[EXOFFI FREELANCE] Te Quiero (Chapter 2)

Te Quiero

Title: Te Quiero (Is it a destiny?)

Author: Audry Prastika

Length: Chapter

Genre: Romance,Friendship,R/R

Rate: PG-19

Main Cast&Supporting Cast

Main Cast: Kim Junmyeon(EXO),Oh Sera(OC)

Supporting cast: You’ll find in another Chapter

Summary: Apa yang harus ku lakukan ketika hatiku berkata aku ingin bersama mu tetapi logika ku berkata aku ingin menjauh dari mu.

Disclaimer: Cerita ini asli buatan aku ^^ dan hanya fiktif belaka karena sesungguhnya kehidupan asli main cast dan supporting cast hanya milik tuhan,milik mereka dan milik orang di sekitarnya.

I hope you enjoy my fanfiction then never bored to wait the next Chapter.

                        ****

Sept,10th 2016

Seoul,South Korea 09:00 KST

Oh Sera’s Family House

    Seorang yeoja manis tengah duduk di bangku taman yang memang tersedia belakang di rumah keluarga nya dan membiarkan ruang belakang tersebut menyatu dengan alam karena keluarga Oh sera benar-benar keluarga yang mencintai suasana alam yang hijau dan segar.

“apakah ada yang bisa saya bantu agasshi?” Tanya asisten rumah tangga oh sera yang kini menghampiri nya karena memang di rumah keluarga Oh sera semua asisten rumah tangga di berikan tugas masing-masing di bidang masing-masing contohnya seperti ini ada asisten rumah tangga yang hanya bertugas mengurusi perkebunan dan ruang belakang milik keluarga Oh sera dan tidak di izinkan untuk ikut bertugas dalam rumah.

“dimana bunga mawar hijau yang kemarin ku titipkan pada mu?”

“ah… bunga itu sudah di pindahkan ke sana agasshi”jawab asisten rumah tangga sambil menunjuk arah bunga mawar hijau kesayangan nona nya.

“baiklah apakah kau yang merawatnya selama ini?” tanya oh sera

“ne agasshi”

“gomawo… nanti akan ku beri bonus pada mu karena sudah merawat bunga kesayangan ku karena aku ingin membawa nya ke apartment ku”

“agasshi akan pindah ke apartment?”

“Ne… aku rasa sudah saat nya aku tinggal sendiri dan melakukan semua kegiatan ku dengan mandiri”

“Sera-ya kesinilah nak…”ucap eomma sera.

“ne,eomma….”

   Sera pun segera menghampiri eomma nya.

                            ***

      Kini sera tengah berkumpul dengan keluarga besar Oh dimana ada appa,eomma,haraboeji,haramoeni bahkan ahjussi nya dan kini tempat yang di jadikan untuk mendiskusikan sesuatu tersebut terlihat hening dan tidak se ramai tadi karena setiap orang yang berkumpul di ruangan itu terlihat seperti akan mengatakan sesuatu tak terkecuali Oh Sera yang bingung kenapa semua orang berkumpul seperti ini.

“bagaimana kabarmu selama tinggal di Spanyol sera-ya?”Tanya haraboeji sera.

“baik haraboeji,aku sangat beruntung bisa tinggal dan bersekolah di luar negeri”jawab sera lemah lembut.

   Asisten Rumah Tangga pun masuk ke dalam ruangan itu untuk meletakkan teh yang merupakan perintah dari nyonya Oh.

“terimakasih ahjumma maaf merepotkan mu”ucap Sera tersenyum ramah pada asisten rumah tangga yang membawa teh untuk keluarga besarnya.

“Ne agasshi”jawab ahjumma membalas senyuman nona muda nya.

    Asisten rumah tangga tersebut pun pergi dan ia segera menghampiri teman nya yang sedang memasak untuk makan siang.

“aigo… nona muda oh sera sangat baik,sifat nya sangat lembut dan bahkan ia tidak seperti kebanyakan anak lain nya yang akan bertindak semena-mena pada orang lain karena beranggapan orang tua nya punya kekuasaan penuh”

“Ne kau benar ku kira setelah ia belajar di Spanyol ia akan berubah dan akan berhenti mengikuti budaya timur ternyata ia semakin baik bahkan semakin dewasa dan cantik”

“Ne kau benar nona muda oh sera bagaikan bidadari aku harap ia akan mendapatkan jodoh yang sama baik nya dengan kepribadiannya”

   Setelah percakapan dua asisten rumah tangga tersebut kini kita kembali ke percakapan keluarga besar Oh yang sepertinya serius.

“Sera-ya apakah kau sudah mempunyai pacar?”Tanya haramoeni nya sera sambil mengaduk teh nya.

“haramoeni mengejek sera ya?”ucap sera sambil tertawa

“tidak sera-ya”

“sera tidak mempunyai pacar haramoeni karena sepertinya kesibukan mengejar pendidikan dan karir bagus sudah mengambil sepenuhnya waktu sera”

“jangan terlalu memaksakan diri sera-ya”

“sera tidak memaksakan diri haramoeni akan tetapi ini sudah kewajiban”

“baiklah sera-ya seperti nya kita akan langsung menuju topik pembicaraan bisakah kau mengabulkan permintaan kami sera-ya?”Tanya eomma sera

“permintaan apa eomma?”

“Kami sudah sepakat akan menjodohkan mu dengan rekan bisnis nya appa bisakah kau mengabulkan permintaan kami?”

“apa? Rekan bisnis appa?”Tanya sera terkejut

“anio… maksudnya anak dari rekan bisnis appa”ucap eomma

“mengapa?”tanya sera terkejut.

“karena dahulu kami sudah membuat kesepakatan akan menjodohkan anak masing-masing ketika perusahaan kami masing-masing sudah sukses karena bekerja sama”

“mengapa harus perjodohan eomma? Tak bisakah kalian membuat kesepakatan lain?”

    Semua orang terdiam dan dapat melihat wajah terkejut nya sera.

“Sera-ya ini merupakan perjanjian bisnis yang tak bisa lagi di ubah karena keluarga kita dengan keluarga rekan bisnis kakak ipar sudah seperti saudara”ucap ahjussi sera.

“bagaimana dengan pendidikan ku dan karirku yang baru saja ku rintis ahjussi? Mengapa kalian dengan mudahnya memotong impian ku”ucap sera tak terima

“mianhae putri ku tetapi ini sudah perjanjian bisnis”ucap appa sera

“biarkan aku memikirkan hal ini”

“tolong pikirkan kembali sera-ya selama ini kami tidak memaksakan mu bahkan ketika kau memutuskan untuk pindah ke apartment dengan tujuan hidup mandiri kami tidak memaksakan mu tapi tolong kabulkanlah permintaan kami kali ini sera-ya”ucap haramoeni sera

    Sera hanya diam tidak ingin membalas ucapan haramoeni nya karena ia benar-benar terkejut dan kecewa.

“sera permisi ingin ke kamar dan mengemas barang-barang yang akan sera bawa ke apartment dan sepertinya sera akan mempercepat proses pindah mungkin besok sera akan segera pindah”ucap sera sopan dan meninggalkan keluarga besar nya.

    Setelah kepergian sera seluruh keluarga besar Oh hanya diam.

“sepertinya aku salah eomma menjodohkan nya dengan orang yang ia tak cintai”ucap eomma nya sera

“Tidak.. biarkan cinta mengalir di hati mereka”

     Keluarga yang tadi membincangkan perjodohan sera kembali menjalankan aktifitas masing-masing.

                        ***

Sept,13th 2016

Seoul,South Korea 18:00 KST

Oh Sera’s Apartment

    Kini sera tengah menata kamar nya karena sudah 2 hari ia tinggal di apartment baru nya dan ia benar-benar mencintai kehidupan nya sekarang selain menghindari pembicaraan mengenai perjodohan yang dilakukan keluarga nya ia juga ingin membangun mental dalam diri nya kalau ia bisa hidup mandiri dengan penghasilan nya sendiri.

“bagaimana bisa aku di jodohkan dengan anak rekan bisnis appa?”ucap sera mendumel sambil merapikan barang-barang pribadi nya dan tak sengaja ia menemukan sebuah cat kuku berwarna merah marun dan perhatian nya tersita dengan cat kuku tersebut.

    Dan akhirnya ia pun memilih untuk bersantai sambil menghiasi kuku nya dengan cat kuku merah marun tersebut dan membiarkan barang-barang pribadi nya berserakan.

1 jam kemudian..

“yap… akhirnya selesai juga”ucap nya sambil menimang jari-jarinya ke atas

KRING!!!

   Suara handphone nya Sera berbunyi dan ia segera berlari untuk mengangkatnya.

“yeoboseyo…”

“sera-ya apakah kau sibuk?”

“eomma… ada apa eomma?”

“ania.. eomma hanya ingin mengundang mu makan malam saja dengan keluarga kita karena kita mengundang rekan bisnis appa untuk makan malam bersama kita”

“baiklah aku akan kesana eomma kirimkan saja alamatnya aku akan tiba 1 jam lagi disana”

“baiklah sera”

    Panggilan pun terputus dan sera memutuskan untuk segera mandi dan meninggalkan kamarnya berserakan begitu saja. Setelah ia selesai berdandan dan memilih gaun yang cocok dengan nya ia pun segera pergi menuju restoran yang sudah ditentukan.

Kim Junmyeon P.O.V

    Kim junmyeon kini tengah bermalas-malasan di kamar nya karena ia harus pulang cepat dan harus ikut serta dalam acara makan malam yang dilaksanakan oleh rekan bisnis appa nya di Seoul.

“junmyeon-ah”

“Ne eomma…”

“mengapa kau belum bersiap-siap?”

“bisakah aku tidak ikut eomma?”

“bisa…”

“jinjja…?”ucap junmyeon kaget dan ekspresi wajah nya berubah menjadi bahagia

“tentu saja uri adeul..”

“gamsahamnida eomma… ani… my beautiful mom”ucap junmyeon beranjak dari kasur nya dan segera keluar dari kamarnya.

“ah.. junmyeon jangan lupa bawakan daftar pewaris di kamar eomma ya”ucap eomma junmyeon sebelum junmyeon pergi jauh.

  Junmyeon pun berbalik dan menghadap eomma nya dengan ekspresi “tanda tanya.”

“untuk apa eomma?”tanya nya bingung.

“eomma akan mencoret nama mu dan jangan lupa bawakan pulpen juga”ucap eomma junmyeon dengan ekspresi sombong

“eommaaaa……”ucap junmyeon pasrah

“cepat siap-siap dan gunakanlah pakaian terbaik karena kita akan bertemu dengan rekan bisnis appa mu dan sekarang appa mu sedang dalam perjalanan ke restoran dan akan menginap disini dan sekali lagi bersikaplah dengan baik dan gunakan pakaian terbaik karena kita akan bertemu dengan rekan bisnis appa mu yang selama ini membantu kita dengan menyalurkan dana ke perusahaan kita”ucap eomma junmyeon tegas dan segera pergi

    Junmyeon hanya pasrah mendengar perkataan eomma nya dan ia mengacak-acak rambutnya karena ia tidak bisa melakukan apa-apa karena tadi ia mendengar langsung dari eomma nya kalau ia akan di jodohkan oleh seseorang.

                        ***

Tavolo 24 Restaurant

Seoul,South Korea

20.00 KST

     Oh sera kini sudah sampai di restoran yang sudah di beritahu oleh keluarga nya dan ia pun menghampiri resepsionis untuk menanyakan dimana ruangan yang di jadikan sebagai tempat pertemuan kedua keluarga tersebut dan ia pun segera menuju ruangan itu di antarkan oleh petugas yang lain.

“gomawo..”ucap sera pada petugas itu.

“kau terlihat cantik malam ini sera-ya”ucap appa sera

“gamsahamnida appa”ucap sera

“perkenalkan ini putri ku,Oh sera dan sera-ya perkenalkan ini rekan bisnis appa Kim Donghwa”

“anneyeong haseyo”ucap sera sambil membungkuk

“aigo… cantiknya”ucap nyonya kim

     Sera kemudian duduk di samping eomma nya dan berhadapan dengan seorang namja asing dan sepertinya usia nya sama dengan sera, ia tersenyum kepada namja asing itu setelah itu sera tidak memperdulikan nya dan lebih menyantap makan malam yang telah ia pesan.

30 Menit kemudian

    Nyonya kim meletakkan gelas nya yang berisi anggur mahal tersebut ke meja dengan ekspresi “ingin-mengatakan-sesuatu”.

“aigo.. aku lupa memperkenalkan putra ku”ucap nyonya kim

“kkk~~ ternyata kau tidak berubah sejin-ah”ucap nyonya oh sambil tertawa

“geurae perkenalkan ia putra ku Kim junmyeon,junmyeon perkenalkan keluarga besar Oh yang sekaligus rekan bisnis appa mu”

“anneyeong haseyo”ucap junmyeon sambil menundukkan kepala nya ke arah keluarga oh dan menatap satu-satu wajah keluarga oh termasuk wajah putri mereka,Oh sera yang lebih memilih untuk melanjutkan makan nya dan tak menghiraukan junmyeon.

“cih! Apa bagus nya dia sampai tak ingin menatap aku?”rutuk junmyeon dalam hati

     Nyonya Oh menyenggol lengan nya sera dan sera menatap eomma nya penuh tanya.

“kalian berkenalan lah…”ucap nyonya oh tersenyum.

“geurae bagaimana bisa kalian tidak kenal kan kalian sepasang kekasih”ucap nyonya kim tersenyum menatap nyonya oh.

    Sontak junmyeon dan sera terkejut dan menatap nyonya kim penuh tanya.

“imo,apa maksud nya ya?”Tanya sera penuh tanya.

“eomma aku tidak mengerti”ucap junmyeon bingung

“begini eomma dan appa mu telah bersepakat untuk menjodohkan kau dengan sera,putri dari keluarga oh yang selama ini telah menolong kita”ucap nyonya kim.

“MWO?!”

     Junmyeon dan sera pun saling bertatap-tatapan dengan ekspresi bingung sekaligus ekspresi “bagaimana-bisa-aku-dijodohkan-dengan-orang-yang-tak-aku-kenal”

“kalau begini kita bisa jadi satu keluarga”ucap nyonya kim

“geurae”

     Sera lebih memilih diam dan tidak ingin melanjutkan pembicaraan ini yang semakin membuat junmyeon penasaran dengan perempuan cantik ini.

“apa yang sebenarnya ia pikirkan? Mengapa ekspresi wajah nya tak bisa terbaca oleh ku”gumam junmyeon menatap wajah sera sambil meminum wine.

“mengapa aku di jodohkan dengan namja bengis ini? sungguh tak adil!”gumam sera dalam hati.

     Ketika sedang berkumpul dengan partner business membuat kedua keluarga ini tak memperhatikan waktu hingga saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 dan sera lah yang mengingatkan waktu tersebut ke keluarga nya.

“eomma,aku izin pulang ya ini sudah terlalu larut bagiku masih di luar”ucap sera sopan.

“omo… mengapa waktu begitu cepat berlalu maafkan aku putri ku pembicaraan kami terasa membosankan ya”ucap nyonya oh.

“ani,eomma ada pekerjaan yang harus ku kerjakan besok dan juga aku harus membereskan apartment ku”ucap sera

“kau naik apa kesini nak?”tanya nyonya oh

“aku bisa menggunakan taxi eomma”ucap sera

“woah,kalau begitu kau akan di antarkan putra ku tidak bagus jika seorang gadis pulang sendiri malam ini karena itu akan membahayakan keselamatan mu”ucap nyonya kim

“ide bagus baiklah sera kau harus di antarkan junmyeon karena kau perlu seseorang untuk melindungi mu jika terjadi apa-apa dengan mu”ucap nyonya oh

“baiklah”ucap sera cepat karena tak ingin mengulur waktu karena ia benar-benar punya sesuatu hal yang harus ia kerjakan esok.

    Sera pun berdiri dari tempat duduk nya dan memberi salam kepada kedua keluarga tersebut.

“aku akan mengantarkan nya eomma”ucap junmyeon menyetujui perkataan eomma nya karena sera adalah perempuan terlalu beresiko bagi nya untuk berjalan sendiri.

     Junmyeon pun bangkit dan membungkuk untuk memberi salam kepada kedua keluarga tersebut.

“aigo.. mereka terlihat serasi kapan ya kita bisa mengatur pernikahan mereka”ucap nyonya kim.

“tunggu saja kita tak bisa memaksa kan kehendak kita biarkan cinta mengalir diantara mereka berdua”ucap nyonya oh

In the car

    Junmyeon dan sera terlihat canggung sampai akhirnya sera yang membuka pembicaraan.

“ku rasa kau sudah mengetahui nama ku tadi dan kau bisa memanggil ku sera”ucap sera tanpa berbasa-basi.

    Junmyeon menatap sekilas pada sera dengan tatapan penuh heran.

“kau tidak perlu menatap ku dengan tatapan heran seperti itu aku bisa membaca nya bukankah kedua keluarga kita menyuruh kita untuk berkenalan bukan?”ucap sera dingin.

    Junmyeon langsung teringat perkataan orang tua nya.

“tapi aku tidak ingin ada yang lebih dari kita”ucap junmyeon

   Sera tertawa mendengar jawaban junmyeon dan itu sedikit membuat hati junmyeon berdetak kencang tak ia sangka ternyata gadis di samping nya ini benar-benar sangat cantik.

“apa aku ada berbicara sesuatu? Jangan terlalu berpikiran negatif tuan kim”ucap sera

    Junmyeon merasa sesuatu telah dilemparkan ke wajah nya dan ia merasa malu namun ia berusaha untuk menutup nya.

“baiklah kau juga sudah mengetahui nama ku dan kau bisa memanggil ku junmyeon”

“baiklah junmyeon ku rasa kita bisa berteman sekarang”ucap sera menatap junmyeon sambil tersenyum

“dimana alamat apartment mu?”tanya junmyeon berusaha menyembunyikan degupan kencang jantungnya.

    Sera pun memberikan alamat apartment nya pada junmyeon dan segera mengantarkan nya ke apartment.

25 menit kemudian

     Mereka berdua telah sampai di depan gedung apartment sera.

“terimakasih karena sudah mengantarkan aku maaf merepotkan mu selamat malam”ucap sera segera keluar dari mobil junmyeon.

     Sera segera masuk ke gedung apartment nya dan junmyeon masih betah memandang gadis itu sampai menghilang dari tatapan nya memastikan gadis itu sampai di apartment nya dengan selamat.

“mwo? Apa yang ku pikirkan?”gumam junmyeon.

TO BE CONTINUE……

#Note: Di Bagian ini aku mempercepat pertemuan mereka tanpa harus menunggu karena aku benar-benar tidak suka bahkan membenci yang nama nya menunggu apalagi menunggu harapan yang tak pasti *plak* *tabok…* disini aku gak buat mereka saling membenci seterus nya namun hanya saling membenci di awal *cielah* karena menurut pepatah orang dulu “Benci dan Cinta itu hanya sebatas nadi dengan kulit jangan terlalu membenci seseorang karena bisa saja rasa benci itu bisa jadi rasa cinta dan begitu juga sebalik nya” *cielah….* haha…. lupakan note tak jelas ini karena aku hanya ingin review bagian yang kusuka saja >.<

See yaaa in the next Chapter…..

Xoxo

Audry Prastika

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s