[SUHO BIRTHDAY PROJECT ] HATS SHOP – Nur Aulia

timeline_20170606_202543

HATS SHOP
Author: Nur Aulia
Main Cast: Kim Junmyeon a.k.a Suho & park sena
Ranting: G
Genre : Romance

“ annyeong, perkenalkan namaku sena. Park sena aku murid pindahan dari Indonesia senang bertemu dengan kalian.” Setelah memperkenalkan diri aku dipersilahkan duduk oleh guru yang mengajar. Aku duduk di bangku yang kosong. Di sebelah seorang cowo yang kelihatan dari mukannya dia sangat dinggin dan jutek sehingga tidak ada yang mau duduk di sampingnya.

“annyeong. Namaku kim junmyeon panggil aku suho.” Sapa cowo yang duduk di sebelahku
“ annyeong. Aku sena, park sena senang berkenalan denganmu.” Jawabku
Jam pelajaran pun di mulai aku sedikit kesusahan untuk memahami pelajaran karena aku baru 1 minggu pindah ke korea. Aku hanya mengerti sedikit bahasa korea. Apa yang harus aku lakukan jika seperti ini nilaiku akan anjlok.
Bel istirahat berbunyi
Semua murid yang ada di dalam kelas berhamburan keluar dari kelas termasuk suho. Ketika di sudah mendekati pintu dia melihat ke arahku
“yaa. Park sena apa kau tidak ke kantin.”
“oh. tidak aku sudah sarapan tadi pagi, terimakasih.”
“baiklah, aku pergi.”
Setelah suho pergi aku melanjutkan membaca novel yang ku bawa dari Indonesia. Terlintas di pikiranku tentang suho. Sepertinya aku salah dengan penilaianku dia sangat ramah dan baik. Sena sadarlah kenapa kau memikirkan suho ayolah lanjutkan saja bacaanmu. Ahh sepertinya aku sudah mulai tidak focus dan langsung meminum air mineral yang ku bawa dari rumah . Aku melanjutkan membaca novelku. Tak terasa suho sudah kembali dari kantin membawa roti dan susu kotak dia berjalan ke bangkunya yang berada di sampingku. Aku kaget tiba-tiba dia menaruh roti dan susu itu di atas mejaku dan duduk di sebelahku. Aku bertanya-tanya mengapa dia memberikan ini kepadaku. Seakan bisa membaca pikiranku dia langsung berkata.
“itu untukmu, aku membelikannya makanlah dari tadi kau duduk di sini dan membaca buku itu.” Jelasnnya
“ ohh.. terimakasih suho kau sangat baik lain kali aku akan membelikanmu juga.” Mendengar jawabanku dia hanya tersenyum dan senyumnya itu membuat pipiku memerah
“mengapa pipimu memerah. Apa kau sakit ayo kita ke uks.” Tanyanya yang melihat pipiku memerah aku langsung memegang pipiku yang memerah.
“ohh.. tidak apa-apa ini mungkin karna udara yang dingin.” Jawabku aku duduk di dekat jendela dan membukanya lebar-lebar dan pada saat itu memang sedang musim dingin. Mendengar itu suho langsung menutup jendela.
“ haha kau sangat lucu, sudah tau udara di luar dingin masih berani membuka jendela lihat teman- teman yang lain semua kedinginan karna ulahmu.” Suho melirik teman-teman sekelas yang tadi tidak memakai jaket tebal mereka dan sekarang memakainya. Aku langsung melihat sekeliling kelas dan berdiri.
“ maafkan aku semua.” Aku kembali duduk dan memakan roti yang di belikan dengan suho
Skip
Bel pulang berbunyi aku langsung merapikan buku dan keluar dari kelas menuju ke parkiran. Aku langsung melaju menuju toko topi untuk membeli sebuah topi karena aku sangat suka mengoleksi topi aku sudah tau toko topi di sini karena aku pernah ke sana sama eomma. Sesampainya aku di toko aku melihat topi yang sangat bagus berwarna hitam.saat aku mau mengambilnya tiba-tiba ada seseorang yang mengambilnya duluan. Aku melihat kea rah orang yang menggambil topi itu dan ternyata dia suho. Aku kaget kenapa bisa ada suho di sini, apa dia mengikutiku tapi tidak mungkin aku tidak memberi tahunya kalau aku ingin ke toko topi ini.
“ohh. Sena-ya kebetulan sekali kita bertemu di sini apa kau suka topi juga.”
“ohh. Annyeong iya aku suka mengoleksi topi.”
“sungguh wah. Berarti kita bisa berbelanja bersama-sama.”
Mendengar jawabanku suho kembali tersenyum
Suho pov
Padahal ini adalah hari pertama dia masuk sekolah tapi kenapa aku merasa sudah lama bertemu dengannya. Aku merasa sangat nyaman ada di dekatnya rasanya tidak ingin berpisah dari nya apa aku mulai menyukaimu melihat senyummu. Bukan bahkan jika melihatmu dari kejauhan aku sangat senang. Sena aku menyukaimu pada pandangan pertama . sekarang aku ingat ini bukan pertama kalinya aku bertemu denganmu di sini , ini sudah yang ke-3 kalinya bertemu denganmu di sini hanya saja kamu belum mengenalku. Pada saat pertama kali aku bertemu denganmu melihat senyummu itu membuatku tenang.
“suho-ssi, apa kau baik-bik saja kenapa kau melamun.”
“ohh aku baik-baik saja . apa kau sudah memilih topinya.”
“nee. Tapi aku bingung bagus yang mana untukku.”
aku melihat topi yang ada di tanganku dan memakaikannya ke sena. Dia sangat cantik memakai topi itu aku tak salah perkiraan jika topi ini pasti cocok untuknya. Dia terdiam melihatku memakaikannya topi itu.
“wahh.. ini sangat cocok untukmu ambil ini saja.”
“ suho-ssi kan kau mau membelinya kenapa kau memberikannya kepadaku.”
“ aku mau membelinya untukmu. Kebetulan sekali aku bertemu denganmu di sini.”
“ apa.. kau mau membelikannya untukku.”
“ iya. Aku tau kau sangat menyukai topi. Ini bukan pertama kalinya aku bertemu denganmu di sini.”
Dia kaget mendengar ucapanku. Wajahnya itu sangat lucu jika sedang kaget seperti ini. dan membuat aku tertawa melihat wajahnya itu . akhirnya dia membeli topi itu dan aku memilih topi berwarna hitam polos. kami berjalan ke kasir bersama sambil bercerita dan tertawa.
“ wah kau kembali lagi. Apa dia pacarmu.” Sapa seorang kasir kepada ku. Dia sudah kenal dengan wajahku ini karena aku adalah pelanggan tetap di tokoh ini
“ bukan kami masih berteman.” Jawabku singkat
“ masih. Ahhaaha. Berarti sebentar lagi kalian akan jadian selamt yah”
Aku hanya tersenyum dan sena juga tersenyum aku tau dia oasti belum mengerti apa yang kami bicarakan tadi.
“ suho-ssi apa kau membawa kendaraan.”
“tidak aku akan naik bus.”
“ aku akan mengantarmu pulang ayo.”
“ dengan senang hati.”
Sesampainya di rumahku aku memberanikan diri untuk menyatakan apa yangb kurasakan kepada sena karena aku tidak mau menyimapan perasaanku sendiri.
“sena-ssi . apa aku boleh jujur kepadamu.” Dia hanya melihatku dan menganguk
“ aku menyukaimu. tidak aku sanngat menyukaimu mau kah kau menjadi pacarku.”
Dia hanya terdiam karna kaget mendengar ungkapan isi hatiku. Aku langsung melanjutkannya
“ aku menyukaimu sejak kita pertama bertemu. Bukan di sekolah tapi di toko topi itu. Apa kau mau menjadi pacarku.”
Dia tersenyum dan menganguk. Aku sangat senang dan aku mencium pipinya

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s