[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 1)

img1494254849221.jpg

STAY WITH ME

Author :

Angeline

Main Cast :

Oh Sehun (EXO)

x

Bae Joo Hyun a.k.a Irene (RV)

Additional Cast :

EXO Members |Kim Ji Yeon (LOVELYZ)|Kim Seolhyun (AOA)| Im Jung Hoo  (B.I.G)| Lee Hyo Eun (STELLAR) |Krystal Jung (FX) |etc~

Rating PG-17|Length Series Fic

Genre : romance | Angst | AU |slice of life | Drama |etc~

Disclaimer :

Ff ini murni dari pemikiran author sendiri , ceritanya tiba-tiba muncul dalam otak author #ea ,dan dari pada lupa langsung dituangkan dalam bentuk FF seperti ini. Bila ada kesamaan tokoh maupun jalan cerita didalam ff ini , itu bukan merupakan bentuk plagiat #noplagiat! melainkan unsur ketidaksengajaan. Don’t judge, don’t copas.  Terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membacanya  (nunduk)

Summary :

Bagaimana jika seorang Oh sehun yang berwatak dingin dan tidak pernah peduli pada orang lain terjebak bersama seorang gadis amnesia bernama Irene?. Melalui sebuah pertemuan tidak terduga hingga masalah-masalah yang datang saat keduanya tengah menjalin sebuah hubungan.

-Chapter 1-

Sebuah mobil Sedan Hitam melaju dengan kecepatan normal menyusuri jalanan kota seoul yang sudah malam, memperlihatkan beberapa lampu jalan yang beberapa diantaranya sudah tidak menyala lagi dan juga hiasan lampu kerlap kerlip membuat kota seoul semakin indah untuk dilihat . Namja tampan yang kini duduk dibangku tengah sambil menatap keindahan itu hanya diam tanpa senyuman yang tidak terlihat sedang menikmati malam indah itu, sebuah perasaan lain yang tersirat diwajahnya. Perasaan dimana ia kesal, marah dan kecewa hari ini. Namja itu melihat arloji Glashutte Originalnya yang menunjukkan pukul 23.00 , ia membuang nafasnya kasar dan perlahan menutup matanya. Malam ini adalah malam tersial untuknya mungkin. Pria itu menyesal setelah dari pagi tadi, tidak! Setelah Seminggu yang lalu ia berlelah menyiapkan banyak hal special untuk seseorang. Hatinya marah dan kecewa saat tahu semua yang disiapkannya hanya sia-sia ternyata. Sesekali pria itu mengumpat dalam hatinya ‘sial’

”Bangunkan aku jika sudah sampai” serunya dengan sedikit helaian nafas lembut pada supir yang mengemudikan mobilnya itu.

“Ye depyeonim” jawab supir itu.

Mobil itu terus melaju menyusuri malam yang terus larut , supir yang sering dipanggil hyun joo itu pun nampak kelelahan dan sesekali menguap, ia mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menahan rasa kantuk yang datang melandanya disaat ia mengendarai mobil. Pria yang menjadi bosnya itu belum sepenuhnya terlelap , ia hanya memejamkan matanya untuk merenungkan kesialannya yang membuat hatinya kalut malam hari ini. Hingga….

CIIIIITTT!

Supir itu menginjak rem secara tiba-tiba membuat namja yang duduk dibangku tengah itu terbanting kedepan menyambar bagian belakang tempat duduk supir itu. Namja itu memegang kepalanya pelan karena merasa rem tiba-tiba itu membuat kepalanya tambah pusing saja. Kini matanya menatap tajam supir yang juga ikut terkejut itu.

“Kau bosan bekerja hah?!?” Bentak pria itu dengan amarahnya membuat supir itu hanya menundukkan kepalanya terus menerus pada sang tuan. Memohon maaf atas tindakan bodohnya.

“Jeoseonghamnida depyeonim , hanya saja yeoja didepan itu membuatku terkejut” ucap supir itu sambil menunjuk seorang gadis yang berdiri ditengah jalan dengan pakaian lusuh yang sedikit kotor dan jangan lupakan rambut panjang gelombangnya yang terlihat berantakan. Sungguh gadis itu terlihat seperti orang gila yang keluar dimalam hari.

Namja itu pun mengikuti arah tunjuk supirnya dan kini ikut menatap gadis yang masih setia berdiri ditengah mobilnya dengan wajah ketakutan. Hingga kemudian pria itu dikejutkan saat yeoja didepan mobilnya itu berlari lalu menggedor-gedor kaca jendela mobil namja tersebut. Pria itu menatap wajah takut dan gelisah pada gadis itu, sebuah raut wajah yang menunjukkan jika gadis itu dalam bahaya , ia membutuhkan perlindungan dan bantuan dari seseorang! Dan gadis itu berharap bahwa pria didalam mobil mewah itu akan membantunya. Pria itu layaknya satu-satunya orang dibumi ini yang bisa membantunya malam ini.

“Tolong aku , mereka ingin menyakitiku!!” Teriak gadis bersurai cokelat itu sambil menggedor kaca mobil itu dengan keras. Namun pria itu hanya menatap rendah gadis asing yang menggedeor kaca mobilnya ditengah malam nan panjang itu. Pria itu hanya mencibir pelan kemudian memalingkan wajahnya dari gadis malang tersebut.

“Apa yang harus aku lakukan depyeonim?” Tanya supir itu sedikit gugup sambil menoleh pada pria yang menjadi tuannya itu

“Tentu saja cepat pergi dari sini!” Tegasnya membuat supir itu menunduk , dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka , meski didalam hati supir itu menaruh rasa kasihan pada gadis malang itu. Tapi apa daya jika ia hanya seorang bawahan? Ia tidak bia melakukan apa-apa selain berkata ‘ye’ pada tuan mudanya itu.

“TOLONG AKU , AKU MOHON!!! TOLONG AKU!! Hiks” Teriak gadis itu dengan keras sambil menangis sesegukan. Ia terus berteriak minta tolong meski mobil itu sudah melaju tapi body mobil itu masih dapat dilihat dengan jelas oleh gadis tersebut.

Yeoja itu terjatuh dijalan tubuhnya bergetar dan ia menggigil dikala dingin malam menerjang tubuhnya kecilnya. Ia merapatkan pelukan tubuhnya dengan kedua tangannya. Ia merasa was was disetiap sudut jalan jika ada yang mengikutinya . Yeoja itu kemudian berdiri lalu berbalik dan mencoba berjalan kembali  untuk pergi dari tempat itu sebelum orang-orang yang berada didalam pikirannya kembali menemukannya. Namun seakan keberuntungan tidak berpihak padanya, kini mata gadis itu membulat sempurna saat melihat beberapa pria bertubuh kekar menghadang jalannya. Gadis itu menangis dengan keras dan memundurkan langkahnya saat pria-pria itu mulai mendekatinya dengan tawa kemenangan tercetak diwajah mereka. Pria-pria itu tersenyum miring pada gadis malang itu dan terus berjalan mendekat padanya.

Gadis itu semakin menangis sejadi-jadinya berharap siapa saja mendengar suara tangisannya dan menolongnya. Gadis itu terjatuh kembali ketanah, ia menyeret tubuhnya menjauh dari mereka, namun kakinya sangat sulit digerakkan rasanya ditambah beberapa luka yang berada dikaki dan tangannya. Ia menyatukan kedua telapak tangannya dan menggosok telapak tangannya didepan mereka untuk meminta pada mereka agar melepaskannya

“aku mohon jangan sakiti aku.. hiks” katanya dengan tangisan yang memecah, rasanya ia takut sekali dan lebih baik ia mati disini dari pada mengikuti orang-orang itu. Mereka mengerikan dan gadis itu sangat takut untuk kembali bersama mereka

“Ayolah , kami bahkan belum selesai denganmu” jawab mereka tertawa . Kemudian mencengkram tangan yeoja itu membuatnya berteriak kesakitan.  Karena jalanan yang cukup sepi tidak banyak orang lalu lalang disana membuat keadaan semakin runyam . Mereka menarik paksa yeoja itu yang masih enggan mengikuti mereka dan berusaha meronta melepaskan tangannya dari pria-pria yang lebih kuat darinya, namun tubuhnya yang banyak mengalami luka membuatnya tidak bisa bergerak dengan bebas . Ia semakin menangis karena hanya itu yang bisa ia lakukan dan mungkin ia juga berharap ada seorang malaikat menolongnya saat ini juga.

Saat mereka hendak membawanya pergi dari daerah itu mereka terkejut saat sebuah mobil berhenti didepan mereka dan menghalangi jalan mereka untuk pergi. Para pria bertubuh kekar yang terhitung ada 5 jumlahnya itu menatap geram pada mobil itu , hingga mereka melihat seseorang keluar dari mobil mewah itu. Seorang pria dengan pakaian jas rapih yang menunjukkan betapa terhormatnya ia . Mereka mencibir saat melihat namja yang akrab dengan nama Oh Sehun itu turun dari mobil sedan hitamnya lalu menatap mereka dengan datar. Sebuah pandangan dimana sehun terlihat seperti sedang menantang mereka untuk berkelahi?. Hingga pandangan sehun akhirnya tertuju pada wajah seorang gadis yang tengah menangis memohon belas kasihan.

“Lepaskan dia” ucapnya pelan sambil memasukkan tangannya kedalam kedua saku celananya. Pria-pria itu tertawa dengan keras mendapat p’rintah konyol dari sehun. Namun sehun hanya menatap wajah bodoh mereka dengan cibiran. “dasar orang-orang rendahan” batinnya.

“Siapa kau ? Dan berani-beraninya memrintah kami??!!” Bentak salah seorang membuat sehun tertawa sinis , kemudian membuang nafasnya dengan santai lalu ia menatap pria-pria itu dengan tatapan poker facenya.

“Lepaskan dia sebelum aku memintanya dua kali” serunya membuat mereka semakin geram mendengar ucapan namja sombong itu.

“Kau cari mati hah? Apa kau pikir bisa menang melawan kami? Kau hanya sendiri dan kami bertujuh! Sayangilah nyawamu pria sombong!” Teriak salah seorang pada sehun namun hanya dibalas senyuman smirk dari pria tampan itu yang bermakna seperti merendahkan gertakan dari mereka.

“Baiklah begini saja. Orang rendahan seperti kalian pasti menyukai uang bukan? bagaimana jika aku menukar gadis itu dengan sejumlah uang yang banyak? Kalian tertarik?” Serunya tersenyum smirk , membuat mereka melotot dan saling berpandangan. Lalu tertawa merendahkan sehun.

Gadis yang sedari tadi hanya diam mendengarkan cek cok mereka seketika terkejut mendengar paparan sehun. Bukankah sama saja ia mau membelinya dari mereka? Kini gadis itu mulai berfikir apakah ia meminta tolong pada orang yang salah? Bahkan gadis itu juga sedikit menaruh rasa takut pada pria berwajah dingin itu.

“uang? Kau pikir sekaya apa dirimu sehingga mampu membeli gadis ini? Dasar keparat! Yak! Hajar dia!!” Seru salah seorang membuat anggota yang lainnya langsung berlari mencoba menghajar sehun, mereka berusaha memukul wajahnya namun ia menepisnya secepat kilat. Sehun menangkis pukulan-pukulan mereka dengan cepat kemudian menendang salah seorang dari mereka dengan keras. Sehun menghajar pria-pria itu dengan gesit seperti seorang yang terlatih dalam hal bela diri tingkat tinggi. Sehun tidak terkalahkan

BUGH!!

Tangan seorang salah satu dari pria-pria itu mengenai wajah tampan sehun dan membuat bibir bagian bawahnya robek dan mengeluarkan darah segar. Sehun mengusap bibirnya dan melihat darah itu dijempolnya kemudian tertawa sinis. Dengan gelutan amarah karena pria rendahan seperti mereka sudah berani menghajar wajahnya, sehun pun langsung melayangkan pukulan keras secara membabi buta untuk pria berkaos cokelat itu. Tinjuan yang terus dilayangkan sehun membuat pria itu tidak bisa menghindarinya lagi hingga akhirnya ia tergeletak ditanah dengan mengenaskan.

UHUK

Suara batuk dengan darah yang keluar dari mulut pria itu saat sehun berhasil menginjak perut pria tersebut tanpa belas kasihan. Kini seseorang yang menggenggam yeoja itu dari tadi terlihat gelabakan disaat melihat anggotanya yang lain sudah terkapar lemas dengan wajah babak belur yang terlihat mengerikan diwajah mereka. Pria itu kemudian melepaskan tangan gadis yang sudah lemah secara fisik itu . pria itu berlari mencoba menghajar sehun  dengan tangannya , namun belum sempat sampai didepan namja itu .

BUGH!

Sebuah tendangan keras dari sehun mengenai perutnya dan membuatnya terjatuh tak berdaya, seperti belum puas sehun kembali menendang pria itu tepat diwajahnya hingga darah segar mengalir melalui hidungnya. Sehun  menghela nafas kemudian menatap gadis yang terduduk ditanah dengan rasa takutnya , sehun mendekatinya.

“Go…mawo” lirih yeoja itu mengingat suaranya tidak berjalan dengan kehendaknya yang ingin mengucapkan rasa trimakasih yang besar untuk namja itu. Hingga dirasanya kepalanya mulai pusing dan tatapan pada pria itu mulai samar-samar. Gadis bersurai cokelat itu terjatuh lunglai , dan dengan sigap pria itu menahan kepalanya dengan tangannya agar kepalanya tidak membentur tanah. Pria itu menutup nafasnya dan mendesah berat.

“sialan! Mengapa hari ini begitu menyebalkan?” Keluhnya dengan geram

“Hyun joo!! Bawa gadis ini kemobil!!” Teriak sehun membuat supirnya keluar dari mobil dan langsung menggendong gadis itu memasuki mobil. Sehun kemudian berdiri dan kembali kedalam mobil. Belum lama ia duduk dikursi mobil itu dirasanya ponselnya berdering dan secepat kilat ia menggeser simbol hijau pada layar ponselnya dan menempelkannya ketelinganya

“Mwo?” Serunya pelan sedikit terdengar malas menjawab telfon itu.

“kami berada dipenthousemu , cepat pulang D.e.p.y.e.o.n.i.m!” ucap seseorang disana dengan penekanan

“Arraseo tunggulah sedikit lagi, aku dalam perjalanan pulang, hyung” jawabnya sedikit pelan kemudian mematikan sambungannya

“Bagaimana dengan yeoja ini depyeonim?” Tanya supirnya.

Namja itu menghela nafas yang terasa berat lalu melirik sekilas gadis yang berada disampingnya itu, sejujurnya mengapa ia harus peduli dengannya ? rasanya ia sedikit menyesal menyelamatkan gadis asing itu. Mengapa ia harus memutar kembali mobilnya dan menyelamatkannya jika akhirnya ia akan merasa direpotkan seperti ini? Dan lagi ia benci orang asing duduk bersebelahan dengannya.

“Bawa saja kerumah , dan panggil dokter lee untuk memeriksanya , setelah ia sadar antarkan ia pulang kerumahnya!” Kata namja itu sambil memijat keningnya dan menutup matanya.

“Ye” jawab supir itu dan melajukan kembali mobil itu.

~

Mobil sedan milik namja bernama lengkap Oh Sehun itu terparkir dihalaman penthouse miliknya , supir itu turun dan membuka pintu mobil untuk majikannya itu. Sehun melonggarkan dasinya , kemudian melirik sekilas gadis yang masih menutup matanya lalu keluar dari mobil.

“Bawa kekamar tamu diatas” katanya singkat kemudian berjalan menuju pintu penthousnya , sehun menekan tombol password pada penthousenya dan tidak menunggu lama suara pintu terbuka ia langsung memasuki rumah mewah itu setelah mengganti sepatunya dengan sandal rumah, kepalanya menoleh kiri dan kanan tidak menemukan siapa pun disana kecuali ajhuma pelayan yang menyapanya kemudian mengambil jas sehun kemudian membawanya kekamar. Bukankah tadi sahabatnya menelfonnya mengatakan jika mereka berada dipenthousenya? Tidak menunggu lama sehun langsung merogoh ponsel didalam saku celananya dan menelfon seseorang , ia berdecak pinggang sambil menunggu seseorang mengangkatnya.

“eodiya?” Tanya sehun dengan nada suara pelan setelah panggilan itu diangkat

“Booooooo!!!!!!” Teriak beberapa orang menganggetkan sehun dari belakang , sehun mengelus dadanya , rasanya jantungnya hampir lepas oleh ulah beberapa sahabatnya ini . entah mereka bersembunyi dimana dan sejak kapan mereka mempunyai pemikiran untuk mengerjai sehun seperti ini. Sehun tidak terlalu memperdulikannya. Mereka tertawa melihat ekspresi datar sehun yang menatap mereka.

“Bagaimana rencanamu tadi ?” Tanya pria bernama Baekhyun dengan sebotol bir yang berada ditangannya kemudian meneguknya pelan sambil mendaratkan bokongnya pada sofa.

“gagal total, ia menolakku!” Kata sehun kemudian melepaskan 1 kancing bajunya memperlihatkan dada bidang pria berambut hitam itu. Sehun berjalan mengambil sebotol bir juga dari dalam kulkasnya dan meneguknya sebentar lalu duduk disofa empuk berwarna hitam itu untuk bergabung dengan kedua sahabatnya.

“Ji yeon menolakmu? Woah daebak! Kukira tidak ada gadis didunia ini yang berani menolakmu” ujar seorang bernama chanyeol sedikit terkejut karena mendengar paparan kata buruk dari namja tampan itu , chanyeol meneguk bir tersebut menunggu sehun menjawab pertanyaannya

“Dia meninggalkanku begitu saja, setelah aku mengungkapkan perasaanku” kata sehun menghela nafasnya . Kemudian mengambil kotak kecil dari dalam saku celananya , ia membuka pelan kota berisi cincin indah itu , lalu membuangnya kesembarang arah. Membuat benda kecil itu keluar dari kotaknya dan menghilang entah kemana.

“Yak , masih banyak yeoja lain, seolhyun misalnya ?” Kata baekhyun membuat sebuah tendangan kecil dari chanyeol , baekhyun dan chanyeol saling menatap hingga chanyeol membulatkan matanya pada baekhyun menandakan ucapannya barusan adalah salah besar.

“kau bosan hidup ya?” Tanya sehun dingin dengan tatapan tajamnya yang ditujukkan pada baekhyun

“ah, mian” ucap baekhyun terkekeh pelan dengan senyum kikuknya.

Ketiga namja itu kemudian hanyut dalam perbincangan ringan seputar masalah pria bernama sehun yang habis ditolak oleh seorang gadis. Padahal selama yang mereka ketahui sejak masa sekolah sehun begitu dipuja oleh gadis-gadis, ayolah kalian tidak berfikir sehun akan berakhir menyedihkan dengan ditolak oleh seorang gadis kan? Seorang sehun terlalu sempurna untuk mendapat sebuah penolakkan seperti itu harusnya. Namun nyatanya sehun baru saja mengalaminya dan itu membuat sebuah pukulan keras untuknya.

Kini pandangan mereka menatap pada supir sehun yang tiba-tiba berlari cepat menuruni anak tangga menuju ruang tamu dimana sehun ,chanyeol dan baekhyun berada . Sehun mengerutkan keningnya mencoba menerka-nerka apa ada sesuatu yang terjadi sehingga membuat supirnya itu terlihat sedikit panik?. Setelah sampai didepan sehun, hyun joo tidak lupa menundukkan kepalanya pada sehun terlebih dahulu.

“De..depyeonim” ujarnya terbata..

“Wae?” Kata sehun menaikkan alisnya , penasaran dengan apa yang supirnya ingin katakan .

“Gadis itu ….” ujarnya sedikit pelan

“Bicara yang jelas! Ada apa dengan gadis itu?!” Bentak sehun

“Gadis itu sudah sadar , namun ia tidak mengingat apa pun!” Katanya tegas membuat sehun tertegun , dan baekhyun juga chanyeol hanya saling pandang terlihat bingung dengan apa yang supir itu maksudkan ? Gadis ? Gadis siapa ? tentu saja mereka tidak melihat hyun joo yang menggendong Irene kekamar karena keduanya bersembunyi dikamar yang  berada dibawah.

“Mworago?!” ujar sehun melebarkan matanya

TBC

Iklan

25 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 1)

  1. Sehun kenapa ditolak sih kalo aku jadi jiyeon beuhhh ngga bakal aku tolak tuh si sehun><
    Irenenya kenapa?
    Ceritanya seru thor^^

  2. Hallo kakak ☺ sebenernya udah baca ff ini dari kemaren tapi baru sempet comment sekarang. maaf yaa kak :3
    Btw seneng banget ketemu ff hunrene di blog kayak gini selain di wp 😂
    Masih chapter 1 jadi belum terlalu banyak hunrene moment nya wkwk ..
    Alur cerita nya keren ga terlalu buru-buru jadi walaupun masih chapter 1 bisa bikin readers suka.
    Lanjut terus yaa kak semangat 🙂

  3. Wah nemu ff hunrene
    Kebetulan hilunrene shiperr
    Aku ska ff klo ad hunrene
    Haha lucu sehun di tolak cewek 😃😃
    Itu irene ilang ingatan kh?
    terus apa yg membuat dia ilang ingatan,
    Penasaran di tunggu part2 nya min

    • Penasaran kah?😁 author juga penasaran 😂
      Ditnggu chapter selanjutnya ya.
      Terimakasih sudah menyempatkan membaca ff kurang bahan ini💕 (nunduk)

    • Aku juga gak rela kok😂. #plak. Maunya dipasangin sama authornya #gubrak.
      Makasih sudah mnyempatkan mmbaca meski sbnrnya ffnya masih gagal produk🙄
      Ditnggu yah chapter selanjutnya💕
      Terimakasih

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s