[EXOFFI 5TH BIRTHDAY] The Curse of Love — HyeKim

  The Curse of Love   

 Byun Baekhyun & OC`s Baek Eunha, Kim Minseok & OC`s Reen Do, Park Chanyeol & OC`s Lee Yara, Oh Sehun & OC`s Kwon Runa, Kim Junmyeon & OC`s Yoo Ahra, Kris Wu & OC`s Kim Taemi,  Lu Han & OC`s Kim Hyerim, Kim Jongin & OC`s Park Anna, Do Kyungsoo & OC`s Alessa Cho, Zhang Yixing & OC`s Jenny, Huang Zitao & OC`s Shin Elena, Kim Jongdae & OC`s Do Arin  

  Story with Romance & Fantasy rated by T  type in Ficlet-Mix  

Disclaim: This is a work of fiction. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Dedicated for IRISH (this is for late little gift birthday for her, my dearest sist <3), anneandreas, shaekiran, l18hee, AYUSHAFIRAA, ARRYLEA, Christy Wu, truwita, bebhmuach.


Satu hal yang pasti, jatuh cinta bukanlah satu kesalahan sama sekali. Di sini hanya ada  sepenggal jalinan-jalinan  cinta yang bisa diklaim sebagai kutukan tatkala jatuh cinta pada jalinan yang salah.


© 2017 Storyline by HyeKim

*WARNING : SEBAGIAN BESAR KONTEN ADALAH MENISTAKAN PARA OC. JADI HARAP HATI-HATI.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Byun Baekhyun x Baek Eunha

“Cinta ini memang tidak salah, tapi rasa bersalah lah yang menjadi hukuman secara tak langsung,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

“Baek,” vokal Eunha merengut atensi Baekhyun, lantas Si Pemuda menaikan alis dengan tatapan bertanya. Terbit sebuah senyum di kurva Eunha. “Meski sudah lama kita bersama, aku masih merasa sama, bersalah.”

Si Gadis bersajak demikian, lekas mendudukan diri di sebelah Baekhyun, membiarkan tungkainya berjuntai di atas pemandangan malam di bawah atap yang sepasang kekasih ini singgahi. Byun Baekhyun, pemuda itu memandang profil samping gadisnya, setelahnya menghela napas dengan menunduk dalam.

Kepala Si Pemuda Byun terangkat kembali, melayang pandang pada sisi wajah Eunha yang tengah menikmati panorama malam dari atas atap sembari menyungging senyum.

“Eunha-ya,” nama Sang Kekasih dipanggil dengan lembut, pun Eunha yang lekas menatap Baekhyun, menyebabkan iris keduanya bersibobrok dengan tatapan dalam dari kelereng mata Baekhyun. “Sudah berapa kali kubilang, jangan merasa bersalah. Aku menyukaimu dan kau menyukaiku. Walau kau harus menjadi penengah diantara hubunganku dan Ellie. Tapi cinta tidak pernah salah, Eunha.”

Dengan sorot manik tegasnya, Baekhyun menekankan, ditarik pula tangan Sang Gadis dengan digenggam serta diremas kuat-kuat. Kepala Eunha menunduk, rasa bersalah menyelimuti. Penghancur hubungan orang, bisa dikata, Eunha begitu. Fatalnya, teman dekatnya sendirilah yang ia hancurkan jalinan kasihnya, yang ia rebut kekasihnya. Tapi apa daya, tatkala hatinya berlabuh begitu saja pada sosok Byun Baekhyun. Eunha berusaha memendam rasa, mengubur dalam-dalam rasa sakit di lubuk hati. Tapi rasa sakitnya terhempas kala Baekhyun membalas perasaannya. Membuat Eunha buta dan dengan senantiasa menerima uluran Baekhyun untuk merajut asmara bersama.

Perlahan, masih mempertahankan kepalanya yang menunduk, Eunha melepaskan tautan jari-jari Baekhyun di tangannya. Sekon berikut, Si Gadis Baek pun baru berani mengangkat kepala dan melengkungkan senyum tipis.

“Mungkin rasa bersalah ini salah satu hukumanku karena  merebutmu dari Ellie,” ujar Eunha, membuat Baekhyun menghela napas panjang. Sungguh Baekhyun lelah jikalau terus-menerus mengangkat topik yang sama. “Dan lagi, kita tidak bisa bersama, Baek. Kau dan aku berbeda.”

Silabel dari mulut Eunha menghantam Baekhyun ke realita. Kembali iris keduanya saling menusuk dalam dengan sendu.

Vampire sepertimu dilarang keras jatuh cinta pada manusia, bukan?” seuntas senyum tipis bersirat pedih, terkulum di ranum Eunha. Sedangkan Baekhyun hanya mematung tanpa mengelak sekalipun.

Tahu-tahu, Eunha melompat dari posisi duduknya dan berdiri di teras atap. Baekhyun pun hanya meliriknya dengan tatapan beribu arti.

Seraya melambaikan tangan, “Pergilah. Kau harus kembali ke tempat asalmu, Baekhyun. Kau sudah terlalu lama berada di dunia manusia.” itulah ucapan Eunha pada Baekhyun dengan menyelipkan senyum tipis.

Baekhyun menatap lekat gadisnya. Beberapa lontar aksara ingin ia tuahkan pada Eunha, namun malahan berakhir tersimpan di dalam hatinya. Tubuhnya diiring berdiri oleh Baekhyun, tungkainya mulai mendekat ke arah Eunha.  Sebuah kecupan di kening diberikan oleh Baekhyun dengan memejamkan mata. Di tempatnya, Eunha hanya mampu bergeming dengan hati berdesir. Setelah kecupan panjang itu terjadi, Baekhyun membuat spasi kembali dengan melangkah mundur.

Perlahan, sebuah sayap berkilau nampak di punggung Baekhyun. Dengan senyum pedih terlengkung, Baekhyun mengatakan kata-kata perpisahannya. “Aku akan kembali lagi, Eunha-ya.”

Dan sekon berikut, sosok Baekhyun bergelut di langit malam menggunakan sayapnya. Dan Eunha hanya bisa tersenyum getir melihat kepergiannya.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Kim Minseok x Reen Do

“Meski aku sudah terikat dengan seseorang, apa salah bila jatuh cinta pada orang lain?”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Reen Do, namanya. Dan wanita tersebut tengah menanti sesosok pria di tepi jurang dekat pelosok hutan. Agaknya sinting, mengingat malam kian pekat tetapi seorang wanita seperti Reen malahan berkeliaran di tepi jurang dengan asa bersitatap dengan sosok yang dicinta.

Kepala Reen mengadah ke langit, menyensor sana-sini mencari eksitensi pria yang ia cari. Asa hanyalah asa tatkala sosok yang dinanti tak kunjung jua didapati iris matanya. Reen mendesah serta menunduk kecewa. Dengan berat hati, tungkainya mulai melangkah menuju mobilnya dan berniat berkendara pulang.

“Reen,”

Akan tetapi, suara familiar menyentil gendangnya. Memutus jalinan langkah Reen yang seketika dilanda gugup. Dengan perlahan, Reen membalik tubuhnya dan lantas disapa sosok pria nan tengah melengkungkan senyum manis di ranumnya. Senyum pun terbit di ranum Reen, tungkainya dibawa berlari ke arah Minseok—pria yang ia pinang dengan cinta.

“Minseok!” seru Reen riang.

Dengan perasaan bahagianya, Reen menghamburkan diri ke dalam pelukan Minseok dan tenggelam di dada bidang Si Pria. Aroma prianya ia hirup dalam-dalam hingga memenuhi rongga dadanya dengan memejamkan netra. Aroma nan mana meningkatkan rindu dalam diri Reen untuk Minseok. Tangan Minseok terangkat, meski ingin membuang jauh-jauh rasa yang membelengungi dalam hatinya ini, tetapi pada nyatanya ia juga rindu pada sosok Reen. Tak barang sedetikpun dihabiskan untuk tidak memikirkan Si Wanita.

“Aku merindukanmu,” bisikan tersebut sampai ke telinga Minseok, menyebabkan seuntas senyum hangat terukir di kurvanya. Belaian sayangpun dilakukan pria Kim ini di puncuk kepala Reen. “Sudah lama kita tidak bertemu, Minseok-ah.” Reen berujar lagi di balik dada bidangnya.

Minseok melonggarkan pelukannya, lalu kepalanya menunduk dengan kepala Reen yang mendongak. Kedua obsidian dua pasang insan ini menyapa dengan rasa  rindu yang tertuah dalam tatapan. Dibelai lembutlah paras Reen, setelahnya, Minseok memberi spasi dengan melepaskan pelukannya pada wanita marga Do ini. Terangkum wajah kecewa Reen tatkala Minseok melakukannya.

“Kita tidak bisa seperti ini, Reen,” frasa Minseok dengan getir, hatinya tercebik begitupula hati milik Reen. “Cintamu padaku salah, Reen.” Minseok melanjutkan dengan tungkai yang kian mundur, menyisakan spasi lebar antaranya dan Reen.

Reen hanya bergeming, tatapan sedihlah yang mampu ia berikan pada Minseok. “Apa karena aku sudah menikah dengan orang lain, lalu jatuh cinta pada seseorang adalah sebuah kesalahan?” dengan lantang, Reen mengumandangkan hal tersebut. Diafragmanya naik turun dengan sesak membelengungi.

Langkah Minseok terhenti ketika tubuhnya sampai di ujung jurang. Secara perlahan dengan senyum pedih, kepala Kim Minseok mengangguk. “Ingatlah suamimu yang selalu menemani hari-harimu. Juga, ingat bayi yang ada di perutmu, Reen.” Minseok mengingatkan, tatapannya terjatuh pada perut Reen yang tengah mengandung dalam usia dua bulan.

Atensi Reen pun terjatuh juga pada perutnya yang mulai membuncit, rasa bersalah merekah di bibirnya seraya mengelus pelan perutnya. “Tapi tetap, hatiku tidak bisa berbohong bahwa aku mencintaimu.”

Kepala Reen terangkat kembali menatap Minseok. Dimasa itulah, Reen baru menyadari bahwa Minseok mengeluarkan sayap berkilauan di punggungnya. Tatapan Si Pria tersorot perih dengan senyum yang menggambarkan hal serupa, sayapnya pun mengepak-ngepak disertai tubuhnya mulai perlahan terangkat.

“Aku akan pergi, Reen,” ujar Minseok, kemudian.

Gelengan kuat teraksikan di kepala Reen, lekas dirinya berlari dan akhirnya sampai tepat di hadapan Minseok. Likuid hangat mulai nampak di obsidian Reen yang menatap nanar Minseok. Tak tahan melihat wanitanya menangis, tangan Minseok terangkat menyeka air mata di pelupuk Reen.

“Sekarang aku akan benar-benar pergi, Reen. Ini kali terakhirnya aku mengunjungimu.”

Kembali gelengan tercuat di kepala Reen, air matanya kian bercucuran membasahi pipi. Dengan bola mata bergetar, dirinya menatap dalam Minseok. “Jangan tinggalkan aku.” nada Reen bergetar ketika berucap.

Sebuah senyum tipis hanya respon dari Minseok. Dirinya mengacak pelan rambut Reen sebelum akhirnya berkata. “Berbahagialah dengan suamimu. Dan lupakanlah aku meski aku akan selalu mencintaimu.”

Manik Reen terpejam dengan aliran deras di pipinya. Tanpa sanggup melihat, dirinya melepaskan Minseok untuk pergi dari kehidupannya. Melepaskan prianya untuk kembali ke dunianya. Dunia di mana para vampire seharusnya tinggal.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Park Chanyeol x Lee Yara

“Apakah dengan titel musuh membatasi, tak boleh adanya cinta yang terbit diantara kita?”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Vampire juga makhluk hidup, selayaknya manusia. Ada yang saling cinta, pun saling memusuhi. Ada titel sahabat, pun titel sebagai musuh. Persis pula seperti  manusia, bukan? Maka tak heran. Bila ada permusuhan antara klon vampire murni—yang sekarang disebut sebagai vampire rein, dengan vampire keturunan manusia—yang disebut sebagai vampire mein. Kedua klon tersebut saling bermusuhan dengan pertumpahan darah merajalela diantara keduanya.

Park Chanyeol, pemuda dengan paras tampan tersebut termasuk dalam jajaran vampire berdarah murni. Sedangkan Lee Yara, gadis berwajah ayu tersebut termasuk dalam jajaran vampire keturunan manusia. Singkatnya, kedua vampire dari klon berbeda ini saling tertarik dan berakhir menjalin kasih asmara. Terlarang? Tentu, bila hubungan keduanya diendus dan diketahui, keluarga masing-masing tak segan membunuh keduanya. Maka hubungan diam-diamlah yang dijalani Yara berserta Chanyeol.

“Darah hewan yang kau buru minggu  kemarin, rasanya tidak enak,” suara dengan nada ketus tersebut terdengar dari Lee Yara. Si Gadis tengah mengerucut dengan memangku tangan depan dada.

Chanyeol yang berbaring di sebelahnya—well, keduanya memang sedang berbaring di dipan balkon rumah pribadi Chanyeol, mengalihkan fokus dari langit malam berhiasan bulan dan bintang, ke arah Yara. “Begitukah?” sahut pemuda Park ini dengan menjungkitkan alis.

Bibir Yara makin mengerucut. Dengan raut memberengut, dirinya mengangguk. “Kau memang pemburu yang payah, Chan,” kritik Yara. Mengingat, bukan kali pertama ini saja Chanyeol memburu hewan yang darahnya tak sedap dilidah Yara. “Aku tak menyangka bahwa vampire darah murni sangat payah memburu hewan dengan darah yang sedap.”

Dengusan Chanyeol terdengar. Dirinya menatap datar samping muka Yara yang sedang menatap langit malam. “Dan aku tak menyangka bahwa vampire dengan campuran darah manusia sangat sengsi seperti ini.” balas Chanyeol dengan sarkas.

Mendengarnya, Yara membalikan kepalanya ke arah Chanyeol dengan menyarangkan tatapan setajam silet. “O, pantas saja ya klon kita bermusuhan. Vampire rein sangat payah memburu hewan dengan darah sedap. Sementara vampire mein, mempunyai selera berbeda masalah darah yang dikonsumsi.”

Seketika saja, keduanya bersitatap dengan tajam. Memperdebatkan hal tak penting kembali. “Dan pantas saja, ya vampire mein dianggap aneh oleh klonku. Lidah kalian aneh, masalah darah saja pilih-pilih,”

Yara mendengus, dan menyahut dengan tatapan sarkastik. “Klonmu saja yang payah dalam memburu! Huh, kita memang harusnya bermusuhan!” badan Yara berbalik memunggungi Chanyeol.

Kata-kata gadisnya malahan membuat Chanyeol berpikir, kemudian menatap lekat punggung Yara. “Yara-ya,” panggilnya, intonasinya melunak, tak seperti sebelumnya yang penuh sarkas. Tubuh Yara sudah berbalik lagi menatap Chanyeol dengan bingung. “Apa memang seharusnya kita tidak saling mencintai?” Chanyeol bertanya dengan memberikan tatapan dalam pada dwimanik Yara.

Dwimanik Yara mengerjap-ngerjap mendengar utar tanya Chanyeol yang tiba-tiba. Karena biasanya Chanyeol tak mengidahkan sekali dinding permusuhan antara klonnya dan klon Yara.

“Jika memang klon kita bermusuhan, apa salah bila kita saling tertarik?” timpal Yara, malah balik bertanya. Chanyeol pun membuang napasnya berat. Setelahnya, Yara mengulurkan tangan mengacak rambut Chanyeol dengan tersenyum lembut. “Klon kita boleh saja bermusuhan, Chanyeol-ah. Tapi, kita berdua bebas saling mencintai. Tidak ada yang bisa melarangnya.”

Lafal kata gadis Lee di depannya membuat hati Chanyeol tenang, kuluman senyum jadi mengembang di ranum pemuda Park ini. Secara tiba-tiba layaknya kilat, Chanyeol mengecup bibir Yara lalu menebar senyum tanpa dosa setelahnya. Dirinya sangat bodoh karena tak peka sudah membuat jantung Yara berdentum keras.

“Sudahlah, ayo masuk,” ujar Chanyeol seraya bangkit dari tidur dan turun dari dipan. Yara masih setia bergeming meski Chanyeol mulai melangkah masuk sambil berkata. “Aku punya darah hewan yang baru aku buru kemarin. Siapa tahu sedap di lidahmu, Yara-ya, karena aku memburunya sambil memikirkanmu.”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Oh Sehun x Kwon Runa

“Selama ini aku hanya mengurungnya sebagai tawanan sampai seketika benih cinta malahan tumbuh,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Kesialan sepertinya menghantui Kwon Runa. Tak pernah dia sangka, berawal dari tersesat saat mendaki gunung bersama teman-temannya, Runa malah ditemui oleh gerombolan vampire keparat yang kelaparan. Jumlah vampire tersebut menjadi kalah tandingan dengan Runa yang sendirian. Sudah tujuh minggu  lamanya Runa terkurung di sebuah ruangan gelap—hanya ada satu celah yang melihatkan cahaya, dan pengap. Tangannya terborgol, bekas luka ada di sekujur tubuhnya. Entah berapa kali para vampire biadab tersebut main menghisap darahnya untuk dijadikan santapan.

“Darah gadis itu mulai habis, dia akan segera mati,”

Si Gadis Kwon pernah mendengar hal tersebut terucap dari bibir salah satu vampire yang menjadikannya ‘makanan’. Tentunya, Runa tak mau mati begitu saja karena kehabisan darah oleh para vampire brengsek ini. Dengan segenap kekuatan dan keberanian, Runa berhasil mengambil kunci borgol dan ruang penjaranya dari salah satu vampire yang tengah mengambil darahnya, tanpa vampire tersebut sadari.

Sekon ini, dengan susah payah dan tenaga yang berada dititik terbawah, Runa berusaha memasukan kunci ke dalam lubang borgolnya. Sambil mendesis menahan sakit di sekujur tubuh, akhirnya, kunci tersebut berhasil masuk ke lubang yang ada di borgol nan membelengungi lengan Runa. Tak ingin puas sampai di situ, Runa memutar kunci tersebut secara perlahan.

‘Klik!’

Wajah lega Runa terbingkai saat bunyi yang mewakilkan borgol terbukapun menyapa liang dengarnya. Napasnya terhela kelewat lega, dirinya sudah mengiming-imingkan dunia di luar sana. Tak mau membuang-buang timing, Runa bangkit dari posisi terkapar miris di lantai dingin ruangan, kemudian melesat ke pintu besi ruangan yang menjadi penjaranya sejak tujuh minggu lalu. Dengan buru-buru tetapi berusaha tenang, Runa memasukan kunci ke dalam lubang kunci pintu serta mulai memutarnya. Matanya melebar antusias kelewat senang tatkala pintu penjaranya terbuka.

Hati-hati, Runa melayangkan kaki keluar, kepalanya mengedar ke sana-sini terlebih dahulu guna memastikan apakah situasi aman. Merasa tak ada vampire-vampire yang memenjarakannya, Runa pun segera melesat pergi dengan berlari. Berusaha dirinya mencari jalan keluar tempat yang sudah selayaknya labirin buntu.

“Sial, di mana jalan keluarnya?” umpat Runa, frustasi dengan mengedar ke sana-ke mari.

Kesialan sepertinya menimpa Runa kembali, gadis tersebut tak sengaja menabrak seseorang yang berada di depannya. Runa mengaduh dan memberhentikan larinya. Tatkala mengangkat kepala, Runa disapa oleh netra tegas seorang pria. Saliva Runa terteguk otomatis tatkala mengingat betul bahwa sosok yang ditabraknya ialah salah satu vampire yang menjadikannya tawanan. Oh Sehun, bila Runa tak salah ingat nama pria yang ada di depannya ini.

Dengan tatapan kelewat tajam, Sehun menilik paras Runa yang gugup. “Ingin ke mana, Nona Manusia?” aura tajam pun tersiarkan dari pita suara Sehun membuat Si Gadis Kwon kian diterjang gugup.

Dengan dada naik turun lantaran napas tersenggal, Runa menyahut gagap. “A… ku,” lalu langkahnya mundur ketika Sehun menggeret diri mendekatinya. Finalnya, Runa terpojok di sebuah dinding, dirinya membuang muka dari Sehun yang menatapnya lekat sambil memiringkan kepala.

“Kau tidak akan bisa pergi dari sini, Nona,” ucap Sehun, dingin. Tubuh Runa mulai gemetar tanpa berani menatap Sehun barang sedetik. “Maksudku, kau tidak akan bisa pergi dari sini tanpa bantuanku.” Sehun menyambungkan aksaranya kembali menyebabkan Runa kebingungan dan menatapnya bertanya.

Masih dengan gagap dan tubuh gemetaran, Runa berusaha bertanya. “Mak… sudmu… apa?”

Akan tetapi, bukanlah frasa yang merespon tanya Runa, sebuah ciumanlah yang diberikan Sehun di bibir Sang Gadis dengan mengangkat dagu Runa. Obsidian Runa melebar dan mengerjap-ngerjap dungu, jantungnya berkontraksi dengan cepat.

Setelah menodai bibir gadis manusia di depannya, Sehun tersenyum miring. “Aku tahu ini konyol. Aku selama ini hanya menawanmu. Tapi, sepertinya, hatiku malahan jatuh kepadamu, Nona. Walau sebenarnya, menyukaimu adalah satu hal yang salah karena aku menyukai ‘makananku’ sendiri,” Sehun melafal demikian dan Runa pun menatapnya dalam, masih syok akan ciuman tadi.

“Jadi, apa kau ingin pergi dari sini bersamaku?” ayat kata Sehun tersebut membuat Runa mengerjap dan tanpa sadar mengangguk. Selanjutnya, pemuda Oh ini pun mengumbar senyum seraya menarik Runa untuk pergi melarikan diri bersama.

Runa rasa dirinya juga mulai menyukai Sehun tatkala hatinya berdesir kala ini. Jatuh cinta kadang hanya membutuhkan waktu seperkian detik, bukan?

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Kim Junmyeon x Yoo Ahra

“Kita berdua berbeda. Tapi orang kadang mengatakan, karena perbedaan, kita bisa saling melengkapi untuk jatuh cinta,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

“Junmyeon-ah,”

Di tengah hiruk pikuk malam, Yoo Ahra memanggil nama kekasihnya. Keduanya yang tengah duduk-duduk di kursi taman dengan pemandangan sungai di depan, tampak bahagia menghabiskan waktu bersama. Junmyeon menoleh sebab akan panggilan Ahra barusan.

“Orang kadang mengatakan, karena perbedaan, dua orang bisa melengkapi untuk jatuh cinta,” atensi Ahra beralih ke arah Junmyeon dengan menyungging senyum lembut. Tangannya terulur mengelus tangan Junmyeon yang ada di atas paha. “Contohnya seperti kita berdua.”

Lukisan senyum Junmyeon terlihat, dirinya menyarangkan cubitan pelan di pipi Ahra. “Tentu. Meski kita berbeda, aku mencintaimu, Ahra.”

Mendengar penuturan cinta Junmyeon, Ahra tersipu dengan menundukan kepala. Baru sekon kemudian, Ahra kembali mengangkat kepalanya dan berkata. “Aku ingin dibawa terbang oleh sayapmu, bolehkah?” tatapannya memelas mengundang kekehan Junmyeon pecah lantaran gemas.

Menyanggupi, Junmyeon mengangguk. Setelahnya, dengan memeluk leher Junmyeon yang sudah mengeluarkan sayap di punggungnya, Ahra dibawa terbang membelah langit malam mengikuti semilir angin. Senyum dan wajah riang gadisnya sekiranya berhasil membuat Junmyeon juga bahagia dengan hati menghangat.

“Junmyeon-ah, turunkan aku di situ!” pekik Ahra sambil menunjuk satu titik.

Junmyeon menatap tempat yang ditunjuk Ahra yang tak lain adalah Namsan Tower. Sebuah ketidaksetujuan terlukis di tampang pria ini. “Tidak, di sana banyak orang, Ahra-ya. Meski sudah malam tapi ini malam Minggu, ingat?”

Penolakan Junmyeon membuat Ahra mencibir kesal. Lalu, dalam hitungan detik, Ahra menghilang dalam dekapan Junmyeon yang membawanya terbang dengan sayapnya. Junmyeon tersentak kaget dan mulai resah mencari Ahra, hingga melihat gadis itu sedang melambai di tangga yang ada di dekat Namsan Tower sembari menjulurkan lidah.

Dengusan Junmyeon mengudara disertai gelengannya. “Dasar gadis itu.” gumamnya pelan. Kemudian membawa dirinya terbang turun ke tempat Ahra.  

Sayap Junmyeon sudah dimasukan kembali ke tubuhnya, pria Kim ini sudah berpijak juga di depan Ahra yang tersenyum jahil. “Kau pasti lupa bahwa aku bisa menghilang dan muncul di tempat yang aku mau. Jika kau tidak mau menurunkanku di sini, maka aku bisa ke sini sendiri.” kata Si Gadis Yoo dengan lagak sombongnya.

Junmyeon mendengus geli menahan tawa. “Tentu saja, hantu bisa melakukan hal itu, Ahra-ya. Tidak seperti para vampire layaknya diriku.” sahutan kekasihnya ini membuat Ahra tersenyum simpul.

“Meskipun aku harus menjadi hantu gentayangan sampai kau mati, tak jadi masalah, aku akan bersamamu karena aku mencintaimu.”

Junmyeon balas menyematkan senyum dan merengkuh Ahra dengan erat. “Tentu saja. Walau berbeda dan aku dianggap aneh oleh vampire yang lain, aku tetap mencintaimu, Yoo Ahra.”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Kris Wu x Kim Taemi

“Aku juga mencintaimu, tapi anggap saja kau tidak mengetahuinya,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Sepertinya menjadi bengal sudah menjadi watak bagi Kris Wu. Dirinya seorang vampire yang memiliki prinsip; peraturan dibuat untuk dilanggar. Well, dirinya benar-benar menerapkan prinsipnya. Jatuh cinta dan tinggal bersama manusia adalah hal yang dilarang, dan dia melakukannya. Melanggar aturan dengan kabur dari dunia vampire, dirinya pun menikahi seorang janda beranak dua. Tapi, sepertinya, hal yang dilarang, dilakukan kembali oleh Kris.

Daddy, kau tak sengaja menaruh darah dimakananku. Oh gosh, itu harusnya menjadi makanan Luhan,” vokal seorang gadis remaja mengintrupsi Kris yang sedang sibuk mengatur meja makan. Malam ini, istrinya masih sibuk di butiknya, membuat Kris yang repot saat jam makan malam.

Kris membanting fokus ke arah Kim Taemi—anak tirinya, yang tengah cemberut saat menyicipi makan malam yang disediakan Kris untuknya. Kekehan Kris lepas melihat ekspresi Taemi.

Well, maaf, aku tidak sengaja menaruh bumbu merah itu dimakananmu juga, Kimi,” sahut Kris masih tersenyum menahan tawa. “Dan lagi, jangan panggil aku daddy atau dad atau apapun itu saat kita hanya berdua.”

Taemi mengangkat satu alisnya dengan menopang dagu. Dari balik meja counter yang ia duduki untuk memperhatikan Kris, ia pun menyahut. “Lalu? Aku harus memanggilmu apa?”

Kris memutar tubuh dan melempar senyum jahil. “Hmmm… sayang, misalnya?”

Dan refleks membuat Taemi menatapnya datar. “Mom akan mendempakmu bila tahu kau memperlakukan anaknya seperti ini,” sinis Taemi.

Sinisan Taemin membuat Kris tertarik melangkah ke depan counter dengan melipat tangan. “Jika dia mendempakku, maka aku akan membawamu bersamaku,” Taemi mendengus keras dengan wajah datarnya. Tetapi Kris malahan tersenyum. “Kau tahu sendiri, bukan, bahwa aku mencintaimu.”

Ujaran Kris berdampak akan Taemi yang bergeming dan menatapnya lekat. “Aku juga menyukaimu. Tapi anggap saja, kau tidak pernah tahu.” Taemi mengedikan bahu cuek.

Respon Taemin pun disahuti anggukan singkat oleh Kris, kemudian dirinya menyarangkan ciuman di pipi kanan Taemi. “Panggil Luhan di kamarnya, bilang makan malam sudah siap.”

Sehabis mengangguk, Taemi beranjak menuju lantai atas ke arah kamar Luhan. Ya, Kris kembali lagi melanggar sebuah aturan, sebuah batasan. Dirinya mencintai anak tirinya sendiri, Kim Taemi.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Lu Han x Kim Hyerim

“Aku tidak peduli, ikatan antara kita sangat gamblang jadi ada kemungkinan kita bisa bersama,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

“Aku tidak peduli, ikatan antara kita sangat gamblang jadi ada kemungkinan kita bisa bersama,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Cepolan rambut yang susah payah Hyerim tata, seketika terlepas begitu saja tatkala sebuah tangan kekar menariknya, membiarkan surai hitam panjangnya menjuntai. Hyerim yang tengah bercermin di meja riasnya, menghela napas. Diberikan lirikan malasnya pada Luhan—oknum yang mengacaukan cepolan rambutnya. Luhan malah tersenyum tanpa dosa dan memeluk gadisnya dari belakang seraya menaruh dagu di pundak kanan Hyerim.

Seraya sibuk menghirup aroma Hyerim, Luhan berbisik tepat di telinga Hyerim, “Ayo kembali ke ranjang.”

“Tidak mau.” Segera Hyerim menolak dengan nada ketus di dalamnya. “Kau tidak lihat leherku penuh gigitanmu, hah?” Hyerim mencibir dengan tatapan tajamnya.

Luhan mendengus dengan senyum menahan kekehannya. Detik berikutnya, dirinya malahan bergerliya di ceruk leher Hyerim serta menghantarkan sensasi geli sendiri.

“Hei! Luhan! Apa yang kau lakukan?” pekik Hyerim, protes.

Kemudian, Luhan menarik Hyerim berbalik ke arahnya dan secepat kilat mendaratkan plumnya di bibir ranum gadisnya. Melumatnya lembut seraya mengangkat dagu Hyerim. Keduanya saling melumat dalam buaian panjang tersebut hingga pangutan keduanya dilepas Luhan yang menyungging senyum miring kini.

“Lihat, kau saja begini. Ayo kembali ke ranjang sekarang,” ajak Luhan lagi dengan memiringkan kepala sembari memasang puppy eyesnya.

Hyerim memutar bola matanya sebelum akhirnya beranjak dengan ogah-ogahan ke ranjang. Luhan pun mengekori dengan memeluk Hyerim dari belakang. Akhirnya, dua insan tersebut berlabuh kembali di ranjang dan menghempaskan diri di sana.

“Akh,” rintih Hyerim saat Luhan yang berada di atasnya dan memeluknya, memberikan gigitan di lehernya.

Sebab akan taring Luhan yang sejatinya bukan manusia, darah pun keluar dari hasil gigitannya di leher Hyerim. Darah tersebut langsung Luhan hisap tak bersisa. Dari semua darah yang pernah Luhan cicip, dirinya candu pada darah Hyerim yang menurutnya kelewat manis. Sementara Hyerim mendesis.

“Ish, apa gigitanmu kurang banyak di leherku hanya untuk menghisap darahku?” Hyerim menggerutu jengkel dan mendorong Luhan menyingkir darinya.

Finalnya, Luhan jadi berbaring di sebelah gadisnya yang cemberut sembari mengelusi leher yang sudah banyak mahakarya gigitan Luhan di sana. Masa berikutnya, Luhan memiringkan posisi tidurnya dan menarik Hyerim ke rengkuhannya.

“Maaf, darahmu sudah menjadi candu sendiri untukku.” Luhan menyelipkan senyum simpul setelahnya. Di dalam pelukannya, Hyerim mencibir.

“Kita tidak bisa seperti ini terus, Lu. Walau aku juga mencintaimu, tapi—”

“—Yang penting kita saling mencintai. Apa salahnya?” sahut Luhan, santai dan memberikan kecupan di pucuk kepala dan bibir Hyerim.

Hyerim mendesah keras dan menatap Luhan meminta pengertian. “Tapi tetap saja kita ini adik dan kakak, Luhan,” tegas sang gadis.

“Tiri.” Luhan meralat dengan raut datar. “Adik dan kakak tiri,” ulang Luhan masih setia dengan kedatarannya. Sungguh, dirinya benci ketika Hyerim menyinggung status keduanya. Lantas Luhan balas menatap tatapan gadisnya dengan tajam. “Apa karena ibumu menikah dengan ayahku, kita bisa disebut sah adik-kakak? Hei! Kris itu bukan ayah kandungku, dia mengangkatku sebagai anaknya ketika aku hanya sebatang kara, Kim Hyerim.”

Tampak Luhan sudah kelewat jenuh dengan topik konversasinya dengan gadis marga Kim yang berstatus kekasihnya ini. “Hubungan adik-kakak antara kita kelewat gamblang, Hyer. Jadi ada kemungkinan kita bisa bersama.”

Hyerim bergeming dengan menunrunkan pandangan dari Luhan. Si gadis tak tahu harus melontar kata apa lagi untuk menyahuti kata-kata prianya. Tapi, Hyerim juga tidak bisa berbohong bahwa Luhan sudah merebut posisi teratas untuk memenangkan hatinya.

“Kak Hyerim, apakah Kak Luhan ada di dalam juga? Dad bilang, makan malam sudah, siap.” Tahu-tahu, suara Taemi—adik Hyerim sekaligus adik tiri Luhan, terdengar sambil mengetuk pintu kamar Hyerim.

Buru-buru Hyerim menyahut, takut adanya kesalahpahaman nantinya karena Luhan sudah berapa kali kepergok ada di kamarnya sambil berdalih tengah mengobrol bersama. “Iya, kita akan segera turun!”

Lalu fokus Hyerim beralih ke Luhan lagi, pria itu tengah menyemat senyum dan lantas memberikan ciuman kembali di bibir Hyerim. Seperti biasanya, Hyerim terkejut diawal sebelum akhirnya ikut terbuai dengan saling melumat dengan Luhan. Pangutan keduanya dilepas lagi oleh Luhan yang mendaratkan ciuman di kening gadisnya.

“Ayo kita turun untuk makan malam. Setelahnya, aku akan menghisap darahmu lagi, boleh?”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Kim Jongin x Park Anna

“Usia hanyalah angka. Diantara angka tersebut, cinta boleh saja hadir. Selayak kata orang lain, cinta tak memandang usia,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Cinta tak memandang usia. Jongin percaya akan pengertian tersebut. Bahkan, dirinya yang sudah pernah menikah dan ditinggal oleh Sang Istri pun, masih merasakan getaran cinta muncul di hatinya. Menurutnya, hal tersebut tidak salah sama sekali. Ya, tidak salah, meski gadis yang dicintainya adalah gadis yang dicintai putranya.

“Aku mencintaimu,” ungkapan tersebut terdengar lagi di telinga Jongin, lantas membuatnya menatap dalam Park Anna—gadis yang mengungkapkan penurutan cinta padanya sekaligus gadis yang dicintai putra bahkan dirinya. Bibir Anna tampak bergetar. “Bahkan aku merelakan agar Joonsu menggigitku dan menjadikan diriku vampire. Itu aku lakukan hanya untuk bisa bersama denganmu, Jongin.”

Napas Jongin terhela sambil menunduk sejenak. Lekas, kembali ia menjuruskan obsidiannya tertancap pada netra kelabu Anna. “Aku tidak bisa, Anna,” frasa Jongin, pelan. “Kau gadis yang dicintai oleh putraku. Lagi, usia kita juga jauh, kau harus memikirkannya.”

Kepalan tangan Anna tercipta dengan diafragma naik turun, pun dwimaniknya turut bergetar. “Usia hanyalah angka, Jongin. Lagipula, kita saling mencintai, apa salahnya bila bersama?”

“Tentu salah,” sambar Jongin dengan cepat. Lamat-lamat disarangkan olehnya pada obsidian Anna yang seketika mengatupkan rahangnya rapat. “Aku tak ingin Joonsu, putraku, sakit hati.”  

Dengan kelereng manik bergetar-getar, suara serak Anna bersajak. “Lalu bagaimana denganku?” Si Gadis seakan ingin merealisasikan tangis sekon ini dengan mata berkaca-kaca. “Aku juga sakit, Kim Jongin.”

Atensinya dialihkan oleh Jongin ke arah lain, rahangnya mengatup keras berserta tangan mengepal, hatinya sakit melihat Anna terluka.

“Aku tahu kau juga mencintaiku, bisakah dirimu egois dengan bersama denganku?” pita suara Anna memelas, berharap Jongin akan memilihnya. Berharap setidaknya pria itu akan mementingkan egonya sendiri untuk bersamanya.

Jongin mengalihkan fokusnya lagi dengan menatap dalam Anna. Alih-alih sebuah ajakan untuk bersama sebab Jongin mementingkan egonya, Si Pria hanya berjalan mendekat ke arah Anna kemudian merengkuhnya erat dan begitu lama. Dengan menahan tangisnya, Anna balas memeluk Jongin.

“Maafkan aku,” bisik Jongin akhirnya, menghantarkan tangis tanpa isakan Anna pecah. Pelukannya mulai mengendor, sebuah tatapan dalam ditorehkan Jongin pada gadisnya—lebih tepatnya, gadis milik putranya. “Aku lebih memilih putraku dibanding egoku, Anna.”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Do Kyungsoo x Alessa Cho

“Tidak salah bila kedua mantan masih menyisihkan rasa walaupun salah satunya sudah memiliki yang lain,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Pernikahan memang momen bahagia sekali seumur hidup. Begitu juga yang dirasakan Alessa Cho. Vampire cantik tersebut tengah tersenyum di balik cermin. Dirinya benci berdandan feminim, tapi untuk momen bahagia hari ini, dirinya rela membuang rasa bencinya.

“Kau tampak cantik, Al,” sebuah vokal terdengar disertai bayangan yang muncul di belakangnya.

Sontak netra Alessa membola dan lekas membelokan kepala ke arah belakang. “Kyung—kyung… soo,” kaget gadis Cho ini, seketika sebuah desiran terjadi di dadanya melihat mantan kekasih yang sebenarnya masih dirinya cintai.

Kyungsoo menyungging senyum seraya mengamati lekuk wajah Alessa. “Jadi, Kim Hanbin adalah pilihan ayahmu,” ujar Kyungsoo dengan santai, seakan menyindir akan sebab kandas hubungannya dengan Alessa ialah restu dari ayah gadisnya. “Jadi, vampire kelas bawah sepertiku tidak pantas bersanding denganmu, ya.” Kyungsoo mengulang ayat kata ayah mantan kekasihnya tatkala menentang hubungan keduanya.

Alessa sudah bangkit dari duduknya, sebuah rasa bersalah terbinar dari maniknya. “Aku masih mencintaimu, Kyung. Maaf atas perkataan ayahku dulu,” Alessa berujar tulus dengan menyisipkan senyum bersalah setelahnya.

Senyum tipis terukir di ranum Kyungsoo. Dalam hati, ia pun mengakui masih menyisihkan cinta pada gadis di depannya ini. “Aku pun juga begitu, Al,” terjadi jeda ketika Kyungsoo menghela napas. “Tapi ayahmu tidak akan pernah menyetujuinya, bukan?”

Tangan Alessa terjulur meraih tangan Kyungsoo. Dengan mata nanar, dirinya meremas kuat jemari Kyungsoo yang saling terpaut dengan jemarinya. “Maafkan aku. Bila saja aku bisa berlari bersamamu, aku ingin melakukannya.”

“Aku pun bila bisa membawamu, aku akan melakukannya. Tapi, percuma, ayahmu akan menemukan kita seperti dulu,”

Cerita lama seakan terbuka lagi ketika keduanya nekat kabur dari dunia vampire untuk tetap bersama, namun Ayah Alessa mampu menemukan putrinya bersama dengan Kyungsoo. Beberapa detik kemudian, Kyungsoo pun menyingkirkan tangan Alessa dari tangannya. Setelahnya, kedua mantan kekasih ini bersitatap dengan dalam selagi mengukir senyum tipis.

“Berbahagialah di hari pernikahanmu ini, Alessa. Tersenyumlah, dan ingat bahwa aku juga masih mencintaimu.”

“Ya, Kyung. Aku juga masih menyisihkan cinta untukmu.”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Zhang Yixing x Jenny

“Cinta tetap saja ada meski perbedaan dunia membatasi,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Dengan sayapnya, Yixing pun sampai kembali di dunia manusia. Sayapnya yang mengepak perlahan masuk kembali ke punggungnya, disertai tungkai Yixing yang telah berpijak di atas tanah sebuah bukit.

“Aku sangat mencintaimu, Zhang Yixing,”

Tatkala menundukan kepalanya jatuh pada sebuah objek, sebuah suara seorang gadis berkumandang.

“Vampire atau apapun dirimu, aku tidak peduli,”

Lagi, suara tersebut berkumandang di otak Yixing. Menghantarkan rasa sesak di dadanya yang mulai naik turun tak teratur.

“Bila kita bersama, apa aku harus menjadi seorang vampire dulu, Yi?”

Rindu membelengu, apalagi dengan wajah Sang Gadis yang timbul muncul di sudut memori Yixing. Membuat tangannya mengepal kuat.

“Aku tidak sanggup berpisah denganmu, Jenny. Maka jangan pergi meninggalkanku, oke?”

Kali ini, Yixing mendengar suaranya. Dimulai pula air mata yang mulai menintik. Dengan nanar dirinya memandangi objek yang sedari tadi menjadi fokusnya.

“Jenny,” lirih suaranya memanggil nama Sang Gadis.

“Ya, Yixing? Kenapa memanggilku?”

Meski anggan, Yixing seakan mendengar gadisnya berkata demikian.

Dengan senyum menyembunyikan pedih, Yixing berucap. “Aku merindukanmu.”

Kepala Yixing berdenyut, matanya lekas terpejam. Keping-keping memori berlarian pesat di benaknya. Memori pahit yang tak ingin dirinya ingat dan sangat ingin dirinya hapus dalam ruang memorinya.

“Jenny, tetap bertahan. Tetap bernapas, jangan pergi meninggalkanku.”

“Aku mencintaimu, Yi, meski nantinya dunia kita berbeda.”

Dengan banjir likuid hangat, Yixing buka kembali maniknya. Dipandang kembali pula dengan nanar, nisan yang semenjak tadi ia tatap penuh kerinduan. Kebodohannya lah yang membuatnya kehilangan gadisnya, cintanya, seluruh dunianya. Tatkala para vampire lain mengetahui tentang Jenny dan malangnya gadis tersebut, Jenny menjadi mangsa para vampire hingga menyebabkan Sang Gadis mengakhiri hembusan napasnya lantaran kehabisan darah. Di depan matanya pula, gadisnya menutup mata selamanya.

Tubuh Yixing merangsek di atas tanah, dipeluknya insan di hadapannya dengan imaji akan sosok Jenny yang ia dekap. Likuid hangat kian menganak sungai di pipinya, ditambahi pula isakan yang mendominasi.

“Jenny, aku merindukanmu. Aku mencintaimu dan maafkan aku.”

Meski dengan perbedaan dunia membatasi, cinta Yixing masih bersemi untuk Jenny seorang.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Huang Zitao x Shin
Elena

“Perselingkuhan juga cinta, apa yang salah dengan itu?”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Shin Elena, wanita blasteran Spanyol-Korea itu mempunyai definisi lain akan halnya perselingkuhan. Definisi yang diklaim orang ialah satu hal yang salah besar. Baginya, perselingkuhan juga sebuah cinta. Maka, apa yang salah dengan sebuah cinta?

Huang Zitao atau karap disapa Tao, dirinya merupakan simpanan dari Shin Elena—wanita yang sudah menikah dengan salah satu pewaris kaya di negri ini. Tao, dirinya seorang vampire yang jengah dengan kekasihnya dan akhirnya memilih mencari perempuan manusia untuk dijadikan bahan perselingkuhannya.

“Aku ingin bertanya,” di suatu masa, Elena berkata demikian. Diberikan sebuah lirikan pada Tao yang tengah duduk di sebelahnya, Si Pria pun balas menatapnya dengan alis terangkat sebelah. “Yang kau cintai itu aku atau kekasih vampiremu, Tao?” lanjut Elena dengan penasaran menggebu di dalam hatinya.

Pertanyaan Elena menyebabkan Tao tersenyum tipis dan menyarangkan cubitan di ujung hidung wanitanya, lantas dirinya terkekeh. “Tentu saja kalian berdua,” membuat Elena mengerucutkan bibir.

“Serakah,” cibir Si Wanita dengan melipat tangan di depan dada. Kembali Tao terkekeh dibuatnya.

“Serakah, ya? Hmmm…” ulang Tao dengan mengangkat setengah bahunya. Sekon selanjutnya, pria ini menyelami dalam obsidian Elena. “Tapi aku lebih mencintaimu, Nona Shin.”   

Multak terukirlah senyum tersipu milik Elena, dirinya puas mendengar ucapan Tao. “Tentu, aku juga lebih mencintaimu dibanding suamiku.” kemudian, dirinya bergelayut di lengan Tao seraya menaruh kepalanya di pundak Si Pria.

Secara lembut, Tao mengelus surai Elena. “Orang selalu memandang perselingkuhan adalah hal yang salah,” seketika, Tao beraksara. Masih mempertahakan posisinya, Elena pun melirik prianya yang tengah menerawangkan pandangan. “Memang salah. Tapi, bukankah ada cinta di dalamnya? Apakah cinta hal yang salah?”

Anggukan pelan Elena mewakilkan persetujuannya. “Benar. Meski salah, apakah cinta dalam perselingkuhan tersebut salah?” setelahnya, pasangan ini saling tatap sejenak sampai Elena menyarangkan ciuman di bibir Tao dan mulai melepaskan diri dari prianya. “Sekitar tujuh menit lagi, suamiku pulang. Sebaiknya kau pergi sekarang.”

Disertai tubuhnya nan mulai beranjak dari sofa di kamar wanitanya, Tao pun mengangguk. “Ya, lagipula kekasihku juga sudah menungguku untuk makan malam bersama setelah memburu darah hewan tadi pagi.”

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║

Kim Jongdae x Do Arin

“Meski dianggap sebagai sosok delusi semata, aku tetap mencintainya,”

♫♪ ♫♪ ♫♪

Pasien tersebut bernama Do Arin. Dirinya mengalami delusi, atau bisa dibilang skizofrenia. Gadis tersebut sering bercerita panjang lebar akan sosok vampire tampan yang sering kali mengunjunginya di rumah sakit—selagi keluarganya tidak ada yang peduli padanya. Dan gadis tersebut pun mengatakan bahwa vampire tampan tersebut jatuh cinta padanya.

Dia memang gila. Itulah kata orang-orang.

Dan malam ini, Arin tengah duduk di sofa kamar rumah sakitnya yang berposisi di dekat jendela. Jendela tersebut terbuka menyajikan pemandangan malam. Seraya mendongak, Arin menatapi langit malam dengan menanti seseorang. Senyum Si Gadis merekah saat melihat sosok dengan sayap berkilauan, terbang mendekatinya.

“Jongdae!” sapa Arin, kelewat riang saat Jongdae—sosok vampire yang terbang di depan jendela kamar Arin, berada di hadapannya. Makin menyungging senyum, Arin kembali berfrasa. “Aku dari tadi menunggumu, tahu!”

Jongdae mengulas senyum tipisnya, masih mempertahankan posisinya yang melayang  terbang di hadapan Arin dengan sayap berkilauannya. “Maaf baru bisa mengunjungimu di malam hari, Arin-ah.”

Si Gadis Do mengangguk-angguk. “Tidak apa-apa, kok. Yang penting rinduku terbayar sudah dengan dirimu yang ke mari!” pekiknya dengan senyum lebar.

Aksi Arin membuat Jongdae tersenyum tipis kembali dan menjulurkan tangan, dirinya mengacak-acak pelan surai Arin. “Arin-ah, apa kau mencintaiku?” seketika Jongdae bertanya demikian serta gerakan mengacak surai Arin pun terhenti. Dipandanginya dalam netra gadis bernama Do Arin ini.

Arin terlihat terkejut saat Jongdae secara tiba-tiba mengutar tanya begitu. “Tentu,” sahut Arin dengan mengangguk beberapa kali. “Walau sebenarnya aku tahu kau hanya sosok delusi. Tapi aku mencintaimu.”

Lagi, senyum tipis Jongdae terukir. Masa berikutnya, sebuah suara terdengar dari arah pintu, merengut atensi Arin ke arah sana. Dimasa itulah, Jongdae pun melesat pergi menggunakan sayapnya dengan terbang ke sisi lain.

“Arin-ah.” vokal ayu menyentil gendang Jongdae yang bersembunyi di sebelah jendela kamar Arin dengan merepetkan tubuh ke tembok di belakangnya.

“Hallo, Suster Su.” sapaan akrab Arin menyentil gendang Jongdae juga. Setelahnya, konversasi kecil terjadi di dalam kamar Si Gadis.

Paham waktunya untuk pergi walaupun belum berpamitan, Jongdae pun terbang kembali ke tempatnya. Ditengah terbangnya kembali ke dunia vampire, Jongdae sempat-sempatnya melirik Arin yang sudah beberapa jengkal jauhnya di bawah sana, tengah tersenyum manis dari balik jendela kamar yang masih terbuka.

Menyungging senyum tipis, Jongdae menggumam. “Tak apa bila kau dan yang lainnya menganggapku hanya sebuah delusi, bila pada nyatanya aku mencintaimu.”

Ya, sosok vampire bernama Kim Jongdae ini bukanlah delusi Do Arin semata. Jongdae memanglah sosok nyata yang ada.

♫♪ ♫♪ ♫♪

—FIN.

LOL. INI TUH APAAAAAA /DIGAMPAR/

Intinya. Pertama-tama,

HAPPY 5TH BIRTHDAY EXOFFI!

Juga, aku mau ngucapin

HAPPY LATE BIRTHDAY KAKAK JAUHKU, SEJOLIKU JUGA, KAK IRISH ❤ (Yang ultahnya tanggal 24 kemarin)

Ciee udah dapet lisensi 21 cieee. Ini aku sengaja lohhhh pembukaannya Baek-Eunha, penutupnya Chen-Arin. A6, a6. DAN KUBANGGA DONG, SECARA AKU OFFISIYEL NGEDEBUTIN BAEK-EUNHA MENDAHULUI KAK IRISH, IYA KAN? Nyatanya kumau buat epep khusus buat kak irish, gak beruntun gini but, aku gak tau bakal jadi atau enggak mengingat wifi rumah lagi begini. Aku ini pake hp ngepost ya lordd tabahhh. Ngetik di hp kadang agak nanonano gitu yhaaa. Intinya sekali lagi pibesdey Kak Irish, diberkahkan umurnya yaaa kakakku tayang {} dan syit, yang daku bilang ngakak di chat Line tuh masalah Ellie yang disempilin di sini. WAKAKAKAKAK, KEBAYANG GAK SIH NGAMUKNYA SI ELLIE PAS EUNHA NGEPHOIN DIA SAMA BAEKYUN, KAN REALISASI JUGA INI DUA OC ENTE KETEMUAN DI EPEP REBUTIN BEKYUN WALAU GAK SPESIFIK.

Dan untuk Kak Nee. Mianek aku cuman kepikiran si Reen udah nikah aja tapi cinta Umin /dibejek Kak Nee/ dan untuk Kak Ayu juga maapin aku ini si Ahra dijadiin hantu /dipites/ PADAHAL KAK AYU SAMA KAK IRISH MINTA RATED M SAMA ENSI 21 TAPI KENAPA YANG MENJERUMUS ENSI SAMA AMBIGU MALAH HYERIM-LUHAN /KEMUDIAN ELSA KAYANG/

DAN LAGI DAN LAGIII YAAA HORAYYY TAEMI-HYERIM DEBUT OFFISIYEL JADI ADEK-KAKAK. WOY KAK YUM MANA WOY WEKWOKWEKWOK. KAN KAK AYUM DULU SEMPET BILANG KAGAK MAU SAMA OM-OM UMURNYE JAUH MESKI MACEM GONGYOO, JADILAH ANE BUAT SI TAEMI INCEST SAMA BAPAK TIRINYA SENDIRI 😉😉😉 /kabur sebelum digeplak bolak-balik/ tapi di sini keluarga Kimnya kurang si taetae yakkk. Bodo weh lah ya Taehyung rehat dulu, biar kakak sama adeknya eksis heula wkwkwkwk. Dan btw ini sepasang sodara (HyerMi) malahan incest gitu yak, gak elit gitu yak ya lordd.

Dan dibagian si Alessa ini aku tadi mau buat dia kabur sama Kyungsoo kek Runa-Sehun lari bersama dari kenyataan eak. Tapi karena Kak Tata bilang si Alessa ini jodohnya Hanbin tapi suka mengkol ke Kyung, jadilah kagak ane buat kabur karena dibalikin lagi ke si pemilik jodoh /dibejek p2/

Dan untuk Icing, aku modal nekat minjem OC  Kak Della tanpa proposal sah. Kurang konsultasi juga tapi sumpah kutaktahu siapa lagi yang mo kupinjemin :”D ini aja si Tao, aku pasangin sama oc unoffisiyal ane (alias OC cadangan ane yang ghaib dan gak punya pasangan. Ya lord, sedih amat dah)

Jadi intinya gaes. Fanfiksi ini penuh akan menistakan OC (WARNING DI ATAS ITU UDAH SERIUSAN LOH YA) dan ini aku udah berusaha buat perficlet itu lebih dari 1000 kata biar gak ada yang merasa ‘kok punyaku pendek, punya yang lain panjang’ ya mianek otakku buntu /ga/ditampar/ dan setelah lama mentoque, aku pun ngambil tema vampire-vampire dengan cinta yang salah gitu sama cinta yang abnormal. Makanya ini judulnya the curse of love, karena cintanya terkutuk semua /ga/ditampar p2/

EH INI AUTHOR NOTE PANJANG BANGET YAKK. UDAH DEH AKU PAMIT DULU KAWAN. SEKALI LAGI, MET ULTAH KELIMA EXOFFI. MAKASIH UDAH MENERIMA SAIA YANG KELEWAT TAK NORMAL INI DI SINI. AKU SAYANG KALIAN SEMUA, KEEP SOLID YAKK ❤❤❤😘

33 tanggapan untuk “[EXOFFI 5TH BIRTHDAY] The Curse of Love — HyeKim”

  1. ASTAGA AKU KEMANA AJA IHHH ASTAGA ASTAGA UDAH MAU 2 TAHUN INI YA ALLAAH AKU MELEWATKAN BANYAK HAL!!!!!!!!!!!!!! AKHIRNYA TAEMI-HYERIM OFISIEL!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    TAPI KENAPA GUE INCEST SAMA BOKAP SENDIRI ASTAGA. JAHAT KAU HYERIM. :(((

    ASTAGAA MAAFKAN AKU TELAT SEKALI. HUHUHU. SAYANG ELSSSSSSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

    1. ASTAGA AKU TERKEJUT FF JADUL INI DILIKE WKWKWK.

      IYAA SKRG TAEMI NYELIP MULU NOH DI FFKU KAK :’)

      WAHAHAHA KALI2 INCEST SM BAPAK TIRI KAN (?)

      SAYANG JUGAAA ❤️❤️❤️

    2. HUHU AKU JADI KANGEN. AKU MAU DEBUTIN TAEMI JUGA TAPI LAGI MENGEJAR DEADLINE YANG LAIN. NANTI KALAU UDAH SANTAI AKU MAU UPLOAD JUGA!!! TUNGGU DEBUT TAEMI SAMA HYERIM DI FFKU!! ><

      GATAU IH PARAH SUMPAH KENAPA HARUS JADI BAPAK TIRI SIH. 😦

    3. AYUK AYUK DEBUTIN NANTI. DI FF INI JG ADA TAEMI KOK 👉https://exofanfictionindonesia.wordpress.com/2018/07/29/exoffi-luhan-oneshot-it-has-to-be-you-hyekim/ 👈 di ff chapterku jg ada taemi tp belom terbit ffnya 🤧
      WKWK KAN JUDULNYS CURSE OF LOVE. KUTUKAN SEMUA. HYERIM JG DEMENNYA SM SODARA TIRINYA WKWKWK 🤣

  2. INI EPEP APA INI? INI MACAM APAAAH????? SESAT SEMUAA SESAAAT!
    ELSA KAMU MAKAN APA DI SPANYOL NAAK? KAMU PERLU RUKIYAH ELS. RUKIYAH!
    KENAPA JADI MUSIM ASTRAL SEMUA YALORD.
    SLINGKUH, ANAK-BAPAK CINTA-CINTAAN. LUHAN-HYERIM NGAPAIN DIRANJANG ENSI WOY ENSI SESOR ITU HARUSNYA. OTAK CANTIKKU TERNODAAAH!!!
    JONGIN PEDO DI SINI SUKA SAMA PACAR ANAKNYA, DOOH. YIPAN SINTING SUKA ANAKNYA NAPA YANG DIKAWIN EMAKNYA?! INI YANG SALAH SIAPAA? SI YEOL JUGAAAK. GAUSAH SOK-SOK ROMANTIS. GAUSAH BIKIN MELTED DI ENDING DEH. LIAT MUKA LU AJA UDAH LEMAH. AAAAAAAAK! APAAN SIH SI SEHUN MAEN CIOM-CIOM IHHH SEBELZ!
    AKU GAK BISA LAGI. AKU UDAH GAK BISAAAA. GAK BISA DIGINIIN. INI GENRE TERKUTUKZ JANGAN DIULANG ELS. WKWKWK

    DAN BTW EMANG IYAAA ZODOHNYA AL MAH HANBIN. MUEHEHE SINI-SINI AKU PELUX ({}) THANKS UDAH MENIKAHKAN SATU ANAK JOMSKU HAHA
    TAPI ELS, VISUAL AL UDAH AKU GANTI PAKE SOMI BTW, SOALNYA MBAK JIWON KURANG COCOK SAMA UMUR AL /DITABOX

    THANKS UDAH MASUKIN SI KIYUT AL JADI NOMINASI FF TECYDUX INI XD AKU GAK BISA GAK KEPSLOK. AKU SYOK BERAT HAHA /ALAY
    BIARKAN AKU BERNAPAS!

  3. “Dan lupakanlah aku meski aku akan selalu mencintaimu.”
    MANAKAN BISA KUMELUPAKANMU SEDANGKAN KAU BERKATA SEPERTI ITU?
    BAGAIMANA BISA?
    TELL ME WHAT TO DO PLEASE KIM MINSEOK SARANGHAE SARANGHANDA SARANGHANENUN SARANGSARANGAN LAH POKOKNYAH

    duh ah emosi sama minseok /eh /plak

    Ini betewe els sori sori sori bacanya udah dari kapan tapi akunya lupak teru smau komen, akhirnya malam ini aku ingat sempat komen buahahahahha mangapkan akoh mangapkan. buahahahahh..
    Aku reblog yaaaahhh..

    1. SARANGTAWON KAK NEE, SARANGBUYUNG, SARANGNYAMUK, SARANGUMIN (?) sekalian wkwkwk

      Minseok harusnya kea sehun/kris dong, nekat. Ngajak kabur sama nikah sama manusia kan keren, atau gak kea tao yang berani selingkuh :””) setelah dipikir-pikir kisah cintrong di sini gak normal semua ya wkwkwkwk

      Ndak apa kak nee. Aku malah udah degdeg aja takut kaknee kayak kak nidul yang komen sepanjang jalan kenangan wkwkwk.

      Monggo reblog aja kak 💋

  4. ((Walau kau harus menjadi penengah diantara hubunganku dan Ellie. Tapi cinta tidak pernah salah, Eunha))

    WUANJAY INI BENER BENER TEREALISASI, ANDAI ELLIE MUNCUL PASTI BAKAL BOMBOMAN INI MAH, ELLIE YANG NGEBOM, EUNHA PASRAH AE cem ‘BOM AKU MBA, DEMI BEKYUN AKU TAK APA’/gagituanjir. ini cem dua kepribadian kak @irishleey berperang, bukannya marah apa menengahi, keknya kakiris lebih ke ngakak bahagiya deh WKWK
    .
    .
    terus… ((Ingatlah suamimu)) WAHAI REEN DO INGATLAH SUAMIMU /dibejek. ini juga terealisasi wuanjay wkwk berkat kak @neurosistoexo yang syuda punya pendamping idup dan malah yang ditinggal nikah makin tamvan aja :’v btw kaknean, ini si minseok jd merasakan penderitaan suho yak (ini malah ngobrolin apa sih) ETAPI EMANG SIH DILIAT-LIAT UMIN MAKIN TAMVAN SAJAH SEJAK KAKNEAN MENIKAH EA
    .
    .
    YARA SAMA CANYOL APA BET DAH, NGAMBEK NGAMBEKAN KIYOT GITU TAPI TETEP SAYANG KAN, AH DASAR ONCOM BIKIN IRI AE LU AH, MAU DONG DIKETJUP BABANG CHAN JUGAK/apasihnid
    .
    .
    TERUS YA ALLAH SEHUN GAPAPAH TAWAN AE RUNANYA, AING MAH RELA SONO BERAPA TAUN KEK LAMA KEK BODO, SANA BAWA AE, BUAT KAMU SEMUA AH. esumpah ya pingin nonjok sehun apasih pake ciyom ciyom segala, kan bibir runa yang suci itu jadi ternoda ih /SERAH NID SERAH /dibakar /dicemplungin ke laut /ketemu logan lermah /gagitu. itu runa darahnya abis semua gapapa sih, kali aja terakhirnya jadi vampir juga terus hidup bahagia selamanya bersama sehun /BODO NID BODO/ /tampar kanan-kiri. kolaborasi sehun+vampir emang ntap /plak Btw aku jadi inget udah ganti visual, tapi gatau siapa /lha curhat
    .
    .
    SUKAK, HANTU-VAMPIR WAAKK, kukira junmen malah malaikat terus ahranya yg vampir, esalah wkwk ahra udah metong wkwk sabar ya nak, besok-besok balasdendamlah pada hyerim/nid
    .
    .
    SUMVAH YA KRIS GITU IH UDAH SAMA EMAKNYA, ANAKNYA JUGA DIEMBAT, DASAR BOTAK /terus nida yang dipasung/ /nid ya allah/ TAEMI OMAYGAT HARUSNYA IYAIN AJA IH SI KRISNYA, GAPAPA DEH DIDEPAK SEKALI-KALI GITU KAN SERU/g
    .
    .
    terjungqale TERNYATA LUHAN MASIH ADA HUBUNGANNYA SAMA KRIS, UWOW, UWOW, UWOW, MANA SUKANYA GIGIT GIGIT IH, MANA KUDU DI RANJANG EMANG MAS? KUDU YA MAS? /tampar nida/ lain kali aku khawatir dobeldet kita penuh adegan gigit-gigit vampir gini hyer :(/ambigu sih nid 😦
    .
    .
    oalaaah, jadi anna kan tadinya manusia yak, terus dia jadi vampir yak, eh ditolak gitu yak, ini maaf apa boleh banting pintu di mukanya jongin? apa meja sekalian? ya buat nyalurin sakit ati aja gitu, kali aja gagar otak terus lupa kalok junsu anaknya terus suka sama ahra /itu maumu nid/ /serah nid serah
    .
    .
    AKHIRNYA SEBUAH KEAJAIBAN MUNCUL! PAPIH KYU NGERESTUIN SI HANBIN SAMA AL, INI PASTI KENA RACUN NIH, PASTI!! KYUNGSU JANGAN MAU KALAH KAU NAK, NIKAH JUGA HAYUK LAH/nid
    .
    .
    aku baca yg partnya yixing ini bener juga sih ya, resikonya deket sama vampir gini ya/apasihnid/ jadi inceran gitu, kan serem, sampe darahnya abis, ya mungkin jenny belum seberuntung runa yang ditemuin sehun sebelum sekarat/malah bahas yg atas nid /tampar
    .
    .
    UWOW KUSUKA GAYA ELENA SAMA TAO WAKAKAK KALIAN SWAG GENGS, UDAH SANA SELINGKUH TERUS AJA/jangan ditiru tolong
    .
    .
    terus penutupnya ada arin, OI TERNYATA KAMU GAK SAKIT JIWA NAK, UDAH KABUR AJA DARI RSJ, KAMU GAK SKIZO NAK, JONGDAE ITU NYATA! NYATA! /banting banting meja /gak sih
    .
    terus ya els, aku baru baca a/n setelah semua cerita aku komen satu satu (ya gak? ada yg kelewat? gak deh ya jangan deh ya) terus ternyata hampir sama kek komen, ya ada sangkut pautnya seh, yaudah gitu aja, mau ngerjain tugas terus bobo wkwk besok cus ke lapak kakiris wkwkwk suka sedih sama hari senin, kenapa kudu berangkat pagi /curhat lagi, pulang sana nid

    1. WAKAKAKAKAK WAKAKAKAKAK ANJIRR. DI GC PAS ITU UDAH BAHAS TENTANG ELLIE-EUNHA KALO KETEMU PASTI NANONANONANO DAN AKU REALISASIIN DONG KAK, BANGGA DONGS DIRIKU BISA REALISASIIN KEDUA PRIBADI KAK RISH MEREBUTKAN BEKYUN WAKAKAK. INI KENAPA JADI KEPSLOCK COBA ANJER :(((

      INGATLAH SUAMIMU YES. BLOD, ITALIC, UNDERLINE. REALISASI JUGA YESSSSSSSSS WAKAKAKAK. Iya ini pendeskripsian mantan jadi makin bening setelah putus itu emang realita yak wakakakkakaka. Sabar ya Reen, takdirmu emang ninggalin Umin nikah /ditampar Reen/

      IYA DONG. YARA-CANYULNYA KAN IMEOT-IMEOTTTT. APALAGI DI FF KAK @shaekiran EMANG SI YARA INI PAMPIR WKWKWKKW. KAN KIYOT YAAAA. WAHAI KAK NIDUL, INGATLAH SEHUN MESTI DIA PUNYA WANITA LAIN, JANGAN KEMERAUK SAMA SI CANYUL DONGS

      RUNA PASRAH YHA SAMA SEHUN. MAU DIISEP DARAHNYA SAMPE ABIS KEK ATAU BERUBAH JADI VAMPIRE KEK WAKAKAKAKAKAKKAAKAKAKAK. Jangan nonjok dong, bahagia duggun duggun kan diciom sehun 😉 gak usah malu-malu lo ya Run, Hyerim tau segalanya secara kita temen dabel date 😉 /bakar kak nidul langsung/ga sehun keknya paling pas ya sama imej vampire :””))) fanmadenya paling cucok gak kek yang lain jatohnya sok serem /eh/

      wkwkwkwk, pendeskripsian junmen punya sayap keknya yang membuat terkecoh, untung dia bukan pake sayap yang serserser ngeluarin selai stroberi tiap bulan /woyjunmencowoksak/ njeerrr kak @ayushafiraa disuruh bales dendam nih ke Hyerim karena udah dijadiin kunti WAKAKAKAKAKAK.

      KAMVRET KAMVRET KAMVRET /MENGUMPAT/ ‘DASAR BOTAK’ MAU DIBACA BERAPA KALI PUN, TETEP AJA NGAKAK YALORDD. KEBAYANG KEPALA KINCLONG SI KRIS YANG GEREGET DAN PAS BUAT KUTU LEWAT GITU YAA WAKAKAKAKAK. Biarin lah, terserah si botak ini. Emak-anak babat langsung! harusnya Taemi mau diajak kabur gitu ya biar enak WKWKWKWKWK

      Iya, Luhan masih berhubungan sama Kris secara Hyerim-Taemi ini adek kakak wakakakakakakakak. KAN BIAR NANONANO, DI RANJANG NGELAKUINNYA /WHAT/ WKWKWKWKWKWK. Iya ih, tar dabel date kita penuh gigit menggigit, Run /ga

      Iya, pengorbanan Anna dikasih penolakan. Padahal Jongin juga suka sih wkwkwkwk. Harusnya ya harusnya si Jongin amnesia, ingetnya masih bujang lalu hidup bersama anna /ditampar rame-rame/ btw typo kak nidul, namanya anna malah dirimu menulis ahra WKWKWKKWKW

      WKWKWKWKWK. AKU MEMBUAT KEAJAIBAN DONG. Papih Kyu ngerestuin Hanbin juga akhirnya, eyakk pasti abis ngemil baygon /ga/ ayo kyung sini sama eyke aja nikahnya buat nyusul alessa /ditampar bolak-balik

      andai kata vampire emang nyata keknya yang kayak jenny itu ada yha hmmm andai kata semacem sehun-runa gitu, si runa keburu ditemuin sehun lalu bibirnya dinodain kan selamet dan dapet cium juga /ohok/

      EYAKKK ELENA-TAO INI EMANG SWAG SEKALI. LANJUTKAN PERSELINGKUHAN. SAMA-SAMA CINTA KOK /AJARAN SESAT/JANGAN DITIRU PLISSS/

      BUAHAHAHAH ARINNNN KASIAN SEKALI DIRIMUH NAK. KAMU GAK SKIZO, KAMU MELIHAT MAKHLUK YANG NYATA NAK! AYO KABUR DARI SANGKAR RSJ WKWKWKWK.

      gak kelewat kak nid, semua kekomen dan buat aku terjungqale ngakak wkwkwkwkwk. Gpp, ini mereka emang sangkut paut beda-beda aja kok wkwkwkwk XD

  5. Demen ama punya Chanyeol, Kris, dan Luhan (pastinya). Tapi yang paling miris kok ceritanya Umin ama Lay yaa.
    Kenapa gak jadi rate M atau sekalian ensi wkwkwkwk nungguin loooh yg kebagian cuma part Luhan x Hyerim aja (kebawa-bawa ya Elsa. . Ihihihi)

    1. Chanyeol-Kris-Luhan ini manis-manisan yak 😂😂 yang lain manis-manisan tapi identitas si ceweknya gak normal sama nyesek-nyesekan wkwkwkwkwk.

      Iya Umin mencintai wanita yang udah nikah :”) nah Lay malah udah meninggal ceweknya ;””””3

      WKWKWK ini ketularan otak ensi 😄😄😄 sebenernya Luhan-Hyerim itu gak ensian, cuman Luhan suka aja gigit leher Hyerim buat nyicip darahnya dan ngelakuinnya di kasur XD XD XD kan biar nanonano gitu /plak

    2. HANJERR WKWKWK AKU MASIH BISA KETAWA TAPI BARU NANGIS TADI. ASAL DIA BAHAGIA, AKU BAHAGIA, DIA JUGA MANUSIA. MENDING DIA NGAKU, GENTLE BANGET SUMPAH. KATA LUHAN DULH, FANS HARUS KALO DIA PUNYA PACAR. SEBAGAI FANS BAIK, AKU PUN GITU WKWK ABIS SO CUTEE JUGA DOI SAMA PACARNYA, TP I’M NOT FINE TOOO

    3. Aku gak kuasa kepslok, yang sering buat aku nyeri itu pas nulis ff hyerlu sm ngeimajinasiin hyerlu wkwkwk. Aku udah agak ikhlas, wkwkwk. Tapi masih potek, tp ntar juga terbiasa kok hahah

    4. Semua butuh waktu. Ak aja lagi puasa buat buka ig sama line. Takut tar bapernya kumat. Ini kan lagi HOT2nya pasti semua post ig dan TL line banjir soal DIA. Keep strong ya kitaa!!!

    5. Aku baru ngeh banyak typo bales komen yg atas. Aku sbg fans baik harus dewasa sesuai kata luhan dulu kalo dia pnya pacar, wkwkwk itu maksudku

  6. INI APA YA INI APA YA AKU GAK LIAT LAGI PAKEK MASKER /PLAK😂/ KOK AKU NGIKIK PLUS BERGETARGETAR HATI PAS ADEGAN ROMENS AHRA-SUHO 😂😂😂 CUBITANNYA BERASA SAMPE SINI ELS /PLAQ😂
    MENTANGMENTANG RAMBUT AKOH KAYAK KUNTI JADINYA AHRA YANG KENA IMBAS YHAAA HIKSEU :V TAPI GAQPAPAH ASAL SAMA SUHO MAU JADI HANTU KEK MAU JADI KORBAN SAIKO YANG DIJADIIN MANEKING KEK, AHRA MAH IKHLAS LAHIR BATHIN /PLAK😂

    TENGCHUUU ELSAKOH SHAYANQ UDAH NYELIPIN KAPEL ASU(?)-AHRASUHO/PLAK😂/ DISANAHHH😍😍😍 MAAPIN BARU BACA + KEPSLOKNYA LANGSUNG AKTIFFF😘 SARANGEKKK DAH😍😍😍

    1. WAKAKAK PAKEK MASKER, SINI AKU TARIK MASKERNYA WKWKWKWK

      CIEEE BERGETARR CIEEE. YG MAUNYA RATED M MALAH DIKASIH KUNTI /DIPITES/ MAAFIN AKU KAK, DI SINI HYERLU YANG MALAHAN RATED M /DITAMPAR/ GAK RATED M JUGA SIH WKWKWKW. AKU GAK TAU NAPA MALAH KEPIKIRAN HANTU BUAT JADIIN AHRA WKWKWK MAAPKAN 😂😂😂

      ASAL SAMA SUHO GPP YA GPP WKWKWKWKWK

      KAPEL ASU WAKAKAKAK. IYA MASAMA KAK AYU MUACH, KUSAYANK KAK YU JUGA 💖💖💖😍😍😍

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s