[EXOFFI FREELANCE] You Are Mine (Chapter 2)

request-you-are-mine-rizka-nita

CHAPTER 2

Title : YOU ARE MINE

Author : RnD

Main Cast :

Bae Irene (RV), Oh Sehun (EXO), Kris Wu

Suport Cast:

Park Chanyeol (EXO), Bae Suzy, Im Yoona (SNSD), Baekhyun (EXO), Do Kyungsoo (EXO), Lee Gi Kwang (BEAST), Etc.

Genre :

School life, romance, sad, etc (???)

Rating : PG-17

Length : Chaptered

Desclaimer

Cerita ini murni dari otak author sendiri yang mungkin tidak beres. Tidak ada unsur kesengajaan apabila ada FF yang memiliki cerita serupa. Kalaupun ada , ak minta maaf sebesar besarnya, mungkin ada ketidak sengajaan dalam penulisan dan maaf apabila alur ceritanya gj. PLEASE DONT PLAGIAT!!!!

HAPPY READING!!!!!

Credit Poster by HEO MIN JAE

.

.

.

.

.

{Chapter 2}

Sehun sudah berdiri hendak menolong murid berkacamata itu. Tapi niatnya ia urungkan karena ia mendengar teriakan seseorang yang membuatnya menghentikan niatannya.

Sehun melihat sekeliling untuk mencari tahu siapa yang berteriak itu yang berani beraninya berteriak seperti itu pada Suga cs, merek adalah anak kelas 2 yang dikenal sering berbuat onar disekolah dan suka bermain dengan wanita. Banyak gadis disekolah ini yang sudah menjadi korban karena pria bejat seperti Suga.

Seisi kantin terbelalak karena orang berani berteriak itu adalah seorang gadis yang notabene adalah Irene. Belum banyak yang mengenal Irene karena ia masih baru. Tapi semua orang dikantin tahu jika seorang gadis cantik mungil seperti Irene lah yang selalu menjadi korban dari Suga. Semua tertegun karena keberanian Irene. Irene pun belum tau siapa suga itu sebenarnya.

“jangan ganggu dia. Bahkan dia tidak memukulmu balik. Kau jahat sekali” Irene mengatakannya dengan sura lembut dan sambil menunjukkan aegyo imutnya

Suga tersenyum licik sambil mendekati Irene

“kau berani sekali” sambil mengelus wajah Irene dengan jarinya “kau mau menggantikannya? Jika itu maumu. Kau harus bermain denganku, setuju?” lanjutnya

“jika kau mau bermain denganku, aku tidak akan mengganggunya lagi. Bagaimana?” tabahnya

Semua terbelalak mendengar kata yang terlontar dari mulut Suga. Karena suga meminta gadis didepannya untuk bermain dengannya.

Suhun terlihat menunggu jawaban dari Irene. Apakah seperti dugaan Sehun jika Irene itu seperti gadis lainnya yang biasa dikatakan murahan

Irene terlihat berpikir

Teman-teman suga mengisyratkan untuk tidak berurusan dengan gadis itu karena gadis itu lah yang memukulnya. Tapi suga tidak percaya, mana mungkin gadis mungil ini bisa menghajar 5 pria sekaligus. Teman-teman Suga terdiam karena Suga sudah melontarkan tatapan tajamnya pada mereka. Mereka menyerah dan pasrah jika suga tidak percya pada mereka, dan meraka sudah pasti tahu jika Suga akan mendapat sebuah hadiah yang sangat berkesan, hingga tidak bisa dilupakan

Irene maju lebih dekat pada Suga dan bermain dengan dasi milik Suga dan menggodanya hingga Suga nyaman bersamanya sehingga Irene memiliki kesempatan untuk menghajar

Sehun melihat itu merasa jijik dan pergi melewati Suga dan Irene sambil berkata “murahan” walau itu pelan Irene masih mendengarnya. Suga mendekatkan bibirnya ditelinga Irene sambil berbisik pelan “jangan dihiraukan” Irene menjadi geli sendiri karena nafas Suga yang disekitar telingnya

Makin lama Irene bermain bersama Suga akhirnya ia dapat kesempatan kerena Suga sudah memejamkan matanya

Bugghh.

Suara itu menbuat seisi kantin terkejut lantaran suara itu berasal dari pukulan Irene yang mengenai hidung mancung Suga hingga mimisan deras. Baekhyun, kai, chanyeol menganga dan sadar jika irene itu murid baru dikelasnya. Karena sedari tadi mereka belum sadar sama sekali. Dan mereka harus memberitahu sehun jika gadis yang menjadi teman sebangkunya itu luar biasa.

“jadi mulai sekarang jangan mengganggu dia lagi” sambil menunjuk pria berkacamata itu yang masuh terduduk dilantai kantin “jika kalian berani menggangunya lagi aku akan membawa kalian kerumah duka kalian. Awas ” tambahnya

Teman-teman suga membopong suga keluar dari kantin untuk dibawa keklinik sekolah

Irene tersenyum pada pria yang ditolongnya itu “siapa namamu?” tanya pria itu

“Bae Irene. Kau bisa memanggiliku irene”

“terima kasih sudah menolongku lagi, ini sebuah yang kedua kalinya”

“ohh ya namaku Do Kyungsoo kau bisa panggil aku D.o” tambahnya

“aku tahu” d.o mengerutkan dahinya “name tage mu” d.o tersenyum malu dan irene pamit pergi untuk jalan jalan. Irene menolak ajakan d.o untuk makan dikantin karena ia tidak terbisa makan disana

Sehun berjalan menyusuri koridor di sekolahnya, ia tidak sengaja melihat suga yang dipopong keklinik sekolah dengan hidung berdarah ‘kenapa dia?’ batinnya. Sehun terkejut tatkala lenganya digandeng seseorang yang sangat ia hindari selama ini

“nanti malam kau harus datang makan malam jangan kau mengecewakan aku atau aku akan sedih” pintanya

‘aku tidak peduli’ batinnya

“aku sudah sangat tidaksabar menunggu anti nanti malam datang. Sehun-ah”

“berhenti memnggilku dengan nama itu Yoona, kau tidak pantas” sambil menyingkirkan tanga Yoona dan pergi meninggalkan yoona sendiri yang kesal karena sikap sehun padanya

Dikelas semua membicarakan murid baru yang notabene adalah Irene. Karena irene berani memukul suga sampai hidungnya berdarah

Sehun masuk kekelas dengan bingung karena kelasnya berisik sekali. Tangan sehun ditarik oleh baekhyun untuk duduk dibangkunya dan menceritakan semua pada sehun tapi ia tidak percaya pada apa yang dikatakan baekhyun “kau gila. Mana mungkin gadis kecil bisa memukulnya dan dia tadi hanya menggoda” katanya sambil tertawa

“kau tidak tahu? Dia menggodanya itu untuk mencari kesempatan memukulnya dan-” kata kai terhenti karena irene masuk kekelas dengan santai seoalh-olah ia tidak melakukan apa-apa. Irene langsung duduk di sebelah sehun tepatnya ia duduk di dekat jendela. Sehun memperhatikan irene dengan sebelah alis terangkat karena ia tidak percaya bahwa mana mungkingadis seperti dia bisa berkelahi, pikir sehun dia hanya bisa menggoda.

Irene masuk kerumah setelah ia leleh berada disekolah yang membosankan itu dan disambut oleh Appanya yang memandang irene seperti ingin membunuh irene

“Appa memindahkanmu ke korea dan sekolah itu supaya kau bisa appa awasi dan kau bisa merubah sikapmu itu irene-ah” appa irene mengtakan itu dengan pelan supaya irene tidak membntah appanya tapi irene tidak peduli dan langsung menuju kekamar

“dasar anak itu” sambil menghela nafas dan mengelus dada

“kita harus cari cara supaya dia bisa berubah appa?” pinta Suzy

“appa tidak tahu harus lakukan apa?”

“aku bingung appa” appanya mengernyit

“dia seperti ini saat di amerika kan? Apa jangan-jangan?” appanya langung membekap mulut putrinya supaya tidak mengtakan hal yang tidak-tidak karena irene menuruni tangga dengan menggunakan celana jeans dan jaket merah sambil membawa helm

“kau mau kemana?” tanya appanya

“balapan”

“APA!!??” semua terkejut hingga kris dan ny Bae masuk rumah pun ikut terkejut

“irene-ah kau dirumah saja dan eomma akan memasakkan makanan yang enak untukmu. Dan kris baru datang kau tidak menyambutnya dan kau malah pergi” pinta ibunya

“jika kalian ingin bersama kris silahkan tapi maaf aku sibuk jadi aku tidak bisa” jawabnya smbil meninggalkan tempat itu sambil membanting pintu

Kris menundukkan kepala karena menyesal karen ia lah yang membuat irene menjadi seperti ini. semua berawal saat kris berada diklub dan irene membuntutinya hingga melihat kris bermain dengan wanita wanita jalang. Irene mendekati kris meminta penjelasan tapi kris malah membentaknya dan mengatakan jika irene hanyalah orang bodoh yang mau menjadi kekasihnya dan dimanfaatkan tentunya. Irene kecewa dengan kris krena bisa-bisanya kris mengatakan itu semua di tempat umum. Irene meninggalkan tempat itu sebelum ia meninggalkan tempat itu ia memaki kris dan memutuskannya didepan umum yang mebuat kris malu dan tak lama kris sadar jika apa yang dia katakan itu salah dan dia mengejar irene tapi naas dia tidak menemukan irene dimanapun. Pertama kris melihat irene adalah saat di sekolah di seoul dan irene sudah berubah dan kris tau jika semua ini karenanya. Dan keluarga irene belum tau jika dia lah yang penyebabnya

“aku akan mengejarnya” kris meminta izin pada orang tua irene

Appa irene hanya menggnaguk dan kris langsung mengejar irene yang hendak pergi dengan motor sportnya.

“tunggu sebentar… kumohon..” sambil berdiri didepan moror sport irene yang akan melaju

“kau gila ya! Bagaimana jika kau tertabrak !” irene marah karena kris yang tiba-tiba berdada didepannya

“ya kau benar aku memang gila. Gila karena mu” tutur kris, yang membuat irene memutar bola mata malas “kumohon jangan seperti ini, semua orang dirumah ini menghawatirkan mu irene-ah” tambahnya

“semua ini karenamu” jawab irene

“aku tahu. Aku akan menebus semua kesalahan ku jika kau mau menerima ku sebagi orang yang berarti lagi bagimu ” pinta kris

“your dream” Irene menjawab tanpa memandang Kris

Kris menghela nafas dan tangannya hendak menuju pipi mulus Irene. Irene menepisnya saat tangan Kris berjarak beberapa sentimeter di pipinya. Irene tidak mau lagi jika hatinya luluh ketika Kris menyentuh pipinya.

Kris menunduk lesu dan menyingkir dari depan motor Irene membiarkan Irene pergi. Tanpa menunggu lama Irene langsung memacu motornya meninggalkan rumah mewahnya dan Kris yang masih mematung ditempat yang sama.

Kris tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan lagi terhadap Irene. Masa lalunya yang mungkin bisa dikatakan amburadul. Kris meninggalkan rumah mewah itu dan pergi dengan mobilnya.

“ayolah…” pinta Baekhyun dengan pose aegyo andalnnya. Sehun masih diam tak bergeming dan Baekhyun tidak tahan lagi. Ia menarik paksa Sehun menuju ruang tengah dimana ada Kai, Chanyeol, dan Nyonya Oh. Sehun menepis tangan Baekhyun saat menuruni tangga.

“kubilang tidak ya tidak!!” tolak Sehun. Sambil naik kembali ke atas menuju kamarnya lagi. Chanyeol dan Kai tidak sabar lagi. Mereka naik menuju kamar Sehun dan menggendong Sehun. Chanyeol memegang kakinya. Kai memegang tangannya. Tak lupa Baekhyun ikut ikutan membekap mulut Sehun dengan telapak tangnnya. Sehun terus memberontak dan menggigit telapak tangan Baekhyun hingga baekhyun melepaskan dekapan pada mulut Sehun sambil meringis kesakitan “YAK!! TURUNKAN AKU!!” bentak sehun pada kedua temannya”yak kubilang aku tidak mau ikut kalian saja yang kesana. TURUNKAN AKU JIKA TIDAK AKAN AKU- ” sebelum Sehun menyelesaikan kata-katanya. Chanyeol dan Kai melepaskan cekalannya pada kaki dan tangan Sehun. buggh Dengan mulus pantat Sehun yang seksi harus lantai marmer yang cukup keras.

“awhh.. kalian gila. Kalian tahu ini sangat sakit”

“kau yang menyuruh melepaskan, yaa kami lepaskan ” jawab Kai

“maksud ku. Lepaskan dengan perlahan. Bukan seperti ini. kau tahu pantatku yang seksi ini bisa saja tidak seksi lagi” sambil sedikit terkekeh

“ayolah Sehun-ah kau harus ikut Cuma sebentar” pinta Baekhyun

“Gi Kwang hyung pasti berharap kau ikut menontonnya. Karena kau adalah pembawa keberuntungan baginya” tambah Chanyeol. Kai hanya mengangguk-anggukan kepala

“tapi aku tidak bisa” dengan nada menyesal. Nyonya Oh menepuk bahu putranya sambil berkata “pergilah.. kau harus pergi menikmati masa mudamu nak. Jangan hanya dirumah berkutik dengan tumpukan bukumu itu. Eomma sudah sangat ingin membuang buku-bukumu itu sejak dulu karena kau lebih memilih buku daripada Eomma” sambil terkekeh

“eomma tahu kan jika tempat balapan itu aku-”

“eomma tahu jika tempat itu adalah tempat kau dan ahh sudahlah” nyonya Oh berbalik menuju Baekhyun Chanyeol dan Kai sambil berkata ”mungkin kalian saja yang pergi. Kalian tahukan tempat arena balapan itu adalah tempat Sehun dikhianati oleh kekasihnya dulu” tutur Nyonya Oh sedikit hati-hati dan pelan supaya putra kesayangannya itu tidak mendengarnya. Mereka bertiga mengangguk mengerti dan Kai mendekati Sehun sambil berkata “kami pergi dulu” Sehun hanya mengangguk pelan. Mereka pun meninggalkan rumah besar itu. Eomma Sehun memeluk putranya sambil mengelus kepalanya dengan sayang “kau akan memdapatkan seseorang yang lebih baik darinya Sehun-ah” Sehun hanya menagis didalam dekapan ibunya. Sehun sangat hancur saat itu, saat dimana sehun akan melamar kekasihnya itu. Mereka janjian akan bertemu diarena balap. Sehun dengan hati yang berbunga membawa kotak yang berisi cincin dan sebuket bunga yang indah. Sehun tau jika ia masih SMA dan ia akan melamar seorang gadis itu supaya gadis itu tidak pergi meniggalkannya dan senantiasa selalu ada untuknya. Sehun memasuki arena balap tersebut dan menemukan gadisnya yang tengah duduk di bangku penonton sendirian. Sehun berjalan menghampiri gadisnya tapi ia urungkan niatnya karena ada seorang pria yang tidak sehun kenal berjalan menuju gadisnya dan mencium gadisya kilat yang membuat hati Sehun tercabik. Sehun dengan perlahan mendekatinya dan Sehun mendengar percakapan mereka “kau sudah pacaran dengannya dan apa yang kau dapatkan” tanya sipria dengan lengan yang melingkar di bahu sang gadis “aku belum mendapatkan apa-apa. Dan tunggu saja aku akan mendapatkan segala-” gadis itu berhenti bicara saat ia sadar jika sehun berada dibelakangnya dengan tatapan maut.

“sehun-ah kau dat-”

Plak  sebelum gadis itu melanjutkan kata-katanya sebuah tamparan keras dia dapatkan dari Sehun. Sehun tidak berkata apa-apa ia langsung pergi meninggalakan gadisnya dan membuang cicin dan bunga yang ia bawa ke tempat sampah. Sungguh hati Sehun sangat hancur benar-benar hancur. Sampai sekarang dia belum bisa membuka hati pada gadis manapun karena ia takut jika ia merasakan hal sepert itu lagi.

Kai, Chanyeol dan Baekhyun tiba di arena balap dengan raut wajah kecewa karena balapan telah usai.

“kalian terlambat” kata pria yang memakai pakaian balap sambil menghampiri mereka bertiga

“maaf. Maafkan kami. Seharusnya kami datang lebih awal” jelas Kai. Sambil menunduk menyesal

“tak apalah…” tutur pria bernama Gi Kwang. Sambil tersenyum tulus ”lagi pula aku kalah” ia menampakkan wajah sedihnya. Chanyeol, Baekhyun, Kai memandang sunbaenya tersebut tak percaya ”kau kalah. Tidak mungking” Chanyeol tidak percaya pada kata-kata sunbaenya tersebut

“aku kalah sungguh. Aku kalah” Gi Kwang meyakinkan

“bagaimana bisa? Kau biasanya tidak pernah kalah pada balapan sebelumnya” kata baekhyun “betul itu” tambah Chanyeol dan Kai bersamaan

“ada pembalap baru hari ini dan kalian tahu harga diriku turun 100%” jelas Gi Kwang. Mereka bertiga tidak menyangka bahwa ada yang bisa mengalahkan sunbaenya tersebut “tapi kenapa hyung merasa harga dirimu turun? Memangnya siapa yang mengalahkan mu?” tanya Kai

Gi Kwang berbalik dan menujukkan siapa yang mengalahkannya pada balapan tadi. Mereka mengikuti arah Gi Kwang menunjuk. Mereka melihat sesorang yang masih duduk di motor dan masih memakai helm. Mereka penasaran siapa yang ada dibalik helm itu. Pembalap itu menerima sebotol air dari panitia dan ia akan meminumnya.

Chanyeol, Kai, Baekhyun dan Gi Kwang mrnunggu dengan tak sabar untuk melihat orang tersebut. Dan sekon selanjutnya mereka membulatkan mata tatkala melihat seseorang yang mereka kenal baru-baru ini di sekolah.

“Irene” kata mereka bertiga bersamaan

TO BE CONTINUE

Anyeong Haseyooo….. Ay kambek dengan FF chapter yang ini

Gimana cerita FF ini menurut kalian gaje kah? Jelek kah? Bagus kah? Atau apalah?

Ak bingung sama alur cerita yang kubuat sendiri *plaak

Makasih buat yang udah nunggu FF ni, semoga FF ni gak ngebosenin nantinya

Sama Makasih juga udah baca FF ku ini *muach *plaak

Maaf jika ada banyak typo

Kalo kalian ada waktu lonngar, tinggalin jejak ya gaesss

BYE BYE…. SEE YOU NEXT WEEK

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] You Are Mine (Chapter 2)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s