[SUHO BIRTHDAY PROJECT] Gift – mysehuntea

timeline_20170604_202832

Gift-mysehuntea.
Suho x Irene|| Romance || T
Suho
Irene
etc.
°

Irene membuka aplikasi emailnya di ponsel dan mulai mengetik sesuatu.

Hai sayang,
Dua hari lagi adalah hari ulang tahunmu. dapatkah kita memiliki waktu bersama?

uhm.. sebelumnya, maaf jika aku mengganggumu.

aku sangat berterima kasih, aku sudah pernah mengatakan sebelumnya. Ku harap kau tidak pernah bosan mendengarnya.

terima kasih untuk selalu mencoba mengisi waktumu bersamaku, bahkan disaat waktu dan jadwal sibukmu dan maaf aku sering meminta waktumu tanpa pernah mendengar keluhanmu

Aku hanya ingin memberitahumu, Rindu ini tidak dapat dijabarkan oleh aksara dan kau tahu betapa menyiksanya?
Cepat kembali, Aku merindukanmu dengan sangat.
-your fangirl, notice me oppa-ya!

[ini efek karna terlalu merindukanmu, sialan T_T]

Beberapa jam setelah itu, Suho yang baru sempat membuka ponselnya terkekeh melihat pesan dari kekasihnya. Tanpa sadar, ia mengulum senyum di pipinya.
Suho duduk bersandar di kursi make up miliknya. Ya, suho yang sekarang sedang berada di paris untuk konser solo pianonya. Sayang, suho tidak dapat mengajak kekasihnya karna terlalu padat urusan yang harus ia kerjakan disini.

Suho menekan tombol balas dan mulai mengetik sesuatu.

From, your idol. noticed! kkk~

Perlahan aku menyadari, Aku takut tidak mendapatimu disisi.
Perlu kau ketahui, Setelah hari-hari yang ku lewati, tanpa dirimu disisi. Semua tidak memiliki arti.
• • •
Apa hadiah yang akan aku berikan untuk suho? aku pikir, ia sudah mempunyai segalanya. bagaimana tidak? dia terlahir kaya raya dan juga tampan.

Irene berjalan di kota seoul sambil bermonolog sendiri tentang betapa beruntung dirinya.

Sekarang aku tahu, Rindu itu seperti ilusi dalam fiksi. Bayangnya yang selalu mengikutiku seperti bayanganku sendiri yang menempel dibawah kaki.

Notifikasi email membuat ponselku berdering serta membuyarkan lamunanku, Dari seseorang yang sedang aku rindukan rupanya.

Suho send a pict.
See you tomorrow babe.

Dengan bergegas irene membalas pesan darinya.

Apa aku perlu diet atau make up dan perawatan untuk makan malam dengan kekasihku?

Terserah, Jika kau ingin diet atau tidak, make up yang tebal atau tipis, perawatan atau tidak. Yang aku ingin sih hanya dirimu.

kkk~ Kau ingin hadiah sesuatu? aku pikir kau sudah punya segalanya. Aku semakin bingung untuk memilih hadiah untukmu T_T

Iya. Sejak memilikimu, aku sudah punya segalanya. sayang. Memangnya apa yang aku perlukan? Jikalau aku sudah punya surga– yang indah bersamamu.

Berhenti membuatku terus tersenyum hanya dengan kata-katamu, sialan:(

Jadi, akan aku buat kau tersenyum dengan perlakuanku, ya.

Obrolan singkat dari suho dengan kata-katanya yang terlampau manis lebih dari wajahnya itu, Irene tidak berhenti tersenyum memandangi ponsel miliknya di pinggir jalan kota seoul.

Sementara, disana suho sedang duduk bersandar dikursinya sambil membayangkan betapa lucunya wajah kekasihnya saat suho mengatakan hal-hal yang menurutnya adalah gombalan, Tapi sebenarnya hasil ketikannya itu berasal dari hatinya sendiri sementara jari-jarinya hanya menyalurkan lewat ketikan yang ia kirimkan untuk sang kekasihnya.

Irene masih mengelilingi kota seoul sambil berfikir kado apa yang pantas untuk seseorang yang terlewat istimewa.
Lalu, Irene masuk toko buku dipinggir jalan ramai kota seoul, Sambil melihat sesuatu yang ingin dibeli. Kemudian, Irene melihat kotak musik yang berbentuk piano hitam putih sedang berbunyi. Mengingat suho yang sedang jauh disana untuk konser solo piano klasiknya.
“Apa aku beli ini saja ya?”
“Harganya sangat terjangkau.”
“Apa suho akan menerimanya?”
“Akankah ia menyukainya?”
“Ia bahkan dapat membeli pabrik kotak musik seperti ini.”
Tanpa sadar irene bermonolog lagi dengan dirinya sendiri. Sampai suara berat milik seseorang membuyarkannya.
“Kotak musiknya sangat bagus. Lagipula hyung kan suka piano.”
“Sehun? Sedang apa disini?” Tanya irene canggung karna tersadar baru saja melamun.
“Melihat-lihat. Noona pasti sedang mencari kado ulang tahun untuk suho hyung kan? Belikan ini saja. Aku yakin dia akan suka.”
“ok! Aku akan membelinya. Aku harus pamit lebih dulu karna ini sudah larut malam, Sampai jumpa sehun!”
“Yaa noona.”
-|🌚
Dering alarm membuyarkan mimpi di tidur Irene.
Sehabis sarapan dan mandi Irene bergegas menghias hadiah yang akan diberikan untuk kekasihnya.
Tidak lupa untuk bersiap diri untuk malam yang akan menjadi pelepas rindu yang menggebu selama ini.

can’t wait to meet you, baby^^
email dari suho yang membuat Irene mengulum senyum lagi dan lagi.

Kapan kau akan berangkat dari sana? Tanyamu pada suho.

Penerbangan airlines 360 jam 12 siang.

Aku mencintaimu!

Aku lebih, bahkan tak terhingga.

Irene sedang menunggu di restoran yang suho janjikan untuk tempat pertemuan dengan dress indah dan make up seperlunya.
Sampai rasa bosan mengganggunya, Irene memutuskan untuk menscroll media sosialmu.

Line Today
Pesawat airlines 360 penerbangan Paris – Seoul mengalami kecelakaan.

Katakan padaku jika aku masih tertidur.

Irene langsung mencoba untuk menghubungi suho dengan segala kontak yang ia punya, Namun nihil. tidak satupun terjawab.

Irene pun menangis sejadi-jadinya, dengan menutup wajahnya dengan kedua lengan yang menjadi alas diatas meja sambil memikirkan tentang kehilangan hal yang sangat berharga, ia belum siap. sama sekali.

Besok adalah hari ulang tahunmu, Namun akulah yang mendapat hadiah paling mengejutkan.
-💧
Entah bagaimana ada yang memainkan piano di restoran ini, karna setahu ku restoran ini sudah di booking dengan suho.

“Kenapa kau menangis?”
Suara itu, Suara yang tidak asing lagi untukku, Suara yang aku rindukan–

“S–Suho?”
“kkauu?”
ujar irene sambil terkekeh.

“Kau terlalu percaya padaku, Kau lupa jika aku adalah seorang idol. Aku punya pesawat pribadi.”

“Maksudmu? Kau membohongiku?”

Sambil menyeka air mata irene dengan ibu jarinya, “Aku hanya bercanda, sayang. Sekarang aku ada disini, Denganmu. Jangan menangis lagi.”

“Brengsek” Ucap irene sambil memukul dada suho dengan pelan dan dibalas dengan pelukan olehnya.

“lalu mengapa aku tidak dapat menghubungimu tadi?” tanya irene sambil mendongakkan kepalanya agar dapat menatap suho.

“Ponselku memang selalu aku matikan saat dalam penerbangan.” Suho memberi jeda pada ucapannya,
“Kau sangat percaya padaku kan?”
“Apa kau percaya jika aku dapat menjadi suami yang baik? Untukmu.”
Sambil berlutut suho memegang cincin emas putih dengan berlian diatasnya.

“Aku tidak mau”

“Maksudmu, kau menolakku?”

Irene menyodorkan kado yang sudah disiapkan. “Hari ini adalah hari ulang tahunmu. Jadi, Biarkan aku yang memberimu hadiah terlebih dahulu.” Irene memberi jeda, “Apa kau suka?”

“Aku tidak peduli dengan hadiahnya. Hanya dengan dirimu, Setiap hari seperti hari ulang tahunku. Karna dirimu adalah hadiah dari tuhan untukku.”

“Happy birthday baby.” Ucap irene sambil mengeratkan pelukannya dan tidak lupa menambahkan kecupan manis di wajah sang kekasih.

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s