sungguh ingin pergi ke pesta perpisahan itu bersamaku?”

Dahyun meremas rok seragamnya, menunduk tak berani menatap lelaki yang disukainya sejak pandangan pertama. “Wa-walaupun… Aku ingin pergi bersamamu… Kau… K-kau yang tidak akan mau.”

Baekhyun menyunggingkan senyumnya meski tahu Dahyun tak akan berani melihat senyuman mautnya itu.

“Kenapa aku harus tidak mau? Kau kan juga seorang gadis. Aku hanya tidak akan mau mengajak seorang lelaki, nanti orang-orang akan berpikir apa tentangku kalau aku begitu?” Ucapnya diakhiri candaan yang membuat Dahyun ikut tertawa.

“Kalau ku perhatikan baik-baik, kau juga cantik.” Lanjut lelaki itu sembari menyingkirkan poni yang menutupi sebagian wajah Dahyun saat menunduk. Perhatian-perhatian kecil dan sanjungan manis dari lelaki pujaan hati pastilah terasa seperti mimpi bagi Dahyun. Jika benar ini adalah mimpi, Dahyun tidak ingin terbangun lagi.

“Kenapa kau tiba-tiba bersikap seperti ini, Baekhyun?”

“Aku ingin mengajakmu pergi bersama ke pesta perpisahan itu, memangnya kau keberatan? Atau kau sudah menemukan pasanganmu?”

Pipi gadis itu seketika saja terasa panas, “Ti-tidak kok! Aku tidak keberatan! Aku juga tidak punya pasangan lagi.”

“Sepakat! Jadi, kita jadi ya pergi bersama? Malam minggu nanti, aku akan menjemputmu!” Ucap Baekhyun yang kemudian beranjak dari duduknya untuk kembali bergabung dengan teman-temannya.

Dahyun mengambil buku hariannya di kolong meja, sebuah pulpen sudah ada dalam genggamannya.


‘Aku akan menjadi pasangan Baekhyun! Mimpi apa aku semalam? Senang sekali rasanya, tapi kenapa aku semakin gugup ya? Hihi, pokoknya aku harus tampil cantik malam minggu nanti!’


 

♪♬♪

 

Kantung mata Dahyun terlihat begitu jelas di balik kacamata minusnya. Semalaman, ia begadang demi menyeleksi gaun terbaik yang akan dikenakannya ke pesta perpisahan malam minggu nanti bersama Baekhyun. Ia tidak mau membuat Baekhyun merasa kecewa telah memilihnya sebagai pasangan.

Selain karena benar-benar niat begadang, Dahyun memang tidak bisa tidur. Ia terus mengkhayal adegan-adegan romantis dalam drama-drama yang sering ditontonnya itu menjadi kenyataan dengan Baekhyun sebagai pemeran utama lelakinya. Adegan seperti berpelukan hangat, bahkan saling mencium bibir membuat Dahyun menggila sendiri karena khayalannya semalam.

“Kau benar-benar mau mengajak si culun itu pergi ke pesta? Apa tidak memalukan?”

Percakapan Baekhyun dan teman se-gengnya itu tertangkap oleh indera pendengaran Dahyun saat melewati ruang ekstrakurikuler musik yang memang menjadi markas Baekhyun dan geng hitsnya sehari-hari. Pintu yang tak tertutup rapat membuat Dahyun dapat mengintip siapa saja yang ada di dalam sana dan mendengar apa saja yang mereka bicarakan.

“Tentu saja memalukan! Orang-orang pasti akan berpikir aku bercanda mengajak gadis itu pergi, tapi aku serius lho!” Itu suara Baekhyun. Tak hanya suara, Dahyun pun dapat melihat ekspresi lelaki itu ketika membicarakannya.

“Aku hanya ingin bermain-main sebentar saja dengannya! Gadis itu benar-benar menghiburku saat gugup dan wajahnya seperti kepiting rebus saat kurayu!” Ucap Baekhyun diakhiri tawanya dan tawa teman-temannya yang lain yang menyebut lelaki itu jahat sekali karena telah mempermainkan hati seorang gadis lugu.

Ya, Baekhyun memang jahat, telah mempermainkan hati seorang gadis lugu, seperti Dahyun.

“Hei culun! Kalau kau memang ingin bergabung, masuk saja! Jangan mengintip anggota kami seperti itu!”

Kerah seragam Dahyun ditarik oleh salah seorang teman Baekhyun yang memergokinya. Ia lalu dibawa masuk ke dalam ruangan di mana teman-teman Baekhyun yang lain menertawainya begitu puas.

“Hei, Baekhyun! Gadismu ini sedaritadi mengintip dan menguping pembicaraan kalian lho!”

“Hei culun! Cepat minta maaf!”

Di saat teman-teman lelaki itu memojokinya, Baekhyun malah menatapnya dengan tatapan penuh rasa bersalah.

Manik Dahyun yang sudah menahan airmata sejak beberapa menit yang lalu itu akhirnya tak tahan juga. Kristal beningnya perlahan berlinang membasahi kedua pipinya. Meski terlihat menyedihkan, gadis itu tetap memaksakan senyumannya di hadapan Baekhyun.

“Maafkan aku… Aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi… Mengintip… Menguping… Juga…” Dahyun menggantung kata-katanya, dadanya terlampau sesak.

“Juga… Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin untuk terjadi dalam hidupku. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Maafkan aku.” Lanjut Dahyun.

Gadis itu berlari pergi dari ruang ekskul musik, meninggalkan atmosfer aneh yang tercipta di antara Baekhyun dan teman-temannya yang seketika juga ikut merasa bersalah.

Baekhyun mengepal kedua tangannya, “Kurasa… Aku sudah keterlaluan mempermainkan perasaannya.”

 

To be continued…

Watch me on :

WordPressWattpad

11 tanggapan untuk “THE WAR Series – FOREVER – by AYUSHAFIRAA”

    1. Hallo kakak^^ maaf yaa baru bisa balas komentarnya hehe 😅 semua ceritanya akan disatukan dalam clip ko ko bop😍😍 makasih udah suka sama jalan cerita clip Forever 😍❤❤❤

  1. Woah >< kakak buat ff baru lagi ❤ pertama, aku gak nyangka baru liat ini ff pas update bagian Baekhyun ❤ kedua, syok abis pas 'TENTU SAJA DALAM MIMPIMU' :'v boleh tendang si baek ini gak sih ;"v rasanya nyezz banget..
    Tapi ternyata baekhyun emang GAK setega itu sama Dahyun, dan emang dia tuh anak baik" ya thor ya ❤
    rasanya emang SERU banget xD dan bakal nunggu banget bagian cast lainnya <
    semangat kak AS ❤ ❤
    aku selalu menunggu semua ff darimu ❤
    jangan lupa jaga kesehatan yaaa /chuuu ❤ ❤ ❤ ❤

    1. Iyaaa ff baru nih hihihi^^ wkwk jangan-jangan sama baekhyun jo… Jo… Jo(isi sendiri) XD Boleh kok boleh, tendang aja sampe dia macleng(?) Kembali ke planetnya wkwkwk XD yap yap yap emang rada kampret sekali Baek di sini tapi dia gak setega itu kok 😂😂 yaa insyaallah baik lah /plak😂/ okay okayyy makasih yaaa unchh 😍😍😍 siip, ditunggu aja yaa 😘 kartu kali ah AS wkwk 😂😂😂 iyaa makasih, kamu juga jaga kesehatan yaaa😙😙😙❤❤❤❤

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s