[AFTERWORD] DEPRESSION (눈물병) — IRISH

D e p r e s s i o n

|  Kai x Krystal — Chanyeol x Nayeon — D.O. x Kei — Sehun x Rosé — Suho x Sana — Luhan x Seohyun — Chen x Nayoung — Baekhyun x Yeri — Kris x Jessica — Lay x Hana — Tao x Xuan Yi  |

Copyright © 2017 IRISH, all rights reserved

~ 2017. 02. 24 — 2017. 08. 12 ~

AFTERWORD

Sebelum masuk ke afterword, perlu aku garis bawahi di sini kalau pada dasarnya, semua cerita Depression dan sekitar 90-95% cerita yang ada di dalamnya berasal dari kisah nyata yang kuceritakan ulang dalam bentuk fiksi.

Keseluruhan cerita di dalam series ini juga aku dedikasikan untuk dua belas orang yang dengan sukarela dan ketidak tahuan ceritanya kujadikan sebuah fiksi untuk bisa dinikmati pembaca, dan dipetik pesan moral yang mungkin ada di dalamnya.

Untuk kalian, para wanita kuat yang begitu banyak memberi aku cerita untuk aku ingat dan untuk aku bercermin diri, terima kasih []

Well, pada awalnya aku enggak pernah dan sama sekali gak berencana untuk ngebuat series, apalagi dengan cerita melodrama begini, yang ngelibatin pairing non-OC, pula. Melodrama itu sebenernya bukan genre yang aku andelin dan aku enggak ahli juga ngebikinnya, tapi apa boleh buat aku bikin juga demi ngeluapin perasaan campur-aduk yang aku rasain karena dua belas orang yang secara lancang ceritanya aku ubah jadi fiksi ini.

Ya, mungkin mereka enggak akan tahu sih kalau aku libatin dalem cerita ini, tapi setidaknya secara enggak langsung mereka harus tahu kalau mereka banyak ngasih aku pelajaran hidup sekaligus kekuatan buat ngadepin dunia yang entah kenapa jadi semakin kejam ini.

Enggak kayak afterword biasanya dimana isinya adalah ocehan-ocehan aku, di sini aku pengen sedikit mengulik tentang cerita di balik cerita Depression itu sendiri, di masing-masing seriesnya.

Semoga kalian bersedia ngebacanya sampai akhir. Dan terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu kalian untuk ngebaca semua series Depreesion dari series pertama sampai yang terakhir, terima kasih juga karena sudah meluangkan waktu untuk ngebaca afterword ini meskipun enggak berfaedah.

Salam dariku dan seribu pelukan untuk kalian, IRISH.

Kai x Krystal

[ baca di sini ]

Cerita ini berasal dari pihak pria, Kai, dimana di kehidupan nyata sosok Kai ini yang aku temuin dan aku denger ceritanya, kemudian di series Depression aku ubah jadi cerita dalam sudut pandang Krystal.

Mereka dulu sepasang kekasih, dengan gaya berpacaran yang cukup kotor dan kebiasaan si cowok sendiri cukup ‘kotor’ dan enggak layak buat ditiru. Soal Krystal di cerita Depression yang bilang kalau Kai suka main-main sama wanita ‘malam’ itu juga bener adanya dilakuin sama sosok cowok ini. Malah, dia ngaku sudah ngelakuin hal-hal itu sejak duduk di bangku SMP (Lord, bimbinglah generasi muda negara ini) dan ke aku, dia bilang kalau dia ngerasa bersalah karena udah ngebuat sosok Krystal di kehidupan nyata ini jadi seorang perempuan yang rusak.

Well, nasi udah jadi bubur, enggak enak pula rasa buburnya. Enggak seindah ending di Depression di mana aku buat mereka seburuk apapun pada akhirnya bersama, di kenyataannya dua orang ini sudah berpisah. Yang ada malah menyisakan rasa bersalah di pihak cowoknya.

Kenapa? Tentu aja karena dia udah bener-bener ngerusak si cewek. Dia bilang dia sudah berhenti dari kebiasaan buruknya (ini sih kayaknya modus alias bullshit) tapi dia ngerasa dikejar dosa karena si cewek yang sudah dia rusak ini, justru jadi semakin hancur.

If you know what I mean, kalian mungkin bisa nyebut si cewek ini sebagai salah satu ‘jalang’ yang dulu dia anggep rendah karena dijadiin pelampiasan nafsu sama cowoknya. And yeah, dia berubah sampai begitu, karena si cowok.

Oke, enggak berniat menjudge pihak manapun, aku hanya buka ‘cerita’ di balik ‘cerita’ ini.

Chanyeol x Nayeon

[ baca di sini ]

Seorang cowok, cakep, populer, tapi bangsatnya minta ampun. Kebangsatannya bahkan enggak cuma di kebiasaan, tapi tindakan. Istri dari seorang pria bercerita ke aku kalau dia jatuh cinta sama si pria ini sejak jadi mahasiswa, dan udah nerima perlakuan ‘kekerasan fisik’ itu sejak mereka pacaran di kursi kuliah juga.

Enggak cuma si istri, guys, diriku juga hampir kena ‘amukan’ si pria ini. Tapi Tuhan itu adil, dengan karakter dan watak mengerikan itu, si pria malah dapet wanita bak malaikat yang begitu cinta dan sayang sama dia sampai rela nerima tiap pukulan yang dia kasih kalau sedang emosi.

Ini bener-bener enggak patut dicontoh, serius, dan buat kalian para perempuan sebaiknya hati-hati, jangan cinta buta sebuta ini, karena menurut aku pribadi mencintai seseorang dengan cara begini itu juga salah.

Cinta itu bukan berarti membiarkan diri sendiri disakiti secara psikis maupun fisik oleh orang yang kita cintai. Karena kalau pasangan kita mencintai kita, dia akan berusaha untuk menciptakan rasa sakit seminimal mungkin di diri pasangannya.

Mereka sekarang udah jadi suami-istri dengan dua anak, udah enam tahun menikah, dan kebiasaan si cowok masih enggak berubah. Meski di depan orang dia kelihatan begitu cinta dan sayang sama istrinya, tapi saat amarahnya lagi enggak kebendung si istri justru jadi pelampiasan kemarahan dengan dia kasih pukulan.

Untuk yang ini aku enggak bisa komentar apa-apa lagi, bukannya nasi udah jadi bubur, tapi di sini Tuhan udah begitu adil. Si jahat ketemu si baik itu ya ini ceritanya. Sekali lagi, aku enggak berusaha untuk menuduh pihak manapun atau membuat mereka merasa kalau aku menceritakan tentang mereka.

Aku hanya membuka ‘cerita’ di balik ‘cerita’ saja.

D.O. x Kei

[ baca di sini ]

Punya suami cakep, tajir, baik, mertua juga baik, tapi suaminya selingkuh. Iya, cerita satu ini beneran ada, fellas. Malah, cerita ini aku angkat dari cerita nyata temen satu bidang kesehatan.

Dia cantik, baik, lagi hamil tujuh bulan saat dia tahu suaminya selingkuh sama perempuan dengan pekerjaan yang sama kayak dia, dan lagi hamil juga. Si suami ini pengusaha kaya, muka juga enggak pas-pasan, duit juga kelebihan, hidup mereka serba berkecukupan dan enggak pernah sekalipun ada pertengkaran di rumah tangganya, udah punya tiga anak—empat sama yang lagi dalem perut—tapi ternyata keharmonisan itu enggak menjamin seorang laki-laki bakal bener setia.

Si suami sama selingkuhannya juga hidup bahagia kok, selingkuhannya di beliin rumah bagus, dikasih uang bulanan rutin, dan dua anak si selingkuhan—bukan anak sama suami ini loh ya—juga disayang.

Dan perempuan strong yang bisa tersenyum saat dia ngelipet dan nyetrikain pakaian yang mau dipakai suaminya untuk ijab qobul atas pernikahan siri antara dia dan selingkuhannya ini adalah perempuan paling kuat yang pernah aku temuin.

Dia bisa cerita ke semua orang tentang bagaimana cinta dan setianya dia sama si suami, betapa kehidupan mereka selalu sempurna, tapi ternyata ada lubang besar yang suaminya gali.

Ada perbedaan yang aku buat antara ending di cerita ini versi Depression sama versi aslinya. Di Depression mungkin kalian mengira kalau Kei akan tetep teguh dan bertahan sama Kyungsoo yang selingkuh, tapi di kehidupan nyata, pernikahan mereka udah kandas beberapa bulan lalu.

Syukurnya, perempuan kuat ini cukup cerdas buat ngelepasin laki-laki yang udah ngekhianatin kepercayaannya dia, dia juga bukannya cerai dengan tangan kosong, ada banyak yang dia tuntut dari mantan suaminya ini, dan ya… begitulah cerita ini sebenernya berakhir.

p.s: aku tuh merasa emejing ketika ternyata cerita ini yang paling banyak peminatnya. Maklum, enggak semua perempuan bakal kuat kalo ngadepin situasi kayak gini, tapi percayalah kawan, ada perempuan yang bener-bener kuat dan enggak meneteskan sedikit pun air mata saat dia bercerai dengan suaminya.

Menurut dia, dia sudah mengambil pilihan yang benar. Untuk apa mencintai orang yang enggak lagi mencintai kita?

Sehun x Rosé

[ baca di sini ]

Ada, temen yang mulutnya kasar banget, mana mulutnya itu enggak pernah dilaundry jadi kata-kata kotor melulu yang keluar dari mulutnya. Cowok-cowok macem Sehun ini ada banyak, di pasar juga banyak. Tapi temen perempuan yang kuat ngadepin Sehun ini jarang ada.

Sosok Rosé yang aku temuin adalah seorang calon pengantin, eits, dia enggak nikah sama sosok Sehun di dunia nyata loh, sampe si Rosé jadi pengantin pun, status mereka tetep sama, sahabat.

Tapi mulut si Sehun ini emang asli butuh dibayclin. Saat aku ngeliat si Sehun pun udah keliatan dia itu preman, tapi menurut si Rosé, Sehun ini justru temen paling baik yang dia punya.

Ya iyalah, mana ada juga orang mau kawin dateng buat periksa kesehatan, yang nemenin bukannya calon mertua, atau orang tua, atau calon suami, tapi yang nemenin malah sahabat sejak jaman SMP yang mulutnya butuh laundry.

Saking uniknya persahabatan mereka ini, aku jadi tergelitik buat ngebikin cerita tentang mereka. Dan yeah, anggep aja Sehun ini seorang dengan mulut enggak karuan kotornya, tapi punya temen sekalem dan sebaik Rosé yang stay smile aja kalo ngedenger Sehun ini misuh-misuh.

Menurut Rosé di kehidupan nyata sih, Sehun itu gagal move on dari mantannya, makanya dia begitu sensitif kalo sama perempuan. Cie, ada juga ternyata cowok yang gagal move on dengan cara ekstrim begini.

Suho x Sana

[ baca di sini ]

Cerita ini beneran ada, dan aku ambil dari sudut pandang seorang perempuan yang seringkali kalian katain sebagai ‘jalang’ atau wanita ‘murahan’ di kehidupan nyata. Ketahuilah teman, kehidupan mereka itu enggak mudah. Mereka enggak menjajakan tubuh dengan menerima kenikmatan seksual terus enak-enakkan nerima uang.

Enggak semudah itu kehidupan mereka, kalau kalian pikir selama ini mereka hanya hidup dengan siklus kotor begitu. Mereka juga menjalani kehidupan yang sama beratnya dengan kita. Secara psikologis, perempuan-perempuan ini lebih kuat daripada kita, mereka udah ngedapetin segala macem cacian, cemooh, dan bahkan secara fisik seringkali disakiti.

Enggak sampe di situ aja, mereka juga ngedapetin segala jenis penyakit yang mungkin enggak akan pernah perempuan manapun mau untuk alami. Dan bagi mereka, hidup dengan cara seperti itu bukan sebuah pilihan, melainkan takdir.

Sebagian dari mereka hidup jadi wanita jalang karena orang tua mereka—ibu, khususnya—berasal dari tempat yang sama. Sebagian lain jadi begitu karena jebakan, lainnya lagi karena kehidupan yang memaksa mereka buat bertahan hidup.

Hanya secuil, sungguh mungkin sekedar 2% dari mereka yang hidup jadi wanita jalang hanya karena mereka ingin, dan mereka suka. Jauh di dalam hati mereka, mereka juga malu sama diri sendiri. Tapi mereka juga ingin hidup.

Berbeda dengan kita-kita yang bisa hidup dengan jalan lebih baik, mereka memilih untuk menapaki jalan mengerikan itu. Alasan mereka simpel, karena mereka enggak kepengen kita jadi korban.

Ngerti, enggak?

Kalau enggak ada satupun wanita ‘jalang’ di dunia ini, coba bayangkan kemana larinya para laki-laki haus sentuhan itu kalau enggak nyari korban dan akhirnya nanti ngejadiin perempuan baik-baik sebagai korban?

Setidaknya, berterima kasihlah, karena keberadaan mereka menekan kemungkinan kita yang merasa jadi perempuan ‘baik-baik’ ini jadi korban pemerkosaan, pelecehan seksual, atau sejenisnya.

Meskipun, pasti masih ada segelintir dari kita yang enggak beruntung dan jadi korban meskipun mereka yang kita anggep ‘murahan’ ini sudah ada.

Cerita ini enggak berusaha untuk menyudutkan siapapun, enggak memihak tindakan mereka yang secara hukum dan moral juga agama dianggap salah, enggak juga merasa diri ini benar dengan mencaci dan mencemooh mereka.

Sekali lagi, aku buat cerita ini sebagai sedikit cara untuk ngebuat kita ngelihat sudut lain dari dunia yang mungkin selama ini enggak pernah kita anggap ada.

Luhan x Seohyun

[ baca di sini ]

Cerita kompleks yang Luhan-Seohyun jalanin di sini ini bener ada, kok. Serius. Aku cuma enggak bisa buktiin secara nyata karena aku tau ngungkapin hal itu hanya akan ngebuat kita nge-judge orang lain dan mandang mereka dengan cara yang buruk.

Konyolnya, di cerita ini justru mereka dibuat terlibat dengan hal ‘kotor’ itu sehari sebelum menikah. Ya emang apa yang aneh, meskipun satu dibanding sejuta kejadian, akan ada kemungkinan hal ini terjadi.

Di kenyataan, enggak sehiperbolis ini memang yang terjadi. Si mbak cantik dan mas ganteng ini suami istri, dan keduanya sekedar sama-sama ngejalanin kehidupan yang kotor aja dulunya, tapi sama-sama berbohong ke pasangan dan berpura-pura suci. Akhirnya ketahuan ketika keduanya ternyata sama-sama mengidap penyakit (ya kalian pasti tahu penyakit apa yang paling mungkin terjadi kalau sering gonta-ganti pasangan, kan?) dan saling menuduh sebagai oknum yang menularkan.

Masalahnya, penyakit ini punya masa inkubasi sekitar 5-10 tahun sebelum akhirnya terdeteksi. Usia mereka sekarang hampir menginjak kepala tiga, dan mereka baru bersama sekitar dua tahun.

Enggak mungkin mereka dapet penyakit itu dari salah satunya.

Pada akhirnya, keduanya sama-sama buka cerita kalau mereka dulunya adalah pelaku kehidupan gelap yang menyedihkan itu. Kemudian sama-sama menyesal meskipun penyesalannya sedikit terlambat. Mereka ngerasa bersalah juga karena udah berbohong satu sama lain. Tapi menurut orang-orang, keduanya seolah sama-sama kena kualat.

Ya iyalah, dua-duanya sama-sama sakit, sama-sama menderita, dan parahnya, anak mereka juga secara otomatis kena, gitu. Miris sih, karena meskipun di Depression aku enggak cerita soal cerita setelah masa pernikahan melainkan cerita sebelum pernikahan, tapi akhir dari cerita ini udah keliatan sedihnya.

Itulah kenapa aku enggak milih buat cerita tentang kehidupan mereka setelah menikah. Udah keliatan jelas bakal jadi gimana, kan?

Well, meskipun cerita yang ini cukup rinci, tapi kemungkinan kalian buat nemuin dua orang ini sangat kecil kok, jadi mereka enggak harus ngerasa terluka karena ceritanya dijadiin pelajaran moral buat kalian.

Berhati-hatilah saat memilih pasangan, kawan, belum tentu wajah cantik/ganteng adalah jaminan kalau mereka orang baik-baik. Justru, yang paling cantik dan paling ganteng itu yang harus diwaspadain.

Ini ‘cerita’ di balik ‘cerita’ yang Luhan dan Seohyun berusaha ceritakan ke kalian dalam Depression.

Xiumin x Jimin

[ baca di sini ]

Ini kayak antiklimaks dari kisah D.O.-Kei sebenernya. Di sini, aku nyeritain point of view dari cerita pasangan yang sama. Yap. Pada dasarnya cerita Kyung-Umin ini berkesinambungan tapi aku buat jadi dua cerita yang berbeda.

Kenapa? Ya supaya bapernya dua kali lipat.

Jadi ceritanya, di sana aku ceritain gimana pandangan seorang istri yang ditinggal selingkuh. Di sini aku ceritain gimana perasaan seseorang yang jadi selingkuhan.

Agak-agak sesat sebenernya, tapi enggak apa, namanya juga fiksi. Dan ya, kali ini aku enggak penelitian ke siapa-siapa, dalam artian cerita ini murni muncul karena pendapat aku semata, HARHARHAR. Tapi ya, aku rasa ada yang kayak gini, buktinya mereka-mereka yang jadi bini ke-dua dari hasil jadi selingkuhan itu gimana? Mereka enggak melulu idup seneng dengan jadi selingkuhan yang jahat kok.

Selama ini aku pikir televisi udah ngedidik kita untuk punya stigma yang buruk sama wanita-wanita yang kayak gini. Padahal coba aja kita geser sedikit sudut pandang kita mengenai orang-orang seperti mereka, kita patut ngasihanin mereka juga kok meskipun merekanya enggak mau dikasihanin.

Bukan salah mereka karena harus jatuh cinta sama orang yang berstatus suami orang lain. Bagaimanapun mereka juga manusia yang punya rasa dan punya asa. Jangan pandang mereka dengan stigma buruk hanya karena kehidupan sosial menanamkan pandangan buruk tentang mereka.

Ya, aku pengen nyampein itu sih di dalem cerita ini sebenernya.

Chen x Nayoung

[ baca di sini ]

Satu dari sekian kejadian di dunia, cerita incest bisa aja terjadi. Dan emang, cerita Jongdae-Nayoung di sini ada. Meskipun sosok Nayoung sendiri udah enggak ada di dunia, sih. Meninggal karena sakit, bukan sakit hati kok, tenang aja.

Cerita ini aku dapet dari point of view Jongdae, dia memang beneran udah punya istri, Sejeong di versi kehidupan nyata. Dan mirisnya, ternyata Sejeong versi nyata ini udah tau soal perasaan Nayoung saat itu ke suaminya.

Dia tahu kalau suaminya itu dicintain sama adik kandungnya sendiri, tapi Sejeong nguatkan hati, dia enggak mau ngebiarin hal yang salah terjadi. Mungkin Tuhan memang ngebuat takdirnya cukup dramatis, Nayoung yang udah mengidap penyakit sejak kecil memang cenderung punya ketergantungan sama Jongdae.

Jadi, kemana-mana dia sama Jongdae, gitu lah, dan akhirnya itu juga yang ngebuat Nayoung jadi ngerasain ‘cinta’ ke kakaknya sendiri. Cuma, Jongdae enggak seegois itu kok, perasaan dia ke Nayoung ya enggak lebih dari saudara, dia sayang sama adiknya, dan terpukul juga saat adiknya meninggal.

Tapi cinta dan sayang yang dia rasain ke adiknya itu bukan rasa cinta dan sayang yang dia punya buat istrinya. Di cerita ini, cinta sepihak murni dirasain dan dibawa mati sama Nayoung.

Sesimpel itu ‘cerita’ di balik ‘cerita’ series yang ini.

Baekhyun x Yeri

[ baca di sini ]

Cinta Baekhyun-Yeri (aku lupa, entah siapa pernah nyebut mereka BakeRy Couple dan aku kenapa tergila-gila sama sebutan itu buat mereka, HARHAR) yang terpaut usia tujuh tahun ini enggak akan terkesan ekstrim di dalam fiksi.

Tapi di kenyataannya, cinta mereka ini terpaut dua belas tahun. Si perempuan masih jadi mahasiswa saat dia berstatus sebagai ‘simpanan’ dari seorang pengusaha kaya raya dari luar pulau ini.

Dia juga tau bener kalau dia sekedar jadi pelampiasan aja. Tapi entah gimana caranya, dan aku sendiri enggak yakin si Baekhyun di kehidupan nyata ini udah beneran tobat apa belum, akhir tahun lalu mereka menikah.

Cinta itu memang buta, enggak memandang usia. TAPI TOLONG DI LOGIKAKU SELISIH DUA BELAS TAHUN ITU KERASA BANGET. Ya, tapi sekali lagi bukan aku yang ngejalanin kehidupan.

Yeri di versi nyata sendiri bilang kok, kalau kadangkala dia ngerasa khawatir tentang Baekhyunnya, kalau mungkin Baekhyun ternyata punya segudang selingkuhan di belakangnya, dan lain sebagainya.

Tapi dia berusaha menguatkan diri dengan modal surat nikah di tangan.

Enggak pengen berspekulasi, aku bener-bener enggak tau akan jadi kayak gimana hubungan rumah tangga mereka. Tapi menurut aku pribadi, kalau Yeri udah jadi pelampiasan dia selama bertahun-tahun dan enggak dibuang begitu aja malah dijadiin istri, pasti Baekhyun ini punya rasa yang lebih buat Yeri. Gitu enggak sih?

Aku enggak begitu paham point of view seorang laki-laki karena hubungan Baekhyun-Yeri ini di versi nyatanya mau diapain juga tetep bakal bikin curiga ke si Baekhyunnya, dan kasian juga di Yerinya, ada sedikit-sedikit rasa pengen bilang ‘kapok’ ke Yeri kalo dia ditinggal selingkuh (ya kan soalnya dulu Yeri juga jadi selingkuhan kan?) tapi aduh, enggak tau, rasanya campur aduk banget komentar buat mereka.

Tapi sekali lagi ini sekedar ‘cerita’ di balik ‘cerita’ aja, enggak berniat untuk menghujat siapapun meski sebenernya pengen ngehujat.

Kris x Jessica

[ baca di sini ]

Satu yang aku lurusin sebelum kalian suudzon, di sini Kris versi kehidupan nyatanya enggak kerja di NASA, bukan astronot juga, tapi dia kerja di bidang pekerjaan super keren dan super unik juga langka yang ngebuat aku saat ngedenger cerita itu cuma bisa melongo saking ngerasa kerennya.

Bukan aku yang denger cerita ini (berhubung cerita ini aku dapetin di versi Kris dulu, bukan Jessica) tapi emak yang dapet. Tapi di saat yang sama aku jadi pendengar. Ya taulah jiwa emak-emak super kepo dan anak yang jadi super kepo junior ini gimana.

Ceritanya, waktu itu sama-sama nganter adek buat tes kuliah di jurusan yang cukup langka, dan ketemu sama seorang bapak-bapak (versi bapak-bapaknya Kris) yang abis ngalor-ngidul ceritaan sama emak soal anak dia (yang juga ikut ujian bareng adek) akhirnya nembus cerita tentang kisah cinta miris dia sama Jessica.

Dan iya, serius si Kris versi nyata ini beneran ditinggal kawin, dan beneran juga dateng ke kawinan si Jessica. BAYANGIN, KALIAN BACA MEME TENTANG DATENG KE KAWINAN MANTAN AJA UDAH SAKIT ATI, APALAGI DICERITAIN SOAL ORANG YANG DATENG KE KAWINAN PACAR.

PACAR, GUYS. Status mereka saat pernikahan itu terjadi masih sebagai sepasang kekasih yang hubungannya belum berakhir.

Si perempuan cuma kurang sabar aja, menurut aku—akhirnya aku ikutan ngobrol juga saking serunya ngegosip soal dateng ke kawinan pacar ini—dan menurut si Kris, jodoh itu enggak kemana.

KALIAN TAU DIMANA PLOT TWISTNYA?

Plot twistnya adalah, istri dari si bapak Kris yang cerita tentang dateng ke kawinan pacar ini ternyata adalah perempuan yang dia ceritain itu! Syid sekali kan!?

Emang, jodoh enggak akan kemana. Meskipun mereka udah kepisah dua tahun karena si perempuan yang nikah, ternyata si perempuan juga enggak jodoh sama suaminya. Mereka cerai, dan si perempuan jadi janda satu anak.

Kemudian mereka ketemu lagi, dan kembali jatuh cinta dengan sama-sama saling menerima situasi satu sama lain.

PLOT TWIST KEDUA ADALAH SI ANAK YANG DIBANGGAIN SAMA BAPAK KRIS INI TADI TERNYATA ADALAH ANAK BAWAAN SI ISTRI DARI SUAMI PERTAMA, ALIAS ANAK TIRINYA.

Ini sunggu syid part dua, sumpah. Aku waktu denger ceritanya itu antara pengen mengumpat, pengen ngasih selamat, sama pengen bilang emejing ke Kris versi bapak-bapak itu. Dia rupanya bener-bener cinta mati sama perempuan itu, ya, namanya cinta juga meskipun udah janda masih juga cinta.

Apalagi anak tiri perempuannya itu juga cantik banget, kayak model. Dia sendiri sama si perempuan itu punya anak yang umurnya sekitar delapan atau sembilan taun, cowok, calon cogan juga.

Si Jessica versi aslinya emang cantik sih, such a model, dan pantes aja kalau hasil pembuahan dia sama cowok manapun bagus secara genetik, LOL.

Abaikan soal persilangan antar lain jenis itu, tapi fokus aja sama kesetiaan si Kris versi nyata itu. Bayangin, udah ditinggal nikah, pas dua tahun ketemu dia masih juga nyimpen rasa cinta yang sama buat perempuan yang sama, meskipun perempuan itu udah enggak kayak dulu lagi.

Buat kalian yang punya laki-laki macem Kris ini, jangan dilepas, percayalah mereka itu bener-bener cowok yang cinta kalian apa adanya.

Lay x Hana

[ baca di sini ]

Cinta begitu cintanya sama mantan, tapi mantan ini udah enggak ada di dunia. Cerita yang macem ini kayaknya udah enggak satu dua lagi kayaknya. Udah cukup banyak. Tapi selama ini pasti mereka hanya fokus nyeritain si sosok yang ditinggal.

Apa kalian enggak tau kalau mereka yang pergi itu juga kesepian, juga ngerasain kangen? Yah, itu sih imajinasi aku aja. Imajinasi yang terkontaminasi delusi dari seorang perempuan yang selama empat tahun ditinggal pergi sama suaminya tapi enggak juga bisa move on.

Yap, Hana di versi asli adalah seorang perempuan yang udah selama empat tahun jadi janda dengan satu anak karena suaminya meninggal kecelakaan empat minggu setelah mereka menikah.

Enggak salah kadang kepercayaan orang Jawa tentang pengantin baru yang harusnya dipingit. Ya gini ini ngerinya, kalau sampe kejadian kayak begini kan kasian, banget, kasian pake banget.

Perempuan ini sendiri ternyata ditinggal meninggal saat posisi pembuahan si suami udah jadi. Dan ya, beberapa bulan setelah suaminya meninggal dia tahu dia hamil. Agak-agak lebay gitu, tapi kalian enggak akan tega ngatain lebay kalo ngeliat gimana depresinya perempuan ini karena ditinggal suaminya.

Ya tolong, masih kemanten baru kinyis-kinyis udah ditinggal mati, siapa yang mau? Naujubilah, Tuhan lindungi hamba dan orang-orang yang hamba kasihi. Dia sendiri ngaku kalau belum kepengen nyari laki-laki lain, sebab cintanya ke suami yang meninggal ini begitu dalem.

Dan dia jadi single parent ngerawat anaknya, dengan kerja sebagai karyawati di sebuah perusahaan swasta. Ah… aku enggak berharap dia nemu pengganti atau sejenisnya, cukup berharap dia akan tetep kuat buat ngebesarin anaknya, gitu aja.

Sekali lagi, meskipun yang ini terkesan begitu melodrama, ini cuma sekedar ‘cerita’ di balik ‘cerita’ aja ya.

Tao x Xuan Yi

[ baca di sini ]

Terakhir, dan sekaligus cerita paling baru yang aku dapetin dari seorang anak laki-laki berumur tujuh belas tahun yang dirujuk ke rumah sakit jiwa dengan diagnosa skizofrenia. Kali ini, aku enggak dapet cerita dari cowok yang hobi misuh, enggak juga dari cowok yang hobi main ke kelab malam, atau main sama perempuan, enggak juga dari cowok yang hobi mukulin perempuan, apalagi dari cowok yang hobi selingkuh.

Cerita ini aku dapetin dari seorang cogan kinyis-kinyis yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas tapi udah terpaksa dirawat di rumah sakit jiwa akibat delusi. BE CAREFUL, FANGIRL. Hati-hati delusi kalian berubah jadi ganas dan berakhir kayak anak ini.

Kalau kalian ngomong sama anak ini, dia bener-bener keliatan normal, dan bahkan super pinter, kayak ngomong sama anak-anak sekolah pada umumnya. Nah, coba aja ngomongin soal mantan pacarnya.

Dia bakal ngoceh soal mantan pacarnya yang dia percaya masih sayang sama dia, dan bahkan ngajak dia balikan. Si mantan pacar kemudian berubah jadi pacarnya lagi, mereka balikan dan hidup bahagia.

Tapi si pacar ini enggak mau jauh dari dia, dan akhirnya milih buat hidup di dalem kamarnya dia, tiap kali orang tua si cowok dateng, cewek ini bakal ngumpet, karena malu kalo ketauan tinggal di kamar cowok.

Mereka bahagia, mereka sepasang muda-mudi yang sangat berbahagia. Sampai kalian tau kalau perempuan yang berstatus pacarnya si anak sekolah ini enggak pernah ada. Dia cuma berdelusi soal pacarnya. Dan dia percaya soal eksistensi ‘pacar’ ini selama hampir satu tahun.

Ckck, aku enggak tahu, dia kelamaan jones, atau kelamaan gagal move on. Yang jelas sosok perempuan manapun yang deket sama dia ini enggak ada satupun yang mirip sama gambaran dia tentang pacarnya.

Nah. Terus apa hubungannya sama Tao yang jadi penulis novel? Cowok ini di versi nyata, punya banyak sketsa gambar soal pacarnya. Dan memang di sketsa itu, cewek ini dia gambar seolah bener ada di dalem kamar. Ya ada sketsa si cewek lagi duduk di kursi belajar dia, lagi tidur di tempat tidur, lagi berdiri di deket jendela, dsb.

Jadi cerita si cowok aku belokin dikit jadi penulis novel, biar enggak kentara, LOLOLOLOL.

Ya intinya, si cowok ini percaya kalau pacarnya ada di dalam kamar, sedangkan enggak seorang pun pernah ngeliat gimana bentuk pacarnya. Tapi berdasarkan sketsa yang dibuat si cowok, perempuan itu seolah bener ada di kamar dia.

Aku enggak tau dia ini sebenernya mau jadi kartunis atau apa, soalnya gambar sketsa dia itu bagus, sayang dia ngeyel mulu sama halusinasinya. Coba itu halusinasi direalisasiin dalem bentuk webtun atau komik, kan lumayan bisa berguna dan berfaedah buat dia.

Eh tapi jangan deng, nanti halusinasi dia makin parah dong ya, bayangan aku tuh nanti kamar dia penuh sama gambar berwarna si cewek yang dia anggep pacarnya. Maigat, entah, di rumah sakit anak ini diapain biar bisa mupon atau biar bisa ngelupain masa-masa jones yang udah dia jalanin.

Dia ini mungkin korban jones, atau korban gagal mupon. Dua itu kemungkinan paling hakiki dan masuk akal. Kalo kemungkinan yang enggak masuk akal sih itu cewek makhluk lain, alien atau sejenisnya gitu, tapi—stop, Rish. Nanti kamu dikatain gila juga.

Ya sudahlah, emang akunya aja yang hobi melebih-lebihkan imajinasi.

Jadi, begitulah cerita di balik layar soal series Depression ini. Semuanya diadaptasi dari true story, tapi dihias sedemikian rupa supaya jadi fiksi dan enggak lagi dikira bener-bener ada.

Ya, jangan dicontoh buruk-buruknya, karena banyakan buruknya daripada baiknya. Ada baiknya secuil tapi menjurus ke arah keburukan juga. Ya ampun, terus aku sadar kalo series ini sama sekali enggak berfaedah karena banyak buruknya T.T kenapa aku baru sadar sekarang?

Udahlah, udah kelanjur terposting dan dibaca orang-orang juga. Sekalian aja biar jadi cerita true story paling unfaedah dan ekstrim.

Sekali lagi, aku—Irish selaku penulis Depression mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini dan membaca afterwordnya juga.

Semoga ada hal-hal baik dan bermoral yang bisa dipetik dari cerita ini meskipun hanya secuil. Mohon maaf atas semua kesalahan ketik, kesalahan kata, maupun keburukan yang ada di dalam cerita ini.

Maklum, manusia tempatnya salah, manusia itu banyak dosa, dan aku manusia. Jadi wajar kalau punya banyak salah. HARHARHAR.

Sampai ketemu di series-series lainnya!

hold me on: Instagram | Wattpad | WordPress

Iklan

Satu pemikiran pada “[AFTERWORD] DEPRESSION (눈물병) — IRISH

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s