[EXOFFI FREELANCE] Jealous (Ficlet)

22-21-27-40e832c5626fd4630964c14dec930d1d

VARTSTORY

Sehun – Jihyun Series

Cast:

Jung Jihyun | Oh Sehun (EXO)

Support Cast:

Kim Jongin (EXO)

Genre:

Fluff | Romance

Leght: Ficlet

Rating: PG-15

Another Series :

Sweet Like Candy

Jihyun yang mendapatkan waktu libur dari rumah sakit, benar-benar memanfaatkan waktu liburnya untuk menghabiskan waktu seharian dirumah. Jongin yang juga tidak memiliki jadwal lebih memilih menganggu waktu istirahat Jihyun dengan menghabiskan waktunya seharian di apartemen Jihyun.

Jujur saja sebenarnya Jihyun lebih mengharapkan jika Sehun yang menghabiskan waktu bersamanya bukan pria bodoh yang baru saja putus cinta seperti Jongin yang membuat telinga Jihyun memanas karena sejak tadi pria itu terus saja mengumandangkan lagu-lagu sedih. Ingin rasanya Jihyun menyumpal mulut Jongin dengan kain yang biasa menjadi alas tidur ViVi.

Bahkan saat ini Jongin lebih memilih menonton film How To Be a Single daripada menonton film animasi yang diminta Jihyun. Dan Jihyun sangat terpaksa mengalah dari seorang Kim Jongin, karena pria itu sama sekali tidak terlihat ingin mengalah.

Karena kesal, Jihyun lebih memilih bermain dengan ponselnya daripada ikut menonton film bersama dengan pria yang baru saja patah hati. Jihyun membuka akun instagram yang baru beberapa waktu lalu dibuatnya hanya untuk memantau apa yang Sehun lakukan. Dan ternyata pilihan Jihyun untuk memilih instagram sebagai media pemantau Oh Sehun ada gunanya. Karena apapun yang Sehun lakukan fans dapat dengan mudah mengetahuinya.

Mata Jihyun melebar saat melihat video yang menampilkan seorang wanita tengah melakukan story video bersama dengan kekasihnya itu. Jihyun yang memang seorang stalker handal dapat dengan mudah menemukan akun instagram wanita tersebut.

Saat melihat story instagram yang wanita itu buat dengan kekasihnya tiba-tiba saja Jihyun merasa kepanasan padahal jelas-jelas pendingin ruangan di apartemennya bekerja normal.  Dan yang membuat Jihyun kesal adalah cara Sehun menatap wanita itu.

Dan sekarang lihatlah wanita itu mengomentari postingan Sehun di instagram. Oh ya Tuhan Jihyun bisa benar-benar meledak sekarang.

Jihyun yang kesal langsung melempar bantal sofa yang berada di sampingnya yang secara tidak sengaja mengenai kepala Jongin dengan sangat mulus hingga membuat kepalanya terdorong ke depan.

“Yaa kenapa kau melemparku?”

Jihyun yang masih dilanda kekesalan membalas ucapan Jongin dengan sengit, “Siapa yang melemparmu?!”

Jongin lalu mengangkat bantal yang menjadi barang bukti perbuatan Jihyun padanya, “Ini, kau melemparku dengan bantal yang tadi ada dipangkuanmu.”

“Salahkan bantalnya, kenapa dia malah terbang kearahmu!!!” Jihyun berteriak kesal kearah Jongin tanpa memperdulikan sahabatnya itu yang baru saja jadi korban atas kekesalannya.

Jongin mendengus kesal, yang menjadi korban dia tapi kenapa justru Jihyun yang tersangka menjadi lebih galak daripada dia. “Yaaa kenapa kau berteriak padaku.”

“Aku tidak meneriakimu. Ah sudahlah.”

Jihyun beranjak dari sofa menuju kamarnya dengan meninggalkan ponselnya yang dalam keadaan layar menyala diatas sofa.

Atensi Jongin pun teralihkan pada video yang tengah terputar di ponsel sahabatnya itu. Kini Jongin tau apa yang membuat Jihyun menjadi buas seperti tadi. Gadis itu cemburu pada kekasihnya.

Jongin lalu berjalan menyusul Jihyun menuju kamar gadis itu lalu melemparkan tubuhnya di kasur tepat di samping Jihyun. Jongin memainkan ponsel Jihyun dan memutar video yang menampilkan Sehun tengah berbincang dengan seorang gadis.

Jihyun yang sadar lalu langsung menarik ponselnya dari genggaman Jongin yang membuat Jongin langsung tertawa terbahak-bahak. Jihyun tidak mengerti dimana letak kelucuan hingga membuat si hitam bodoh ini tertawa seperti itu. Jihyun jadi curiga jika putus cinta membuat Jongin menjadi sinting, dan Jihyun semakin yakin saat mengingat bagaimana tingkah Jongin saat Dream Concert beberapa waktu.

“Putus cinta benar-benar membuatmu sinting ya?”

Jongin menghentikan tawanya, “Kau juga sama sintingnya denganku. Lihatlah kau cemburu pada seorang model yang melakukan instastory bersama dengan Sehun tapi melampiaskan kekesalanmu padaku.”

“Siapa yang cemburu, jangan mengada-ngada bodoh.” Jihyun mencoba setenang mungkin, dia memang cemburu tapi malu rasanya kalau sampai tertangkap basah oleh Jongin.

Jongin yang tentunya sangat tau kalau Jihyun berbohong, langsung merangkul sahabatnya itu. Entah kenapa tiba-tiba ide jahil menyelinap begitu saja di otaknya. Ah sepertinya ini efek karena dirinya terlalu lama bermain bersama dengan Chanyeol tempo hari.

“Mau membalasnya?”

Jihyun menatap Jongin dengan bingung, “Membalasnya? Siapa? Sehun maksudmu?”

“Memangnya siapa lagi? Seokjin oppamu huh?”

Jihyun membalas ucapan Jongin dengan menendang kaki sahabatnya itu, “Kenapa kau jadi membawa Seokjin oppa?”

Jongin tidak membalas dan kini pria itu malah mengambil ponsel Jihyun dan menyalakan kameranya pada mode selfie. Jongin berpindah posisi dan memposisikan kepalanya tepat diatas kepala Jihyun. Saat dirasanya sudah pas, Jongin menekan tombol camera dan mengambil foto selcanya bersama dengan Jihyun.

Jongin pun tersenyum puas saat melihat alat pembalasan yang akan Jihyun lakukan pada Sehun.

“Posting foto ini di instagrammu tepat jam 1 malam nanti.” Jongin menyuruh Jihyun mempostingnya pukul 1 dini hari karena tau, jika Sehun akan sampai di gedung apartemen mereka sekitar pukul 12 malam hingga 1 dini hari.

“Kenapa harus jam 1? Dan kenapa juga kau memintaku memposting fotomu bersama denganku? Kau mau foto ini didapatkan oleh fansmu dan mereka akan mengira kita berkencan?”

Jongin menyentil dahi Jihyun karena tidak habis pikir dengan kapasitas otak sahabatnya itu, “Lihatlah bahkan wajah kita hanya terambil setengahnya. Aku berani jamin tidak akan ada yang mengira jika yang berfoto bersamamu adalah Kai EXO.”

“Lalu foto ini untuk apa?” tanya Jihyun lagi yang masih memperhatikan fotonya dengan Jongin. Ya memang Jihyun akui di foto ini Jongin memang tidak terlalu terlihat jika dia adalah Jongin si dancer utama EXO.

“Untuk membalas Sehun. Kau Cemburu padanya bukan? Kalau begitu kau harus membuatnya cemburu juga padamu.”

Jihyun memandang Jongin takjub, gadis itu tidak percaya jika seorang Kim Jongin mampu mengeluarkan ide seperti ini. Ya asal kalian tau saja diantara Jihyun dan Jongin, Jihyun lah yang paling jahil dan banyak akal. Gadis itu seperti memiliki stock akal yang banyak untuk menjahili orang di sekitarnya.

“Wah kau benar-benar membuat kemajuan pesat Kim Jongin.” Jihyun menepuk-nepuk pundak Jongin dan berbicara seperti seorang ibu yang baru saja melihat anaknya bisa berbicara.

Pujian Jihyun membuat Jongin tersenyum bangga, tidak salah beberapa hari ini Jongin menghabiskan waktu liburnya bersama dengan Chanyeol yang tingkat kejahilannya lebih tinggi dari sahabatnya Jihyun.

Jihyun memutar tubuhnya hingga kini dia berada dalam posisi terlentang dan entah kenapa kedekatan Sehun dengan beberapa gadis masuk ke dalam ingatannya yang sialnya membuat suasana hatinya menjadi sendu.

“Yang membuatku cemburu sebenarnya bukan hanya karena bagaimana Sehun menatap gadis itu. Tapi karena gadis itu berada di level yang jauh diatasku. Dan juga karena gadis itu bisa tertawa bebas bersama dengan Sehun tanpa takut paparazzi akan mengikutinya.”

Jongin tersenyum tipis lalu mengacak rambut sahabatnya itu, “Kenyataan kalau kaulah yang memiliki Sehun membuat levelmu jauh berada diantara semua gadis yang berada di dekat Sehun. Dan lagi kau itu seorang calon dokter Ji, kau jelas tidak bisa disamakan oleh seorang model yang bahkan dia tidak bisa bertahan dengan karirnya sebagai seorang model saat dirinya sudah berumur. Tidak seperti seorang dokter yang pekerjaannya tak lekang oleh waktu.”

“Aku tau.”

Jongin kini mendudukkan dirinya diatas kasur dan menarik Jihyun hingga membuat gadis itu kini duduk berhadapan dengannya, “Aku sudah kalah, dan kau juga tidak boleh kalah. Kau harus tetap berjuang untuk hubunganmu dengan Sehun. Dan kau juga harus percaya jika suatu saat nanti kau akan bisa menggandeng Sehun di muka umum dan membanggakan dirimu sebagai kekasih dari seorang Oh Sehun.”

Perasaan Jihyun menghangat akibat kata-kata yang diucapkan Jongin. Semua yang diucapkan Jongin benar, kenyataan kalau dirinya memiliki Sehun membuat dirinya jauh diantara semua gadis-gadis yang digosipkan dekat dengan Sehun. Dan Jongin juga benar kalau suatu saat nanti hubungannya dengan Sehun bukan lagi sebuah hubungan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Karena ada saatnya mereka akan merelakan Sehun menjalani kehidupan layaknya manusia normal, menikah dan memiliki seorang keturunan.

-S&J-

Sehun merenggangkan tubuhnya yang terasa lelah, mendatangi acara exhibition seperti tadi cukup melelahkan juga ternyata. Karena disana Sehun juga harus melayani beberapa wartawan serta permintaan foto dari beberapa pengunjung.

Kini Sehun tengah berjalan di lobby gedung apartemennya bersama dengan Suho. Saat memasuki lift, suara notifikasi masuk ke ponsel Sehun. Notifikasi yang memberitahu jika kekasihnya, baru saja mengupload sebuah foto di instagram.

Sehun memang sengaja mengaktifkan notifikasi pada instagram Jihyun agar dirinya selalu bisa mengetahui apa yang sedang diposting oleh kekasihnya saat itu juga.

Mata Sehun membulat saat melihat foto apa yang diposting oleh Jihyun. Sehun pun menekan angka 10 yang merupakan lantai dimana apartemen Jihyun berada.

“Kau mau bertemu Jihyun tengah malam seperti ini? Kau tidak takut akan mengganggu tidurnya?” Tanya Suho saat melihat Sehun menekan tombol dimana apartemen kekasihnya itu berada.

“Dia belum tidur hyung.”

Sehun tau dirinya tidak boleh cemburu, tapi tetap saja perasaan itu muncul. Mengetahui fakta kalau Jongin saat ini masih berada di apartemen Jihyun cukup tidak bisa diterima oleh nalarnya. Sehun jelas tau pukul berapa pria itu keluar dari dorm mereka untuk mendatangi apartemen kekasihnya itu.

Dan saat ini sudah lebih dari 15 jam mereka menghabiskan waktu bersama. Sehun tentu tidak bisa mentolerirnya, dia harus segera menyeret Jongin untuk kembali ke dorm mereka. Saat sampai di depan apartemen Jihyun, Sehun langsung menekan kode pintu apartemen gadisnya itu hingga membuat pintu tersebut terbuka.

Jihyun yang baru saja bersiap untuk tidur, dikejutkan dengan kedatangan Sehun yang secara tiba-tiba masuk ke apartemennya tanpa permisi. Sehun memperhatikan Jihyun yang kini tengah terbalut oleh piyami gudetama si-telur-bodoh-yang-sialnya-sikapnya-mirip-dengan-Jihyun.

“Dimana Jongin hyung?”

Jihyun mengerjapkan matanya dan menatap kekasihnya bingung, “Kau lupa? Ini kan apartemenku bukan dormmu, dormmu berada di lantai atas Hun.”

“Jadi Jongin hyung sudah pulang?”

Jihyun menganggukan kepalanya dengan polos, “Dia sudah kembali sejak 3 jam yang lalu.”

Atensi Sehun teralihkan pada notifikasi pesan kakaotalk yang masuk ke ponselnya.

Baik-baiklah pada kekasihmu, tadi dia melempar kepalaku dengan bantal hanya karena cemburu melihatmu berada di instastory seorang gadis.

Saat membaca pesan yang Jongin kirimkan padanya, senyuman langsung mengembang dari wajah tampannya itu. Dengan cepat Sehun pun menarik Jihyun ke dalam pelukannya. Omong-omong sudah lama sejak terakhir kali dirinya memeluk Jihyun seperti ini. Dan selalu saja perasaan nyaman hadir saat Sehun tengah memeluk Jihyun.

“Tadi banyak sekali model-model yang menghampiriku. Beberapa dari mereka mengucapkan selamat karena terakhir kali aku endin ke acara Louis Vuitton aku dinobatkan sebagai tamu yang hadir dengan busana terbaik. Kau tau, dari sekian banyak gadis yang endin tidak ada satupun gadis yang sepertimu. Mereka berpakaian terlalu terbuka dan mereka terlalu banyak menjaga imagenya di depan public hingga membuat jati diri mereka yang asli tertutup rapat-rapat.”

“Tuhan memang menciptakan spesies manusia sepertiku hanya satu di dunia.”

Ucapan asal kekasihnya itu membuat Sehun terkekeh pelan dan mengeratkan pelukannya pada Jihyun, “Maaf ya sudah membuatmu tidak nyaman. Lain kali jika ada acara seperti itu aku akan mengusahakan untuk menjaga jarak dengan para gadis.”

Jihyun paham sekarang kenapa Sehun tiba-tiba saja memeluknya, pasti si bodoh Jongin sudah memberi tau Sehun tentang kecemburuannya tadi. Kim Jongin sialan, lihat saja Jihyun pasti akan membalasnya karena sudah membuatnya malu dihadapan Sehun. Lihatlah pasti saat ini wajahnya sudah memerah karena malu.

Dan kini bukan hanya rona merah di wajahnya saja yang tidak bisa hilang, namun senyuman di wajahnya sungguh tidak bisa Jihyun hentikan. Ucapan Sehun tadi sepertinya akan membuat Jihyun tidur nyenyak dan bermimpi indah.

“Aku menginap disini ya, endingi saja.” Sehun melepaskan pelukannya dan menatap Jihyun dengan kedua manik matanya endin berharap jika kekasihnya itu mengabulkan permintaannya.

Dan ya Jihyun menganggukkan kepalanya setuju. Sehun ataupun Jongin memang beberapa kali kerap menginap di apartemen Jihyun karena terdapat satu kamar kosong yang sebenarnya juga dikhususkan untuk Jongin sebenarnya.

Setelah mendapat persetujuan dari Jihyun, secepat kilat Sehun kembali ke dormnya untuk mengambil baju ganti. Dan tak sampai 15 menit dia sudah kembali muncul di apartemen Jihyun.

“Aku sudah menyiapkan air hangat untukmu mandi.” Jihyun berucap sembari terfokus pada ponselnya.

“Kau sedang melihat apa?” Tanyanya pada Jihyun.

Jihyun pun memperlihatkan ponselnya yang terdapat foto anak kecil yang tidak lain adalah Song Triplets. Ya Jihyun merupakan penggemar dari ketiga bocah itu, Jihyun bahkan sampai histeris saat tahu Sehun memberikan penghargaan kepada ketiga anak itu.

“Song triplets, mereka menggemaskan. Rasanya aku ingin cepat-cepat punya anak saja. Bagaimana ya rasanya memiliki anak nanti?”

Sehun menyeringai kecil lalu merapatkan tubuhnya dengan Jihyun, “Kalau begitu ayo kita membuatnya.”

“Yaa kau mau ku ending keluar?” Jihyun menatap Sehun dengan disertai aura peperangan yang kuat.

“Baiklah aku mandi sekarang.” Tak ingin mengambil resiko terkena hajar kekasihnya sendiri, Sehun lebih memilih lari terbirit menuju kamar mandi.

Ya itulah mereka. Tadi mereka bisa saja bermesraan tapi tidak ada yang jamin jika beberapa menit kemudian mereka akan tetap bersikap normal. Sehun yang terkadang berpikiran nakal dan Jihyun yang selalu siap kapan saja menganiaya kekasihnya itu. Ah bukankah hubungan seperti ini yang lebih indah benarkan?

————————————————————–

Ah yess Se-Hyun series kembaliii. Ini FF dibikin dadakan banget gara-gara ngeliat Sehun di instastory cewek di acara LV. Seriously guys, tatapan Sehun di instastory kedua bikin aku super envy sama ceweknya 😥😫🤧

BTW itu foto Jongin-Jihyun gak sengaja nemu di pinterest dan pas pertama ngeliat ngerasa kalo matanya cowok yang di foto mirip sama Kai. Apa cuma perasaanku aja ya 😌

Dan mau jelasin tentang persahabatannya Jihyun-Jongin, mereka persahabatannya bisa dibilang hampir sama kayak Goo Dong Man – Choi Ae Ra. Mereka bisa gila bareng tapi mereka saling ngertiin satu sama lain dibanding pasangan masing-masing.

 

Iklan

Satu pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Jealous (Ficlet)

  1. Jongin jahil banget kkkk kasian abang ohse udh capek krna pulang tngah malam, gara2 liat fotonya ama jihyun langsung ngibrit(?) 😀

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s