[SUHO BIRTHDAY PROJECT] Loser – caesarani

timeline_20170608_004232

Loser || caesaranin || Suho and Exo || bromance || G

“ Yak! Park chanyeol”
Teriak seorang laki-laki kepada laki-laki lain yang berpostur jangkung tersebut dengan malasnya ia kearah Leadernya ya, tentu saja dia adalah Suho dan laki-laki yang diteriakinya adalah Park Chnyeol.
“Hyung? Mwoyaaaa?”
Jawab namja bermarga Park ini. Tak lama Suho pun melempar sebuah dokumen kearahnya.
“can you explain me what is this?”

Dengan tatapan mata yang tajam melihat kearah dongsaeng yang merupakan salah satu member di groupnya. Tangan besar Chanyeol pun membuka sebuah dokumen itu lalu tertawa simpul namun tak dapat diartikan.
“YAK! PARK CHANYEOL APA KAU GI–”
“ Akhirnya kau mengetahuinya hyung,aku lelah. Pergi lah ke kamarmu biarkan aku sendiri!”
“YAK ! MENGAPA KAU BEGITU EGOIS HAH? APA KAU TAK MEMIKIRKAN BAGAIMANA PERASAAN PENGGEMARMU HAH?
“HYUNG BERHENTI BERTERIAK PADAKU DAN TOLONG KELUARLAH DARI KAMARKU!”
Suho menatap Chanyeol tidak percaya. Apakah ini imbalannya sebagai leader yang harus menjaga ke 8 anggotanya ? disini ia hanya menjalankan apa yang menjadi kewajibannya untuk menjaga keutuhan group. Di usapnya wajah yang rupawan itu kasar lalu berjalan keluar dari kamar Chanyeol.
Blippp… dengan segera ia melihat Hpnya yang berbunyi itu
One unread massage
-Apa kau berhasil?-
Tentu ketiknya lalu send massage
Suho pov
Ku lemparkan tubuhku dikasur yang nyaman itu. Sesekali ku pijat kedua pelipisku.
Aku lelah
Mempertahankan diriku untuk terus seperti ini saja aku lelah. Tidak kah kau berfikir menjadi seorang idol itu berat?
Setiap hari diintai oleh para fansku seperti mereka pun akan menghantui mimpiku jika mereka bisa, belum tuntutan untuk menampilkan segala yang kami mampu saat perform, diet ketat menjaga berat badan, kerinduan bersama keluarga, banyak hal hal yang tak bisa ku lakukan kami memiliki ruang gerak terbatas. Namun semua rasa sakit itu semua kelelahan itu sirna ketika aku mengingat kalian, iya kalian
EXO-L
Sedetik ku ingat kembali, kesalahanku melepas ketiga member kami. Itu pasti adalah luka yang dalam bagi fans kami.
“aku terlalu kecil untuk mengingat betapa kalian mencintai aku”
Ucapku lirih. Apakah kali ini aku akan gagal kembali? Apakah kami akan kehilangan Chanyeol? Apakah dia akan membuat kalian menangis kembali? Apa yang harus ku lakukan?
Tampa sadar aku menutupkan mataku meringkuk diam dikasur dan mulai berpetualang di dunia mimpi.
—–000—-
Blip blip blip
“tck jam berapa ini kenapa Hpku terus bordering”
Ku raih ponselku yang berada di nakas, dan membukanya. Oh ternyata dari group chat kami. Hari ini memang lah hari istirahat kami setelah berminggu-minggu
“YAKK!! BISA KAH KALIAN TIDAK BERISIK? KENAPA TIDAK BERBICARA SECARA LANGSUNG HUH? SUNGGUH MALAS”
……..
Tidak ada jawaban dari satu pun mereka. Dengan malas ku langkahkan kakiku ke arah dapur melewati kamar seseorang yang kemarin ku teriaki, yaa Park chanyeol seorang memberku yang mengajukan pengunduran dirinya kemarin. Ku hela napas sejenak untuk menyiapkan kepala dinginku berbicara kepadanya lalu membuka pintu dan beranjak melangkahkan kakiku masuk kekamarnya.
“berhenti berjalan, aku sedang berkemas. Jangan menginjakan kaki karna aku tidak ingin berargumen dengan mu. Oh baekhyun menitip salam padamu karna hari ini ia dan member lain sedang pergi ke suatu tempat.”
Ucap chanyeol dingin sambil memasukan beberapa peralatan ke dalam tas besar miliknya. Aku menghela napas kedua kalinya.
“baik lah jika itu mau mu, semoga kau bahagia meninggalkan keluarga ini. Meninggalkan ExoL yang selama ini memujimu di setiap inci. Liat betapa irinya aku kepada mu Chanyeol. Kau tampan dan gilai semua Fans kita, kau lucu dan selalu memberlain dengarkan. Tapi, sayang sekali kau harus meninggalkan kami disini. Terimakasih Chanyeol, maaf jika aku tidak pantas menjadi seorang leader. Setelah kau pergi mungkin aku akan mengambil cuti maaf aku hanya seorang leader pengecut”.
Mendengar ucapanku Chanyeol hanya diam tak merespon, ku tarik kembali pintu itu dan pergi ke dapur. Meneguk sesaset vitamin untuk menjaga daya tahan tubuhku.
Baiklah jika itu kemauan Chanyeol, aku juga tidak bisa memaksa kehendaknya. Tak lama chanyeol keluar dari kamarnya membawa tas besar di pundaknya pergi. Meningat waktu-waktu kebersamaa kami aku menangis. Hey , bukan kah namja juga boleh menangis?
Ku tarik sedikit senyum, baiklah aku akan menjadi leader gagal kembali. Maafkan ku ExoL.
—0000—
Autor pov
“yak yak! Taruh itu disinii.. bagaimana dengan chanyeol?” ucap seseorang yang pendek ke orang yang sedikit lebih tinggi darinya
“dia sedang perjalanan ke mari, tunggu sebentar lagi” ucap namja yang di panggil.
“kau mencariku huh?” terdengar suara baritone yang khas dari pintu masuk
–0000—
Blip blip
One unread massage from urichanyeol
Hyung aku ingin kau menemuiku di café xx disekitar gangnam pukul 20.00 kst
Terdengar helaan napasnya yang kesekian
“baiklah dia sudah mau menyelesaikan ini sebaiknya aku meyiapkan segala sesuatu yang akan terjadi nanti”
Iya melangkahkan kakinya itu ke kamarnya untuk membersihkan diri dan menemu Chanyeol
–0000—
Seorang namja bertubuh proporsional itu memgang ponselnya seperti orang kebingungan
“ Apa chanyeol benar benar mengirim alamatnya dengan benar? Bahkan café ini terlihat tidak buka sama sekali ini terlalu gelap dan tertutup dan juga café ini berada di sela sela gang kecil.”
Tak lama terdengar suara dari belakangnya dan
Bruk
“YAK SIAPA KAU?!”
sraak…
Seorang namja seperti suho dapat diseretnya menuju kedalam café yang sepi itu lalu mengikatnya di kursi. Tentu saja suho berontak namun apa daya ia hanyalah seorang melawan 2 namja berbadan besar yang menyeret lalu mengikatnya.
“Hai hyung”
terdengar suara yang tidak asing bagi Suho. Tak lama ia membelalakan matanya terkejut.
“Yak Park Chanyeol! Apa yang kau lakukan padaku?! Lepaskan”
Dengan membawa tongkat baseball yang ada ditangannya Chanyeol tersenyum dalam gelap
“Diam hyung, aku tidak akan menyakitimu. Hanya bermain sedikit mungkin? Sebagai balasan mu menceramahiku tak henti. Hahah”
Tawanya sangat dingin. Tak lama ia mengayunkan tongkat itu dan
Tack treteteeeett
“HAPPY BIRTHDAY KIM JUMYEON!!”
Suho yang tadinya memjamkan mata bersiap menerima pukulan Chanyel hanya bisa diam. Melihat para member dan keluarga serta beberapa staff hadir di café itu untuk merayakan ulang tahunya.
“YAK KALIAN MENGERJAIKU? AWAS KAU PARK CHANYEOL !’
Ucapnya sambil menendang kecil kaki chanyeol
“Mian hyung, ini semua ide gila para member” ucap chanyeol singkat.
“KALIAN TIDAK AKAN KUMAAFKAN!!” teriak suho membuat semuanya memohon maaf padanya agar tidak di hajar.
–THE END–

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s