[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Ending Scene – Inkusa_1396

23

 

Cast: Byun Baekhyun
kim Taeyeon
Author: Inkusa_1396
Lenght: One shoot
Genre: Love, hurt, sad

.

Gadis itu mendongakkan kepala menatap langit Tokyo yang tak terlalu cerah. Sekarang sudah dipenghujung musim gugur, suhu mulai merendah. Semilir angin yang cukup dingin mampu menusuk kulit. Hari ini gadis itu menanti seseorang dengan perasaan tak menentu. Semua berputar di kepalanya. Akan kah ini menjadi keputusan yang tepat? Ia hanya takut menyesal pada akhirnya. Tetapi ia juga tak mampu bertahan dengan senyum palsu yang terpaksa terlukis diwajah.

“ Sudah lama menunggu?”

Orang yang ditunggu datang. Pria dengan senyum manis yang selalu terhias di wajahnya. Wajah yang mampu menggetarkan hati gadis itu.

Pria itu tampak seperti biasa, tak ada beban atau gundah yang bersarang dikepalanya. Tak sama seperti yang dirasakan gadis itu, rasa sesak selalu menghantuinya setiap hari ketika terlintas bayangan seminggu yang lalu. Sepertinya hari ini sudah diputuskan. Dan keputusan itu sudah bulat.

“ Tidak, aku juga baru sampai.”

Mereka berjalan beriringan dengan tawa dan canda masih terselip dalam perbincangan. Bahkan saat ini mereka saling berpegangan tangan. Namun kali ini terasa sedikit hambar. Tak ada lagi rasa bahagia yang meluap akibat rasa rindu yang tertahan. Waktu terus berlalu, dan rasa itu pun dapat berubah.

Gadis itu mencoba bersikap biasa saja. Melupakan sejenak rasa sakit yang bersarang sejak mengetahui sebuah kenyataan pahit. Tak mampu dipungkiri ia merasa seperti berada dalam rentetan mimpi buruk. Lalu ketika bangun rasa sesak menggerogoti dada, dan lagi ia harus menangis untuk kesekian kalinya.

Sepanjang jalan gadis itu memperhatikan suasana musim gugur. Daun-daun yang biasanya hijau saat musim semi sudah berubah menjadi cokelat pada musim gugur, kemudian lepas dari pohon dan berpisah selamanya. Menghilang tertelan waktu. Apakah perasaan manusia bisa sedangkal itu? Dengan waktu yang mengalun bagai air yang mengalir dapat merubah segalanya. Perasaan yang dahulu menggebu menyebut kata cinta bisa berubah menjadi hampa.

“ Tak terasa sudah setahun kita bersama ya, Baekhyun”

Gadis itu berucap dengan mata menatap lurus ke depan dengan senyum tipis di wajahnya. Pria itu, Baekhyun menoleh menatap gadis itu.

“ Iya.”

“ Ada yang berubah.”

Wajah gadis itu berubah sendu. Dadanya kembali sesak mengingat keputusan yang akan di ambilnya. Ini adalah keputusan paling sulit dalam hidupnya, namun ia tak sekuat itu untuk bertahan.

“Taeyeon, ada apa?”

Baekhyun bertanya dengan nada khawatir. Ia sangat terkejut mendengar ucapan gadis itu, Taeyeon. Ia bukan tidak peka dengan perasaan Taeyeon. Ia hanya tak ingin berpikir yang aneh. Entah mengapa ia menjadi resah. Perasaannya menjadi tak enak. Apa yang sedang terjadi?

“ Tidak apa-apa.”

Baekhyun tak ingin bertanya lagi. Takut hal buruk akan terjadi. Mereka pun kembali menikmati waktu yang sebenarnya entah bagaimana akhirnya.

Mereka telah sampai di Taman Inokashira. Sebenarnya Baekhyun sangat terkejut saat Taeyeon memilih tempat ini untuk berkencan. Tetapi ia tak terlalu memikirkannya, karena yang ia lihat Taeyeon nampak seperti biasa serta tak ingin membuat suasana menjadi gundah. Walaupun ia penasaran dengan ucapan Taeyeon tadi.

“ Baekhyun, menurutmu apakah perasaan seseorang dapat berubah seiring berjalannya waktu?”

Taeyeon membuka suara dahulu. Suaranya tersirat adanya sebuah rasa pilu. Mereka berdiri di pembatas dekat telaga yang ada di taman itu. Taeyeon hanya melayangkan tatapan kosong ke depan. Sedangkan Baekhyun terpaku ditempat sambil menundukkan kepala. Ia tak mampu menjawab pertanyaan Taeyeon. Entah mengapa perasaannya menjadi resah kembali.

“Andai saja aku tidak pernah mengenalkanmu dengan Irene.”

Suasana bahagia tadi perlahan berubah menjadi sendu. Taeyeon, sekarang badan gadis itu mulai bergetar. Beberapa kali ia menghela nafas untuk mencoba bertahan sebisa mungkin agar tak menangis.

“ Aku menyesal telah mempertemukanmu dengannya.”

Ungkapnya lagi dengan suara bergetar.Ia lalu membalikkan badan menghadap Baekhyun yang hanya diam terpaku di tempat. Menatapnya nanar dengan perasaan pilu yang tak tertahankan.

“Aku telah mengetahuinya Baekhyun. Kamu tak perlu menyembunyikannya lagi.”

Taeyeon mencoba menahan emosinya yang meluap. Matanya mulai mengabur akibat genangan airmata. Dua hari yang lalu, waktu menyakitkan yang tak ingin ia ingat selamanya. Taeyeon tak sengaja memergoki Baekhyun dan Irene berduaan di sebuah taman. Jika Taeyeon bisa memilih, ia lebih baik tidak mendengarkan percakapan yang terjadi antara kedua insan itu. Irene yang mengakui bahwa memiliki perasaan spesial kepada Baekhyun, juga Baekhyun yang mengatakan kalau ia juga memiliki rasa yang sama. Taeyeon tak bisa mempercayai yang ia dengar. Namun itulah kenyataannya.

“ Maaf.”

Hanya itu yang mampu terucap dari bibir Baekhyun. Ia juga dilema dengan perasaannya yang tak menentu. Perasaannya yang terbagi menjadi dua, dan tak bisa memilih salah satu dari kedua gadis itu.

Baekyun menggosok-gosok wajahnya dengan kasar. Ia gundah dan takut dengan keputusan yang akan Taeyeon ambil setelah ini. Kesalahan besar yang ia yang telah lakukan. Ia menyakiti Taeyeon.

“ Kau ingat janji saat kita resmi jadian?”

Taeyeon kembali bersuara memecahkan keheningan yang melingkupi mereka. Ia telah berbalik menghadap ke telaga sambil menghapus airmatanya yang perlahan mengalir.

“ Baekhyun, ayo kita…”

“Tidak Taeyeon.” Sergah Baekhyun

“ Naik perahu.” Lanjutnya dengan suara tertahan.

Taeyeon tak mampu lagi menahan tubuhnya lagi. Tubuhnya melorot ke tanah setelah beberapa detik mengucapkan janji itu. Seketika tangisnya pecah. Ia terisak cukup keras dan badannya yang bergetar hebat. Sungguh, ia ingin mempertahankan hubungannya dengan Baekhyun. Tapi ia takut akan hal-hal buruk yang akan menghantuinya dan menyakitinya lagi. Dan kini kisah mereka telah berakhir.

_
_
_

Setahun yang lalu. . .

“ Baekhyun, bagaimana kalau kita naik perahu itu?” Ajak Taeyeon sambil menggoyang-goyangkan tangan Baekhyun.

“ Tidak boleh Taeyeon.” Tolak Baekhyun lembut.

“ Kenapa?”

“ Aku dengar kalau pasangan naik perahu disana, nanti akan putus.”

Taeyeon terkejut dengan yang dikatakan Baekhyun. Hampir saja ia bertindak yang salah. Walaupun hanya mitos, ia juga takut itu akan menjadi kenyataan. Itu bukan hal yang ia inginkan.

“Baekhyun, kalau kita ingin putus. Ayo pakai sandi ‘ Ayo kita naik perahu’.”

Entah darimana, tiba-tiba Taeyeon mengucapkan itu. Ia benar-benar tak serius, ia hanya bercanda. Tapi mendengar jawaban Baekhyun yang mengejutkan membuatnya menitikkan air mata.

“ Kalau kamu bilang begitu, aku akan melakukannya. Meskipun aku tak ingin. Aku akan tetap melakukannya.”

Kita terlihat sama namun tetap berbeda
Bagaimana pun juga
Aku ingin tahu apakah kamu
Merasakan hal yang sama denganku
Tidak ada harapan
Namun aku tetap menginginkannya
Setelah hari, bulan, dan tahun berlalu
Kita akan tinggal di kehidupan yang berbeda
Fine-Taeyeon

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s