[EXOFFI FREELANCE] The Hidden Secret- Oneshoot

cover1.jpg

 

Title: The Hidden Secret (Sequel of Cold is my life,warm? It’s hidden inside)

Author: Audry Prastika

Length: Oneshoot

Genre: Angst,R/R,AU

Rating: PG-17

Main Cast: Ban Han Na(OC), Oh sehun(EXO)

Additional Cast: Florist

Summary: Rahasia itu ku ketahui ketika kau telah tiada akan tetapi aku berjanji akan merelakan kepergian mu,Oh Sehun.

Disclaimer : Hi,readers ini adalah sequel dari cold is my life.warm? it’s hidden inside dan ini murni dari imajinasi ku ^^ maafkan aku yang lama kirim sequel nya ^^ dan cerita ini asli buatan aku yang hanya fiktif belaka karena sesungguhnya kehidupan asli main cast hanya milik tuhan,milik mereka dan milik orang di sekitarnya. Enjoy it!

 

*Tuhan terimakasih karena kau sudah

Mengirimkannya padaku

Membuatku mengetahui arti kehidupan ini

Tetapi sungguh demi apapun

Aku sangat merindukannya!*

 

Kini sudah 2 tahun semenjak kepergian sehun untuk selamanya dan sekarang aku menjalani hidup ku seperti biasa saja virus hangat yang dibawa oleh sehun sirna sudah dan kini aku lebih nyaman dengan kehidupan ku sebelumnya,dingin.

 

Dan saat ini musim dingin datang lagi meskipun aku menyukainya tetapi musim dingin adalah musim malapetaka bagiku karena semua kenangan indah ku berawal dari musim ini dan berakhir juga di musim ini ya musim dingin namun bukan berarti aku menyukai 3 musim yang lainnya mereka masih nomor keberapa di hatiku.

 

Saat ini aku tengah berjalan di bawah salju turun karena liburan musim dingin sudah tiba dan semester baru akan dimulai namun aku tidak bersemangat untuk menyambut liburan musim dingin kali ini karena liburan musim dingin bagiku sudah hilang dan tidak perlu di ulangi lagi

 

Teman-teman ku mengajak ku untuk pergi ke tempat wisata,karaoke atau kemana saja tetapi aku menolak nya secara halus karena aku hanya ingin menyambut musim dingin biasa saja karena hatiku masih saja terluka dan belum bisa melepaskan sehun sepenuhnya.

“Han Na”ucap eomma ku ketika aku tiba di rumah

“Ne eomma”

“apakah kau belum bisa melupakan sehun?”

 

Aku pun terdiam dan menundukkan kepala ku entah kenapa disaat seseorang menyebutkan nama sehun aku masih saja menangis,menangis dan menangis aku masih mencintainya ya masih mencintainya meskipun ia tidak pernah memberitahukan perasaannya padaku hingga akhir hidupnya.

“eomma aku merindukannya”ucap ku sambil memeluk eomma ku

“ikhlaskan dia nak”

 

Aku terus saja menangis rasanya airmata ku takkan pernah puas menangisinya ya menangisi kepergiannya yang ku inginkan saat ini adalah dia berada disampingku dan menghabiskan waktu liburan musim dingin bersama ku hanya itu saja permintaan ku tidak lebih.

 

Setelah aku cukup menangis aku pun masuk ke kamar ku dan aku pun menerima panggilan telepon dan itu dari eommanya sehun.

“Ne imo”

 

Lalu aku pun menutup panggilan tersebut dan meminta izin pada eomma ku jika aku akan pergi kerumahnya sehun sesampainya disana eomma sehun langsung memelukku sambil menangis ya kami berdua masih belum bisa merelakan kepergian sehun.

“ada apa imo?”

“ada yang ingin ku tunjukkan pada mu ikut aku”

Lalu aku mengikuti imo menuju suatu ruangan ya mungkin kamarnya sehun setelah imo membuka pintunya betapa terkejutnya aku melihat dinding kamar sehun yang penuh dengan foto-foto ku yang tak pernah ku tahu jika ia mengambilnya ada juga foto kami berdua disaat liburan musim dingin lalu aku menatap foto itu penuh tanya.

“kemarin ketika aku hendak membereskan kamar sehun aku tidak sengaja menemukan buku ini”

 

Eomma nya sehun pun memberikan buku itu pada ku ya itu hanyalah buku tulis biasa namun ketika ku buka halaman pertama itu penuh dengan tulisan tangan sehun ya ia menulis semua yang terjadi di hidupnya di buku itu.

“coba kau lihat mawar putih itu nak sehun selalu merawatnya dan entah kenapa 2 tahun sudah berlalu mawar putih itu masih saja segar dan aku selalu merawatnya dari awal ia meninggalkan namun aku juga tak sengaja menemukan buku itu ketika aku hendak menyiram mawar itu kau bisa membaca nya sekarang buku itu milik mu”

 

Aku pun membaca buku itu namun aku hanya melewati beberapa halaman hingga akhirnya aku menemukan sesuatu yang aneh.

 

“December 17,2014

 

Aku tahu waktuku tidak panjang lagi aku tahu maka kali ini aku akan berusaha meminta maaf pada Han Na,my coldest princessku namun jika kali ini cara itu gagal maka aku akan menyerah”

 

17 Desember? Itu adalah tanggal dimana aku dan sehun bertemu untuk terakhir kalinya dan my coldest princess? Mengapa ia memberiku gelar seperti itu.

“baca perlahan maka kau akan tahu mengapa ia menempelkan foto mu dan foto kalian berdua disini Han Na”ucap eomma nya sehun

“nanti aku akan membaca nya dirumah imo sekarang bolehkan aku disini aku ingin mengetahui sisi dalam dari seorang oh sehun meskipun ia sudah lama tiada”

“silahkan dan jika ada barang-barang sehun yang ingin kau ambil kau bisa mengambilnya jika barang itu sangat bermakna bagi mu”

“ne imo jeongmal gamsahamnida”

 

Lalu eomma nya sehun pun meninggalkan ku sendirian di kamar sehun ya aku hanya ingin menyendiri di kamarnya lalu aku melihat sebuah kotak kecil yang sangat lucu ya seperti kotak cincin dan aku pun membuka kotak cincin tersebut dan terlihat sebuah cincin emas putih berhiaskan satu berlian kecil diatas nya dan ku lihat didalam cincin itu terdapat nama ku dan nama sehun.

 

Aku semakin bingung dengan ini semua mengapa ia mengukir namaku dan namanya di cincin itu aku semakin heran hingga akhirnya aku pun mengambil cincin itu dan keluar dari kamar sehun karena aku tidak ingin perasaan sedih itu terus hadir di hatiku

 

Setelah itu aku pamit pulang kepada orangtua nya sehun dan segera keluar dari rumah sehun dan aku pun berjalan hingga melewati sebuah toko bunga

“jogi-yo”ucap seorang namja

“nugu?”

“apakah kau yang bernama Ban Han Na?”

 

Aku heran melihatnya dan ia menyuruhku masuk ke dalam toko bunga nya dan ia menyuruhku duduk namun aku tidak ingin duduk aku ingin melihat bunga-bunga disini sembari menunggu nya membuat teh dan tak sengaja aku melihat bunga sakura mekar di luar toko dan lagi-lagi aku kembali teringat akan sosok sehun ya ia sangat menyukai cherry blossom.

“maaf jika membuatmu menunggu terlalu lama”

“gwenchana”

 

Kemudian aku pun duduk di bangku dan ia menyuruhku meminum teh yang ia buat.

“apakah kau mengenal oh sehun?”

 

Aku pun terkejut mengapa ia bisa tahu jika aku mengenal sehun?

“wae? Apakah kau mengenalnya?”

“ne aku sangat mengenalnya sehun orang yang baik ia selalu membeli bunga mawar putih ketika ku tanya bunga itu untuk siapa ia bilang jika bunga itu hanya untuk mu”

“apakah ia hanya sering membeli mawar putih saja?”

“Ne ia hanya sering membeli mawar putih tidak pernah bunga yang lain”

“berarti kau sangat mengenalnya?”

“Ne aku sangat mengenalnya bahkan ia sering bercerita tentang mu”

“tentangku?”

“ya semua tentangmu bahkan ia pernah bilang jika ia sangat mencintaimu”

“mencintai ku?”

“Ne ia sangat mencintai mu bahkan di hari dimana ia meninggal ia akan bertemu dengan mu bukan?”

“ne ia akan bertemu dengan ku apakah ia membeli mawar putih dengan mu?”

“Ne ia bilang ia berkencan dengan mu”

 

Tak terasa airmata ku kembali membasahi pipi ku dan kembali membuat mata ku bengkak mengapa ia tak berkata kalau ia mencintai ku? Mengapa? Ia bisa dengan mudahnya berkata kalau ia mencintai ku kepada orang lain tetapi mengapa dengan ku ia tak bisa bahkan hingga ajal menjemputnya ia tak berani juga berkata seperti itu padaku.

 

Aku dan pemilik toko bunga pun terus bercerita hingga akhirnya aku pun memutuskan untuk pulang dan pamit kepada nya karena aku ingin pulang,ingin sendiri dan membaca buku diary sehun dan kembali membayangkan kenangan yang ia tulis di buku itu.

 

Pemilik toko bunga P.O.V

 

Setelah pamit pada ku Han Na pun langsung pulang sebenarnya aku tidak tega melihatnya menangis namun aku ingin mengenalnya dan ternyata ia memang benar seperti yang dikatakan sehun.

“chingu-ya kau memilih gadis yang tepat ia sempurna untuk mu namun entah karena alasan apa kau tidak menyatakan perasaan mu padanya dan ku harap ia akan baik-baik saja“

 

Ban Han Na P.O.V

 

Setelah selesai beres-beres aku pun memilih untuk membaca buku diary sehun namun ketika aku hendak membaca eomma ku memanggil dan aku pun berjalan ke pintu dan membukanya.

“waeyo eomma?”

“ini ada surat untuk mu”

“gamsahamnida eomma”

Eomma pun mengangguk sambil tersenyum yang merupakan pertanda balasan dari ucapan terimakasih ku dan kemudian pergi aku pun menutup pintu dan melihat surat itu.

“bukankah ini surat yang aku buat dengan sehun 3 tahun yang lalu? Slow delivery message?”

 

Kemudian aku pun membuka surat itu.

 

Date: 29 november 2013

To: My coldest Princess,Ban Han Na.

Subject: sesuatu yang tak bisa ku katakan dengan langsung

Sender: Oh Sehun(your famous secret admirer)

 

Hai Han Na

 

Maaf jika aku menghapus embel-embel “sshi” di belakang nama mu di dalam surat ini karena aku sudah menganggap mu teman dekat ku dan aku sudah menganggap kalau kita sudah lama kenal dan sudah berteman sejak kita kecil kkk~~ mungkin kau akan menganggapku gila,tidak waras atau aneh ya terserah mu saja tapi ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu sesuatu yang tak bisa ku katakan secara langsung namun mengganjal di hati ku.

Sebenarnya aku sudah lama menyukai mu sejak pertama kita masuk SMA disaat aku pertama kali melihat mu masuk di pintu gerbang dan aku mulai menyukai mu sejak dari situ aku mulai mencari informasi tentang mu hingga akhirnya aku mengetahui nama mu dari teman ku,Ban Han Na itu adalah nama yeoja yang sangat ku sukai dan ku sayangi aku tidak tahu apa yang merasuki ku untuk menyukai mu meskipun kata teman-teman ku kau sangat tidak menarik dan suram tetapi hatiku memilih mu.

Aku sudah mencoba mencari yeoja yang lain namun mereka semua tidak dapat menggantikan mu di hati ku hatiku tetap memilih dirimu sampai akhirnya mungkin tuhan mengabulkan doa ku karena melihat kesetiaan ku pada mu atau karena lelah melihat ku hanya terus menunggu mu aku bisa berkenalan dan sekarang bisa menghabiskan liburan musim dingin ini hanya berdua dengan mu aku sungguh sangat berterimakasih pada tuhan karena sudah mengabulkan doa ku.

Dan tujuan ku menulis surat ini aku ingin menyampaikan perasaan ku yang sudah lama ku pendam ya aku mencintaimu Han Na namun aku tidak bisa mengatakannya secara langsung karena aku terlalu takut akan aura dingin yang kau keluarkan oh ya apakah kau masih ingat ketika aku berkata pada mu jika aura mu berbeda jika kau berdiri sendirian di tengah salju yang turun ya kau berbeda kau sangat cantik bahkan lebih cantik daripada miranda kerr kkk~~ dan itulah alasan ku selalu mengikuti mu disaat musim dingin tiba aku bahkan tidak pernah ikut acara teman-temanku hanya demi mengikuti mu maafkan aku jika aku terlalu lancang dan ikut campur kedalam urusan hidup mu.

Namun itulah cara ku untuk mengagumi dari kejauhan karena aku tidak cukup berani menyapa mu namun percayalah kemanapun aku pergi dan apapun yang aku lakukan aku masih dan selalu mencintai mu namun aku tidak tahu akan perasaan mu pada ku ya aku juga tidak mengharapkan balasan dari mu namun jika kau merasakan hal yang sama dengan ku percayalah kita berdua sudah berjodoh meskipun aku tidak di dunia ini yakinlah kita akan tetap bersama di surga nanti.

Ku rasa hanya itu yang bisa ku sampaikan pada mu karena jika terlalu panjang aku takut jika kau bosan membacanya dan ketika kau membaca nya aku sudah tidak bisa berada di samping mu baik itu sementara ataupun selamanya ya aku tak ingin kau menangis membaca surat ini ketika aku tidak berada di samping mu karena aku benci tak bisa menghapusnya atau bahkan memeluk mu.

Ini saja surat dari ku dan terimakasih karena kau sudah mengisi kekosongan hati ku oh ya jika kau menemukan cincin di meja ku yang bertuliskan nama kita berdua ku mohon jaga dan pergunakanlah cincin itu karena aku berencana ingin melamar mu kelak dan menjadikan mu istriku.

 

Salam

 

Oh sehun

 

Airmata ku kembali turun dan aku tidak bisa lagi menghitung berapa kali aku menangis hari ini berapa kali aku kembali teringat akan sehun hari ini dan berapa kali aku menyesali perkataan ku yang berkata kalau aku tidak menyukai nya dan hari ini aku juga tidak bisa lagi menghitung berapa kali aku ingin kembali memutar waktu dan memperbaiki semuanya sebelum terlambat ya tuhan demi apapun aku sangat merindukan sesosok oh sehun ia satu-satunya namja yang paling ku cinta.

 

Dan surat ini aku tidak akan pernah bosan membacanya seberapa panjang kata,seberapa banyak kertas dan seberapa banyak airmata yang turun karena membaca surat dari sehun aku tidak akan pernah bosan karena aku juga mencintai nya namun itu semua hanya karena masalah waktu ya aku yang ceroboh berkata kalau aku mencintai nya dan dia yang tak berani mengungkapkan perasaannya tanpa ia tahu isi hati ku dan aku menyesali semuanya.

“sehun apakah kau mendengarkan ku eoh? Apakah kau bisa melihat airmata ku? Apakah kau ada disini? Jebal jawab aku!”ucapku sambil menangis sejadi-jadi nya

 

Namun tidak ada balasan dari siapapun dari dalam kamar ku semua membisu dan tak tahu harus menjawab apa jarum jam yang masih betah bergerak mengikuti alur waktu yang sudah di atur,buku diary sehun yang masih betah berdiam diri tak bergerak untuk membuka lembaran-lembaran yang ditinggalkan sang pemilik dan salju yang betah turun dan menutupi jendela kamarku.

 

Semua masih betah diam dan tak mengindahkan pertanyaan ku seolah-olah mereka mengerti jika tak ada lagi yang bisa dilakukan oleh mereka karena sehun sudah balik ke sang pencipta yang hanya mereka bisa lakukan hanya diam.

“sehun jika kau ada disini ku mohon dengarkanlah curahan hati ku tak tahu kah kau aku disini selalu merindukan mu dan menganggap jika kau masih ada disini dan kita akan kembali menghabiskan waktu liburan bersama di musim dingin eoh! Aku masih tidak percaya bahwa kau sudah tiada aku juga masih tidak percaya kalau 2 tahun lalu aku memegang mu dan darah mu mengotori gaun ku yang ku tahu kau akan selalu hadir di benakku dan di hadapan ku tak tahukah kau setiap hari aku selalu menanti kabar dari mu hingga aku selalu menatapi handphone ku dan seolah-olah kau akan mengabari ku seperti dulu begitu bodohnya aku menganggap dirimu masih ada di dunia ini apakah kau tahu aku begitu depresi dan terpuruk setelah kehilangan mu pabo! Mengapa kau dengan gampangnya menyatakan perasaan mu pada ku kepada orang lain mengapa kau tidak bisa menyatakan perasaan mu pada ku secara langsung! Apakah kau mendengarkan ku? Jika kau mendengarkan ku maka aku memohon pada mu biarkan aku menangisi mu sampai sepuas hatiku setelah hatiku puas maka esok aku akan berjanji akan mulai hidup baru dan tidak akan menangisimu lagi hanya itu yang bisa ku lakukan saat ini dan aku yakin ini semua hanya masalah waktu ya jika aku bertemu dengan mu lagi di dimensi waktu yang lain aku akan tetap kembali mencintaimu lagi dan lagi percayalah”

 

Setelah mengungkapkan isi hatiku tiba-tiba aku merasa ada sesuatu dari dalam diri ku lepas dan hilang dan aku merasa diri ku lebih tenang dan tiba-tiba buku diary sehun dan juga cincin yang ku bawa dari rumahnya terbuka dengan sendirinya aku pun berjalan ke meja ku dan membaca halaman yang dipenuhi dengan tulisan tangan sehun disana.

 

17 april 2013

 

My Future Wife,Ban Han Na

 

Hari ini aku membeli sebuah cincin dengan hasil uang jajanku yang sudah ku tabung dan aku ingin melamarnya setelah aku tamat sekolah ya mungkin tidak langsung menikah tetapi aku ingin menitip cincin ini padanya sebagai tanda keseriusan ku padanya setelah aku rasa umurku sudah cukup matang aku akan menggantinya dengan sesuatu yang baru dan lebih indah kemudian segera menikahinya

Lalu aku pun mengambil cincin itu dari tempatnya dan memakainya di jari manisku ini dan cincin ini ternyata sangat cocok di jari manis ku.

“aku menerima mu sebagai calon suami ku sehun andai kau masih ada disini aku pasti akan langsung menerimanya”

 

Aku pun mengambil handphone ku dan memutar lagu “it’s cold” dari epik high feat Lee Hi dan ini menjadi lagu kesukaan ku setelah kiss the rain dari yiruma karena sehun merekomendasikan lagu “its cold” untuk ku dengarkan dan setelah ku dengarkan memang lirik yang terdapat di lagu tersebut memang sangat mirip dengan ku,the coldest princess.

 

Aku sengaja memutar kedua lagu tersebut secara bergantian karena aku ingin malam ini aku menghabiskan kesedihan ku untuk mengenang sehun sampai hati ku puas karena aku sadar jika aku (ke)terlalu(an) mencintai nya dan aku juga sadar jika hal yang berlebihan itu tidak baik namun aku tidak bisa membohongi hati ku sampai saat ini aku masih kehilangannya meskipun 2 tahun sudah berlalu.

 

Cintaku murni hanya untuk mu sayangku tulus hanya untuk mu dan rasa suka yang meluap-luap ini hanya untuk mu ya semua hanya untuk mu seorang karena hanya kau seorang yang mampu mencairkan bongkahan es yang sudah lama membeku di dalam hatiku aku tidak tahu cara apa yang kau gunakan tetapi cara mu untuk mencairkan bongkahan es tersebut membuatku menyadari bahwa dirimu yang terbaik untukku.

 

Kelak jika aku ingin mencari pasangan hidup aku ingin ia seperti dirimu memang terkesan agak memaksa namun memang itulah keinginan ku untuk bisa mengenang mu meskipun ku tahu ia tidak akan bisa menjadi seperti mu seutuhnya tetapi setidaknya masih ada sebagian dari dirimu yang tertinggal di dalam dirinya meskipun aku tahu jika cinta ku seutuhnya hanya untuk mu dan meskipun aku tahu aku akan hidup dalam bayangan mu dan meskipun aku juga tahu kalau aku memang belum bisa melupakan mu karena kau tahu cintaku murni hanya untuk mu seorang,oh sehun.

 

Dan malam ini aku pun menghabiskan waktu ku untuk mendengarkan full album dari yiruma “The very best of Yiruma: Yiruma&Piano” karena memang ini yang kubutuhkan kesunyian dan lagu-lagu yang sesuai dengan mood ku.

 

Keesokan pagi nya aku terbangun dari tidurku dan bangkit dari tempat tidur kemudian menghapus sisa-sisa embun yang dibawa salju tadi malam dan ternyata masih musim dingin di luar dan aku pun membuka jendela ku membiarkan udara segar masuk ke kamar ku seiring itu juga aku melihat ada sebuah tulisan di dekat jendela ku.

“untuk gadis dingin ku maafkan aku jika aku terlalu egois untuk tidak menyatakan perasaan ku  pada mu namun itu semua bukan berarti aku tidak mencintai mu jauh di dalam lubuk hatiku aku sangat mencintai mu tapi aku tidak mengharapkan balasan cintamu ku mohon berikan cintamu seutuhnya ke pria lain dan ku mohon kau jangan mengenang pria bodoh seperti ku karena aku merasa tidak pantas untuk mu tetapi sampai saat ini aku tetap masih mencintai mu ku mohon ikhlaskanlah aku agar aku pergi dengan tenang Han Na dan jika memang kita berjodoh aku akan menemui mu disurga nanti dan kita akan bersama dan memulai kisah baru dari lembaran baru”

 

Aku membaca kalimat itu perlahan demi perlahan seketika perasaan lega,takut dan rindu ku datang menghampiri dan aku pun menghapus kalimat itu sambil tersenyum dan berkata “aku sudah mengikhlaskan mu sehun pergilah dengan tenang”

 

Meskipun aku mengucapkan kalimat itu dengan airmata yang kembali menetes namun ada perasaan yang lepas dari dalam diriku ya aku merasa agak lega pagi ini entah karena memang aku sudah berjanji akan mengikhlaskan sehun atau apa tapi yang jelas ada perasaan bahagia dihatiku pagi ini.

 

Aku pun menutup jendela ku kembali kemudian pergi mandi karena aku berencana mau pergi ke namsan tower untuk melihat-lihat suasana disana setelah selesai mandi dan sarapan kemudian pamit pada eomma ku aku pun berjalan dan ketika aku melihat sepasang kekasih lewat di hadapan ku aku kembali teringat akan diriku dan sehun yang tengah berjalan sambil tertawa di musim dingin yang sangat dingin ini.

 

Sesampainya di namsan tower aku memberanikan diri untuk naik cable car meskipun sebenarnya aku takut tapi aku ingin melihat pemandangan kota seoul yang sangat disukai oleh sehun dan benar saja kota seoul sangat indah jika dilihat dari atas dan aku pun tersenyum sambil memandangi kota seoul.

 

Setelah turun dari cable car entah mengapa kaki ku melintas ke arah store “love lock” tempat dimana aku menulis harapan ku dengan sehun disini dan aku pun langsung mengarah ke tempat dimana gembok-gembok itu di pasang dan mataku langsung menangkap gembok yang berisikan tulisan tangan sehun.

 

“Aku mengunci hatiku disini tepat nya di gembok ini seiring itu juga aku juga mengunci perasaan ku terhadap Han Na agar aku tidak bisa berpaling ke lain hati sebenarnya tidak perlu di kunci aku juga tidak akan berpaling ke hati yang lain hati ku sudah ku labuhkan di Han Na dan ialah yang paling ku cinta dan mulai saat ini aku mengunci diriku dan Han Na di gembok ini agar tetap selalu bersama meskipun ajal menjemput kk~~ I love you Ban Han Na,my coldest princess”

 

Aku tersenyum membaca tulisan yang berada di gembok itu kemudian menatap langit yang masih betah membiarkan salju turun perlahan mulai saat ini aku berjanji aku akan mulai membiarkan kenangan ku bersama sehun terkubur karena aku tidak ingin terpaku akan masa lalu terus meskipun hati ku berat membiarkan nya tetapi hidup terus berjalan tidak adil rasanya membiarkan hati ku terpaku hanya untuk sehun aku harus memberi kesempatan kepada orang lain untuk mengetahui isi hatiku namun hanya sehun yang belum bisa ku lupakan.

“terimakasih kau sudah mengisi hatiku sehun”

 

Dan aku pun akan menyambut musim dingin ini dengan suka cita dan mulai menjalani hidup baru

 

*The End*

 

How was my fanfiction?

Did you enjoy it?

I hope you can enjoy it ^^

Thank you for reading my fanfiction

I apologize if there are too many mistake in my fanfiction *take a bow* kkk~~~

See you in the next of my fanfiction…. ^^

XOXO

Audry Prastika ^^

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s