[TAO BIRTHDAY PROJECT] TRUE LOVE

[TAO BIRTHDAY PROJECT]
TRUE LOVE

Cast : Huang zi tao
Nam ji hyun
Oh sehun
Irene
Chanyeol

Genre : sad, friendship

Rating : 16+

Hujan turun sangat deras, mataku tak berhenti menatap Air hujan yang jatuh dan memercik dikaca jendela. Akhir akhir ini hujan merajalela di seoul, suhu menjadi lebih dingin dari biasanya. Suasana kelas tiba tiba terdengar riuh, Aku menghadapkan wajahku kedepan. Kulihat tiga orang pria masuk dikelasku dan berdiri didepan. Tiga orang yang sebelum ini perna kulihat wajahnya di jeguk . Salah satu dari mereka, pria yang ditengah itu, aku sangat mengenalnya. Huang Zi Tao, bintang sekolah yang populer itu. Siapa wanita di jeguk yang tidak menyukainya. Tampan ? Ya dia sangat tampan ! dia kaya , ia anak pemilik sekolah ini !

“ji hyun ah”

menelan ludah keluhku, aku berdiri dari tempat dudukku, dan mendekat kearahnya, aku berada didepannya. Dia tersenyum, aku menatapnya, seraya aku ingin berkata ‘kenapa?’ Tapi aku tidak bisa. Aku melewatinya, pergi keluar dari kelas. Aku berjalan cepat, aku tau Tao akan mengejarku, dia menarik tanganku.

“Maaf Tao ssi, bisakah kau meninggalkanku, jangan mencari sensasi membuat mereka semua melihat drama kita !” Kataku, seraya menunjuk gerombolan siswa yang mengepung ingin mendengar pembicaraan kita

“Drama ? jadi kau menganggap semua ini drama?” Katanya

“Ya drama. Didalamnya kita bisa saling mengenal, mencintai, membenci dan kita harus melupakan” jawabku

“Mereka akan mencintai kembali. Ingat dalam drama endingnya pasti mereka bersatu” lanjut Tao

“benarkah? Tidak lagi sekarang. aku akan membuat drama dengan sad ending sekarang !”

Aku kemudian pergi meninggalkan tempat itu. Aku berlari menuju rooftop, kebetulan hujan sudah mulai meredah. Aku tau disana pasti ada Sunbae.

“Lihatlah ini” kataku, kemudian memperlihatkan lengan kananku

“Omo, kenapa ada luka seperti ini. kapan kau mendapat luka ini ? Siapa yang melakukannya ?”

“Pria itu !! Dasar brengsek” Sunbae melempar minuman kaleng bekas yang dia pegang

“Dia harus mendapat pelajaran” lanjutnya

“tidak sunbae. Aku terpeleset dan membuat luka ini”

“benarkah? Kenapa kau tidak hati hati, dasar ceroboh” katanya sambil melihat lukaku

“hehe, aku menunjukannya karna kau kan calon dokter” kataku sedikit tertawa

“ah kau ini”

Sehun , oh sehun itu nama pria yang tak sering kupanggil namanya. Pria baik hati yang menjadi teman curhatku sudah lebih dari setenga hidupku. Dia itu lebih dari sekedar teman curhat, dia sudah kuanggap seperti oppaku sendiri.

***

“MWO? OPPA KECELAKAAN?” Aku begitu terkejut mendengarnya,

“Ya, dia harus segera dioperasi”

“oppa.. oppaku.” Aku sangat ketakutan dan tersungkur ke lantai seketika air mataku jatuh

“Ji hyun ah kajja” seorang gadis paru baya perlahan mengangkatku , irene, gadis blasteran yang adalah teman masa kecilku.

______

“Ketika ia kecelakaan, bagian hatinya ada yang rusak, kita harus melakukan transplantasi hati. Kita membutuhkan donor”

Aku terdiam, bibirku gemeteran…

Aku membayangkan sekarang , bagaimana kerasnya kecelakaan itu hingga membuat organ tubuh penting itu rusak…

“oppa.. chanyeol oppa..” aku menangis sambil memeluk irene

______

Aku melupakan sesuatu!! Ya aku harus pergi ke rumah sakit! oppaku akan keluar Rumah sakit sekarang Aku kemudian berlari. Aku berlari menuju halte bus. Ya diseberang sana halte itu. Aku menunggu, hingga lampu berwarna hijau petanda aku bisa memotong jalan. Setelah itu aku berjalan memotongi jalan raya

Yaa!!

Tali sepatuku!

Aku harus mengikatnya

suara itu bukankah itu suara klakson mobil ? aku menghadapkan wajahku kearah kanan… Dan aku merasa kesakitan mataku sangat pedih. Kemudian semuanya menjadi gelap

AUTHOR POV

Semua sudah berkumpul didepan ruang operasi, orang tua ji hyun, Tao dan Sehun

“Bagaimana ini? Ji Hyun. Apa yang terjadi padanya?” Ny. Rae menangis ketakutan

Kemudian dokter keluar semua mendekat kearah dokter

“Dokter bagaimana keadaan putriku?” Tanya Ny.Rae

“Maafkan kami . Kami bisa menyelamatkan nyawa anak ibu, tapi tidak dengan matanya, dia tidak bisa melihat lagi….dia buta ”

“MWO?”

Semua yang ditempat itu tersentak kaget.

“apa yang harus kita lakukan dokter!!tolong anak saya” lanjut Tn.Park

“Kita hanya memerlukan donor mata” jawab dokter

Suasana menjadi hening

“Ambil mataku dok!” sehun mendekat ke arah dokter

“Anio…sehun ah. Biar aku yang melakukannya” Seorang pria menyambung

_

“Mianhae Ji Hyun ah. Mianhae, aku telah menjadi lelaki yang buruk untukmu”

“Aku melakukan ini. Karena aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Aku ingin kau bahagia, meski bukan denganku. Kau akan menikah nanti … Dan Aku harap itu sehun. Tolong Jaga mataku. Aku tidak akan melupakanmu meskipun aku mati. Saranghae”

*

2 minggu kemudian

“Dia begitu baik Jihyun ah” lanjut Ny.rae

“Tao ssi.. Anio eomma, appa… Anio”

Ia duduk dibalkon kamarnya, ia merenung apa yang perna terjadi padanya dan Tao
*Flash back on

‘Jihyun ah, aku menyukaimu. Maukah kau berpacaran denganku’

‘Jihyun ah, kau sangat cantik’

‘ayo kita bersama sampai akhir, aku sangat mencintaimu’

‘Apa maksudmu?’

‘Aku tidak mau Putus dengamu jihyun ah’

‘Jebal’

‘Jihyun ah, jebal!’

“Tao ssi” Jiyoon menangis bibirnya bergetar.

“Sad ending. Itu benar benar terjadi pada drama kita ”

***

“Annyeong pangeranku” ji hyun berdiri didepan sebuah vas keramik didepannya. Disamping keramik itu terdapat foto tampan Huang Zi Tao

“Mianhae…” katanya menitikan air mata

Flash back on

‘yaaaay kita masuk smp yang sama’

‘1 2 3 , lulus, aku lulus.. irene .kau juga lulus?’

“kita masuk sma yang sama , aku sangat senang bisa terus bersamamu, aku akan bersamamu sampai tua nanti”

‘jihyun ah, aku menyukai seseorang’

‘aku akan mengenalkannya padamu nanti’

.

‘Jihyun ah, aku menyukaimu. Maukah kau berpacaran denganku’

‘tao ah aku juga menyukaimu’

‘kau mau berpacaran denganku? Benarkah jihyun ah?

‘ne’

‘irene ah, dia mau menjadi pacarku, kau yang menjadi saksi kita ya’

… “Tao ssi, aku menyukaimu”

‘irene ah apa kau menyukai seseorang ?’

‘irene ah, mianhae, ‘

‘wae?’

‘aku tidak tau kau menyukainya’

Flash back off

“irene sahabatku, aku mencintainya, mianhae”

“jihyun ah mianhaem” irene memeluk jihyun

“anio irene ah, aku yang harus minta maaf”

“anio jihyun ah, aku yang harusnya minta maaf”

Mereka menangis

___

“Sebenarnya ada yang ingin kukatakan”

Sunbae menatap dalam mata jihyun

“Aku ingin tao juga mendengarnya. Jadi aku akan mengatakannya sekarang disini”

“mwo?”

“aku…”

END

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s