[EXOFFI FREELANCE] Behind The ‘Spring Love’ Song (Ficlet)

Tittle: Behind The ‘Spring Love’ Song

Author: asriredityani

Length: Ficlet

Genre: Romance

Rating: PG 15

Main Cast: Son Wendy × Park Chanyeol

Summary: Chanyeol cemburu pada adegan manis Son Wendy dan Eric Nam pada video klip Spring Love. Apa yang terjadi?

Disclaimer: Original Mine

Author’s note: Hallo ini fanfict pertama aku setelah mogok nulis bertahun2, silahkan mampir ke asriredityani.wordpress.com terimakasih^^

‘Ting’

Ponselnya berkedip, layar yang semula hitam kosong itupun kini menyala dan menampilkan satu notifikasi

“@redvelvet.smtown just post after a while. See it now!”

Ah.. dari Instagram rupanya. Pria berperawakan tinggi itu lantas membuka kunci di ponselnya dan memeriksa notifikasi tersebut. Post terbaru itupun akhirnya terpampang, menampakan satu buah foto perempuan cantik yang tengah tersenyum.

Kang Seulgi, sayangnya bukan wajah itu yang ia harapkan, meski sama cantiknya. Omong-omong soal wajah yang ia harapkan, perasaan rindu mulai merayapi hatinya yang kemudian membuahkan senyum kecil. Park Chanyeol lantas kembali berkutat dengan ponselnya, kali ini tidak dengan Instagram, melainkan pada sebuah chatroom yang tentu saja menjadi satu-satunya jalan untuk menyalurkan kerinduannya.

‘Chagiyaa~’ setidaknya itulah pesan yang ia kirimkan untuk gadisnya yang ia tahu sedang berada di Jakarta.

Lama menunggu, Chanyeol tak kunjung mendapatkan balasan. Ah, mungkin gadisnya sedang sibuk. Tangannya kembali berkutat dengan ponselnya, mengutak ngatik sesuatu yang menurut kebanyakan orang tidak terlalu penting. Stalking

Kembali ia berkutat dengan Instagram, di telusurinya satu per satu setiap postingan yang ada di akun @redvelvet.smtown aahh, kadang ia menyesali mengapa tidak setiap member memiliki akunnya masing-masing. Lihatlah sekarang, akun yang dimainkan oleh lima orang sekaligus itu ternyata didominasi oleh beberapa member saja. Dan sayang sekali, gadisnya bukan salah satu member yang mendominasi. Namun disatu sisi iya bersyukur, karna jika setiap member memiliki akun pribadinya, maka dapat dipastikan gadis itu tidak akan memiliki akun. Aish, sepertinya ia harus menularkan sedikit kecanduan bermain sosial medianya kepada gadis cantik itu.

Lama berkutik akhirnya ia sampai pada satu buah posting yang membuat perasaannya tak menentu. “Spring Love” yang dinyanyikan oleh Son Wendy -kekasihnya- dan Eric Nam. Ah, Chanyeol ingat malam itu. Dimana Wendy harus menemaninya semalam suntuk, dengan alasan Chanyeol mengalami mood yang sangat buruk. Mendadak ia tersenyum, gadisnya sangat lucu.

“Oh ayolah Oppa, jangan seperti ini” Wendy mengeluh pada kekasih jangkungnya. Tadi ia memaksanya untuk datang tapi apa yang ia dapatkan sekarang? Chanyeol yang merengut dan menopang dagunya diatas gitar. Memetik senar itu dengan asal dan sayangnya tetap terdengar bagus, Wendy jadi iri.

“Berikan itu” tak tahan diabaikan, Wendy mengambil alih gitar yang ada di tangan Chanyeol dan pria itu hanya diam saat Wendy mengambil alih gitarnya.

Wendy mulai memainkan gitarnya. Dengan C sebagai nada dasar, ya kemampuan bermain gitarnya memang standar, lain halnya sengan Chanyeol yang bahkan seperti sudah menyatu dengan alat musik bersenar itu.

Wendy mulai memainkan gitar ditangannya. Dan bernyanyi

“Nunkkochi naerin
Beoseu jeongnyujange nal deryeodajuda”

Chanyeol semakin merengut mendengar alunan lagu ‘Spring Love’ dilantunkan oleh kekasihnya. Wendy dari awal sudah mengetahui alasan mengapa Chanyeol menjadi seperti ini. Namun ia mengabaikannya, bukan tanpa alasan, sebenarnya ia juga kesal, karena menganggap apa yang Chanyeol lakukan itu sangat kekanak-kanakkan namun tak bisa ia pungkiri bahwa sebagian hatinya menghangat mendapati kecemburuan yang kekasihnya tunjukkan, untuk itu ia tidak akan menanggapi apa yang Chanyeol lakukan dengan serius.

Chanyeol membiarkan Wendy menyelesaikan setengah bagian lagunya. Kemudian menghentikan permainan lagunya.

“Kau tidak bisa bermain di C, sedangkan lagumu berada di G” ujar Chanyeol yang sedari tadi memperhatikan Wendy. Namun didalam hati ia sangat memuji-muji kekasihnya yang tampak sangat memukau dengan permainannya, ditambah suaranya yang sangat merdu. Hampir saja Chanyeol menjatuhkan kepalanya diruang yang tersisa pada paha Wendy dan terlelap dalam mimpi, kalau saja ia tidak ingat kalau ia sedang menjalankan aksi ‘ngambek’ nya

“Gurae, kalau begitu Oppa yang bermain gitar dan aku yang bernyanyi. Bagaimana?” Ah, senyum gadis itu manis sekali saat memohon. Wendy benar-benar tahu bagaimana cara mengembalikan perhatian Chanyeol.

“Spring love? Andwae!” Chanyeol masih tetap pada ‘ngambek’nya.

“Wae? Bukankah itu lagu yang bagus?” Wendy masih belum menyerah. Dan Chanyeol hanya meliriknya sekilas, tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan Wendy.

“Oh! Kau harus tahu Oppa. Saat pihak agensi pertama kali memberikan aku lagu ini untuk dinyanyikan, aku langsung mengingat mu” kali ini Chanyeol mulai tertarik, matanya melirik Wendy dengan tatapan ‘lalu?’

“Saat intro dimulai, suara gitar ini benar-benar membuatku terbayang olehmu. Dan saat aku membaca liriknya aku menjadi semakin berpikir ‘Aku harus menyanyikannya bersama Chanyeol Oppa!’ Sayang sekali ternyata agensi tidak memiliki pemikiran yang sejalan denganku” Chanyeol dapat melihat sebersit tatapan kecewa dimata cantik itu. Hatinya mulai luluh untuk segera menghentikan aksi kekanak-kanakkannya.

“Meski bukan bersamamu, saat melakukan rekaman. Aku benar-benar menikmatinya. Karena aku hanya memikirkanmu” ujar Wendy tulus, kali ini ditatap mata Chanyeol dengan dalam, mencoba menyampaikan apa yang ia rasakan saat ini. Dan Chanyeol dapat merasakannya, mereka sama-sama merasa rindu, terlebih untuk Chanyeol, ketika rindu itu semakin menguasai, yang ia dapati justru video klip Wendy dengan Eric Nam beserta feedback positif dari para netizen yang mengatakan bahwa keduanya sangat serasi. Tentu saja Chanyeol merasa bangga, tapi cemburunya ternyata lebih mengambil alih. Efek rindu mungkin

“Aigooo.. Uri Wendy bisa berkata-kata manis ternyata” ucap Chanyeol gemas sembari mencubit kedua pipi Wendy, kemudian mengambil alih gitar ditangan gadis itu. Dan bersiap memainkannya setelah sebelumnya mencium kening Wendy dengan penuh sayang. Chanyeol mulai memainkan intro lagu ‘Spring Love’ matanya melirik Wendy, memberi isyarat bahwa sudah seharusnya ia masuk-bernanyi- akan tetapi Wendy, masih berusaha menetralkan degup jantungnya yang tidak normal. Ah, dia bisa merasakan sesuatu yang menggelitik perutnya.

Tersadar bahwa Chanyeol terus memainkan bagian intronya, akhirnya Wendi mulai membuka suaranya dan bernyanyi. Malam itu, di balkon kamarnya-Chanyeol- ia merasa jatuh cinta kembali pada main vocal Red Velvet yang sedang naik daun. Entahlah, Wendy selalu begitu. Begitu menggemaskan.

Chanyeol tersenyum mengingat hari itu. Lagu yang awalnya membuat ia cemburu berubah menjadi sebuah lagu yang memiliki kenangan tersendiri.

‘Ting’

Layar ponselnya menampilkan notifikasi yang menandakan adanya pesan masuk.

‘Ah.. maaf baru membalas Oppa, kami baru saja menyelesaikan penampilan kami’ begitu balasan yang diterima Chanyeol. Segera ia membalas pesan itu dan meninggalkan ponselnya setelah sebelumnya memutar lagu yang kini membuatnya tersenyum ‘Spring Love’ dan melanjutkan aktivitas yang bisa ia lakukan. Karna ia tahu, Wendy bukan tipe orang yang akan terua menerus memperhatikan ponselnya saat berada di backstage, gadis itu lebih senang ber interaksi dengan sesama artis lainnya. Terlebih ia sedang berada di Indonesia, pasti ia sedang berinteraksi dengan artis darisana. Gadisnya memang unik.

_End_

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s