[ EXOFFI FREELANCE] Bad Girl (Chapter 6)

Bad Girl ( Chapter 6)

Author : Bacon14

Length : Chaptered

Genre : Romance, SchoolLife,

Disclaimer : FF ini aku share di fbku sendiri Ayu Meylianawati Santoso, pageku EXO Fanfic Indo,https://www.fanfiction.net/u/8926667/, wattpad @AyuMeyliana dan blog EXO Fanfiction. So kalo ada yang pernah baca ff ini selain link” diatas itu namanya plagiat.

Main Cast :

– Byun Hyena

– Park Chanyeol

Additional Cast :

– Kim Nana

– Xi Yunji

– Oh Sehun

Sinopsis :

Byun Hyena. Yeoja berwatak keras, dingin dan sadis. Ia bertemu dengan Park Chanyeol. Seseorang geek yang selalu bergelut dengan buku-buku tebal. Bagaimanakah awal pertemuan mereka?

Happy Reading😁

“Park Chanyeol”

Kris menatap Hyena aneh. Yah… Kris adalah murid baru jadi dia kurang tahu tentang murid-murid disini tapi dia sempat melihat papan beasiswa dan tertera nama Park Chanyeol. Apa mungkin dia yang dimaksud Hyena?

“Namja beasiswa itu? Kau bersamanya? Jangan bercanda, Hyena. Aku tahu seleramu tinggi… ” Kris terkekeh sesaat sambil menatap lurus ke arah Hyena. Hyena memilin-milin seragamnya dengan gugup. Tidak dipungkiri ia selalu saja gugup berdekatan dengan Kris.

“Itu bukan urusanmu lagi, Kris. Pergilah… Urusi urusanmu sendiri. Jangan pedulikan aku.” Hyena hendak pergi namun tangan Kris menarik tubuhnya dan memeluk tubuhnya dengan erat. Hyena hanya terdiam tidak berniat membalas pelukan Kris. Ia rindu dengan pelukan namja berdarah China-Kanada ini. Namun semua hanyalah masa lalu.

“Maafkan aku… Sungguh… Aku mencintaimu, Hyena.” Hyena meronta dalam pelukan Kris tapi Kris tetap memeluknya dengan erat. Beberapa fanboy Hyena melihat Hyena sambil mengambil foto Hyena yang sedang berpelukan diam-diam. Beberapa juga saling berbisik satu sama lain sambil mengejek Hyena.

“Kemarin bersama Chanyeol sekarang mangsa baru ya.. Memang ya kalau sudah jalang ya jalang.” Hyena memejamkan matanya mendengar semua sindiran dan cemooh dari beberapa yeoja yang berlalu lalang di sekitarnya dengan Kris.

“CUKUP KRIS!!” Hyena mendorong tubuh Kris dan menampar pipinya dengan keras. Ia melihat Chanyeol yang baru keluar dari perpustakaan dan berlari ke arahnya. Ekor matanya melirik ke arah Kris yang memegang pipinya.

“Chanyeol!!!” Chanyeol menoleh dan mengalihkan perhatiannya ke Hyena. Hyena berlari ke arahnya dan memeluk tubuhnya dengan erat. Wangi strawberry menguar dari tubuh Hyena memasuki penciuman Chanyeol. Chanyeol cukup terkejut dengan pelukan Hyena. Tangan Hyena menarik tangan Chanyeol untuk memeluk tubuhnya balik.

 

“Ada apa, Hyena-ssi?” bisik Chanyeol. Hyena mengisyaratkan bibirnya untuk diam dan menarik tangan Chanyeol ke arah Kris. Tangan Hyena menggenggam erat tangan Chanyeol. Hyena juga tersenyum manis ke arah Chanyeol seakan-akan mereka telah berpacaran cukup lama. Sebuah senyum remeh terulas di bibir Hyena. Matanya menatap remeh ke arah Kris.

“Aku sudah bilang kalau aku sudah punya namjachingu. Semua hubungan kita hanyalah masa lalu. Kalian semua sebagai saksinya. Chanyeol adalah namjachinguku…” Hyena menunjuk ke arah semua orang yang menatapnya dengan tatapan intimidasi. Beberapa orang mengangguk dengan kaku dan cepat-cepat pergi darisana. Chanyeol hanya terdiam dan tidak memberi reaksi. Hyena melipat tangannya di depan dada seakan-akan dia yang menang. Kris masih tidak percaya dengan ucapan Hyena. Matanya menatap ke arah Chanyeol dengan tatapan intimidasi. Tangannya dengan cepat mencengkram ke arah Chanyeol dan menatapnya tajam.

“Kau?! Kau bukan siapa-siapa, Hyena. Aku pastikan aku akan merebutnya darimu. Bocah ingusan sepertimu tidak cocok dengan Hyena. Hyena hanya milikku.” Kris melepas cengkramannya dari kerah Chanyeol dan melenggang pergi. Setelah Kris pergi, Hyena melepas genggaman tangannya dan mengambil sapu tangan dari sakunya.

“Yahh… Sebenarnya aku tidak ingin menjelaskan tapi karena kau sudah terlanjur terseret dalam masalahku dengan Kris, aku akan jelaskan sedikit hubunganku dengan Kris. Dia adalah sahabatku tapi dia pergi ke Brazil dan yah… Dia menyukaiku sedangkan aku tidak menyukainya. Jadi aku memintamu untuk berpura-pura menjadi pacarku dan aku memintamu untuk meninggalkan kacamata tebalmu itu. Gantilah dengan soflen, aku tidak mau memalukan diriku karena berpacaran dengan namja kutu buku. Besok bersikaplah seperti seorang pacar jika Kris ada di dekatku, ne?” Chanyeol hanya mengangguk dengan ucapan Hyena. Hyena tidak menceritakan bahwa ia juga menyukai Kris tapi karena egonya yang tinggi ia menyingkirkan perasaan itu. Membiarkan rasa sakit hanya untuk dirinya sendiri tanpa membiarkan orang lain mengetahuinya. Ia terbiasa hidup seperti itu. Ia tidak suka mengumbar masalahnya dengan orang lain.

“Oh ya panggil aku dengan Hyena. Aku sudah pernah mengatakan hal itu kan? Jangan bersikap canggung jika Kris sedang melihat kita berdua. Yahh… Pokoknya kau tahu kan semua perilaku orang pacaran. Lakukan itu saat Kris di dekat kita. Arraseo?” Chanyeol lagi-lagi mengangguk. Hari sialnya akan dimulai lagi. Hyena tersenyum tipis lalu melenggang pergi. Chanyeol menghembuskan nafasnya. Rasanya sangat menakutkan saat Kris mencengkram kerahnya. Ia tidak terbiasa dengan perkelahian apalagi ini masalah yeoja semata. Ia sangat berterimakasih pada Hyena karena melibatkannya dalam masalah Hyena dan Kris. Apa tidak ada namja lain yang bisa dijadikan namjachingu bohongan?

*******

“Hyena… Kau berpacaran dengan Chanyeol? Apa karena prom night itu? Oh wow… Chukkae… Akhirnya ada namja yang bisa menaklukkanmu.” Hyena memutar bola matanya dengan malas. Ia memutar-mutar sedotan jusnya dengan bosan. Sedaritadi ia menemani Yunji yang menunggu Sehun karena Yunji merengek minta ditemani. Daritadi Yunji mengstalk akun SNS teman seangkatannya dan tersebar luas video mengenai Hyena.

“Berhentilah berbicara, Yun.” Yunji menatap Hyena sambil terkikik geli. Jarang sekali ia mendapatkan kesempatan mengerjai Hyena karena Hyena itu sangat dingin dan sulit diajak bercanda.

“Kenapa kau memutuskan berpacaran dengan Chanyeol? Aku tahu itu sebenarnya tidak mungkin kalau tidak ada alasan di baliknya.” Setidaknya Yunji mengerti keadaan Hyena. Ia menaruh ponselnya di atas meja dan menatap Hyena, menunggu penjelasan dari bibir mungilnya.

“Itu semua karena Kris. Untuk apa dia kembali?” Untuk pertama kalinya, Hyena terbuka akan masalahnya pada Yunji. Biasanya ia tidak pernah bercerita dan menutupi masalahnya. Ia tidak suka orang lain ikut campur dengan masalahnya.

“Ah.. Aku tahu itu karena Kris. Sudah kuduga… Lalu sampai kapan kau akan jalani hubungan pura-puramu itu?” Hyena mengendikkan bahunya. Ia meminum jusnya hingga habis dan mengambil tasnya untuk pergi.

“Hei… KAU MAU KEMANA? JANGAN TINGGALKAN AKU!!!!” Yunji berlari ke arah Hyena tapi menabrak tubuh seseorang. Ia tidak melihat wajah namja itu karena ia memakai masker. Tapi kelihatannya sangat tampan.

“Kalau aku tidak punya Sehun mungkin aku sudah mendekatinya..” gumam Yunji. Yunji kembali mengejar Hyena yang mulai masuk ke dalam mobilnya.

“Kau akan dapat kejutannya, Hyena. Hehe…” Namja bermasker itu terkekeh pelan sambil menyesap mocchacinonya. Matanya menatap Hyena yang mulai melajukan mobilnya dan tersisa Yunji yang melihat mobil Hyena dengan sedih.

*******

Hyena tidak tahu mau kemana. Ia hanya tahu moodnya memburuk saat Yunji menanyakan kapan hubungannya dengan Chanyeol berakhir. Ia tidak tahu pasti tentang hal itu. Yah… Ia bukan yeoja yang suka mempermainkan perasaan seseorang. Hanya yeoja murahan yang melakukan itu. Setidaknya ia memiliki rasa kasihan pada Chanyeol. Ia tidak tahu menahu mengenai masalahnya dengan Kris tapi dia ikut terseret karena kecerobohannya.

Satu lagi yang membuat Hyena bingung kenapa Chanyeol yang menjadi namjachingu pura-puranya. Masih banyak namja lain yang tampan selain dia. Bahkan seratus kali lebih baik dari Chanyeol. Tapi kenapa pilihannya jatuh pada namja geek yang kaku dan selalu canggung seperti itu. Bukan seleranya sama sekali.

“Apa mungkin aku tertarik dengannya?” pikir Hyena. Hyena menggelengkan kepalanya berkali-kali. Duh….darimana pikiran itu datang sih. Hyena akui Chanyeol memang tampan, tinggi, pintar tapi sifatnya membuat Hyena selalu naik darah. Menyebalkan tapi selalu saja romantis dengan cara-cara tidak terduga. Entah romantis itu hanya tipuan atau asli, ia tidak tahu.

Hyena menginjak rem tapi remnya blong. Ia mencoba tetap tenang dengan menurunkan gigi pada mobilnya secara perlahan. Ia mencari apapun untuk dibenturkan pada mobilnya, sesuatu yang tidak keras dan tidak membuatnya celaka. Sayangnya ia tidak menemukannya. Mobilnya mulai berbelok kesana-kemari dan berakhir dengan tabrakan pada sebuah pohon. Untungnya Hyena tidak menabrak setir berkat airbagnya. Ia keluar dari mobil dan menelpon salah satu orangnya.

“Cepat kemari mobilku kecelakaan… Jalan XxX.. Cepat! Kalau tidak gajimu kupotong.” Hyena mematikan telponnya dan mendengus sebal. Disini sangat sepi. Mencekam sekali rasanya.. Hari mulai sore dan suasana semakin dingin. Hyena masih menggunakan seragam sekolah karena tidak sempat mengganti baju saat pergi bersama Yunji. Seragam sekolahnya sangat tipis dan blazer sekolahnya tertinggal di rumah. Di dalam mobilnya tidak ada baju hangat yang bisa ia kenakan.

“Uhh~ dingin sekali..” Hyena mengusap-ngusap lengannya. Mobilnya rusak dan pemanas tidak bisa nyala. Lengkap sudah penderitaan Hyena. Ponselnya mulai kehabisan baterai dan powerbanknya juga habis.

Sebuah pesan masuk ke ponselnya. Park Chanyeol. Hyena menatap heran ponselnya. Tidak biasanya Chanyeol memberinya pesan. Hyena membuka pesan dari Chanyeol dan sebuah pesan aneh muncul dari ponselnya.

‘Apa kau baik-baik saja?’ Hyena terkikik geli saat membaca pesan Chanyeol. Seakan Chanyeol tahu keadaan Hyena sekarang. Hyena mengetik pesan balasan.

‘Aku kecelakaan. Menurutmu apa aku baik-baik saja?’ Setelahnya ponsel Hyena mati, Hyena menaruh ponselnya ke jok belakang. Lama sekali orang suruhannya datang.

*******

Chanyeol sedang asyik belajar. Tangannya menulis pesan tanpa melihat pesan ini dikirim kemana. Matanya terfokus pada buku-buku pelajaran. Sebenarnya dia ingin mengirim pesan ‘Apa kau baik-baik saja’ pada Bae Jinyoung karena dia sedang terbaring sakit. Tapi pesannya terkirim ke Hyena karena nama depannya hampir mirip. Setelah sadar dengan apa yang ia lakukan, Chanyeol mulai panik.

“Apa aku harus minta maaf padanya? Sial… Kenapa aku bisa ceroboh seperti ini?” Chanyeol menutup buku pelajaran. Percuma belajar karena otaknya tidak bisa fokus lagi. Ia mengacak rambutnya frustasi. Matanya menatap ponselnya berulang kali. Menatap nama Hyena tertera di ponselnya, rasanya ia ingin mati saja.

Cling..

‘Aku kecelakaan. Menurutmu apa aku baik-baik saja?’ Chanyeol menatap ponselnya lagi. Hyena membalas pesannya. Lagi-lagi ia mengernyitkan dahinya. Hyena kecelakaan? Apa dia terluka? Apa dia baik-baik saja? Chanyeol menelpon Hyena tanpa pikir panjang tapi ponselnya tidak aktif. Lagi dan lagi Chanyeol menelepon Hyena tapi selalu tidak aktif. Pilihan terakhir Chanyeol menelepon Yunji.

‘Ne.. Yeoboseyo..’ Suara manis Yunji menyapa pendengaran Chanyeol.

‘Sunbae.. Maaf mengganggumu malam-malam. Apa Hyena sedang bersamamu?’ Suara kikikan geli terdengar dari Yunji. Chanyeol mengernyitkan dahinya. Apa Hyena sedang mengerjainya?

‘Ani… Dia tidak bersamaku. Apa kau merindukan pacarmu itu eoh? Dia tadi menemaniku menunggu Sehun lalu dia pergi entah kemana.. Memang kenapa?’ Setelah mendengar penjelasan Yunji, Chanyeol menutup teleponnya. Ia mengambil jaket dan menaiki motornya.

Chanyeol memiliki bakat dalam melacak ponsel. Ia menelusuri GPS terakhir Hyena dan langsung tancap gas kesana. Ia tidak peduli dengan harga dirinya atau rasa malunya saat bertemu Hyena. Hyena sekarang adalah yeojachingunya yah walaupun hanya pura-pura saja. Ia mengkhawatirkannya… Well terdengar aneh.. Tapi memang itu yang ia rasakan.

“Yeoja bodoh… Yeoja aneh.. Kenapa dia ke daerah situ? Daerah sana kan sedikit menakutkan. Sepertinya dia juga sendiri.” gumam Chanyeol. Chanyeol melajukan motornya lebih cepat. Ia tidak mau Hyena kenapa-kenapa. Yahh peduli apa dengan segala harga dirinya.

“Hah.. Hah..Hyena! Hyena! Kau dimana?” Hyena yang mendengar suara seseorang keluar dari mobil dan ikut berteriak. Chanyeol segera berlari ke arah Hyena dan memeluk tubuh mungilnya. Tangannya mendekap tubuh ramping Hyena dan memberinya sebuah kecupan singkat. Hyena benar-benar terkejut dengan kedatangan Chanyeol. Apa karena pesan yang ia kirim tadi? Tapi kenapa Chanyeol terlihat sangat mengkhawatirkanku. Semburat samar timbul di pipi Hyena. Chanyeol masih memeluknya dan tidak ada tanda-tanda ingin melepasnya.

“Chanyeol?” Setelah tersadar dengan apa yang dilakukannya, Chanyeol melepas pelukannya dan menunduk malu.

“N-n-neo gwenchana?” ucapnya gugup. Hyena terkikik geli dengan ucapan Chanyeol yang terdengar sangat gugup. Mana sikap gentlemannya tadi? Ini menjadi hiburan yang menghibur sekali untuknya.

“Aku sudah bilang kita ini sepasang kekasih walaupun pura-pura sih. Bersikaplah sewajarnya. Bagaimana kau menghadapi Kris saat dia mendekatiku? Gentleman sedikit lah, Chanyeol..” sindir Hyena. Chanyeol mengusap rambutnya perlahan dengan canggung. Semilir angin membuat Hyena sedikit menggigil.

“Apa kau kedinginan?” Hyena mengangguk. Ia mengusap tangannya dan meniup-niupnya perlahan. Chanyeol berlari kecil ke arah motornya dan membuka jok motornya. Terdapat satu buah sweater berwarna pink peach yang ukurannya pas dengan Hyena. Chanyeol mengambil sweater itu dan menutup jok motornya.

“Ini… Pakailah.. Dan pakai syal hitam ini juga.” Hyena memakai sweater pemberian Chanyeol. Tubuhnya terasa lebih hangat sebelumnya. Chanyeol melepas syal hitam yang ia pakai dan melingkarkannya di leher Hyena. Bibirnya mengulas senyum tipis dan tangannya membetulkan letak syal Hyena.

“Nah lebih hangat kan?” Hyena mengangguk. Chanyeol menundukkan wajahnya dan menatap kedua mata Hyena. Mata yang memancarkan kesedihan tapi berusaha disembunyikannya. Mata yang memancarkan kesepian dan kelelahan.

“Kau sudah memanggil montir kan? Lebih baik aku antar kau pulang, ne?” Hyena mengangguk. Ia juga sangat lelah dan ingin tidur. Chanyeol menarik lengan Hyena dengan lembut dan membawanya naik ke atas motor.

“Pegangan yang erat. Aku akan sedikit ngebut. Kau terlihat lelah, Hyena.” Entah kenapa Chanyeol merasa lebih nyaman bersama Hyena. Ia sudah mulai terbiasa dengan sikap cuek dan dingin Hyena. Ia tidak peduli apakah Hyena akan merespon niat baiknya atau tidak karena yang terpenting Hyena selamat dan tidak apa-apa.

Hyena memeluk erat pinggang Chanyeol dan menempelkan kepalanya ke punggung Chanyeol. Hangat… Satu kata yang mendeskripsikan Chanyeol. Jauh berbanding terbalik dengan Hyena yang dingin dan kasar. Dua kepribadian yang berbeda namun bisa melengkapi satu sama lain. Hyena semakin mengeratkan pelukannya saat angin semakin dingin menusuk tubuhnya.

‘Apa aku harus membuka hatiku untuknya?’

******

“Hey… Bangun, Hyena.” Chanyeol menggoyangkan tubuh Hyena tapi tidak ada respon. Chanyeol melepas tangan Hyena yang melingkar erat di pinggangnya. Untung saja Hyena tidak jatuh padahal dia sedang tertidur pulas. Chanyeol menggendong Hyena dan membawanya ke apartemennya. Ia hafal dengan password apartemen Hyena karena Yunji sempat membocorkannya kepada Chanyeol.

Hyena semakin mendekatkan kepalanya ke dada Chanyeol dan mengusak-usak hidungnya ke sweater Chanyeol. Seperti anak anjing yang tertidur di dalam gendongan majikannya. Chanyeol menarik senyumnya melihat Hyena tertidur dengan imut.

“Hye bangun.. Aku kesulitan menekan password apartemenmu” Hyena membuka matanya dan terpaku menatap Chanyeol yang hanya berjarak beberapa cm dari wajahnya. Ia memukul lengan Chanyeol dan turun dari gendongan Chanyeol. Pipinya memerah karena malu. Sudah berapa lama ya ia tidur?

“Kenapa tidak membangunkanku?” Hyena melipat tangannya di depan dada dan mengerucutkan bibirnya kesal. Tanpa sadar, tangan Chanyeol mencubit gemas pipi Hyena.

“Ya! Ya! Apa yang kau lakukan! Sakit tau…” Chanyeol menarik tangannya dan menunduk takut sedangkan Hyena mengusap-ngusap pipinya yang memerah. Ia menatap sinis Chanyeol dan menekan password apartemennya. Setelah itu Hyena melempar pintu apartemen dengan keras. Di balik pintu, tangannya memegang dadanya yang berdegup kencang.

“Shit… Kenapa dengan Chanyeol itu?” Hyena memegang kedua pipinya yang panas. Bukan karena dicubit tapi karena rasa malunya. Seorang Hyena malu… Haha… Itu terasa mustahil tapi hal ini terjadi pada Hyena.

Chanyeol yang berada di luar apartemen mau tidak mau pulang. Toh.. Memang niatnya hanya mengantar bukan untuk menginap disini. Chanyeol memakai helm dan melihat sekali lagi ke arah jendela apartemen milik Hyena. Setelah memastikan lampu kamar Hyena mati, Chanyeol menyalakan mesin motornya dan pulang ke rumahnya.

******

“Hyena… Aku masih tidak bisa percaya kau bersama namja geek itu. Shit… Aku seribu kali lebih tampan darinya..” Hyena memutar bola matanya malas, mendengar ocehan Kris yang overpede.

“Yah… Mungkin setelah ini kau akan berubah tentang namja yang kau sebut geek itu.” Hyena tersenyum tipis. Tak lama kemudian, Chanyeol datang dengan motornya. Penampilannya 100% berubah. Dia tidak lagi memakai kacamata tebal dan memakai soflen coklat. Rambutnya dinaikkan menampilkan dahinya yang sangat menggoda. Sebuah kacamata hitam bertengger di hidung mancungnya.

“Sudah kubilang..kau kalah tampan.” Hyena memasukkan semua bukunya dalam loker dan mendekati Chanyeol. Kris yang tersadar dari keterkejutannya mengekor di belakang Hyena. Jari-jari Hyena menggenggam jari-jari Chanyeol. Matanya menatap Kris dengan tatapan merendahkan.

“Geez.. Hyena.. Ayolah… Dia tidak ada apa-apanya denganku.” Kris melihat dari atas ke bawah. Di matanya, tidak ada yang menarik dalam diri Chanyeol.

“Setidaknya dia tidak pernah meninggalkanku saat aku membutuhkannya tidak sepertimu, Kris.” sindir Hyena. Hyena menyeringai melihat reaksi Kris. Kesalahan fatal yang dilakukan Kris padanya yang membuatnya sangat menderita.

“Beri aku bukti kalau kau sedang berpacaran dengannya. Aku tahu seleramu, Hyena. Cium dia di depanku. You know.. French Kiss.” Kris tersenyum menampilkan smirk andalannya. Hyena benar-benar terkejut dengan ucapan Kris tapi ia berusaha mengontrol dengan baik ekspresi wajahnya. Ia melirik Chanyeol yang tidak berekspresi apa-apa. Hyena sangat tahu Chanyeol terkejut dengan ucapan Kris. Tangannya lebih dingin di genggaman Hyena.

“Ayo lakukan… Setelah itu aku tidak akan mengganggumu lagi, Hyena.” Kris sangat tahu Hyena sangat membenci melakukan sesuatu duluan. Apalagi dalam hal romantis apalagi ciuman. Hal ini sangat menjijikkan untuk Hyena.

“Geurae…” Hyena berjinjit sedikit karena tinggi Chanyeol seperti tiang listrik tapi sayangnya tingginya tidak sampai juga.

“Menunduklah sedikit..” bisik Hyena. Chanyeol menggelengkan kepala, menimbulkan kernyitan di wajah Hyena.

Chanyeol menundukkan wajahnya, menangkup kedua pipi Hyena dan menciumnya dalam. Hyena pun ikut membalasnya. Tangannya melingkar di belakang leher Chanyeol. Dengan sedikit susah payah, Hyena mengimbangi lidah Chanyeol yang bermain di bibirnya. Sepertinya Chanyeol sangat menikmati termasuk Hyena.

Setelah merasa sesak, Hyena mendorong tubuh Chanyeol dengan terengah-engah. Matanya melirik Kris yang masih syok. Seringaian muncul di bibir Hyena.

“Otte? Aku sudah membuktikan ucapanku. Kau kira aku bercanda saat aku bilang aku berpacaran dengan Chanyeol.. Aku sangat mencintainya..” Hyena menatap Chanyeol dengan tatapan cinta yang terkesan dibuat-buat.

Tanpa banyak bicara, Kris pergi meninggalkan Chanyeol dan Hyena.  Hyena langsung melepaskan tangannya dari tangan Chanyeol. Ia mengusap bibirnya dan ingin menyapukan lipgloss. Namun tangan Chanyeol menahannya.

“Disini aku masih namjachingumu kan? Yah.. Walaupun pura-pura sih. Jangan sapukan lipgloss itu nanti bibirmu akan rusak. Bibirmu itu sudah manis tanpa kau beri lipgloss.” goda Chanyeol. Hyena menjitak kepala Chanyeol dengan keras. Chanyeol mengusap kepalanya yang sakit karena pukulan Hyena.

“Jangan sok mengaturku… Ingat kau hanya namjachingu pura-puraku jangan berharap lebih tadi hanya acting belaka.” Hyena berjalan meninggalkan Chanyeol tapi tangannya lagi-lagi ditarik Chanyeol.

“Wanna try real kiss from me?”

TBC

 

Iklan

2 pemikiran pada “[ EXOFFI FREELANCE] Bad Girl (Chapter 6)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s