[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Because I Need You

[Chen Birthday Project] Because I Need You – sls13

Kim Jong Dae & Lee Ji Eun (IU) || Romance, Angst || PG-13
.
.
.
.

Jong Dae-ah, aku masih mengingat dua tahun yang lalu itu. Aku berkata bahwa aku mencintaimu, dan kau memelukku memberi jawaban yang sama.

Namun, sekarang mengapa kau berubah? Ketika itu, kita duduk bersama memandang hamparan karpet biru bertabur kerlap – kerlip cahaya di langit.

Malam yang sangat indah bukan?
Aku bersandar di bahu mu sambil menikmati desiran angin pantai. Aku tidak tahu kalau itu adalah malam terakhir kita.

Aku bertanya padamu, “Jong Dae-ah, bagaimana kalau kita mengadakan pernikahan disini saja?”

Bibirnya gemetar tersimpul senyum, dengan suara lembut ia membalas, “kita berpacaran bukan berarti harus menikah bukan?”

Aku tersenyum kaku. Ku lepas kepala ku dari bahu nya.
Jon Dae menoleh ke arah ku dan dengan tenang ia menambah, “kita cukup disini saja”.

Hah. Untuk apa kita menjalin status kalau hati kita tidak berjalan lurus. “Jong Dae-ah,,,” Aku merengek meneteskan air mata. “Dulu, kita berpengangan tangan dan mengucap janji. Janji bahwa kau tak kan pernah meninggalkanku atau pun menyakitiku. Aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana. Dengan kata yang tak bisa kuungkapkan. Apa salah ku Jobg Dae-ah?”

Mengapa aku mencurahkan air mataku pada seseorang yang tak kan pernah mengerti perasaanku? Bodoh.
Aku menahan air mata ku agar tidak ketahuan menangus di depannya.

Aku berdiri meninggalkannya sendirian. Aku berlari sekencang kencang nya dan berharap hujan turun agar tidak ada yang tahu aku menangis dan menahan jeritan.
.
.
Musim gugur beranjak pergi, namun luka ini tidak. Luka ini masih sama saat aku di kecewakannnya dua tahun yang lalu itu.
Aku kecewa, namun aku rindu. Rindu inu seperti kapal, yang dapat menepi kapan saja, yang dapat datang kapan saja.

Hari ini kami bertemu. Rasa ini bercampur aduk. Aku takut kami akan canggung, dan aku akan diam membisu.

Dia duduk di depan rumahku. Wangi parfumnya masih sama saat kami memutuskan hubungan. Bahkan potongan rambutnya tidak berubah.
“Jieunah, kau tampak cantik dengan rambut panjang mu.” tuturnya.

Aku menghela nafas. Melihatnya dengan tatapan sinis.
“apa yang kau mau? ” tanyaku.

” Aku ingin minta maaf atas kejadian di pantai itu. Aku merasa kehilangan kehadiranmu selama ini. Tidak ada yang memberiku ucapan selamat pagi, membawakan makan siang, atau membawakan lagu tidur untukku. Aku ingin kau bersamaku kembali, Jieunah… ”

Heh. Tipu daya nya membuat ku muak. Bisa kah dia pergi dariku?
” Jong Dae-ah, apa selama ini aku kau anggap pembantu mu? Untuk menyiapkan makan siang mu, baju mu, barang mu. Carilah pembantu lain!”

“Jieunah… ”

 

Aku masuk ke rumah dan mengunci pintu.
“maaf Jong Dae-ah, aku tak ingin kau manfaatkan lagi…”

End.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s