[EXOFFI FREELANCE] REDXO (Chapter 1)

Title : REDXO.

Author : Meihaena

Length : Chapther

Genre : Romance,Friendship,Family.

Rating : T

Main Cast : Park Chanyeol, Oh Sehun, Kim Kai (EXO)

Kang Seulgi, Son Wendy, Bae Irene (RV)

Additional Cast : Nayeon (Twice)

Disclaimer : Cerita ini murni hasil kerja otak dan imajinasi author.

Dont plagiatisme. Jadilah pembaca yang baik.

Jika ada kesamaan tokoh,alur ataupun cerita itu hanya unsur

ketidaksengajaan. Please apologize for typo(s). Thank you

 

 

 

 

 

 

 

 

Chapter 1

 

 

Siapa yang tidak mengenal REDXO grup band nomor satu di korea selatan ini, kini semakin digandrungi oleh para remaja korea maupun mancanegara. Grup Band yang beranggotakan Park Chanyeol, Bae Irene, Kang Seulgi, Kim Kai, dan Oh Sehun ini, telah menjadi sorotan para netizen. Dan kabarnya, Net Entertainment management grup band Redxo akan mengadakan audisi secara live untuk mencari satu orang member kembali sebagai pelengkap grup band tersebut.

Kabar ini tentu sangat mengejutkan sekaligus membahagiakan bagi  para penggemar mereka yang juga menginginkan posisi menjadi member grup Redxo. Sore ini, tepatnya di studio MBC Net Entertainment bersama grup band Redxo telah membuka audisi secara live, dan hal tersebut sangat disambut antusias oleh peserta audisi.

 

Gadis yang tengah duduk dikursi bersama satu orang temannya itu langsung mematikan siaran televisi yang tengah mengabarkan tentang audisi Redxo.

“ Ayolah,Nayeon. Bantu aku kali ini saja. Aku sangat membutuhkan uang saat ini.” Bujuk gadis yang membuat Nayeon sedikit terkejut karena kedatangannya tiba tiba langsung meminjam uang.

“ Wendy, sudah berapa kali aku katakan. Aku tidak punya uang sebanyak itu. Untuk membayar biaya apartement ini saja, aku harus kerja keras. Apalagi melunasi uang operasi ayahmu.” Gadis bernama Son Wendy itu mengajak rambutnya kasar karena frustasi. Sejak pagi hingga sore ini dia sudah mendatangi semua teman kampusnya untuk meminjam uang tapi hasilnya selalu nihil.

“ Lalu aku harus bagaimana Nayeon ?!. Ayahku harus segera dioperasi. Aku tidak mau kehilangan dia.Hiks …” Nayeon langsung memeluk Wendy yang tengah menangis,dan menenangkan gadis itu. Sebagai teman satu kampusnya, Nayeon juga bingung harus melakukan apa untuk Wendy. Tetapi dia sedikit punya ide untuk membantu gadis itu, itu pun jika Wendy mau.

“ Wen, aku punya solusi agar kau bisa mendapatkan uang.” Ucapnya setelah melepaskan pelukannya.” Tapi itu pun jika kau mau.”

“ Apa itu?.” Jawab gadis itu setelah menghapus air matanya

“ Kau ikut audisi Redxo saja !.” Wendy masih mematung dan tampak berpikir sejenak.

“ Wen, aku tahu kau itu punya suara yang bagus. Dan siapa tahu, kau bisa terpilih.”

“ Tidak, aku tidak tertarik dengan audisi itu.”

“ Wendy, kalau kau bisa lolos. Kau bisa meminjam uang pada mereka. Aku yakin mereka pasti akan membantumu.”

“ Entahlah aku bingung, aku akan pikirkan lagi.” Wendy langsung mengambil tasnya dan hendak pulang. Namun perkataan Nayeon menahannya saat gadis itu telah mencapai daun pintu.

“ Wendy,audisi nya hanya satu hari. Kalau kau berubah pikiran, kau langsung datang saja ke studio MBC.” Setelah itu Wendy tidak mengatakan apapun lagi, gadis itu langsung menutup pintu dan pergi.

Baru saja Nayeon akan memasuki kamarnya, tiba tiba Wendy sudah berada didalam dirumahnya lagi.Dan itu membuat Nayeon sedikit terkejut.

“ Nayeon, boleh aku pinjam gitarmu?.” Nayeon tersenyum senang mendengarnya.

 

 

***

 

 

45  orang peserta telah tampil tetapi belum juga ada yang lolos. Net Entertainment hanya membatasi 50 orang peserta untuk mengikuti audisi. Redxo yang sedari tadi duduk disamping para juri nampak khawatir jika mereka tidak bisa mendapatkan satu member baru.

“ Sudah 47 orang peserta yang tampil tapi tidak ada satupun yang lolos.” Keluh Seulgi pada teman temannya.” Bagaimana ini?.”

“ Tenanglah, masih tersisa tiga orang lagi, siapa tahu salah satu diantara mereka ada yang lolos.” Ujar Chanyeol mengelus rambut gadis disampingnya itu.

 

Sementara mereka masih menunggu, di tempat lain gadis yang awalnya tidak tertarik untuk mengikuti audisi itu kemudian berubah pikiran dan langsung menaiki taksi untuk dapat sampai di tempat audisi. Meski biaya taksi lebih mahal dibanding menaiki bus, gadis itu rela asal dia bisa sampai dengan cepat. Karena Nayeon baru saja menghubunginya jika peserta audisi tersisa tiga orang lagi. Bahkan Wendy belum mendaftar sama sekali.

Setelah sampai ditempat audisi, Wendy langsung berlari menghampiri meja pendaftaran.

“ Maaf, nona. tapi pendaftaran sudah ditutup.”  Ucap salah satu wanita yang berdiri menjaga.

“ Tolonglah, aku sangat membutuhkan audisi ini. Berikan aku kesempatan.” Ucapnya dengan nafas yang masih tersengal sengal karena berlari.

“ Tapi pihak management, hanya membuka 50 peserta saja.” Wendy benar benar menyesal saat ini, dia terlalu banyak berpikir sebelum dia bisa mencoba. Namun saat wanita penjaga itu lengah, gadis itu langsung berlari memasuki studio.

“ Hey, nona. Jangan masuk !.” Wendy bingung harus memasuki studio yang mana,karena banyak sekali pintu ditempat itu. Kemudian dia melihat tulisan on air di tengah pintu sebelah kanan. Akhirnya gadis itu memutuskan untuk memasukinya.

Dan benar saja, audisi sudah ditutup dan dia melihat para juri tengah membereskan barang barang mereka. Bagaimana ini, aku harus menghentikan mereka.

“ Berhenti !!.” teriaknya saat berdiri diatas panggung. Teriakan nya itu langsung menghentikan aktivitas mereka.

“ Berikan aku kesempatan. Aku ingin ikut audisi ini.” Bukan hanya para juri, member Redxo dan para crew TV yang saat itu tampak terkejut, tetapi semua orang yang tengah menonton audisi secara live di televisi pun ikut terkejut.

“ Nona, audisi nya sudah selesai. Kau tidak boleh disini !.” Wanita penjaga meja pendaftaran dan satu orang security menarik Wendy turun dari atas panggung. Dengan wajah penuh penyesalan gadis itu pun menurut.  Ayah, maafkan aku.

“ Tunggu !!. ” Ucap salah satu juri yang masih berdiri disamping mejanya.” Kita akan memberikan gadis itu kesempatan.” Semua orang terkejut saat itu, tentu saja mereka tidak menyangka CEO Net Entertainment itu akan memberikan kesempatan pada Wendy.

Wendy yang mendengarnya pun langsung tersenyum senang. Kemudian berjalan kembali ke atas tengah panggung. Para juri dan member Redxo kembali duduk ditempat mereka. Begitu pula dengan para peserta yang tidak lolos ikut penasaran dengan penampilan gadis itu.

“ Siapa namamu?.” Tanya salah satu juri.

“ Namaku Son Wendy.”

“ Baiklah, jangan sampai kau mengecewakan kami. Dan gunakan kesempatanmu ini sebaik mungkin.” Wendy pun menganguk tanda mengerti.

Para Crew langsung menyiapkan sebuah kursi untuk Wendy karena gadis itu akan bernyanyi sambil memainkan gitar.

“ Kita taruhan, kira kira gadis itu akan lolos atau tidak.” Ucap Sehun pada teman temannya.

“ Aku rasa suaranya akan biasa saja.” Sahut Irene melipatkan kedua tangannya didepan dada.

“ Tapi menurutku dia bisa bernyanyi. Dia tidak mungkin seberani tadi, jika dia tidak punya kemampuan.” Sanggah Sehun.

“ Hey, hentikan !.” Lerai Seulgi.” Lebih baik kita lihat saja, dari pada banyak ber- asumsi.”

I am not the kind of girl

Aku bukan tipe gadis

Who should be rudely barging in on a white veil occasion

Yang ingin mengacaukan upacara pernikahan

But you are not the kind of boy

Tapi kau bukan tipe lelaki

Who should be marrying the wrong girl

Yang mau menikah dengan gadis yang salah

 

I sneak in and see your friends

Aku mengendap dan melihat teman-temanmu

And her snotty little family all dressed in pastel

Dan keluarga kecilnya yang menyebalkan berpakaian cerah

And she is yelling at a bridesmaid

Dan dia berteriak pada pengiring pengantin perempuan

Somewhere back inside a room

Di suatu tempat di dalam ruangan

Wearing a gown shaped like a pastry

Mengenakan gaun berbentuk kue

 

This is surely not what you thought it would be

Ini tentu bukan yang kau pikirkan

I lose myself in a daydream

Aku tenggelam dalam lamunan

Where I stand and say

Dimana aku berdiri dan berkata

 

Don’t say yes, run away now

Jangan katakan iya, berlarilah sekarang

I’ll meet you when you’re out of the church at the back door

Aku kan menemuimu saat kau keluar gereja di pintu belakang

Don’t wait, or say a single vow

Jangan menunggu, atau ucapkan janji

You need to hear me out

Kau harus mendengarkanku

And they said speak now

Dan mereka bilang, ucapkanlah sekarang

 

Semua orang pun bertepuk tangan dengan penampilan Wendy yang memukau. Dan para juri tampak berdiskusi akankah gadis itu lolos atau tidak.

“ Baiklah, kami telah mendiskusi kan. Jika kau..Son Wendy…” Semua orang yang menonton di studio maupun di rumah, tampak penasaran dengan hasil pengumuman yang akan dibacakan oleh CEO Net Entertainment langsung.

“ Kau lolos !!.” Betapa terkejutnya Wendy dan semua orang yang menyaksikan acara itu. Gadis itu menutupkan wajahnya sambil menitikan air mata karena tidak menyangka dia bisa lolos audisi. Ayah aku berhasil, setelah ini ayah pasti bisa dioperasi.

Kemudian para member Redxo naik keatas panggung, dan memberi ucapan selamat pada gadis itu.

“ Chukae…Wendy.” Ucap Seulgi dan Irene yang juga tidak menyangka gadis itu punya kualitas suara yang sangat bagus.

“ Kamsamida…” Wendy pun tersenyum senang.

“ Hari ini, saya sebagai CEO Net Entertainment Baek Seung jo, menyatakan Son Wendy telah resmi bergabung bersama grup band Redxo.” Semua penonton ikut bertepuk tangan atas kebahagian mereka.

“ Sebelum itu saya akan menyebutkan posisi mereka di dalam band. Park Chanyeol sebagai gitaris dan main rapper, Oh Sehun sebagai Bassis dan sub-rapper, Bae Irene sebagai pianis dan backing vocal, Kang Seulgi sebagai leader vocal, Son Wendy sebagai main vocal, dan Kim Kai sebagai drumer dan backing vocal.” Jelasnya.

“ Kemana Kim Kai?.” Tanya Seung jo pada mereka.

“ Entahlah, mungkin sedang ke toilet.” Jawab Sehun.

“ Baiklah, kalau begitu saya tutup acara hari ini. Sampai jumpa.”

***

 

“ Akhirnya, kita bisa dapat member baru. Sekarang kita sudah lengkap.” Ucap Seulgi yang terlihat sangat senang hari ini. Kini member Redxo tengah berkumpul di backstage dan mengistirahatkan diri sejenak.

“ Iya, aku juga sangat membutuhkan bantuan dan kerjasama dari kalian sebagai sunbae dan eonni ku.”

“ Hey, kita seumuran. Jadi jangan memanggil aku eonni. Kalau Irene, baru kau panggil dia eonni.” Seulgi dan Sehun langsung tertawa.

“ Yak !. Seulgi, maksudmu aku tua begitu?!.”

Saat Seulgi dan Irene saling bercanda dan tertawa satu sama lain, mata Wendy tiba tiba melihat ke arah Chanyeol yang tengah mengobrol dengan Sehun.

Aku seperti pernah bertemu dengannya tapi dimana ya. Batin Wendy.

Setelah Wendy berpikir cukup lama, akhirnya dia mengingat pria bernama Chanyeol itu.

“ Kai kau darimana?.” Tanya Sehun pada seseorang yang berdiri di dekat pintu. Wendy pun sedikit terkejut dengan kehadiran pria dihadapannya ini.

“ Kai ?.” Ucap gadis itu. Kenapa dia bisa ada disini                   

Pria itu tidak menjawab pertanyaan Sehun sama sekali, tetapi pria itu malah menghampiri gadis yang sekarang tengah terkejut karena kedatangannya.

“ Hello Wendy. Lama tidak berjumpa.” Seringaian yang ditunjukan Kai itu semakin membuat gadis ini membencinya.

“ Kalian sudah saling kenal ?.” Tanya Irene.

“ Bukan hanya saling kenal.” Ucap Kai. Kemudian pria itu menatap Wendy dari ujung kaki sampai ke ujung kepala.” Ternyata kau sudah sangat berubah,ya.”

“ Apa yang kau lihat ?!.” Ujar Wendy yang terlihat kesal.

“ Tunggu, aku sangat penasaran. Sebenarnya ada hubungan apa diantara kalian?.” Tanya Sehun menghampiri Kai. Pria itu memang selalu penasaran dan dia juga satu satunya pria yang paling peka pada situasi apapun di grup Redxo.

“ Wendy, mantan pacarku.” Mereka semua langsung terkejut saat mendengarnya.

“ Wah, kalian mantan kekasih dan sekarang bertemu kembali. Jangan jangan kalian berjodoh.” Sahut Seulgi yang tersenyum jahil.

“ Tidak, aku tidak mau berjodoh dengannya !.” Ujar Wendy masih menatap Kai dengan tatapan kebencian.

“ Oh, begitu.” Sekarang Kai mendekati Wendy sambil melipatkan kedua tangannya.” Lalu apa tujuanmu mengikuti audisi ini, jika tidak ingin bertemu denganku ?!.”

“ Kau ini percaya diri sekali ya?!!. Aku tidak pernah tahu jika kau member grup Redxo, lagipula aku baru saja pindah ke korea.”

“ Memangnya kau tinggal dimana selama ini?.” Tanya Sehun.

“ Aku tinggal di kanada.” tiba tiba saja tatapan Wendy terarah pada Chanyeol yang masih duduk ditempatnya.

 

Flasback

“ Kai…” Panggil seorang gadis bertubuh gempal dan berambut hitam sebahu itu yang kini tengah memeluk kekasihnya bernama Kai.” Bagaimana ini, kedua orang tuaku bercerai. Dan mereka menyuruhku untuk memilih salah satu diantara mereka. Jika aku memilih ibuku maka aku harus ikut dengannya ke mokpo. Jika aku memilih ayah, aku harus tinggal bersamanya di kanada. Aku tidak ingin berpisah dengamu Kai…”  Gadis itu tampak menangis karena sedih, dia tidak ingin meninggalkan kekasihnya di seoul.

“Wendy.” Kai melepaskan pelukan gadis itu padanya.” Aku juga punya sesuatu yang ingin dibicarakan dengamu.”

“ Apa itu Kai ?.”

“ Aku ingin…kita putus.” bagai disambar petir, gadis itu sangat terkejut dengan perkataan pria dihadapannya ini.

“ Kai, apa alasanmu memutuskanku?.Jika kau marah karena aku harus pergi, kau tenang saja aku akan memilihmu dan tetap tinggal di seoul.”

“ Tidak, lebih baik kau pilih orang tuamu. Karena aku sudah tidak mencintaimu lagi.”Pria itu hendak pergi namun Wendy tetap menahannya.

“ Apa?.Kenapa Kai, apa salahku?.”

“ Karena aku malu punya kekasih gemuk sepertimu !. Aku sudah memiliki kekasih baru, jadi mulai sekarang jangan menemuiku lagi !.” Gadis itu tidak bisa menahannya lagi .Wendy tidak pernah menyangka Kai akan setega itu padanya, dihari perceraian kedua orang tuanya, Kai dengan tidak berperasaannya tega mengkhianatinya dan memutuskannya dengan cara seperti ini.

Dengan langkah gontai dan wajah yang terlihat frustasi, gadis itu menyusuri jalanan ditengah hiruk pikuk kota Seoul. Sampai malam hari pun gadis itu masih saja berjalan tak ada arah tujuan. Sampai akhirnya dia berhenti didekat jembatan,dan memandang air sungai yang terlihat cukup deras dari atas jembatan itu.

“ Kai kau tega meninggalkan ku seperti ini..”Ucap gadis itu menangis mengingat kenangan mereka bersama.”Kenapa?.Kenapa aku bisa mencintaimu sedalam ini ?!!.” Teriak gadis itu.

Suasana di jembatan itu memang tampak sepi. Sehingga gadis itu bisa sepuasnya berteriak.

“ Apa karena aku gemuk?.Aku jelek?.Aku memang tidak berguna !!.”Gadis itu masih menangis tersedu sedu.” Semua yang aku punya telah pergi. Keluarga yang bahagia telah hancur, dan hubunganku dengan Kai juga berakhir. jadi lebih baik aku mati !!.”Dengan nekatnya Wendy menaiki jembatan itu dan hendak terjun ke sungai yang deras.

Namun niatannya itu gagal karena kini tangan seorang pria tengah menahannya.

“ Lepaskan !!.”Ucap Wendy.

“ Tidak, kau tidak boleh bunuh diri.”Jawab Pria itu masih menahan lengan Wendy yang cukup besar namun dengan sekuat tenaga pria itu menariknya dari bawah sana.

“ Lepaskan !!. Apa hak mu melarangku ?!. Biarkan aku mati !!.” Akhrinya pria itu pun bisa menarik Wendy dengan bantuan beberapa orang yang melihat kejadian itu.

“ Kau tidak boleh mati dalam keadaan sia sia begini.”

“ Apa urusanmu ?!.Rencanaku jadi gagal.” Wendy menangis sambil berjongkok di samping jembatan itu. Pria itu pun menghampiri gadis itu, dan ikut berjongkok.

“ Jika kau bunuh diri, itu bukan menyelesaikan masalah. Tapi menambah masalah.”

“ Aku benci mereka. Kau tidak mengerti masalahku. Kekasihku mengkhianatiku dan memutuskanku begitu saja. Sedang orang tuaku bercerai. Mereka semua egois !!. Hiks,hiks..”

Pria itu mencoba menenangkan Wendy dengan cara mengelus lembut punggungnya.

“ Kalau kau bunih diri seperti tadi, itu akan membuat mantan kekasihmu itu semakin bahagia.”

“ Maksudmu?.”

“ Memangnya kau rela melihat dia bahagia bersama gadis lain ?.Kau itu punya bakat yang besar. Rasa sakit mu saat ini pasti akan merubahmu menjadi orang yang besar suatu saat nanti.”

“ Kau…peramal ?.” Pria itu tertawa kecil sementara Wendy sudah berhenti menangis.

“ Ternyata kau bisa melucu juga.” Ucapnya sambil tersenyum manis.” Tidak, aku bukan peramal. Entah kenapa aku yakin saja, kalau suatu hari nanti kau pasti bisa sukses. Jadi buktikan pada orang yang telah menyakitimu dan menghinamu, bahwa kau itu gadis yang hebat . dan buatlah mantan kekasihmu itu menyesal karena telah meninggalkanmu.”

“ Dari mana kau tahu aku punya bakat?. Kenapa kau bisa seyakin itu?.”

pria itu segera berdiri dan memalingkan wajah ke arah lain.” Aku juga tidak tahu. Aku hanya bisa menebak saja. Sudahlah, ayo ikut aku !.” Pria itu pun menarik lengan Wendy dan berjalan menuju ke tempat makan.

 

“Kenapa kau mengajakku kesini?.” Tanya Wendy.

“Aku lapar. Dan aku tidak ingin kau berbuat yang aneh lagi.” Setelah memesan makanan. dan makanan telah terhidang, mereka langsung melahap makanannya. begitu pun dengan Wendy yang juga lapar karena sedari tadi gadis itu telah menyakiti kakinya sendiri dengan berjalan jauh.

“ Aku ingin tambah lagi. Pelayan !!”Teriak gadis itu.

“ Hey hentikan, kau sudah menghabiskan tiga mangkung  jjajangmyeon.”

“ Memangnya kenapa?. aku sendiri yang akan membayar.”Pelayan pun menghampiri meja mereka.

“ Satu, ah tidak ,dua mangkuk lagi.”

“ Jangan, dia sedang mabuk. Kau abaikan saja.” Pria itu langsung menarik lengan Wendy untuk pergi dari tempat itu.

“ Yak !!. Aku masih lapar! .”

“ Pantas saja kekasihmu memutuskanmu. Makanmu saja seperti beruang.” Wendy melotot kesal.

“ Kau itu perempuan, harus menjaga image didepan laki laki.”

“ Kalau aku masih lapar bagaimana??.” Teriaknya kesal.

“ Sudah,aku akan antar kau pulang.” Dengan wajah yang masih kesal Wendy menaiki mobil yang dikendarai pria itu.

 

“ Jadi disini rumahmu?.” Tanya pria itu setelah mereka sampai dirumah Wendy.

“ Iya, memangnya kenapa?.”

“ Tidak, rumah beruangku ini cukup besar. Cocok seperti…”

“ Yak !!.” Gadis itu langsung memukul lengan pria itu. Hingga dia sedikit meringgis.

 “ Jangan mengejekku terus. Pergi sana !.”

“ Yak, Kau tidak akan mengucapkan terima kasih. Aku kan sudah menyelamatkanmu.”

“ Iya,iya. Terima kasih, karena telah perduli dan menolongku.” Pria itu tersenyum dan mengelus rambut Wendy.

“ Baiklah, beruangku. Ingat ya, kau jangan bunuh diri lagi. Kau harus ingat kata kataku tadi. Anyeong…” Saat Wendy hendak memasuki rumahnya, dia baru ingat jika mereka belum berkenalan. Dan dibelakangnya terdengar suara deru mobil yang akan melaju.

Gadis itu berlari dan melihat mobil itu sudah melaju.

“ Namamu siapa??.” Teriaknya.” Hey….”Wendy sudah pasrah karena pria itu tidak bisa mendengarnya. Tapi dia melihat mobil itu berhenti.

“ Park Chanyeol…” Wendy tersenyum senang, pria itu juga berteriak didalam mobilnya.

“ Dia tampan juga.”

Keesokan harinya kedua orang tua Wendy sudah siap siap memasukan semua baju baju ke dalam koper.

“ Wendy…cepat kemasi barang barangmu !.”Perintah Ibunya.

“Memangnya kita mau kemana?.”

“ Rumah ini akan kami jual. Jadi harus pilih tinggal bersama ibu atau ayah.” Ujar Ayahnya.

“ Aku tidak ingin pergi, aku ingin tetap di seoul.”

“ Kau tidak boleh tinggal sendiri. Pokoknya kau harus memilih.”

“ Aku…memilih….”

 

Kedua orang itu telah duduk didalam pesawat, gadis itu lebih memilih tinggal bersama ayahnya di kanada. Alasannya, karena dia tidak ingin bertemu dengan sepupu nya di mokpo yang selalu mengejek nya karena bertubuh gemuk.

“ Wendy, terima kasih karena kau sudah memilih ayah.”Ucap Tn .Son.” Ayah janji, akan menyekolahkanmu di sekolah terbaik di kanada. Agar kau tidak di bully lagi seperti dikorea.”Gadis itu hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti.

Setelah Wendy memulai kehidupannya di kanada, gadis itu sudah bertekad untuk berubah. Tentu saja berubah menjadi lebih baik. Dia jadi ingat kata kata  pria bernama Park Chanyeol itu. Maka dari itu, dia ingin merubah kebiasaanya yang jarang olah raga dan banyak makan makanan berlemak.

“ Mulai sekarang aku harus diet !!.”

 

Satu tahun kemudian ayah Wendy menikah kembali bersama seorang wanita asal prancis yang menetap di kanada. Tetapi, saat itu ayahnya telah di tipu oleh wanita itu dan perusahaan nya dikanada jadi bangkrut. Sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke korea dan memulai hidup baru, tetapi bukan kehidupan bahagia yang mereka dapatkan. Ayahnya justru divonis mengidap kanker paru paru. Oleh karena itu Wendy dan ayahnya hanya tinggal di sebuah flat kecil karena mereka telah menjual rumah dan barang barang mereka untuk pengobatan Tn.Son.

 

Flasback End

 

Sepertinya Chanyeol tidak ingat padaku. Atau mungkin dia sudah melupakan kejadian 2 tahun lalu, batin Wendy.

“ Hallo semuanya…” Ujar salah satu pria berkacamata yang datang bersama Baek Seung jo CEO Net Entertainment..” Hallo Wendy, kenalkan namaku Kim min hyuk. Aku manager Redxo.” Wendy pun menerima uluran pria dihadapannya itu.

“ Oh,iya. Kalian lebih baik segera masuk ke mobil. Kita harus kembali ke dorm.” Perintah manager Kim. Kemudian diberi anggukan oleh mereka semua.

“ Tapi, aku ingin bicara berdua saja dengan Tn.Seung jo. Apa boleh?.” Tanya Wendy dengan hati hati.

“ Tentu.” Jawab Seung jo. Mereka semua keluar dari ruangan dan menunggu di mobil sedangkan Wendy dan Seung jo masih didalam ruangan itu.

 

“ Kau ingin membicarakan apa?.” Tanya CEO itu.

“ mmm…aku ingin…meminjam uang pada anda.” Gadis itu tampak sedikit canggung saat mengatakannya. “ Aku kan sudah diterima sebagai member Redxo. Tentu nya aku boleh kan, meminta gajiku sekarang.”

Seung jo hanya tersenyum  tipis setelah mendengar perkataan gadis itu. “ Iya, kau memang benar. Tapi aku belum bisa memberikan gajimu sekarang. Karena kau belum bekerja sama sekali dibanding teman teman mu yang lain. Mungkin minggu depan setelah kau latihan terlebih dulu dengan teman temanmu, setelah itu kau bisa diperkenalkan pada publik. Baru aku akan memberikan uangnya padamu.”

“ Tapi aku bisa kan meminjamnya terlebih dulu. Aku sangat membutuhkan uang, untuk operasi ayahku.”

“ No. Big No.” Seung jo langsung pergi dari ruangan itu meninggalkan Wendy yang bingung harus melakukan apa.  Jadi untuk apa aku ada disini, jika aku tidak bisa meminjam uang.

Gadis itu berniat akan kabur dari tempat itu dan tidak ingin menjadi member Redxo lagi. Lagi pula tujuan dia ikut audisi kan hanya untuk memijam uang.

“ Wendy, kau mau kemana?.” Tanya Chanyeol yang tiba tiba berada dibelakangnya.

“ Oh aku…”

“ Bukannya arah parkiran mobil ke sebelah sini ya?!. Ayo mereka pasti sudah menunggu !.”

Gagal sudah rencana gadis itu untuk kabur. Namun suara dering ponsel menghentikan langkah mereka.

“ Tunggu sebentar ya.” Setelah mendapat anggukan dari Chanyeol. Gadis itu segera menjawabnya telponnya. “ Yeobseo….Apa?… Tidak mungkin.” Pria dihadapannya merasa heran melihat raut wajah panik Wendy.

“ Ada apa Wen ?.” Tanyanya penasaran.

“ Aku harus segera ke rumah sakit. Ayahku kritis.”

Tanpa berpikir panjang lagi, Chanyeol yang saat itu membawa mobil sendiri langsung mengantar Wendy ke rumah sakit. Pria itu sudah meminta izin pada sang manager untuk mengantar gadis itu.

 

Setelah mereka berdua sampai dirumah sakit, Wendy langsung menghampiri seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan ayahnya.

“ Dok, bagaimana keadaan ayah saya?.” Tanya gadis itu.

“ Tn.Son harus segera di operasi malam ini juga.”

“ Tapi, aku belum mendapatkan uangnya. Bagaimana jika ayahku dioperasi dulu, setelah itu aku janji akan melunasinya, dok.”

“ Pembayaran operasi harus di lunasi dari awal, itu sudah menjadi prosedur rumah sakit ini.”

Wendy menghembuskan nafasnya kasar, dia sudah tidak tahu harus mencari uang kemana lagi. Baek Seung jo saja tidak mau meminjamkan uang padanya.

“ Wendy, kau pakai uangku saja dulu.” Ujar Chanyeol saat menghampirinya dan dokter itu.

“ Tidak usah, aku tidak ingin merepotkanmu.”

“ Tidak apa. Aku sama sekali tidak keberatan. Setelah kau dapat gaji pertamamu nanti, kau bisa membayarnya padaku.”

“ Kau serius Sunbae ?.” Pria itu tersenyum sambil menganggukan kepalanya.

“ Terima kasih, terima kasih banyak.” Karena terharu, gadis itu sampai menitikan air matanya.

Operasi pun telah dimulai, dan mereka berdua kini tengah menunggu didepan ruang operasi.

Hampir 2 jam mereka menunggu operasi nya selesai, kemudian dokter pun telah keluar dari ruang operasi.

“ Dok, bagaimana kondisi ayah saya?.”

“ Operasi nya berjalan dengan lancar.” Wendy benar benar senang saat itu, akhirnya ayahnya bisa sembuh dari sakitnya.” Terima kasih dokter.”

“ Lebih baik kalian pulang, ini sudah larut malam.”

 

***

Member Redxo dan sang manager kini tengah menikmati makan malam mereka, tetapi hanya ada satu orang yang terlihat tidak menikmati makanannya.

“ Seulgi, ayo cepat makan !. Kenapa kau terus saja menatap pintu itu?.” Ujar manager Kim.

“ Mereka kemana sih?. Mengapa lama sekali?.” Tanya Seulgi pada managernya.

“ Ayah Wendy tengah dioperasi sekarang. Jadi mungkin mereka tengah menunggu operasinya selesai.” Jelasnya.

“ Aku tidak mau makan, jika mereka belum pulang.” rengek Seulgi lantas memasuki kamarnya.

 

***

“ Sunbae, terima kasih untuk hari ini. Berkat kau ayahku bisa di operasi. ” Sekarang mereka tengah berada diperjalanan menuju dorm.

“ Iya sama sama. Mulai saat ini, jika kau punya masalah katakan saja padaku atau teman teman yang lain. Sekarang kau sudah menjadi member Redxo. Jadi kau kami pasti akan membantu mu.”

Wendy tersenyum senang.” Kau, memang selalu menjadi penolongku.”

“ Maksudmu?.”

“ Sunbae, kau ingat tidak dua tahun lalu ada seorang gadis yang-“ Tiba dering ponsel Chanyeol menghentikan ucapan Wendy. Pria itu segera menjawab telponnya.

“ Manager Kim, ada apa?….iya kami tengah diperjalanan pulang….okay.” Chanyeol pun menutup telpon nya. Belum sempat Wendy melanjutkan perkataan nya lagi, tiba tiba pria itu menghentikan laju kendaraannya.

“ Sunbae kenapa berhenti?.”

“ Aku ingin membeli baso ikan kesukaan Seulgi. Kau tunggu sebentar ya.” Chanyeol pun keluar dari mobil dan menghampiri penjual baso ikan di pinggir jalan itu.

Apa dia memang selalu perhatian pada semua wanita.batin Wendy.

Setelah Chanyeol selesai membeli makanannya, dia kembali menjalankan mobil nya agar sampai ditempat tujuan.

 

“Kami pulang …” Teriak Chanyeol dan disusul Wendy dibelakang gadis itu. Seulgi yang saat itu berada di kamarnya segera keluar dari kamar.

“ Chanyeol….” Seulgi mendekati pria itu dan memeluknya.” Kenapa lama sekali, aku sudah menunggu mu sedari tadi.” Wendy yang saat itu tengah berdiri disamping Chanyeol, merasa heran dengan sikap mereka berdua.

“ Iya aku tahu, lihat aku membelikan baso ikan kesukaanmu.” Pria itu menunjukan senyum manisnya sambil menyodorkan makanan pada Seulgi.

“ Bagi para jombloers, kalian pasti akan iri dengan pasangan kekasih ini.” Ucap manager Kim.

“ Apa?.Kekasih?.” Tanya Wendy yang masih belum yakin dengan pendengarannya.

“ Oh iya, kau belum tahu ya. Chanyeol dan Seulgi memang sudah lama pacaran, jadi kau jangan heran atau mungkin risih melihat sikap mereka berdua yang sedang kasmaran. Haha” Manager Kim tertawa kecil.

Tiba tiba saja hati Wendy mencelos, gadis itu merasa sakit, saat mengetahui pria yang selama ini dia rindukan karena telah merubahnya menjadi Wendy yang sekarang ternyata sudah memiliki kekasih.

“ Chanyeol, aku lapar karena menunggu mu pulang. Kau belum makan, kan?.” Tanya Seulgi yang merangkul tangan pria disampingnya mesra.Wendy memalingkan Wajahnya ke arah lain karena tidak ingin melihat adegan menyakitkan itu.

“ Sehun Sunbae, kamarku dimana ya?.” Gadis itu ingin masuk kamar saja, karena dia sendiri ingin istirahat. Sehun pun menunjukan kamar gadis itu. Dorm Redxo memang  besar, sehingga setiap member dapat kamarnya masing masing.

“ Wendy, kau juga belum makan kan?.” Chanyeol membuat langkah gadis itu terhenti.

“ Aku tidak lapar. Aku ingin istirahat saja.” Tanpa menatap wajah pria itu Wendy langsung berjalan menuju kamarnya.

Chanyeol merasa heran kenapa sikap gadis itu berubah jadi dingin padanya.

 

Setelah Wendy memasuki kamarnya, dia langsung menyimpan baju dan barang barang nya ke lemari. Letak kamar Wendy memang dekat dengan meja makan, dan kalian tahu sendiri di meja makan itu tengah ditempati oleh siapa. Sehingga gadis itu dapat mendengar suara tertawa Seulgi dan Chanyeol yang tengah menikmati kebersamaan mereka.

Tak air mata gadis itu turun begitu saja. Haruskah aku harus melupakan kenangan kita dua tahun lalu ?.

 

TBC

 

 

Hallo ketemu lagi, dengan ff baru yang sudah lama

berada di otak saya haha.

jahat gak sih author mempersatukan Chanyeol dengan

Seulgi bukan dengan Wendy. hahaaa.

Tapi tenang aja semua nya bisa berubah bisa juga enggak hehe.

Okay deh Semoga kalian suka ya dengan ff ini.

Tolong tinggalkan jejak kalian ya, karena coment

dari kalian itu dapat memotivasi saya

dalam membuat tulisan  lebih baik lagi. Kamsamida…

Anyeong chingu…

 

 

 

 

Iklan

3 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] REDXO (Chapter 1)

  1. Huahh, gue kira itu Seulgi sma kai, sehun sma irene terus chanyeol ama wendy
    Lah gak tahunya kebalik😂😭..
    Tapi plis authornim, jngan pisahkan mereka..
    Nextnya ditnggu😊😉
    Fihgting..
    Salken ya ^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s