[LAY BIRTHDAY PROJECT] – Wherever

SHIN TAMA

Production

Wherever

Lay >< Ki Reina (OC)

Romance/ Fantasy

Ficlet/ T

 

Lay berdiri di depan pagar sebuah rumah bergaya minimalis modern. Matanya tak lepas memandang pintu kayu bercat coklat tua itu. Kedua sudut bibir Lay terangkat, membentuk sebuah lengkungan. Siapapun yang melihatnya pasti akan berpendapat jika Lay tampak manis dengan senyuman itu. Seorang perempuan keluar dari rumah itu. Kali ini Lay terfokus pada Reina. Seakan ada magnet yang menarik tubuhnya untuk mengikuti perempuan itu.

Hari ini keadaan Reina semakin membaik. Mulai beraktivitas seperti biasa, berinteraksi dengan orang-orang di luar rumah, dan yang terpenting adalah Lay bisa melihat senyum perempuan itu lagi. Itu cukup melegakan bagi Lay. Namun, ada satu hal lagi yang membuat Lay tidak bisa meninggalkan perempuan itu. Belum ada seseorang yang selalu menjaga Reina seperti yang ia lakukan dulu.

“Nama lengkap Zhang Yixing dengan nama panggilan Lay, lahir pada tanggal 7 oktober 1991 dan wafat pada tanggal 7 oktober 2016 karena serangan jantung.”

Lay menoleh ke arah sumber suara, lalu menemukan wujud malaikat pencabut nyawa berada di sampingnya. “Harusnya kau kembali setahun yang lalu. Kenapa kau masih berkeliaran di dunia ini? Di sini bukan tempatmu lagi.” Wujud tinggi besar itu menjelaskan lagi.

 

***

 

Pukul 11 malam. Lay melihat Reina keluar rumah. Tidak biasanya perempuan itu keluar rumah pada malam hari. Lay mengikuti langkah kaki Reina. Ternyata perempuan itu pergi ke sebuah mini market untuk membeli beberapa bahan makanan dan cemilan. Suasana malam itu tampak lengah. Tak banyak orang yang hilir mudik di trotoar. Begitupun dengan jalan raya, hanya dapat dihitung jari kendaraan yang melintas di jalan itu.

Tiba-tiba ada seunit mobil melaju kencang ketika Reina menyebrang jalan. Reina yang lengah tak menyadari ada mobil yang melaju ke arahnya. Ingin sekali Lay menarik tubuh Reina, membanya menjauh dari jalan. Tapi, apa gunanya jiwa tanpa raganya? Berteriakpun tidak akan ada yang mendengar. Dan… kecelakaan itu pun tak terelakkan. Mobil minivan itu menyambar tubuh Reina hingga terhempas ke tepi jalan raya.

“Nama lengkap Ki Reina dengan nama panggilan Reina, lahir pada tanggal 24 november 1992 dan wafat pada tanggal 24 november 2017 karena kecelakaan lalu lintas.” Ucap malaikat maut yang kini berada di samping jasad Reina.

“Tidak boleh.” Lirih Lay yang kini roboh di sisi tubuh Reina. Bukan takdir seperti ini yang Lay harapkan. Ia ingin perempuan yang ia sangat sayangi itu memiliki kehidupan baru yang bahagia tanpa dirinya.

***

 

8 April 2014

Akhir pekan di musim semi. Lay dan Reina mengunjungi tempat wahana permainan. Hampir semua wahana permainan disana mereka jajal. Reina yang awalnya ragu-ragu naik wahana ekstrim, pada akhirnya ia mau mencobanya. Karena ada Lay di sisinya. Baginya Lay seperti sosok ayah yang selalu menjaganya, seperti sosok kakak laki-laki yang selalu membelanya, seperti sosok sahabat yang setia mendengah keluh kesahnya dan dia adalah sosok kekasih yang selalu mencintainya.

“Apa kau melupakan sesuatu?” tanya Reina di sela-sela makan malam mereka.

“Tidak ada. Memangnya kenapa kau bertanya seperti itu.” Balas Lay.

“Hem, kau benar-benar melupakannya.” Gumam Reina kecewa.

“Hei ada apa?” kata Lay dengan intonasi direndahkan lalu menggenggam tangan Reina yang berada di atas meja.

“Hari ini adalah hari jadi hubungan kita yang ke 2 tahun. Dan kau telah melupakannya.” Reina masih kecewa.

“Bagiku hari jadi itu tidak terlalu penting. Aku sangat bersyukur bahwa sampai detik ini, kau masih bersamaku dan aku harap kau tetap bersama ku untuk jutaan detik berikutnya.” Papar Lay yang membuat Reina membisu.

 

Aku harap kau adalah orang yang akan selalu menjagaku, dimanapun. Doa Reina dalam hatinya.

 

~Fin~

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s