[EXOFFI FREELANCE] My Clumsy Boy (Chapter 1)

PicsArt_08-07-10.51.54.jpg

MY CLUMSY BOY

***
A fanfiction by Dianaa

***
With main cast Baekyun ‘EXO’ as Byun Baekhyun and OC’s Kim Hyuna
Also mention a lot of support cast

***

Chaptered

***

Comedy // Romance // School life // Friendship // Family //

***

Teen

***
Summary :
“How to love grown? It slowy slow down a bit.”
***
Disclaimer : Ini fanfiction pertama yang saya kirim ke EXOFFI. Cerita ini murni milik saya, tanpa unsur plagiat. Jangan lupa tinggalkan jejak ya ๐Ÿ™‚

Chapter. 1 ‘first Meeting’

Orang bilang, takdir Tuhan tak pernah dapat diduga-duga dan menurutku itu memang benar. Takdir tak pernah bisa ditebak. Kau akan menemui masa-masa melelahkan tetapi kau juga akan merasakan masa-masa yang dipenuhi hal manis. Intinya takdir itu akan indah pada waktunya.

~ Dianaa~

Hyuna POV

Namaku Kim Hyuna biasa dipanggil Hyuna atau ice princess. Hobiku sebenarnya mendengarkan musik tapi teman-temanku bilang hobiku itu marah-marah ya sudahlah. Di iyakan saja.

“Hyuna-ya…” dan sebuah suara yang memekakkan telinga masuk dalam runguku. Itu pasti Seo Soyeon, sahabatku yang memiliki kepribadian terbalik denganku.

“Mwo-ya? Kau ini berisik sekali!” omelku. Dia mengatur napasnya yang terengah-engah karena tadi habis berlari dari kantor guru ke kelas, sepertinya.

“Hosh…hosh…ada anak baru di kelas kita!” dia berlari hanya untuk itu? Dasar kurang kerjaan.

“Terus…” aku menaikkan sebelah alisku.

“Dia imut, hehe…” cengirnya dan hanya dibalas cebikan olehku. Dasar cogan hunter.

Bel berbunyi, anak-anak yang mulanya sedang mengobrol ria di depan kelas langsung masuk ke kelas. Jam pertama adalah pelajaran Fisika dan diajar oleh guru paling killer di sekolah.

“Hyuna-ya, apa kau sudah mengerjakan PR Kimia?” tanya Hyunsik tak guna. Tak usah tanya apa aku sudah mengerjakannya atau belum yang pasti akan aku jawab sudah karena aku ini kan termasuk jajaran siswi berprestasi di Sekolah.

“Mau menyontek, kan? Sudah tidak usah basa basi aku sudah tahu maksudmu!” ujarku galak, sebenarnya ketika aku berbicara selalu ada nada galak dalam setiap intonasi. Entahlah aku tak tahu, bawaan dari lahir mungkin?

“Kau baik sekali Hyuna-ya.” aku segera memberikan buku tugas Kimiaku pada Hyunsik agar laki-laki itu bisa cepat pergi.

“Gomawo, lain kali aku akan mentraktirmu bulgogi,”

“Hmmm…” aku hanya menanggapi kata-kata Hyunsik dengan raut datar, pasalnya laki-laki bermarga Lim itu sudah acap kali ingin mentraktirku bulgogi tapi nyatanya…sampai sekarang aku belum ditraktir bulgogi.

Suara sepatu Pak Kim, guru Fisika kelas kami sudah mulai terdengar, bahkan penampakkannya juga bisa dilihat lewat jendela kelas kami. Terlihat seorang murid laki-laki yang mengekor langkah Pak Kim. Tampaknya itu adalah si murid baru.

Pak Kim masuk ke dalam kelas, seketika penghuni kelas 3.4 langsung bungkam, menghentikan aktivitas awal mereka.

“Selamat pagi semuanya. Hari ini ada murid baru di kelas kalian. Nak, silahkan masuk,” ujar Pak Kim kemudian dilanjut dengan perintah agar si murid baru masuk.

Tuk…tuk…tuk…
Suara sepatu pantofel hitamnya, terdengar jelas di tengah-tengah kelas yang sepi ini.

“Anyeonghaseo, perkenalkan nama saya Byun Baekhyun. Saya pindahan dari Tokyo Senior High School. Semoga kita bisa berteman baik.” si anak baru yang ternyata bernama Baekhyun itu memperkenalkan dirinya kemudian diakhiri dengan senyuman kikuk.

“Baiklah Baekhyun, kau bisa duduk di bangku yang kosong,” Baekhyun pun mengucapkan terima kasih kemudian berjalan menuju bangkunya yang terletak di pojok kiri kelas dekat jendela, karena hanya itulah bangku yang kosong di kelas ini.

BUG…
Baru beberapa langkah ia melewati bangkuku terdengar suara debuman keras dari belakang. Aku pun menolehkan kepalaku. Ternyata Baekhyun jatuh dengan posisi akhir tengkurap. Semua anak-anak di kelas menertawakannya namun, aku tidak tertawa memang apa lucunya hal itu? Aku dapat melihat Hyunsik yang tertawa puas, aku yakin pasti Hyunsiklah yang sengaja menyandung Baekhyun. Sepertinya hari-hari Baekhyun si anak baru di sekolah ini akan sangat berat.

~ Dianaa ~

Bel istirahat pertama berbunyi, dan pelajaran Fisika pun usai. Semua anak di kelas 3.4 langsung membereskan alat tulis dan buku mereka, buru-buru ingin ke kantin sepertinya. Tak terkecuali Seoyeon, dia sudah ribut sekali sejak beberapa menit lalu, dia bilang Fisika membuat perutnya sangat lapar.

“Hyuna-ya, palliwa kaja! Aku sudah lapar!” rengek Seoyeon.

“Hai, Baekhyun!” suara Hyunsik memasuki runguku, membuatku refleks menoleh ke belakang ke tempat si anak baru.

“Mau ke kantin bersama kami?” tawar Hyunsik. Suaranya terdengar mencurigakan di telingaku, apa anak tengik ini ingin mengerjai anak baru?

Baekhyun belum menjawab, sepertinya dia takut karena sekarang ia tengah di kelilingi sekelompok anak laki-laki kelas kami ada Hyunsik, Kyungsoo, Tao dan Dong Geun di sana.

“Emm…baiklah,” ugh dasar bocah bodoh! Terlihat sekali jika muka Hyunsik yang sudah sangat mencurigakan dan kenapa Baekhyun tidak menolak ajakkan Hyunsik?!

“Hyuna kajja,” Soyeon menarikku segera keluar kelas padahal aku belum selesai membereskan alat-alat tulisku.

Dapat kudengar gelak tawa Hyunsik dan gengnya di belakangku, baiklah itu memang cukup mengganggu telinga. Bahkan sampai saat aku mengantri makan siang pun Hyunsik dan gengnya masih saja tertawa-tawa tidak jelas. Aku menoleh ke belakang sebentar ternyata di belakangku adalah Byun Baekhyun. Menyadari eksisitensiku yang melihat ke arahnya, dia melemparkan senyum ramah yang aku balas dengan senyum tipis nan kikuk.

Aku selesai mengantri, dan ingin mencari tempat duduk yang bagus bersama Soyeon.

BUG…
BRAKKK…
Tiba-tiba ada sesuatu yang menimpa dan mendorong punggungku, aku juga merasakan jika punggungku basah. Selang beberapa detik terdengar suara gelak tawa anak-anak di kantin. Aku menoleh ke belakang.

Dan ternyata…

Baekhyun menabrakku, sehingga membuat nampan berisi supnya tumpah ke punggungku dan bajunya. Dia diam saja nampak kaget dan takut melihat ekspresiku yang sudah menyeramkan.

“Kau!! Anak baru!!!!!” teriakku.

“Mian,” cicitnya.

Tbc

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s