[SUHO BIRTHDAY PROJECT] Good Bye – Amanda Prastika

timeline_20170608_004910

Good Bye – Amanda Prastika

Cast : Kim Joon Myeon aka Suho
Oh Sehun aka Sehun
Lee Hyein
Others
Genre : Angst, Hurt, Family

~>_<~~>_<~~>_<~~>_<~~>_<~~>_<~~>

Good Bye

Huwek huwek…. Terdengar suara yeoja yang sejak dari sini hari tadi hingga pagi hari mengeluarkan semua makanan yang berada di dalam perutnya. Yeoja itu merasa bahwa ada yg tdk beres dgn perutnya, dia pun memutuskan untuk pergi ke dokter.

@hospital

“Uisa, sebenarnya apa yang terjadi dengan diriku?”

“Ini adalah kabar gembira. Anda hamil dan usia kandungannya sudah 3 minggu”

“A-apa? Hamil?”

“Iya, dan anda harus menjaga kandungan anda dgn sebaik mungkin”

“Baiklah uisa, terimakasih banyak”

Hyein pun meninggalkan rumah sakit

Dia menangis tersedu sedu karena kejadian ini menimpa dirinya.

Oh iya siapa ayah anak ini? Jawabannya adalah choi sungmin, kekasih hye-in yang baru saja pergi meninggalkan dirinya dengan alasan songmin sudah lelah menjalin hubungan sepasang kekasih dengan hye-in.

“Hananim, eotteohge? Apa aku harus menggugurkan nya?”
“Songmin tidak mungkin mau bertanggung jawab hikss”
“AKU BENCI SONGMIN, AKU BENCI ANAK YANG ADA DI DALAM KANDUNGANKU”
“AKU HARUS MEMBUNUH ANAK INI SEKARANG JUGA”

lalu hye-in meminum alkohol yang sangat tidak dianjurkan diminum dalam kondisi hamil

“Hyein-a! Apa kau gila? Kau bisa saja membunuh anak itu” tiba tiba datang seorang wanita, dia adalah satu² nya orang yg tau tentang keadaan hyein sekarang

“Biarkan saja, toh jika dia lahir aku juga akan menyiksanya” jawab hyein dgn keadaan setengah sadar dan masih menangis

“Ya aku tau kau membenci bayi mu, tapi ingatlah bahwa anak itu adalah darah dagingmu!”

“Pergilah hani-ya, jangan mencampuri hidupku!”

“Terserah apa katamu” lalu hani pergi

4 tahun kemudian

“Owek owek…..” terdengar suara tangisan bayi yang baru lahir

“Hyein-a anak kita sangat lucu kan?

“Saaaangaattttttt lucu”

Flashback

4 tahun yg lalu setelah hyein melahirkan anak nya yang ‘tidak sah’, hyein bertemu dengan seorang pria yang siap menikahinya yang bernama yoonjae

Hyein menamain anak itu junmyeon, ia sengaja tidak menaruh marganya karna dia sangat membenci anak itu.’anak aib’ itu lah julukan hyein terhadap junmyeon

Oh ya jangan lupakan bahwa setelah mereka menikah, nama junmyeon diubah menjadi suho

.
.
.

“Kita harus menamai anak ini siapa?”

“Sehun, oh sehun, aku rasa itu nama yang tepat untuk anak kita”

3 hari kemudian hyein diperbolehkan untuk pulang kerumahnya

Hyein sama sekali tidak menanyakan keadaan suho, ia bahkan sangat tidak mempedulikan suho. Baginya suho hanyalah aib bagi dirinya

“Eomma boleh aku melihat dongsaeng?” tanya seorang anak berumur 7 tahun

“JANGAN DEKATI ADIKMU! KAU MAU MEMBUAT ADIKMU MENANGIS KARENA MELIHAT ANAK AIB SEPERTIMU?”

“baiklah eomma”

Skip

Suho pov

“Tuhan, sebenarnya apa salah ku? Kenapa eomma selalu memanggilku aib? Mengapa eomma membenciku? Mengapa eomma tidak menyayangi ku seperti sehun adikku? Tuhan aku mau eomma mencium dan memelukku setiap hari seperti sehun” itu adalah kata kata yang selalu kuucapkan dalam doaku setiap hari selama beberapa tahun terakhir ini
Hari ini aku genap berumur 19 tahun, tidak ada yang berubah, semuanya tetap sama. Oh aku rasa ada satu hal yang berubah, adikku sangat menyayangi ku, sekarang aku memiliki teman, walaupun untuk berbincang² dengan sehun aku harus diam diam tanpa sepengetahuan eomma.

Pada hari ini lagi² aku berdoa kepada Tuhan
“Tuhan, apakah eomma pernah mengingat hari ulang tahunku? Aku ingin sekali mendapatkan kecupan dari eomma walaupun itu hanya untuk sekali seumur hidup ku. Aku mohon Tuhan, untuk kali ini saja aku mau eomma memelukku & menciumku seperti anak² yang lain walaupun setelah dipeluk aku harus kehilangan nyawaku”

Ahhh doaku terlalu alay bukan? Tapi memang itu permohonanku

Suho pov end

Flashback

“Sehuna, liat eomma membelikanmu tas baru”

“Wah Bagus sekali eomma, lalu bagaima dengan suho hyung? Apa eomma juga membelikannya?”

“Sehuna, hyung sudah besar, tidak perlu barang² seperti ini”

“Mmm baiklah”

Padahal Suho tidak pernah sekalipun diberi barang² seperti itu, itu hanya akal²an hyein agar sehun tidak bertanya terus

“Hyung ayo bermain dengan ku’

“Baiklah”

Brukkk terdengar suara vas bunga yang terjatuh dan menimpa kaki sehun

“Huaaaa eomma”tangis sehun

“Ommo sehuna,apa yang terjadi”

Lalu suho datang dengan ketakutan yang luar biasa

“Eom-mma, aaku yang mengajak sehun bermain”

“Dasar kau anak bodoh, sudah ku bilang jangan dekati adikmu, aku sudah tau bahwa kejadian semacam ini pasti akan terjadi”

“Maafkan aku eomma” kata suho sambil menahan tangis, karna dia sudah tau apa yang terjadi jika eomma nya marah

“Hwisang,cepat obati kaki sehun!” teriak hyein

“DAN KAU, SEKARANG IKUT AKU”

Cetasss cetass…

“Ampun eomma,aku janji tidak akan mengulanginya lagi” teriak suho

Kalian tau apa yang terjadi? Suho diikat di sebuah pohon di taman dan dipukuli dengan mmmm sejenis alat cambuk

“Diam anak aib, tidak ada kata ampun atau maaf, kau hrs dihukum sangat berat”

Cetass cetass

“Eomma sudah hentikan, hyung tidak bersalah,aku yang mengajaknya bermain,aku yg memaksanya”

Lalu hyein menghentikan kegiatan yang ‘menyiksa’ anak nya itu & melepas ikatan pada tubuh suho lalu meninggalkannya

“Hikss hiks sakit eomma, perihh” tangis suho ketika lukanya diobati oleh hwisang

“Eomma jangan siksa aku, aku juga anakmu kan?”

Fb end

“Eomma, hari ini adalah ulang tahun ku,apa eomma tidak mau mengucapkan selamat ulang tahun”

“Hei anak aib, jangan bermimpi terlalu tinggi, sampai kapanpun aku tidak akan mengucapkan selamat ulang tahun untuk mu

Suho sudah tau jawaban eommanya dari awal

Keesokan hari nya

“Eomma, appa hari ini aku berangkat naik sepeda nde? Biar sama dengan hyung dulu, kan selama ini aku selalu menaiki mobil,aku bosan eomma”

“Itu terlalu berbahaya sehuna”

“Eomma hanya perlu percaya kepadaku”

“Baiklah, hati²”

Saat perjalanan plg tiba² BRAKK

Sehun ditabrak oleh mobil yang mengakibatkan sehun jatuh tergeletak dan mengeluarkan banyak darah. Banyak orang yang mengelilinginya lalu memanggil pihak rumah sakit

“Sehuna andwaeeeee anakku, dimana dia?” teriak hyein

“Hyeina sabarlah”

Lalu seorang dokter keluar dark ruangan tsb

“Maaf tapi pasien sehun harus mendapatkan pendonor jantung agar bisa disembuhkan jika dalam 2 hari tidak ada pendonor maka terpaksa kami akan menyerah

Suho yang sedari tadi bersembunyi mendengar perkataan dokter tadi

Skip

“Sehuna eomma senang akhirnya kita bisa kembali ke rumah bersama sama, orang dermawan itu rela memberikan jantungnya untukmu tanpa imbalan sehuna”

“Emm ngomong² hyung dimana?”

“Entahlah, mungkin dia sedang keluar. Bagaimana bisa anak itu bersenang senang sementara adiknya baru keluar daru rmh sakit

“Sudahlah eomma,mungkin dia butuh hiburan, eh hwisang apa kah kau melihat hyung?

“Oh iya saya hampir lupa,tuan muda suho menitipkan surat ini untuk ny hyein”

Lalu hyein membuka surat itu dan membacanya
Seketika hatinya sakit seperti sedang diremat² karna surat itu berbunyi :

Untuk keluargaku
Aku sangat menyayangi kalian,terutama eomma, walaupun eomma tidak pernah menyayangi ku tapi aku sangat menyayanginya lebih dari apapun, aku ingin eomma menjadi orang paling bahagia di dunia ini mangkanya aku mendonorkan jantungku untuk sehun,karna aku tau sehun adalah dunia eomma, tanpa sehun aku tidak tau eomma akan menjadi apa. Aku tidak bisa bayangkan jika Tuhan merengut nyawa adikku itu. Eomma aku senang karena untuk kali ini aku bisa berguna untuk eomma. Eomma pasti akan senang kan jika aku pergi dari hidup eomma? Bukan kah ini yang eomma inginkan selama ini? Sekarang impian eomma sudah terkabul, aku sudah meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Eomma aku titip salam untuk sehun & appa nde! Aku sangat menyayangi eomma lebih dan lebih dari apapun. Eomma saranghae maafkan aku waktu aku menulis surat ini aku menangis, padahal aku sudah menahannya, tapi air mata ini tidak bisa ditahan hehehehe. Annyeong

Andwae suhoya, hiks
Eomma menyayangimu, jangan tinggalkan eomma, eomma menyesal hikss apa yang harus eomma lakukan sehuna?

“Eomma hyung yang mendonorkan jantungnya untukku? Mengapa? Jawab aku eomma!”

“Eomma menyesal sangat menyesal”

Pada akhirnya nasi sudah menjadi bubut yang tidak bisa dikembalikan menjadi nasi lagi.

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s