[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Regret – Kim Hyori

22

Byun Baekhyun || Angst || Ficlet || G
.
.

2014,
Apa yang kau ingat dari tahun itu?
Bagiku, tahun itu adalah tahun yang berisi banyak kenangan kelam.

2014,
Tahun dimana aku menghancurkan banyak hati penggemarku. Rasa bersalah sungguh tidak patut aku rasakan. Aku melakukan sebuah tindakan yang aku tahu apa dampaknya di masa depan. Aku hanya mementingkan perasaanku sendiri.

Aku sangat egois, bukan? Aku tahu. Banyak orang yang menulis komentar itu di akun SNS milikku. Ada yang mengatakan penghianat, ada yang mengatakan bodoh, ada yang menyuruhku untuk mati saja, dan masih banyak lagi.

Aku memang pantas menerima semua komentar itu. Aku memanglah pria egois, bodoh, penghianat, dan pantas mati. Aku saja malu melihat diriku di depan cermin setelah kejadian itu. Pecundang. Hanya kata itu yang pantas bersanding dengan diriku.

Aku, si pria egois terlalu serakah dengan perasaan.
Di satu sisi aku sangat menyayangi penggemarku, dan di sisi lain, aku sangat menyayangi dia.
Bagaikan dalam sebuah persimpangan jalan, kau harus memilih untuk belok kearah mana.

Dan sekali lagi, aku memanglah pria egois.
Aku memilihnya sebagai jalanku. Menyusuri jalan selama 6 bulan terakhir dengan rasa berdebar dan terus berdebar saat bersamanya. Aku telah mengabaikan perasaaan tulus penggemarku, mengabaikan nasehat member lainnya, dan mengabaikan semua hal.

Dan inilah yang aku dapatkan sekarang.
Sebuah penyesalan.
Menyesal kehilangan sebagian penggemarku, menyesal tidak menahan diri, menyesal bersikap egois, menyesal tidak mendengarkan nasehat dari member dan manager, menyesal untuk segala hal.

Kau harus mengerti. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Sama halnya dengan perasaan. Aku telah menyakiti ribuan hati dan memilih satu orang yang sudah aku tahu tak mungkin bersama denganku hingga akhir.

Namun aku harus bagaimana?
Apa cinta di dunia ini adalah suatu kesalahan? Aku mencintainya. Sangat.
Dia adalah mimpi bagiku. Seperti halnya mimpi indah, mimpi yang kau angan-angankan, mimpi yang berusaha kau raih. Puncak dari kebahagiaan hidup, maafkan aku namun dialah yang mengisi puncak itu. Sangat senang bukan bisa meraih mimpimu? Namun untuk menggapai mimpi, banyak hal yang harus kau korbankan. dan salah satunya bagiku adalah penggemar.

Penggemar adalah kunci kesuksesan sebuah grup. Semakin banyak memiliki penggemar, semakin sukses grup itu. Apa yang aku lakukan saat itu benar-benar tindakan egois. Aku membuat grupku kehilangan banyak penggemarnya disaat kami baru saja kehilangan salah satu member dalam grup kami.

Bersikap baik-baik saja di depan publik sangatlah sulit. Apa kau pernah melihatku sedih di suatu waktu? Jika tidak, syukurlah. Aku sangat berusaha menutupi kesedihanku di depan semua orang. Cukup aku yang bersedih, kau jangan. Melihat kau sedih membuatku merasa gagal untuk menjadi Baekhyun yang kau kenal selama ini.

Aku berusaha untuk tetap tersenyum diatas panggung, tetap tersenyum pada penggemar yang masih bertahan. Aku sangat bersyukur masih banyak yang bertahan hingga saat ini di sisi EXO.

Aku minta maaf,
Aku menyesal. Sungguh.
Tidak ada kata yang bisa aku lontarkan selain kata maaf dan terima kasih.
Terima kasih karena sudah percaya dan tetap disisi EXO.
Maaf karena telah membuat semua orang kecewa.

2014. sebuah kejadian besar menimpaku di tahun yang kelam itu. Kejadian yang sangat tidak aku harapkan terjadi.
ketahuan berpacaran dengan pujaan hatiku. Itulah masalah terbesar yang aku alami di tahun 2014. Menambah rentetan panjang kesialan yang aku dan grupku alami di tahun kelam itu.

Namun kini setelah 1 tahun berlalu, Perasaan yang membuatku senang kini berubah menjadi menyakitkan. Apa yang aku pertahankan hingga saat itu beralih menjadi sia-sia. Mengapa aku memilihnya sebagai mimpiku? Mengapa aku memilih mimpi yang sangat cepat berakhir? Penyesalan. Perasaan itu menghampiriku lagi.

Hubunganku dengannya telah berakhir. Aku tidak mau menjadi pria egois baginya, maka dari itu kuputuskan untuk mengakhiri hubungan kami berdua.

Saat itu dia sedang mempersiapkan debut solonya, aku tidak mau menjadi penghalang baginya untuk menerima banyak cinta dari penggemar. Maka dari itu kuputuskan untuk berpisah saja. Walau perasaan di hati masih mengatakan cinta, namun keadaan sudah tidak bisa mengatakan hal yang sama. Ini adalah dunia entertainment. Untuk bisa hidup kau harus memiliki banyak penggemar.

Penyesalan memang selalu datang terakhir. Saat perasaan itu telah datang, tak ada yang dapat kau lakukan selain menerimanya. Namun sebagai orang yang cukup berpengalaman terhadap perasaan itu, kusarankan kau tidak menerimanya terlalu lama. Bangkitlah. Buat sebuah lembaran baru dalam hidupmu dan perbaiki kesalahan dimasa lalu dengan tidak melakukannya kesalahan yang kau sesali itu lagi. Walau sulit, kau harus tetap bangkit. Jalani hidupmu tanpa penyesalan.

Dan kau tahu apa mimpiku saat ini?
Hidup bahagia tanpa ada penyesalan.

-tamat-

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s