[KEYO’S STORY] MY WIFE – PROLOG

My wife cover copy.jpg

Keyo’s Present

My Wife

With

EXO’s Suho | OC’s Kim Yul | and others

please becareful ’cause it’s PG 17

dark romance (ngarang haha –“)

Disclaimer : story is mine, plot is mine, tapi daddy joonmyeon kita bagi rata ya /?

so~ this is how the story begin ~

Jadi, begini ya rasanya.

Akhirnya, setelah dua tahun bersama, memulai segalanya dari ‘nol’. Hidupku berwarna setelah dia ada dan menemani hidupku. Kadang kami bertengkar karena masalah sepele yang seharusnya tidak diperdebatkan. Lalu menghabiskan waktu sehari penuh setelah selama seminggu penuh bekerja.

Akhirnya, kami memulai awal yang baru. Untuk menuju akhir yang tak hingga dengan tujuan saling melengkapi.

 

Kami menikah.

 

Sekarang aku resmi menjadi suaminya, dan dia resmi menjadi istriku.

 

Wajahku memanas mengingat janji suci kami tadi pagi. Aku masih ingat semuanya. Dari awal dia memasuki ruangan, setiap langkahnya, setiap inchi ekspresi yang tercetak diwajahnya, rona merah di pipinya, dan bibir ranumnya yang tersenyum.

 

Bibir…

 

Arghh…Ya Tuhan aku mulai gila sekarang hanya karena membayangkan sebuah bibir. Wajahku benar-benar panas sekarang hingga rasa-rasanya bisa mengeluarkan asap.

Aku melirik cincin emas putih dijari manisku. Sepasang dengan cincin yang ada dijari manisnya. Tidak ada lagi benda yang lebih berharga dari ini. Ketika aku menyadarinya, aku tersenyum.

Lalu, aku menoleh kebelakang, menatap sepasang bantal dan selimut yang berbaring nyaman diatas kasur yang sedari tadi kududuki.

Salah, karena wajahku malah tambah memanas karena imajinasi liar yang tercipta didalam kepalaku sendiri. Aku tidak tahan, aku ingin mandi lagi rasanya karena rasa panasnya sudah menjalar disekujur tubuhku. Aku sudah tidak bisa duduk tenang, dan peluh sudah mulai bermunculan dari pelipisku. Tapi aku tidak bisa menyembunyikan senyumku, malah senyum itu semakin tercetak lebar diatas wajahku.

 

Ahh sial aku benar-benar gila sekarang.

 

Aku berdiri dari dudukku, mungkin mandi adalah keputusan yang tepat. Tapi, bagaimana kalau begitu aku mandi, Yul datang dan panik mencariku. Dia bilang tadi hanya sebentar turun untuk menemui temannya yang terlambat datang ke acara resepsi. Aku tahu Yul itu sangat mudah panik dan mudah juga berpikiran negatif, bagaimana kalau dia mengira aku meninggalkannya dimalam pertama?

Jadi, aku memutuskan untuk duduk kembali. Memandangi interior kamar hotel, tapi menghindari melihat tempat tidur. Memastikan semuanya baik-baik saja, seperti yang kuinginkan dan yang Yul sukai. Karena itu berbahaya.

 

Tokk Tokk

 

Pintu kamarku diketuk, ahh itu pasti Yul.

 

“Joo.. Joomyeon…..to..tolong…aku…”

 

Jantungku seperti berhenti berdetak mendengar suara yang bergetar dibalik pintu sana. Apa yang terjadi? Segala niat usil yang ku rencanakan otomatis buyar mendengar suara yang begitu kecil dan menyiratkan ketakutan itu.

Dengan langkah tergesah dan isi kepala yang dipenuhi kekhawatiran aku menhampiri pintu mengambil kunci dan membuka pintu dengan tangan bergetar.

Ku harap, ini hanya niat usilnya saja, seperti biasa. Tapi begitu pintu terbuka, menampakkan sedikit demi sedikit tubuhnya, aku tidak bisa berharap seperti itu lagi.

Ya, dia berdiri disana, memandangi tangannya sendiri yang penuh darah. Sementara aku meneliti tubuhnya yang bergetar dari atas sampai bawah. Semuanya…. Merah. Rambut kecoklatannya, wajah cantiknya, dan gaun tidur warna putihnya. Tidak ada yang tidak dihiasi bercak merah. Cahaya lampu memperjelas warna merah itu.

 

“Joonmyeon, ini….bukan salahku….sungguh,”

 

Dia mengangkat kepalanya, memperlihatkan matanya yang berkaca-kaca menampung air yang siap menyapu noda di pipinya.

Aku menariknya, membawanya masuk kekamar kami lalu menutup pintu setelah sebelumnya memastikan tidak ada orang dikoridor yang melihat Yul. Lalu, merengkuh tubuhnya yang bergetar, membiarkan airmatanya membasahi bajuku. Aku bahkan lupa keadaan Yul yang berhias bercak darah.

 

“Yul…apa yang terjadi?”

 

Dan dia menjawab dengan isakkan yang menjadi-jadi.

 

 

 

.to.be.continued.

 

keyo’s note:

mau ngomong apa ya? hmmm…. oh iya, harusnya ini di up waktu Suho tepang taun (re: ultah) kemaren, tapi karena satu dan lain hal jadinya ga di updet-updet. seenggaknya kesampaian lah ya.

btw ini ff chapter kedua aku setelah sebelumnya silhouette yang tehenti ditengah jalan gara gara banyak TO daan persiapan ujian dan yaaa yang begituan lah jadinya aku tidak ngefeel lagi TT. Ditambah akun lama yang lupa password. /KZL kan?

tapi atas desakkan teman-teman akhinya aku memutuskan untuk melanjutkan lagi, meskipun jadi agak beda sama yang direncanain pas awal dan bakal di post di wp pribadi atau mungkin aku bikin wattpad?

oke sekian dari Keyo

 

 

XOXO ❤

.

 

 

 

Iklan

8 pemikiran pada “[KEYO’S STORY] MY WIFE – PROLOG

  1. Ping balik: MY WIFE – Keyo | EXO FanFiction Indonesia

  2. Nah lo, baru prolog udah ada darah²..
    Ditunggu chap. 1 nya kak.. Fighting 😄

    Jangan lupa silhouettenya juga kak 😁

    • okayy.. makasih udah mau nunggu hiks /nangis dipelukan Joonmyun

      aku ga bisa lupain Silhouette sama kaya aku ga bisa lupain kamu /unchh wkwkw
      okay makasih yaa dita :*

  3. Yul knpa??? yaampun bayangin joonmyun msih polos gtu, krg fanboy’an qm myunie #apaansih
    dtnggu chapter 1 nya smbil bca silhouette krna pnasaran hihii, fighting keyo!! :*

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s