[EXOFFI FREELANCE] More Sweet

More Sweet

Written by miayumi/ mimiayudia

Length: Ficlet

Genre: Romance

Rating: T (teen)

Main Cast: Kim Min Seok/ Xiumin (EXO) & Park Chorong (Apink

Additional Cast: Park Chanyeol (EXO), Son Naeun (Apink), Park Jinyoung (GOT7), Kim Namjoo (Apink)

Summary: Bagi Xiumin dan Chorong, ada yang lebih manis daripada permen…

Disclaimer: Jalan cerita milik saya. Para tokoh hanya meminjam :p

Author’s Note: Hello, Guys! Fanfiction pertamaku disini, nih! Happy reading!

“PARK CHOROOOONG!”

Suara pekikan merdu itu membuat Chorong yang sedang membeli beberapa permen tangkai dan gula-gula membulatkan mata panik. Tak lama, dia merasakan telinganya tertarik ke atas oleh sebuah tangan.

“Sudah kubilang, kau itu sedang tidak boleh memakan permen dulu karena tubuhmu sedang kelebihan gula!” omel Kim Namjoo, sahabat sekaligus pacar adiknya, Park Jinyoung. Tangannya dengan lincah langsung menarik kantong belanjaan yang —tentu saja berisi permen semua— baru dibeli Chorong.

“Aish,” Chorong memberontak sehingga tarikan tangan Namjoo pada telinganya terlepas. “Kau itu seperti ibuku tahu, tidak? Beliau akan menyita permen apapun yang aku sembunyikan bila ketahuan.”

“Ini kan buat kebaikanmu, sana ke kelas!” Gadis yang lebih muda empat tahun darinya itu malah menyuruhnya.

Chorong mengerucutkan bibirnya sambil bergumam, “Akan aku adukan pada Jinyoung.”

“Aku juga melakukan ini karena suruhannya, Unni. Masih mending hanya aku kali ini yang mengingatkanmu, bayangkan bila Naeun-noona juga ada disini…”

Chorong tidak lagi mendengarkan karena sudah masuk ke kelasnya. Bibirnya mengerucut karena kesal. Mood-nya sedang tidak baik saat ini.

Nama gadis itu adalah Park Chorong. Dia sangat menggilai berbagai jenis permen, coklat, dan semua yang manis-manis. Rasanya, dia tidak bisa hidup jika sehariiii saja tidak memakan salahsatu jenis makanan seperti itu. Dan dia sangat kesal karena semua orang melarangnya memakan makanan manis yang bagaikan jantung dalam hidupnya itu. Mulai dari orangtuanya, kedua adik tampannya —Park Chanyeol dan Park Jinyoung, bahkan kedua sahabatnya, Son Naeun dan Kim Namjoo yang merupakan pacar dari kedua adiknya…

Chorong merasakan seseorang duduk disampingnya dan mengelus kepalanya lembut.

Oh, dia melupakan sesuatu.

…Kim Min Seok, pacarnya, juga ikut-ikutan melarangnya. Padahal sama sepertinya, Kim Minseok juga sangat menyukai permen, walaupun tidak se-fanatik Chorong.

“Kudengar kau marah pada Namjoo?” tanya Xiumin, yang merupakan sepupu Namjoo.

“Aku marah pada semua orang. Mereka melarangku memakan permen ataupun coklat, dan makanan-makanan manis lainnya,” jawab Chorong tanpa meliriknya.

“Kami melakukan ini untuk kebaikanmu juga. Kemarin kau pingsan karena kelebihan gula dalam darahmu. Kau harus tidak memakan makanan manis lagi sampai kau pulih, Chorong,” Xiumin mencoba menjelaskan.

“Itu bukan alasan,” sergah Chorong, masih enggan menoleh.

Sementara disampingnya, Xiumin sudah garuk-garuk kepala karena bingung. Namun dia akhirnya menemukan sebuah cara.

“Aku punya sesuatu yang lebih manis daripada permen manapun di dunia ini,” ucap Xiumin misterius.

Sepertinya ‘manis’ adalah password bagi Chorong karena cewek itu langsung menoleh ke arah Xiumin dengan mata berbinar. “Jinjja?”

“Ikut aku.”

Xiumin menarik tangan Chorong ke suatu tempat.

~oOo~

“EHEM!”

Suara dehaman keras itu tentu saja membuat Chanyeol dan Naeun yang sedang asyik menjelajahi mulut masing-masing langsung berpisah.

“Aish, mau apa kalian mengganggu?” tanya Chanyeol gusar begitu melihat siapa pengganggu mereka. Sementara Naeun hanya meringis malu karena tertangkap basah disaat seperti ini.

Park Jinyoung berdiri disana sambil menutup mata Namjoo yang memberontak, yang langsung dia lepaskan begitu pasangan di depannya sudah melepaskan tautan bibir mereka. “Maaf, babe. Itu adegan dewasa. Kamu gak boleh melihatnya.”

Namjoo masih menggerutu. Namun Jinyoung langsung menyampaikan maksudnya. “Minseok-oppa mengajak Noona ke suatu tempat. Aku curiga, Hyung.”

“Hah? Noona? Minseok-oppa?” Chanyeol masih memproses informasi yang baru didapatnya.

Naeun sudah menggeplak kepala pacarnya dengan gemas. Mungkin efek ‘ciuman yang belum selesai’ membuatnya pacarnya itu jadi agak-agak lola. “Chorong-noona dibawa Minseok-oppa ke suatu tempat.”

Mungkin karena digeplak pacarnya atau memang otaknya sudah kembali berfungsi, Chanyeol tertegun dan langsung berkata, “Wah, gawat. Ayo! Tunggu apalagi?”

Setelah mengatakan itu, Chanyeol langsung bergegas pergi. Meninggalkan Naeun, Namjoo, dan Jinyoung yang sweatdrop.

“Lah, kita kan nunggu Hyung connect,” gumam Jinyoung.

~oOo~

Begitu sampai di tempat yang dituju, Xiumin langsung mendudukkan Chorong di bangku yang ada.

“Loh, katanya kau akan mengantarku ke tempat yang punya banyak sesuatu yang manis?” tanya Chorong bingung begitu Xiumin mendudukkan Chorong di bangku taman tempat Xiumin menyatakan perasaannya dulu.

“Ini kan tempat bersejarah kita. Tempat pertama kita bertemu, menyatakan perasaan. Banyak kenangan indah disini. Dan bukankah itu sesuatu yang manis?” Xiumin malah balik bertanya.

Chorong mengerti. Sangat mengerti. Dia tahu kenangan itu manis, sangat manis. Tapi tentu saja bukan ‘manis’ seperti itu yang dia inginkan. Mata bulatnya masih menatap Xiumin dengan bertanya-tanya.

“Dan juga ini.”

Setelah mengucapkan itu, Xiumin mendaratkan bibirnya di bibir Chorong dan mengisapnya pelan. Setelah beberapa detik, dia melepaskannya sambil menjilat bibirnya sendiri. “Manis, kan?”

Tanpa sadar, Chorong ikut menjilat bibirnya sendiri dan bergumam sambil tetap menatap Xiumin, “Manis.”

Baru saja Xiumin ingin mengajak Chorong kembali ke kelas, saat tiba-tiba saja kekasihnya itu kembali menyatukan bibir mereka dan menghisapnya dengan penuh semangat.

Secara naluriah, Xiumin membalas dan mulai mendominasi. Chorong meletakkan tangannya di seragam Xiumin dan menariknya mendekat. Sementara Xiumin menangkup pipi Chorong untuk memperdalam ciuman mereka. Lidah mereka saling beradu dan bibir mereka saling menghisap.

Setelah mereka mengakhiri ciuman mereka yang entah berlangsung berapa lama karena kehabisan napas, mereka baru menyadari bahwa sejak tadi mereka dalam posisi ‘berbahaya’ dengan Chorong yang bahkan sudah berbaring di bangku taman dan Xiumin diatasnya.

Dengan cepat, mereka segera bangun dan merapikan diri tanpa menoleh ke arah masing-masing karena salah tingkah akan kejadian barusan.

“Minseok-oppa…” Panggilan Chorong langsung mendapat respons cepat dari Xiumin yang segera menoleh.

“Ya?”

Chorong tersenyum menawan. “Terima kasih, Oppa. Yang tadi benar-benar… manis.”

~oOo~

“Ah, kita terlambat,” ucap Jinyoung agak kesal. Ini semua gara-gara Hyung-nya yang mengajak mereka ke ruang kebersihan dulu untuk mengambil senjata jika Xiumin macam-macam pada Chorong.

Jadilah, mereka sampai saat Xiumin dan Chorong berciuman dengan ‘asyiknya’. Tadinya Jinyoung ingin menginterupsi, seperti yang tadi dia lakukan pada Chanyeol dan Naeun, tapi Chanyeol mencegahnya karena tahu pasti bahwa ada interupsi disaat seperti itu benar-benar tidak enak.

Chanyeol menyenggol Naeun yang masih mengamati pasangan Xiumin-Chorong yang menuju kelas mereka masing-masing. “Apa kita bisa melanjutkannya?” Alisnya naik-turun dengan menawan.

Sementara Naeun membalas dengan senyum malaikat dan berkata, “Kapan-kapan aja ya. Bentar lagi kita masuk kelas.”

Setelah Naeun agak jauh diikuti oleh Chanyeol dengan wajah lesu, terdengar celetukan di belakang Jinyoung. “Oh, jadi seperti itu yang namanya ciuman…”

Jinyoung tersentak dan menoleh mendapati Namjoo menatapnya berbinar-binar.

Namjoo berkedip menggoda sambil mendekati Jinyoung dan menariknya mendekat, “Mau mencobanya dengan yeojacingu-mu ini?”

Kenapa Jinyoung bisa sampai lupa bahwa ada ‘anak kecil’ diantara mereka?

FIN

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s