[EXOFFI FREELANCE] An Answer – (Ficlet)

COVER AN ANSWER.jpg

An Answer

[Tiffany Blesse]

-Present-

 

Starring

Oh Sehun || Annastasia Kim

 

Ficlet

Hurt||Sad||Angst||Slice of life

Blog Pribadi [http://tiffanyblesse.blogspot.co.id]

WARNING!

 

Rating 15+

Don’t be plagiarist!

[Don’t copy without permission]

Cerita ini juga di publish di blog lain

Happy reading!!!

Summary

 

Do you really hate me, Sehun?

 

 

“Apa aku boleh melewati batasan itu, Sehun?” Ucapnya dengan nada lirih hampir berbisik, mendengungkan lantunan hati yang nyaris tersisih dalam balutan egoisme dan keteguhan:meski nyatanya tak tersampaikan meski telah berada di ujung lidah. Menguap bersama desiran angin yang menjatuhkan daun-daun yang telah mengering hingga terinjak dalam hangatnya dekapan tanah Seoul.

 

“Apa yang kau bicarakan sebenarnya?” Obsidian coklat itu terkunci dalam perputaran waktu yang melambat: mencoba menelisik pancaran redup wanita di hadapannya, lalu terkekeh lantaran mengerti di detik berikutnya

 

“Seperti yang kau pikirkan” ucap gadis Kim lagi, kini lapisan bening penada luka tengah tersirat dalam pendangan, sebagai gambaran distraksi rangkaian luka nurani.

 

“Kau masih mencintaiku?”kelakar Sehun, terkesan mengejek tapi mencari kepastian dalam tekanan rendah rasa penasaran. Terkejut? Tidak, tatapan itu telah menjelaskan semuanya: love, hurt, pride,disappointed, sacrifice, and…sincerity. That’s all made her hurt, but he never really cared

 

“Do you really hate me, Sehun?” Sehun membeo, sejenak ia melayangkan tatapan kearah lain seakan menekan amarah dengan rasa kesal yang lebih dominan, lalu menghembuskan deruan nafas berat hingga terkoyak angkuh diudara. Matanya terpejam sejenak sebelum akhirnya frasa itu melantun indah dalam turbulensi semu.

 

“Aku hanya ingin mendengar dari mulutmu sendiri” ucap Annastasia lagi dengan semakin meremas jemari lentiknya: mempersiapkan pertahanan agar hati yang terluka itu menemukan jawaban.

 

“Aku tidak membencimu, hanya saja aku tak suka jika kau berada pada jarak pandangku” ucap Sehun sembari menatap tepat obsidian coklat sendu itu, sedangkan disisi lain Anna hanya terkekeh manis dalam balutan luka yang menganga, benar saja bahwa kalimat Sehun memang indah: menyayat setiap sel relung jingga itu hingga berdenyut nyeri tak ubahnya raga yang tercambuk rantai harga diri. Terlalu tipis memang untuk penolakan mentah: ibarat pepatah, ‘tak jauh, hanya sebelas dua belas’. Tapi kau lupa, bukankah deret itu tetep memiliki jarak?

 

Sehun kembali bungkam saat senyum merekah di sudut bibir wanita itu, entahlah ia tak tahu pasti karena tiba – tiba saja rasa bersalah seakan merambat pelan hingga merasuk relung, merobohkan secara perlahan tembok kebencian sepuluh tahun lalu meski sekarang masih saja tetep kokoh. ‘terbuat dari apa hati wanita ini?’ pikirnya, tanpa mau mengikis sedikit saja harga diri dan egoisme untuk sekedar melontar tanya. Jika saja ia mengalah dan membiarkan hatinya yang menuntut jawaban pasti Sehun akan tahu apa definisi cinta yang sesungguhnya.

 

“Apa kau tahu Sehun?, mencintaimu sungguh hal yang paling indah”

 

Dan kini perlahan wanita itu beranjak pergi setelah mengulas senyum manis di kedua sudut bibirnya: meninggalkan Sehun yang masih mematung:diam – diam meratapi punggung rapuh itu yang kini kian menjauh hingga menghilang tepat ketika sebuah bus merah tiba-tiba saja berhenti di hadapanya .

 

_END_

 

Hai guys…I’m so happy to see you again…..emmm gimana ya ngomongnya hehehe…aku balik bukan malah bawa kelanjutan ff You Are atau Perfect Flaws malah bikin ff gak jelas ini, sumpah ini dibuat emang spontan so I hope you like this ff , makasih bagi yang udah baca dan terutama komen semua ffku, aku sangat mengapresiasi itu, aku harap kalian terus mendukung dan di sampingku. Love you all, have fun ya…see you [Tiffany Blesse]

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s