[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Good Day

Good Day

AN || Friendship, Romance || PG-13 || Ficlet || Byun Baekhyun (EXO) X Shin Hyora (OC)

~•~

“Saat umur kita 18 tahun nanti, kita bertemu lagi disini, ya!” ucap anak perempuan dengan rambut yang dikucir kuda itu.

Matanya tak lepas memandangi anak laki-laki yang seumuran dengan dirinya yang berdiri tegak didepannya. Ia tersenyum manis ketika melihat anak laki-laki itu mengangguk, menyetujui perkataannya.

“Baiklah, 8 tahun lagi kita akan bertemu kembali” sahut anak laki-laki itu sembari mengacungkan jari kelingkingnya dan menunggu anak perempuan itu menautkan kedua jari kelingking mereka.

“Eung” Anak perempuan itu mengangguk dan menautkan kedua jari kelingking mereka. Ia sangat senang hari ini.

Mereka berdua tersenyum lebar sambil menatap satu sama lain. Dan menunggu hari janji yang dibuat oleh keduanya.

~•~

8 Tahun kemudian

Seorang gadis berperawakan tinggi berlari sangat kencang menuju bukit didekat rumahnya. Sebelum itu, ia merasa sangat bodoh karena melupakan janji yang dibuat oleh dirinya dan teman semasa kecilnya. Ia terus merutuki kebodohannya yang memang tidak bisa mengingat sesuatu dengan baik. Bahkan baju yang dipakainya masih baju sekolahnya, ia tak sempat untuk mengganti baju seragam sekolah dengan baju santai.

Sampai diatas bukit, gadis itu tak melihat satu orang pun diatas sana. Ia merasa sedikit kecewa melihat teman masa kecilnya tidak ada diatas bukit ini.

“Dimana dia? Apakah dia belum sampai?” gumam gadis itu lirih. Ia menunggu dibawah salah satu pohon besar diatas sana.

Diatas bukit itu udara sangat dingin, apalagi jika cuaca mendung yang sepertinya ingin hujan. Dengan badan yang masih berbalut jas sekolah, gadis itu menghangatkan dirinya.

Tik.. Tik..

“Ah, hujan”

Akhirnya hujan turun dan gadis itu semakin merapat kebatang pohon, supaya tidak terkena hujan. Tapi percuma saja, hujan bertambah lebat dan setengah dari bagian tubuhnya sudah basah terkena air hujan.

Tubuhnya sedikit menggigil, tapi ia tetap menunggu teman masa kecilnya. Dengan wajah pucat, bibir biru dan bergetar, ia memanggil temannya.

“Baekhyun-ah”

Satu detik setelah itu, ia jatuh tak sadarkan diri. Dibawah pohon besar dengan hujan yang terus mengguyur bukit itu.

~•~

Didalam sebuah rumah, seorang pemuda memasak sebuah sup untuk seorang gadis yang tak sadarkan diri didalam rumahnya. Siap dengan semuanya. Pemuda itu membawa nampan dan mangkuk berisikan sup kedalam kamar. Ia menduduki dirinya diatas kasur dan tiba-tiba saja gadis yang dirawatnya terbangun dari tidurnya.

“Kau sudah bangun?” tanyanya sembari membantu gadis itu duduk.

“Dimana ini dan kau siapa?” tanya gadis itu balik. Ia menatap pemuda didepannya.

“Kau berada dirumahku dan aku.. Aku adalah orang yang membantumu saat kau tak sadarkan diri diatas bukit kemarin” jawabnya.

Seakan mengingat sesuatu gadis itu bertanya, “jam berapa sekarang?”

“Jam delapan lewat sepuluh menit” Pemuda itu menatap jam beker diatas meja di samping kasur dan ia terkejut saat gadis itu tiba-tiba berlari keluar kamar.

“Terima kasih karena sudah mau merawatku dan maaf aku harus pergi sekarang” ucap gadis itu sambil tersenyum dan setelah itu ia kembali berlari keluar meninggalkan pemuda yang sedang berdiri mematung disana.

Sedangkan gadis itu sekarang sedang berlari kebukit lagi. Ia tetap berlari dan tak peduli pada tubuhnya yang baru saja sadarkan diri dari pingsan saat dibukit kemarin. Bahkan suhu tubuhnya sangat panas. Ia sampai diatas bukit. Tapi sama seperti kemarin, tidak ada orang disana, hanya ada dirinya.

Hyoraㅡnama gadis itu ㅡmendudukkan dirinya didekat pohon yang kemarin.

“Kau kemana Baekhyun-ah, apa kau lupa pada janjimu?” Ia terus berbicara sendiri dan menoleh disaat ada seseorang yang menepuk pundaknya. “Ah, kau..?”

“Kau mengikutiku?” tanyanya pada pemuda didepannya. Pemuda yang menolongnya tadi.

Pemuda itu hanya tersenyum, lalu ikut duduk disampingnya, “apa kau menunggu seseorang?” tanyanya balik.

Hyora mengangguk dengan cepat. Sedangkan, pemuda itu tertawa kecil, membuat Hyora yang berada disampingnya menatap dirinya heran.

“Kau kenapa?”

“Kau menunggu seorang laki-laki bukan?” tanya pemuda itu lagi dan Hyora kembali mengangguk. “Tunggu, kenapa kau bisa tahu?” tanya Hyora sedikit heran.

Pemuda itu kembali tertawa, kali ini ia tertawa keras, ” kau masih sama seperti dulu..”

“..sudah lama tidak bertemu, Hyora” ucap pemuda itu sambil tersenyum sangat manis.

Hyora membelalakkan matanya. “Kau..? Baekhyun?” dan pemuda itu mengangguk. Ia tersenyum lagi seraya mengusap kepala Hyora dengan lembut. “Aku merindukanmu Hyora-ya”

Hyora menatap Baekhyun lekat, lalu memeluk pemuda itu tiba-tiba, “aku juga merindukanmu Baekhyun-ah, sangat merindukanmu” ucapnya

“Ya! badanmu masih sangat panas, ayo kembali kerumahku” ucap Baekhyun dan melepaskan pelukannya, lalu membantu Hyora berdiri tegak.

“Sup yang kubuat juga belum kau makan” lanjutnya. Hyora terkekeh melihat Baekhyun yang masih sama seperti dulu.

“Kau masih sama seperti dulu, cerewet”

“Apa? Ya!”

Saat hari itu mereka kembali bersahabat dan mungkin lebih?. Gadis yang percaya pada janji itu dan pemuda yang datang terlambat pada hari janji itu.

END

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s