About U

Dandelion-GettyImages-135558263-588f7eb73df78caebc084c58

About U

-in Kyungsoo’s eyes-

 

just wanna tell a story about someone I meet once

 

©anneandreas2k17

Kyungsoo masih terdiam bahkan bermenit-menit setelah sambungan telepon itu terputus. Ia berusaha meraba alam pikirnya, mencerna untaian kata yang baru saja ia dengar dan menerimanya sebagai kenyataan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Kyungsoo merasa inilah kali kedua ia merasa hatinya sangat hancur. Setelah kematian ibunya tiga tahun lalu, Kyungsoo berkali-kali mewanti diri untuk tidak lagi merasakan kesakitan yang seperti ini. Namun yang namanya takdir memang tak ada yang tahu, manusia memang hanya bisa berencana dan Tuhanlah yang menentukan segalanya.

Ini semua tentang dia, tentang gadis yang Kyungsoo temui entah berapa tahun yang lalu. Gadis itu mempunyai senyum paling manis, pembawaannya yang tenang pun membuat Kyungsoo menyerahkan seluruh hati padanya. Namun masalahnya, gadis itu tak pernah tahu kalau ia sudah mencuri seluruh hati Kyungsoo. Mereka hanya menjalani kehidupan dengan status yang berlabel ‘sahabat’.

Tapi bukan berarti Kyungsoo tak pernah berusaha untuk memberi semacam sinyal, hanya saja mungkin si gadis tak peka. Salah satu sinyal terkuat yang pernah Kyungsoo kirimkan adalah mengajak si gadis datang ke pernikahan adik perempuan Kyungsoo. Dan sewaktu si gadis mengiyakan, ia merasa seperti laki-laki paling bahagia di dunia. Pun ternyata keluarga besarnya menerima si gadis dengan sangat baik, ah bahkan si gadis mau diajak berfoto bersama mempelai. Hatinya melambung ke udara, mungkin adik perempuannya yang saat ini menjadi mempelai pun kalah senang dibanding dirinya.

Beberapa bulan setelah perkenalan si gadis pada keluarga besar pun berlalu, Kyungsoo masih tetap menjadi lelaki pengecut yang tak berani mengungkap perasaan hingga akhirnya sebuah kabar datang mengejutkan darinya.

“Kyungsoo, aku mau menikah bulan depan.”

Begitu ucapnya, tak lupa ia sodorkan sebuah undangan pernikahan dirinya dengan laki-laki entah darimana. Kyungsoo termangu, bahkan es cappucino yang baru saja diseruputnya pun mendadak terasa panas di tenggorokan. Ia ingin marah namun ia tahu jelas ini konsekuensi dari kepengecutannya sendiri. Kyungsoo tersenyum, mencoba memperlihatkan senyum tulus untuk mengucap semoga kehidupan mereka berbahagia. Si gadis ikut tersenyum, masih dengan senyum termanis yang ia miliki.

Beribu alasan Kyungsoo pikirkan agar dirinya tak perlu datang ke pesta pernikahan. Sakit, lembur, acara keluarga, dan alasan-alasan buatan lainnya pun ia rangkai supaya menjadi sebuah cerita yang pas misal nanti si gadis bertanya, “Mengapa kau tidak datang ke pernikahanku?”

Ah, tapi akhirnya Kyungsoo menyerah. Sekali pengecut ya sudah jadi pengecut saja. Kyungsoo tidak datang, tanpa alasan. Toh si gadis sudah memilih jalannya, mungkin saja ia malah tidak menyadari ketidakhadiran Kyungsoo di hari bahagianya.

Tanpa peduli pada perasaan Kyungsoo, matahari tetap bersinar, malam tetap datang dan hari tetap berganti. Namun, kehidupan monoton Kyungsoo bergejolak lagi ketika sebuah pesan masuk ke handphonenya dari si gadis, “Kyungsoo, pernikahan ini membuat aku tak bahagia.”

“Sabar..”

Hanya itu kata yang mampu Kyungsoo berikan sebagai jawaban dan si gadis merespon dengan mengiyakan. Beberapa kali setelahnya pun si gadis menghubungi Kyungsoo, sekedar bercerita tentang kehidupan pernikahannya yang tak harmonis. Setiap kali Kyungsoo mendengar suara lesu si gadis, Kyungsoo merasa frustasi. Ia tak suka gadisnya sedih. Ah, andai Kyungsoo punya kuasa untuk meninju laki-laki yang sudah membuat gadisnya tak bahagia itu.

Dan rasa frustasi itu akhirnya memuncak malam ini, ketika Kyungsoo baru saja merebahkan dirinya di ranjang. Sebuah telepon masuk dari seorang teman.

“Kyungsoo, dia meninggal dunia. Aku dengar suaminya membunuhnya. Sebabnya belum jelas, namun sekarang suaminya sudah ditangkap dan sedang diselidiki oleh polisi.”

Kyungsoo bahkan butuh beberapa waktu untuk merespon informasi yang diberikan temannya lewat sambungan telepon itu. “Kyungsoo, kau harus kuat dan sabar.” lanjut temannya lagi sebelum menutup sambungan telepon mereka.

Kyungsoo masih terdiam bahkan bermenit-menit setelah sambungan telepon itu terputus. Ia berusaha meraba alam pikirnya, mencerna untaian kata yang baru saja ia dengar dan menerimanya sebagai kenyataan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Kenyataan bahwa gadisnya telah meninggalkan dunia ini dan Kyungsoo tak akan bisa melihat senyumannya lagi.

.

.

.

Fin.

 

Perhaps they are not stars, but rather openings in heaven. Where the love of our lost ones pours through and shines down upon us to let us know they are happy.

Cerita di atas mungkin gak bisa dibilang FanFiksi, anggaplah aku sedang merangkum sebagian ingatanku di sini. Ingatan tentang seorang gadis yang hanya aku lihat satu kali. Gadis yang dibawa kakakku ke pesta pernikahanku, yang memperkenalkan dirinya sebagai Kak Mia. Gadis yang katanya ‘cuma sahabat’ padahal jelas-jelas ia memandangnya dengan penuh sayang. Gadis yang memilih menikahi laki-laki lain dan akhirnya meregang nyawa di tangan laki-laki yang berstatus sebagai suaminya itu.

Aku percaya Kak Mia sudah mendapatkan tempat terbaik di surga, walaupun kita cuma sekali bertemu tapi tahukah kakak waktu itu aku berpikir, “Akhirnya aku punya calon kakak ipar.” kurangkai cerita indah di benakku tentang harapanku bersauda ipar denganmu. Meski kakakku mengelak dan berkata kalian hanya sahabat, aku masih sering berharap kalian bersatu. Setelah mendengar kabar kakak dibunuh, aku lagi-lagi dengan egoisnya berpikir, “Ah, andai Kak Mia pacaran dengan kakakku. Mungkin kalian sekarang sedang merencanakan pernikahan. Andai dengan kakakku, pasti laki-laki biadab itu tak akan membunuh Kak Mia.”

Tapi, lagi-lagi akupun harus tersadar kalau memang manusia bisa berencana namun Tuhan yang memutuskan. Bukan kehendakku, namun kehendakMu yang jadi. Pun aku yang hanya sekali bertemu denganmu merasa kehilangan, bagaimana dengan perasaan kakakku? Dia laki-laki pendiam yang nyaris tidak pernah mengutarakan perasaannya, kak. Tapi kehancuran hati yang ia rasakan saat ini mungkin lebih besar dari yang mampu aku bayangkan, lihat saja caption yang ia tulis di instagram bersama dengan foto dirinya bersama kakak yang tersenyum manis itu.

Untuk suamimu, kak. Izinkan aku mengutukinya. Laki-laki biadab seperti dia lebih hina ketimbang anjing liar yang mengais sampah di jalanan. Andai kubisa, kuingin ia mati sekarang juga, sebab neraka adalah tempat terbaik baginya.

Untuk Kyungsoo, maaf sudah menggunakanmu untuk memerankan kisah kakakku. Dan untuk seluruh pembaca, maafkan karena ku berbagi kesedihan di sini.

 

 

4 tanggapan untuk “About U”

  1. Prtm x ktmu (jg jd yg trakhr) pas di nkhn anne? I’m sorry for ur brother’s lost 😢 may kak Mia rest in peace..💐 may God reunite us with our loved ones in the Hereafter, aamiin..
    Moga ga da lg kjadian tragis smcm yg anne kisahkan dlm ff ini. Smngt u/ kk’ny anne & jg d.o

    1. Iya kak.. Itu heboh banget waktu itu soalnya dia cewek pertama yang perna dibawa ke keluarga.. Iyaaah, amiin.. Semoga lakilaki hina kaya gitu ilang aja dari muka bumi.. :”(

  2. Kakne ini beneran? 😭 ya allah serius sedih banget aku bacanya 😭😭 innalillahi wa inailaihi raajiun 😭😭 walaupun gak tau siapa kak Mia itu, tapi dengan rangkaian kata-kata kakak di sini itu bikin aku jadi ikut ngerasain gimana rasanya ditinggal sama orang yg jelas-jelas pernah ada di hidup kita, pernah kita lihat senyumannya, terus tiba-tiba dia udah gak ada untuk selamanya itu bikin nyesek banget sumpah 😭😭😭 ya ampun aku gak habis pikir sama kejadian yg menimpa kak Mia itu, aku juga gak bisa bayangin gimana perasaan kakaknya kakne, ah pokoknya ingin berkata kasar sekali aku sama si cowok yg udah jahat bin biadab itu 😭😭😭 turut berduka cita ya kak, semoga kak Mia bahagia di surga, keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran, juga buat kakaknya kakne… Ah gak tau lagi harus komen apa 😭 penyampaian rasa lewat kata-kata kakne sampe ke hatiku sendiri, meskipun lewat kyungsoo, itu jadi bikin aku ingusan sendiri 😭😭😭 rest in peace Kak Mia 😭❤

    1. Iya yu :”(
      Aku juga kaget banget dengernya, aku diceritain tanteku soalnya kakakku ceritanya sama tante. Detail2 cerita juga aku yang nyambung2in sendiri soalnya kakakkunya gamau cerita jelas, pdahal kan maksudnya biar dia lepasin emosinya :”(
      Aku juga nulisnya sambil nangis, padahal aku baru ketemu sekali tapi keliatan baik banget orangnya, benci banget sama suaminya, masih pengantin baru istrinya dibunuh :”(

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s