[EXOFFI FREELANCE] Ilévame De Vuelta – (Chapter 1)

InShot_20170606_230716.jpg

llévame de vuelta

 

 

Cast : Lee Anna , Oh Sehun , Kim Jongin , Go Yeri and other.

Genre : Fantasy , Romance.

Author : Jung Shafa

Length : Chaptered

Disclaimer : alur cerita murni milik author.

 

“Semua dimulai saat hari ulang tahunku Semua mulai tidak beres saat itu,”

 

Anna menggeliat pelan, matahari sudah tinggi namun gadis itu tidak juga berniat untuk bangun dari tempat tidurnya. Alarm sudah berdering entah sejak kapan, tak ada yang peduli. Hingga ponselnya berbunyi barulah gadis itu membuka matanya.

“Ne, yeoboseyo,”ucap Anna malas.

“Ya! Anna! Kenapa kau belum datang? Cepatlah datang,!”suara pria diseberang sana terdengar sangat marah.

Gadis itu kemudian beranjak dari tempat tidurnya.

 

“Kenapa aku punya baju seperti ini?”tanya Anna pada dirinya sendiri ketika melihat baju baru didalam lemarinya.

“Sepertinya cocok untukku,”ucap Anna senang.

Gadis itu menyapukan lipstik dibibirnya. Matanya bergerak meliri dimeja riasnya. Ia tersenyum cerah saat kalender menunjukkan tanggal 4.

Hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke 24. Ia sangat yakin bahwa ia akan mendapatkan banyak kejutan dari teman-teman kantornya.

Anna melangkah girang keluar dari pintu apartemennya.

‘Tak tak tak’ suara heelsnya begitu cantik kala menuruni tangga.

Tepat didepannya kini ada sebuah taksi lengkap dengan supir yang mempersilahkan masuk.

“O? Kenapa ada taksi?”gumamnya pelan.

Apa salahnya naik taksi? Lagi pula hari ini adalah hari ulang tahunnya. Tidak salahkan jika Anna memanjakan dirinya duduk manis ditaksi daripada harus berdesak-desakan dibus.

***

“Ajhussi? Kenapa kau menurunkanku di Oh Corp?”tanya Anna bingung. Dia tidak bekerja disini.

“Memangnya hari ini Aghassi mau pergi kemana?”tanya sang supir.

“Aku mau kekantor,”jawab Anna makin bingung.

“Aghassi aku setiap pagi selalu mengantarmu kemari, kau pindah kantor ya?”tanya supir taksi itu.

Ditengah kebingungannya ini, seseorang memanggilnya dari kejauhan.

“Anna cepatlah! Apa yang kau lakukan disana?”seru seorang pria berbadan kurus dan berkulit eksotis.

Mau tidak mau Anna harus turun, siapa tau pria itu tahu kenapa semuanya menjadi seperti ini.

“Hei kau, apa kau karyawan disini?”tanya Anna.

Pria tadi malah tertawa seolah menganggap pertanyaan Anna candaan belaka.

“Iya aku karyawan namaku Jongin, kau Anna kan? Anna cantik katamu,” goda Jongin.

“Aku punya kabar baik untukmu, tim kita menang proyek An, ini semua karenamu. Kau hebat!”ucap Jongin semangat.

***

Anna masuk kedalam ruangan bersama Jongin. Sumpah ini aneh, kenapa begini? Sejak kapan Anna mengirim surat lamaran pekerjaan ke Oh Corp? Bukankah kemarin Anna berencana untuk rapat bersama bosnya?

Anna berlari keluar dari ruang kerjanya menuju tangga darurat. Gadis itu menuruni tangga dengan cepat. Berharap aliran darahnya dapat lancar barang sejenak, agar ia dapat berfikir jernih. Sial, bukannya berhasil malah ia nyaris terjatuh karena heelsnya patah.

“Waeyo? Kenapa jadi seperti ini?”Anna menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan ketika merasakan air mata mulai jatuh membasahi pipinya.

Ditengah tangisanya tiba-tiba suara langkah kaki seseorang terdengar mendekat.

“Hei kenapa kau malah disini?”tanya seorang pria berkulit putih dengan setelasn jas abu-abu.

“Oh kau ya! Cepat kembali keruanganmu dan selesaikan pekerjaanmu nona!”perintah pria itu namun Anna tidak berkutik. Ia tetap pada posisinya hingga pria itu mendekat dan duduk disampingnya.

Setelah dirasa sepi dan Anna yakin bahwa pria itu sudah pergi. Ia kemudian menjauhkan kedua tangannya dari wajah.

“Sudah?”bisik pria itu tepat ditelinganya.

“Omona!”Anna terperanjat kaget hingga nyaris terguling dari tangga.

“Cepat kembali bekerja atau aku akan memotong gajimu bulan ini!”ucap pria itu tegas seraya berlalu meninggalkan Anna.

“Itu Oh Sehun, direktur Oh corp kan?”gumam Anna.

***

“Anna hari ini ulang tahunmu yang ke 27 kan?”tanya seorang karyawan yang duduk disebelahnya.

Tunggu! Anna baru berusia 24 tahun bukan? Kenapa tiba-tiba ia mengatakan usia Anna 27?

“Yang ke 24,”jawab Anna membenarkan.

“Heol! Terima saja An kalau kau itu tua, jangan begitu hahaha”

Anna tak menggubrisnya, gadis itu terfokus pada pekerjaan barunya. Lalu ketika jari-jarinya itu tengah mengetik tanggal hari ini-

“4 Juni 2020,yap selesai!”seru Anna. Tunggu! Bukankah ada yang aneh? Kenapa 2020? Bukankah kemarin sebelum Annna tertidur masih 2017?

“Yeri-ah boleh aku tanya sesuatu?” Tanya Anna sedikit berbisik.

“Kau tau tidak sejak kapan aku bekerja disini?”tanya Anna. Gadis yang dipanggilnya Yeri tadi sontak menatap tajam Anna. Ia meletakkan punggung tangannya kedahi Anna.

“Kau sakit An?”tanya Yeri bingung.

“Kau mulai bekerja disini sejak awal Januari lalu saat ada rekrutmen besar-besan disini. Direktur baru memecat karyawan yang dinilai tidak menguntungkan.”jelas Yeri sambil fokus pada layar komputernya.

“Oh ya An kau mau ikutkan nanti tim kita akan mengadakan makan bersama untuk merayakan kemenangan proyek,”ucap Yeri.

Anna terdiam, ia menatap ponselnya. Benar saja sejak tadi tak ada pesan masuk dari teman-teman kantornya dimasa lalu. Namun secara tiba-tiba layar ponselnya menjadi hitam dan muncul tulisan “Semua baru akan dimulai hari ini,”

“Mwo? Tulisan apa tadi?”

***

“Akhirnya pekerjaan selesai, saatnya berpestaaaa,”seru Yeri girang.

“Anna-ya ayo cepat,”Yeri sudah siap pergi.

“Kau duluan saja aku akan menyusul dikafe depan itu kan?”tanya Anna yang masih fokus pada pekerjaannya.

“Jangan lama-lama ya!”

Entah kemana perginya Yeri, seperti menghilang begitu saja karena terlalu bersemangat.

“Gadis itu kenapa suka sekali berpesta? Apa bagusnya? Lebih baik tidur dirumah daripada berpesta dengan orang-orang yang tidak kukenal.”gumam Anna.

15 menit kemudian, saat jam didinding menunjukkan pukul 18.15 Anna bersiap untuk pulang.

“Setelah ini aku akan menemui Chanyeol dan bertanya padanya,”

Anna melangkah cepat menuju pintu utama, ia yakin bahwa taksi langganannya yang bahkan dia tidak tahu kapan ia berlangganan ada didepan kantor menjemputnya.

‘Grep!’tiba-tiba seseorang meraih lengannya.

Sehun, dia direktur itu kan?

Kenapa tampan sekali.

“Kau sudah selesaikan?”tanyanya begitu dingin hingga aura disekitar Anna menjadi sedikit horor.

“Ne,”

“Sekarang kau bisa temani aku rapat menemui klien kan?”tanya Sehun.

Tunggu! Kenapa Anna? Apa Sehun tidak punta sekretaris?

“Ke kenapa aku? A aku harus pulang,”

“Kau ini bekerja dengan siapa sebenarnya, aku ini atasanmu!”

Anna kemudian mengangguk cepat “baiklah-baiklah ayo,”

Pertemuan dilaksanakan direstoran yang lumayan jauh dari kantor. Mereka harus naik mobil agar tidak tiba terlambat.

“Kau pekerja baru yang masuk 5 bulan lalu itu kan?”tanya Sehun.

Anna yang masih dalam lamunannya terperanjat “Ne,”

Sebenarnya tidak, Anna bahkan baru saja masuk tadi pagi. Sungguh! Anna berharap ini adalah jebakan ulang tahunnya semata.

“Boleh aku tanya sesuatu sajangnim?”

“Tanyakan saja,”ucapnya cool dan itu uuuhh banget *oke ini authornya yang alayyy.

“Ini hanya kejutan untuk ulang tahunku kan? Aku tidak benar-benar bekerja di Oh Corp kan?”

“Kau gila ya?”tanya Sehun datar.

“Keadaan yang membuatku gila, semalam aku tidur masih tahun 2017 dan ketika aku bangun 3 tahun sudah terlewati, ini sungguhan sajangnim. Aku tidak pernah mengirim surat lamaran di Oh Corp dan tiba-tiba pagi tadi ada taksi yang mengantarku kekantormu. Jongin , Yeri dan karyawan yang lain mengenalku dengan baik sedangkan aku baru tahu namanya tadi,”ucap Anna panjang lebar.

“Sudah sampai, turunlah,”ucap Sehun. Pria itu tak merespon sedikitpun ucapan Anna dan turun dari mobil begitu saja.

“Dasar direktur menyebalkan,”gerutu Anna pelan sambil mengikuti langkah Sehun dari belakang.

“Kau mau kupecat ya?”tanya Sehun yang ternyata mendengar ucapan Anna.

“Itu klien kita,”ucap Sehun seraya melangkah menuju meja nomor 3.

‘Ha? Itukan Kyungsoo? Jadi benar ini kejutan ulang tahunku?’batin Anna girang. Ia yakin sekali bahwa Kyungsoo akan mengajak teman-temannya untuk memberi kejutan padanya.

“Kyungsoo-ya kau ada disini rupanya,”ucap Anna bahagia.

“Oh kau An, lama tidak bertemu,”

Mendengar ucapan Kyungsoo, sontak senyum Anna memudar. Lama? Bukankah kemarin mereka baru saja nonton film bersama?

“Nona Lee,”tegur Sehun mengisyaratkan bahwa ia harus menjaga sopan santunnya.

***

Sehun melapaskan jasnya, pukul 20:00. Ia memilih untuk tidur dirumahnya dari pada berkumpul dibar bersama teman-teman bisnisnya. Kata-kata Anna masih begitu mengganggu fikirannya. Sungguhan dia melewati 3 tahun dalam satu malam? Memangnya ada hal seperti itu didunia ini?

“Ck kenapa aku nemikirkan gadis gila itu? Yang ada aku bisa ikut gila,” Sehun melenggang menuju kamar mandi. Mandi dengan air hangat pasti menyenangkan.

***

Hari minggu, Anna suka itu. Ia harus bergegas untuk pergi kerumah Chanyeol dan menanyakan hal ini padanya.

Anna terlihat anggun dengan T-shirt putih dipadukan dengan rok selutut warna biru pastel. Rambut sebahunya dikucir kebelakang.

Rumah Chanyeol berada di Dongdaemun yang tidak jauh dari apartemennya. Hanya butuh waktu 5 menit dengan bus dia bisa sampai disana.

‘Tok tok tok’ Anna mengetuk pintu rumah yang ia yakini adalah rumah Chanyeol. Sebenarnya ia tidak yakin, karena rumah yang dihadapannya sekarang sangatlah berbeda dari seminggu yang lalu. Tak ada lagi bunga-bunga tanaman ibu Chanyeol. Catnya juga berbeda.

Benarkan, ketika seorang wanita keluar dari rumah itu tidak ia kenal sama sekali.

“Annyeong haseyo, apa Chanyeol ada?”tanya Anna.

“Disini tidak ada yang namanya Chanyeol,”ucap wanita itu.

“Sungguh? Kapan Chanyeol pindah?”

“Aku tidak kenal dia maaf ya,” wanita itu segera menutup pintunya.

Anna mendengus kesal sambil berjalan keluar dari pekarangan rumah itu.

“Kau masih gila ya?”tanya seseorang dari belakang.

‘Sehun sajangnim, tampan sekali apa lagi keringat yang mengalir dipelipisnya itu,dia pasti habis berolahraga’batin Anna.

“Sa sajangnim,”Anna membungkuk hormat.

“Hari masih pagi, sebaiknya kau lari pagi agar otakmu bisa berfungsi dengan baik”ucap Sehun.

“Kenapa tak ada seorangpun yang mengerti perasaanku”keluh Anna.

Sehun masih mengikutinya sambil berlari-lari kecil dibelakang Anna. Tiba-tiba ‘bruk!’Anna tersungkur karena heelsnya patah dan membuat lututnya terluka.

“Auw!”rintih Anna.

Sehun yang melihatnya sontak segera menghampiri gadis yang menurutnya menyedihkan itu.

“Lain kali kalau berjalan yang benar, ayo kerumahku dulu biar lukamu diobati,”ajak Sehun tanpa membantu Anna berdiri, pria itu melangkah mendahuli Anna.

Dengan susah payah akhirnya Anna sampai pada sebuah rumah yang super mewah.l tak jauh dari bekas rumah Chanyeol.

“Masuklah,” ucap Sehun.

Anna kemudian mengobati sendiri lukanya diruang tamu, sementara Sehun sedang mandi dikamarnya.

“Ini benar-benar 2020? Peralatannya makin canggih saja,”gumam Anna saat melihat-lihat rumah Sehun dengan berbagai kecanggihannya

“Kau sudah selesai? Jika sudah ayo kuantar pulang,”ucap Sehun. Tanpa menunggu jawaban Anna, pria itu keluar dari rumahnya dengan sebuah kunci mobil ditangan.

***

“Kau tinggal disini rupanya ya,”

Sehun melihat suasana sekitar, dengan tatapan ‘agak ngeri juga tinggal diapartemen seperti ini’. Ya apartemen dengan harga sewa 500 ribu won perbulan itu sangat tidak level bagi Sehun.

“Ha apa itu?”Anna kemudian mempercepat langkahnya saat melihat ada kertas ditempel didepan pintunya.

“Mwo? Aku tidak membayar sewa selama 2 bulan? Ini tidak mungkin. Aku bahkan baru saja membayarnya bulan kemarin untuk 3 bulan dengan bonusku,” ucap Anna kesal.

Sehun melirik tagihan apartemen itu, 1 juta won.

‘Apa dia benar-benar dari masa lalu?’batinnya. Anna tidak mungkin gila karena Sehun tidak mungkin merekrut karyawannya dengan begitu ketat. Mulai dari tes kesehatan hingga kejiwaan semua harus baik.

Ketika Anna hendak masuk kedalam apartemennya, Sehun dengan cepat meraih lengan gadis itu.

“Wa-wae sajangnim?”tanya Anna gugup. Sehun menatapnya tajam membuat jantung Anna berdetak lebih cepat.

“Izinkan aku masuk,”pinta Sehun. Anna menghembuskan nafasnya lega. Belum sempat ia mengizinkan, Sehun sudah masuk kedalam.

Sehun sadar, semua isi didalam apartemen Anna berisi barang-barang lama.

“Televisi itu?”tanya Sehun.

“Ya! Aku membelinya tahun 2013 baru saja aku akan menggantinya dan uangku sudah tidak cukup karena ini tahun 2020, harga tv naik hingga 35% dari 3 tahun lalu,”ucap Anna seraya mengambil sesuatu didalam kulkasnya.

Ketika Sehun melihat-lihat benda-benda lainnya tiba-tiba “hoekssss”

“Suara apa itu?”Sehun bergegas menuju dapur. Benar saja Anna muntah-muntah hebat disana.

“Apa yang kau minum Anna-ssi?”tanya Sehun panik. Anna menyerahkan sebotol susu pada Sehun.

Jelas sekali tertulis tanggal kadaluarsa ‘Agustus 2017’. Sehun kemudian berlari menuju kulkas dan mengecek semua makanan disana, semuanya sudah melewati tanggal kadaluarsa.

“Kita harus kerumah sakit,”ucap Sehun sambil memapah Anna keluar dari apartemen.

“Aku tidak bisa mati begini, aku belum menikah, Aku belum memiliki rumah sendiri dan aku belum merasakan pergi kekantor dengan mobil pribadi,”ucap Anna lemas.

“Jangan banyak bicara Anna-ssi,”Sehun terlihat begitu panik, apalagi saat tangan Anna terasa begitu dingin.

“Sajangnim? Sepertinya aku tidak kuat jika harus menuruni tangga hinnga lantai 1,”

Sehun menghela nafasnya lalu berjongkok didepan Anna “Naiklah,”ucap Sehun uhh sweet bangettt *author alay deh ngerusak suasana.

***

“Sebenarnya sejak kemarin sepertinya gadis itu makan makanan yang sudah basi, susu hanyalah pemicu muntahnya dia,”kata-kata sang dokter tadi makin meyakinkan Sehun.

Sehun duduk disamping tempat tidur Anna. Gadis itu masih tertidur setelah perutnya dikuras habis, agar semua makanan kadaluarsa tadi tidak ada yang tertinggal diperutnya. ‘Jadi benar dia dari masa lalu?’batin Sehun bertanya-tanya. Hingga ia tak menyadari bahwa Anna sudah sadar dan memandanginya sejak tadi.

“Sajangnim, kau pulang saja aku tidak apa-apa sendiri,”ucap Anna.

“Kau sudah bangun Anna-ssi, apa yang kau rasakan sekarang?”tanya Sehun.

“Aku sudah jauh lebih baik, hanya saja aku lapar sekali,”

“Kau mau makan apa biar kubelikan,”Sehun segera bangkit dari duduknya.

“Aku mau tteobokki jangan terlalu pedas, kimbab, ayam goreng dan jus,”balas Anna semangat.

Sehun menatap Anna aneh “aku akan menghabiskannya, setelah itu kau boleh pulang,”

Tak lama kemudian, Sehun datang dengan beberapa makanan pesanan Anna. Pria itu melewati lorong rumah sakit dengan semangat. ‘Grep’ langkahnya tiba-tiba berhenti.

“Kenapa aku semangat sekali?”tanyanya sendiri.

“Ah peduli apa aku.”lalu pria itu membuka pintu kamar rawat Anna. Gadis itu tersenyum manis menyambut kedatangan direkturnya itu.

“Sekarang jika kau mau pulang, kau boleh pulanh sajangnim,”ucap Anna.

“Kau hanya perlu menghabiskan satu kantong infus ini, jadi sebentar lagi kau akan pulang. Aku akan menunggu saja daripada kau pulang sendiri,”balas Sehun. Ia mengeluarkan ponselnya daj mengirim pesan kepada seseorang.

Siapa dia?

***

“Gamsahannida sajangnim, sudah mau kurepotkan hari ini,”ucap Anna ketika mereka sampai diapartemennya.

“Gwaenchana, oh ya semua isi kulkasmu sudah diganti makanan baru jadi kau tidak usah khawatir ya,”Sehun kemudian bersiap untuk pulang.

Diganti baru? Pasti Sehun yang menggantinya.

“Aku pulang dulu ya, jaga dirimu baik-baik. Jika kau mau libur besok, libur saja biarkan tubuhmu beristirahat,”ucap Sehun.

“Ne sajangnim sekali lagi terimakasih ya,”Anna menyusul langkah Sehun yang keluar dari apartemennya. Diperhatikannya langkah pria itu hingga menghilang dibalik tangga.

To be continued.

Gimana nih chapt 1 nyaa aduh pasti jelek yaa huhuhu. Aku butuh banget saran dari kalian nih. Jangan sungkan buat ngasih saran yaaa

Iklan

2 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Ilévame De Vuelta – (Chapter 1)

  1. alurnya agak membingungkan yaa.. awal” agak gak ngeh jg.. mak bedunduk mak bedunduk gtu.. jadinya bingung
    tapi akhir” menarik.. pokoknya aq tunggu aja kelanjutannya..

  2. eh,ini alurnya mundur ya kak? ntr bakal ada flashback gitu kan. penasaran dia kok bisa lngsung ke 3 tahun yg akan datang.. :v semangat nulisnya authornim ^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s