[EXOFFI FREELANCE] Kiss You (Chapter 1)

kiss

Kiss You~Chapter 1

Author: @dera139_
Genre: Romantic, Married Life
Lenght: Twoshoot
Cast:   -Do Jieun
-Do Kyungsoo
Rating: PG-17
Summary: I Miss You-Do Kyungsoo
Disclaimer:  Ff ini terinspirasi dari pernyataan Kyungsoo bahwa walaupun wajahnya polos tapi ia mengetahui apa yang seharusnya pria berumur 24 thn ketahui X.X

Happy readingg

.

Angin menerbangkan rambut panjang milik Jieun ke belakang, yeojya itu memang sengaja mengerai rambutnya, merasakan sepoian angin Jeju dihari-hari terakhirnya di sini sebelum akhirnya kembali ke Seoul nanti.

Jieun dan Kyungsoo tengah berlibur bersama atau mungkin hanya Jieun yang berpikiran begitu karna dari dua hari yang lalu Kyungsoo sibuk mengurusi bisnisnya di Jeju. Well, sebenarnya alasan awal mereka ke sini karna bisnis Kyungsoo dan Jieun merengek ingin ikut karna tidak ingin tinggal sendirian di rumah.

Jieun menatap pemandangat matahari terbenam di depannya, padahal ia sudah berharap akan melewati momen ini bersama Kyungsoo, namun namja itu masih sibuk meeting di hall hotel tempat mereka menginap. Yeojya itu menghembuskan nafasnya kasar lalu melirik jam tangannya pk 17.45 ia masih ingin di sini namun udaranya sudah dingin, yeojya itu hanya memakai satu lapis pakaian yang tipis tidak sesuai dengan udara malam ini.

Jieun beberapa kali mengusap kedua lengannya saat tahu-tahu sebuah tangan kekar melingkar sempurna di pinggang Jieun, yeojya itu hendak berteriak saat melihat cincin pernikahan di jari manis tangan tersebut.

“kenapa tidak pakai jaket?”tanya suara berat itu dan bahu kanan Jieun seketika memberat akibat ulah Kyungsoo yang menaruh kepalanya di sana

“meetingmu sudah selesai?”tanya Jieun tak menjawab pertanyaan Kyungsoo tadi

“hm. Kau marah eoh?”

“ani”

“geotjimal. Wajahmu memperlihatkan semuanya”ucap Kyungsoo, “maafkan aku, aku tahu kau pasti bosan sendirian selama 3hari ini”lanjut Kyungsoo meraih tangan Jieun dan menyatukan jari jemari mereka

“gwenchana”jawab Jieun

“besok aku janji kita akan pergi jalan-jalan bersama”ucap Kyungsoo refleks membuat Jieun menoleh ke arah namja itu

“jeongmal?”tanya Jieun lalu memutar badannya danberhadapan dengan Kyungsoo

“eoh”Kyungsoo tersenyum

“gomawo, Kyungsoo-aah”yeojya itu lalu memeluk tubuh Kyungsoo. Kyungsoo memang tahu hal apa yang bisa membuat Jieun langsung bergirang kesenangan.

“sekarang kita harus masuk”ucap Kyungsoo mengandeng Jieun menuju hotelmereka yang tak berjarak terlalu jauh dari pantai tadi. “apa yang dari tadi kau lakukan sendirian di sana?”tanya Kyungsoo

“eopseo. Hanya melihat pemandangan”jawab Jieun

Mereka lalu melangkahkan kaki masuk ke lift, dan menekan tombol lantai 7, di mana kamar mereka berada.

“astaga aku lupa!”ucap Kyungsoo begitu mereka sampai di kamar hotel,

“mwoya?”tanya Jieun menatap Kyungsoo bingung, Kyungsoo menoleh ke arah Jieun

“ada berkasku yang tertinggal, aku harus mengambilnya dulu”Kyungsoo llau keluar dari kamar sedangkan Jieun masuk ke kamar mandi dan membasuh dirinya. Setelah selesai mandi Kyungsoo sudah sampai dan duduk di sofa sambil menonton berita.

“Kyung!”panggil Jieun membuat Kyungsoo menoleh, “sana pergi mandi”lanjut Jieun duduk di meja rias dan menyisir rambutnya, Kyungsoo mematikan tv dan berjalan masuk ke kamar mandi. Setelah selesai menyisir, Jieun berjalan menuju balkon kamar hotelnya, ia membiarkan angin mengeringkanrambutnya.

Jieun memang jarang mengeringkan rambutnya, kecuali saat-saat tertentu. Seperti pergi ke pesta atau berkencan dengan Kyungsoo. jieun mendongak kepalanya, menatap langit yang mulai berubah menjadi gelap, Jieun suka menatap langit dan ia bisa menghabiskan waktu lama hanya untuk menatap langit.

“apa yang kau lakukan?”ucap Kyungsoo yang tahu-tahu sudah memeluk tubuh mungil Jieun dari belakang, namja itu menaruh kepalanya di celah leher Jieun, menghirup aroma Jieun membuat Kyungsoo selalu kehilangan akalnya,seperti saat ini misalnya.

Kyungsoo menciumi leher jenjang Jieun, membuat Jieun menegang jantungnya berdetak tidak karuan akibat ulah Kyungsoo. sedangkan Kyungsoo, ia masih menikmati membuat bercak-bercak keunguan di leher wanitanya.

“k..kyung..”ucap Jieun menahan geli di lehernya, Kyungsoo berdeham sebagai jawaban. “k..kyung,ki..kita sedang tidak di kamar”ucap Jieun menahan desahan yang sepertinya akan keluar sebentar lagi, ia mengigit bibirnya.

Detik itu juga kyungsoo menghentikan aksinya dan membalikkan  Jieun,  “i miss you”ucap Kyungsoo membuat jantung Jieun berdebar tak karuan seolah mendapat singnal bahaya dari dalam diri Kyungsoo, bukan karena perkataan Kyungsoo namun raut wajah Kyungsoo yang sulit diartikan. Raut wajah yang hanya muncul di detik-detik sebelum mereka melakukan ‘itu’.

Tanpa menunggu jawaban Jieun Kyungsoo sudah meletakkan bibirnya di bibir mungil milik Jieun. Jieun bungkam, tak berniat untuk membalas perlakuan Kyungsoo takut jika ia membalasnya itu hanya akan membuat mereka bertindak semakin jauh.

Bukan tidak ingin, Jieun tidak munafik jelas ia menginginkannya. Namun mengingat besok mereka ada acara kencan dan jika melakukan ‘itu’ malam ini, Jieun takut akan kelelahan besok. Walaupun berwajah polos, Kyungsoo mengetahui hal-hal apa saja yang memang sepantasnya pria berumur 24 thn ketahui.

Kyungsoo yang menyadari Jieun tidak membalas ciumannya, mengigit pelan bibir Jieun dan membuat Jieun reflek membukanya, dan tanpa menyiayiakannya lidah Kyungsoo masuk dan mengitari bagian dalam mulut Jieun.

Jieunpun mulai larut dan entah sejak kapan kedua tangannya kini sudah melingkar sempurna di leher Kyungsoo, sesekali Jieun menjambak pelan rambut hitam Kyungsoo.

Ruangan itu kini sudah di penuhi dengan decakan milik mereka berdua, mereka belum menghentikan aksi ciuman panas mereka padahal sudah berciuman cukup lama.

Kyungsoopun akhirnya melepaskan ciumannya dan Jieun baru akan bernafas lega saat tiba-tiba Kyungsoo mengendong tubuhnya bride style menuju ranjang dan refleks Jieun mengalungkan tangannya di leher Kyungsoo.

“Kyung,apa yang-”Kyungsoo membungkam mulut Jieun dengan bibirnya, tak membiarkan yeojya tersebut berkomentar karna Kyungsoo tahu yang Jieun akan katakan nanti. Kyungsoo membaringkan tubuh Jieun tanpa melepaskan tautan di bibir mereka malah Kyungsoo makin memperdalamnya, Jieun yang awalnya menolak lama kelamaan mulai hanyut dalam permainan Kyungsoo.

***

                Sinar matahari menyeruak masuk dari cela-cela tirai, membuat salah satu dari 2 pasangan itu terbangun. Siapa lagi jika bukan Kyungsoo, namja itu menoleh dan menemukan Jieun yang tertidur dengan lengannya sebagai bantal kepala yeojya itu. Ia tersenyum melihat wajah tertidur milik istrinya itu, Kyungsoo mengecup jidat Jieun tangannya merambat menuju bibir yeojya itu yang terlihat membengkak akibat ulahnya semalam.

                Kyungsoo lalu menarik lengannya pelan berusaha agar tidak membuat Jieun bangun karna yeojya itu butuh istirahat, namja itu lalu mengambil pakaian yang berserakan dan pergi mandi. Setelah selesai mandi Jieun tak kunjung bangun juga, Kyungsoo mendekat ke ranjang dan mengelus surai panjang Jieun “Jieun-ah”panggil namja itu. Jieun mengerjapkan matanya lalu menoleh dan melihat Kyungsoo yang sudah lengkap berpakaian tersenyum ke arahnya.

                “ayo bangun. Aku sudah siapkan air hangat”ucap Kyungsoo, “bukankah hari ini kita mau jalan-jalan hm?”

                “jam berapa memangnya sekarang?”tanya Jieun menggeliat kecil di selimutnya,

                “9.30”jawab Kyungsoo

                “baiklah aku akan mandi. Tapi kyung..”Jieun mengantungkan kalimatnya membuat Kyungsoo bingung, “kau harus..keluar”lanjut Jieun

                “wae? Ada apa memangnya?”

                “a..aku tidak pakai baju kyung. Dan bagaimana caranya aku berjalan ke kamar mandi”jelas Jieun membuat Kyungsoo terkekeh

                “kau malu padaku? Hei,aku bahkan sudah melihat se-”Jieun menutup mulut Kyungsoo dengan tangannya

                “ya! Jangan mengatakan itu,aku jadi malu sendiri”kata Jieun membuat Kyungsoo tertawa

                “baiklah-baiklah. Aku akan menunggu di restoran eoh”Kyungsoo mengacak-ngacak rambut Jieun sebelum akhirnya pergi keluar kamar.

                Jieun keluar dari persembunyiannya di selimut (?) lalu berjalan menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi yeojya itu kebingungan akan memakai baju yang mana untuk pergi hari ini bersama Kyungsoo, atau lebih tepatnya baju yang cocok untuk menutupi kiss mark Kyungsoo di lehernya -_- Tidak terlalu jelas memang,namun tetap saja Jieunmalu jika ada yang melihat dan menyadari kalau itu kiss mark.

                Mau tak mau akhirnya Jieun menggunakan dress mini warna putih selutut dengan scarf berwarna senada, setelah yakin kissmarknya tidak akan ada yang lihat ia mengambil tasnya dan turun menuju restoran.

                “kenapa lama sekali?”tanya Kyungsoo yang sudah menunggu Jieun selama 30 menit

                “aku sibuk mencari baju yang sesuai karnamu”jawab Jieun sambil mulai memakan makanan yang sudah dipesankan oleh Kyungsoo,

                “karnaku?”tanya Kyungsoo mengerutkan keningnya namun tak lama karna setelah itu ia tersenyum mengerti, “ah jadi itu juga alasannya kenapa kau pakai scarf?”lanjut Kyungsoo dan Jieun hanya mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya dari pastanya.

                Kyungsoo memainkan handphonenya sambil menunggu Jieun selesai makan, sesekali namja itu menjawab pertanyan Jieun yang sebenarnya tidak perlu di tanyakan oleh seorang berumur 20 thn. Seperti ‘kyung,kau tahu kenapa kita kalau makan kenyang?’ atau ‘lihat anak itu, ia tidak bisa diam sekali’ dan Kyungsoo hanya menjawab semua pertanyaan Jieun dengan sabar.

                “kau sudah selesai?”tanya Kyungsoo sambil mengelap ujung bibir Jieun yang masih tersisa saus pasta dan Jieun menjawab dengan mengangguk. “sekarang kita akan kemana?”tanya Kyungsoo

                “ehm..”Jieun mengeluarkan handphonenya, “Udo  Maritime Park”Jieun menunjukkan sebuah foto di handphonenya, sebelum pergi ke Jeju sehari sebelumnya Jieun mencari tempat wisata yang bagus di Jeju.

1

                “di mana alamatnya?”tanya Kyungsoo

                “gosumul-gil, udo-myeon, jeju-do”baca Jieun, “katanya kalau mau ke sana kita bisa menggunakan kapal feri untuk menyebrangi pulau udo di pelabuhan seongsan”lanjut Jieun

                “baiklah,kajja”Kyungsoo bangkit dari duduknya diikuti Jieun. Mereka pergi menggunakan mobil silver milik Kyungsoo, kyungsoo menyalakan GPSnya sebelum pergi karna namja itu tidak tahu jalanan di Jeju.

                “kyung,kalau ada waktu kita ke Yeomiji botanical garden lalu Teddy bear museum eoh”ucap Jieun membacakan rute perjalanan (?) kencan mereka, Kyungsoo hanya menjawab dengan bergumam. “kau sudah tidak ada meeting lagi?”tanya Jieun memecah keheningan, karna yeojya itu benci dengan kesepian seperti sekarang ini.

                “nde”jawabKyungsoo, walaupun sebenarnya meetingnya belum selesai namun demi mengajak Jieun jalan-jalan, Kyungsoo menyuruh Baekhyun-sahabat sekaligus rekan kerjanya untuk mengantikan meetingnya dan sekarang namja itu sedikit ragu dengan Baekhyun, karna kadang namja itu tidak benar-benar melakukanapa yang Kyungsoo perintahkan.

                Jieun lalu menyalakan radio yang berada di dalam mobil, ia  mengeluarkan ponselnya dan memotret pemandangan sekitar, “Kyung,baguskan?”Jieun menunjukkan hasil jepretannya, Kyungsoo menoleh dan lalu mengangguk sambil menjawab “bagus”.

                Jieun mengarahkan kameranya ke arah Kyungsoo dan memotret namja itu, “hapus”ucap Kyungsoo yang menyadari jika dirinya menjadi objek foto Jieun

                “wae? Kau terlihat sangat tampan di sini”jawab Jieun menatap wajah serius Kyungsoo yang tengah menyetir

                “kalau begitu jangan di upload”

                “arraseo~ Lagipula aku tidak ingin ada yang melihat ketampananmu selain diriku”jawab Jieun tersenyum sendiri melihat foto suaminya. Ia memasukkan ponselnya ke tas, sekarang yeojya itu mulai merasakan kebosanan, “Kyung,apa masih jauh?”tanyanya

                “sebentar lagi”jawab Kyungsoo melirik gpsnya

                “aishh,kenapa jauh sekali”

                “Kau yang memilih tempatnya”Jieun mempoutkan bibirnya lalu menatap ke luar kaca,

                “3hari lagi kita sudah kembali ke Seoul”ucap Jieun, “rasanya waktu berjalan cepat sekali”lanjutny berbicara sendiri

                “setidaknya kita ada waktu untuk berkencan”ucap Kyungsoo

***

                “Yeppeuda”ujar Jieun kegirangan begitu melihat pemandangan laut di depan matanya, setidaknya rasa bosan menungu di mobil hampir 1 jam terbalas begitu melihat pemandangan laut di hadapannya itu, ia menghirup udara segar di sana.

                “mwo?! Ya! Byun Baekhyun!”ujar Kyungsoo di telpon dengan nada naik membuat Jieun menoleh, merasa diperhatikan namja itu lalu membalikkan badannya ke arah lain dan mengecilkan suaranya, “aku akan menelponmu nanti”ia lalu memutuskan sambungan telponnya

                “Kyung”panggil Jieun membuat Kyungsoo menoleh

                “Wae?”tanyanya

                “harusnya aku yang bertanya padamu. Kenapa aku marah-marah?”tanyanya

                “aku? marah-marah? Haha tidak. Aku tidak marah”jawab Kyungsoo berbohong jelas ia marah besar begitu mengetahui proyek kerja sama berharga miliaran won terancam gagal karna ulah anak buahnya Baekhyun.

                “kau berbohong”ucap Jieun

                “aniya”kata Kyungsoo berusaha menutupi raut kesalnya, “hei lihat itu”Kyungsoo mengalihkan perhatian Jieun sambil menunjuk sebuah gulali

                “gulali!”seru Jieun girang, kyungsoo menghela nafas lega begitu perhatian istrinya teralihkan,

                “kau mau?”tawar Kyungsoo danJieun mengangguk senang, mereka lalu menghampiri penjual gulali dan membeli satu gulali untuk Jieun.

                “Kyung,ayo foto lagi!”rengek Jieun

                “lagi? Kita sudah mengambil banyak foto,apa tidak cukup?”ujar Kyungsoo

                “ayolahh kyungg”rengek Jieun

                “baiklah”Kyungsoo menghela nafas lalu mengambil alih kamera dari tangan Jieun dan mengambil foto mereka berdua bersama, “itu foto terakhir. Ayo pulang,sudah sore”ucap Kyungsoo merangkul Jieun yang masih gembira melihat hasil jepretan dirinya dan Kyungsoo.

                Kyungsoo tengah menyalakan mobilnya, namun mobil itu tidak menyala. Mata namja itu lalu membulat,dan mulai bingung.

TO BE CONTINUE..

Gimana ceritanya? Aneh ya, haha.. Mian kalau gak dapat feelnya, leave comment ya supaya author jadi lebih semangat buat membuat karya lebih bagus lagi. Dah bagian Ncnya yaampunn.. Ini bener-bener adegan NC pertama yang author bikin, author masih polos soalnya *plakk*

Okaayyy… Tunggu kelanjutannya yakk~

Thanks yang udah mau nyempetin baca ff abal-abal bin aneh milik saya.

 

Iklan

6 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Kiss You (Chapter 1)

  1. saat lalu-lalang di blog ini aku cma liat.in aja nih ff,, trus krna gak tau mau bca yg mna dan akhirnya aku baca bgian summary.a dan ahh aku tersenyum sendiri,dan akhirnya aku memutuskan untuk membacanya dgn full,,lalu bgian tengah apa ini? Daebak, kyung ternyata pernyataanmu memang benar adanya..

    Hahaha..lanjut thor😉😘

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s