G A M E O V E R – FOREWORD — IRISH

this story is dedicated for Byun Baekhyun

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

 [PLAYING] Foreword

♫ ♪ ♫ ♪

FOREWORD

Hallo! Berjumpa lagi dengan diriku—Irish, di bulan Mei yang penuh cinta dan kasih. Masih inget tentang bulan September dan kejutan satu bulan yang ada di dalamnya? Saat aku tiba-tiba aja ngebuat sebuah fanfiksi historical dengan pemeran utama Kim Jongdae/Chen?

Yap. Di foreword yang ada di sana aku sudah bercerita tentang nadzar apa lagi yang aku lakuin demi bulan Mei, untuk mencegah kerusuhan akibat pilih-kasih bias yang mungkin terjadi kalau aku cuma merayakan bulan September saja. (Sebenernya ini alasan paling enggak penting tapi dipenting-pentingin aja, ya).

Nah, terus ceritanya di akhir bulan September kemarin aku ini terinspirasi untuk memperluas jenjang imajinasi aku ke tingkat yang lebih enggak masuk akal lagi. Berawal dari keinginan untuk ngebuat another Liv—ada yang sudah tahu siapa Liv?—aku berujung pada sebuah jebakan cyber—lagi—dengan konsep yang berbeda.

Akhirnya, ada satu folder nista (folder fanfiksi terlupakan) yang udah aku garap sejak bulan Mei tahun lalu (yaampun, hampir setahun T.T) kemudian membuat aku pengen memperbaiki isinya dan ngebuat ceritanya jadi sedikit lebih menarik. Dah yeah, di sinilah Game Over terlahir (p.s: dari awal ini fanfiksi emang judulnya Game Over karena mentok enggak ada ide buat judul T.T).

Sedikit flashback story, aku masih ingat jelas bagaimana delapan tahun lalu untuk pertama kalinya diri ini mendudukkan pantat di kursi plastik warnet, dan merasakan bermain Zuma untuk pertama kalinya. Kemudian jadilah aku salah seorang anak warnet yang tiap sore membuang uang seribu lima ratus rupiah (sekarang lima ribu, masa) per jam untuk sekedar main Zuma sampai mabok.

Kemudian aku diracuni sebuah game online yang namanya sudah aku lupa tapi intinya ada sleepwalking-nya gitu yang menceritakan tentang mencari perbedaan di dua buah gambar dengan alur gambar tentang awewe yang jadi sleepwalker dan bertemen sama masyarakat berdaulat negara besar pertikusan.

Setahun setelah itu aku kembali disesatkan dengan permainan The Sims yang sampai sekarang belum pernah aku selesaikan, The Sims ini permainan yang enggak jelas (sebenernya diriku yang sampe titik darah penghabisan tetep engga paham sama tujuan diciptainnya The Sims) tapi adiktif. Terus kemudian aku berakhir sama Plants vs Zombies yang alhamdulillahnya jadi satu-satunya game yang aku khatamin.

Enggak berakhir di sana, perjuangan aku tentang game ini beralih ke ponsel ketika di tahun 2015 aku mengenal tablet pc dan akhirnya teracuni oleh permainan bergenre crime, detective, mystery, thriller yang begitu adiktif dan akhirnya membuatku merelakan semua aplikasi gak begitu penting untuk diuninstal demi kelangsungan hidup si game.

Di tahun 2016, ketika tablet pc wafat bergantikan ponsel baru, aku lepas dari game dan segala jenis racunnya. Fyi, aku bukan seorang yang ketagihan game karena selama dua puluh tahun aku hidup… aku enggak pernah main PS, cuma ngeliat anak-anak main doang seringnya. Kasian. Makanya di tahun 2016, game yang ada di ponselku adalah… onet dan tetris. Kasian. Masa kecilnya Irish kurang bahagia akibat mainnya Onet sama Tetris doang.

Mirisnya lagi, aku sadari kalau selama dua puluh tahun juga aku enggak pernah main monopoli. Kasian. Sial, pantes aja di dunia nyata diriku gampang dikibulin soal uang, main monopoli aja enggak pernah. Menyedihkan. Sekalinya ada Let’s Get Rich juga selalu kalah pas main, akhirnya uninstall juga, hiks.

JADI, dari curhatan aku tentang game di atas dan melirik judul dari fanfiksi aku kali ini, sepertinya kalian udah akan tau cerita macem apa yang akan mewarnai bulan Mei ini, bukan?

Selain series Hol(m)es yang akan mengundang Baekhyun untuk turut serta, anggep aja Baekhyun kali ini jadi pemuas nafsuku—nafsu, anjir, bahasanya—atas keinginan untuk bermain game. Lalu, fanfiksi macam apakah Game Over ini?

Berikut aku kasih ringkasan ceritanya:

Game adalah hal yang tidak bisa lepas begitu saja dari kehidupan remaja di abad ini. Puluhan perusahaan game ternama telah berlomba-lomba selama puluhan tahun untuk tetap eksis dalam dunia game dan mampu menyuguhkan game-game yang memiliki daya saing tinggi untuk mempertahankan eksistensi mereka di dunia bisnis.

Apa yang perusahaan game usahakan, tentu tidak lepas dari pengorbanan, dan bahkan rahasia mengerikan di baliknya. WorldWare, adalah sebuah RPG—Role Playing Game—yang berbasis pada kehidupan di masa depan bernuansa sejarah yang eksistensinya berhasil menggeser puluhan game sejenisnya. WorldWare adalah game yang memungkinkan pemainnya untuk benar-benar berinteraksi dengan pemain lain, bahkan memungkinkan mereka berinteraksi dengan Non-RPG (karakter asli game itu sendiri) dan memilih petualangan yang mereka inginkan.

Mengingat bagaimana WorldWare memiliki banyak pesaing, perusahaan pemilik WorldWare sendiri tidak menciptakan game mereka sebagai sebuah permainan yang biasa. Berkonsep pada kehidupan di masa depan, perusahaan menyelipkan kehidupan bersejarah khas Korea yang berlatarkan abad Goryeo sampai Joseon dan Silla di dalam tiap level permainan tersebut. Dilengkapi dengan cerita-cerita sejarah yang begitu mendidik, WorldWare telah berubah menjadi sebuah game paling adiktif.

Eloknya fasilitas yang dipamerkan WorldWare adalah sebuah mahakarya yang tidak bisa diciptakan perusahaan gaming lainnya. Sayang, di balik kesuksesan game itu, ada sebuah misteri tragis yang tersimpan rapat. Hal yang kemudian menjadi bencana di level survival dari game tersebut (sebuah tingkatan level yang memberikan kesempatan pada pemain untuk benar-benar masuk ke dalam game tersebut secara nyata) hingga akhirnya, WorldWare berubah menjadi permainan mematikan yang tidak terelakkan.

PFT. PFT. PFT. Ngetik ringkasan di atas butuh waktu berjam-jam, karena ringkasannya butuh pemikiran keras, dan perlu kuselipin clue-clue juga, sedikit-dikit. Perlu kukasih pemanis buatan juga, biar pada enggak lari abis baca foreword.

Dan biar aku perjelas lebih dahulu tentang masing-masing genre yang aku gandeng di atas sana. Aku lagi malas untuk berdebat dengan siapapun di kolom komentar yang mungkin mereka menanyakan maksud dibalik cerita aku yang melenceng dari kehidupan nyata. Pft, sesungguhnya berdebat itu hanya akan membuang waktu, tenaga, dan pikiran juga emosi.

Alternate Universe mewakilkan keinginanku untuk menggambarkan dunia dalam versi aku sendiri. Pandangan aku sendiri. Tidak dengan dunia yang kalian kenal, tentang negara mana yang maju dan mana yang berkembang, semuanya aku sesuaikan dengan alur yang ada di dalam Game Over. Jadi, jangan kemudian kalian menjudge aku sebagai seorang penulis bodoh kekurangan informasi yang mengatas namakan negara tanpa tahu keadaannya. I made my own Earth in this story, guys.

Adventure di sini mewakili jiwa aku—dan pemain lain di Game Over tentunya—yang nantinya, suatu hari nanti di antara puluhan level fanfiksi ini… akan berpetualang. And hell yeah, mungkin kalian akan teringat pada Sword Art Online, atau Log Horizon—dua anime tentang game yang berhasil kuselesaikan saat diri ini bermental bocah SMP dan hobi nonton kartun di tahun 2014—karena fanfiksi ini, tolong garis bawahi kalau fanfiksi ini enggak akan serupa dengan jajaran anime tersebut. Game Over pengen kutekankan di segi ‘feelings’ dan ‘science’-nya, fyi. Anggep aja Game Over ini adek juniornya Code Name Liv.

Fantasy di sini bukan berarti aku memasukkan alien, vampire, werewolves, dan keluarga serta sanak saudara dan kolega-koleganya di dalam cerita. Jika kalian menganggap fantasy hanya berbau makhluk-makhluk di atas, tolong hapus mindset itu segera. Karena fantasy di sini menyangkut tentang konsep ‘fantasi’ yang aku ciptakan di dalam game, aku yakin kalian akan paham dimana sisi fantasy ini saat cerita sudah berjalan.

Romance sepertinya sudah tidak perlu aku definisikan lagi. Sekedar spoiler, kalau kalian enggak akan aku beri sebuah kisah cinta masuk akal yang lantas membuat kalian menginginkan sebuah akhir yang bahagia. Maaf sekali karena seperti pada Switch, kalian diharuskan memilih pada akhirnya. Alhamdulillah, jiwaku lagi sering digonjang-ganjing sama kisah melodrama jadi ceritaku mungkin akan sedikit menyerempet ke melodrama.

Science Fiction sudah jelas ada di dalam cerita ini mengingat dia berkonsep sebuah game yang nyata. Duh, untuk yang masih bertanya kenapa bisa fantasy dan science fiction bersatu dalam sebuah cerita yang enggak berbau makhluk astral dan enggak juga berbau distopia, kalian akan tahu kenapa aku sebut cerita ini sebagai cerita yang astral pada akhirnya. Cerita ini beda daripada yang lain, serius.

KEMUDIAN masih sama seperti Switch, aku mengambil lagu (lebih tepatnya, menjadikan liriknya) sebagai prompt tersirat dalam tiap mosaik. Dan yeah, Can’t Bring Me Down jadi lagu paling pas. Entah, imajinasi aku yang tepat masuk sama dua lagu di album Lotto ini atau lagunya memang diciptakan untuk aku adaptasi menjadi fanfiksi. TAPI SERIUS, di adegan-adegan tertentu dalam Game Over lagu Can’t Bring Me Down bakal terasa pas jadi background song. Terlebih lagi, keseluruhan makna dari Can’t Bring Me Down sangat sempurna untuk menggambarkan cerita Game Over.

TENTU SAJA debut fanfiksi ini enggak semata-mata karena aku sudah begitu kelimpungan menghadapi ide Sci-Fi yang susah keturutannya. Inget ketika EXO CBX debut dengan Hey Mama di akhir tahun lalu? Sebenernya, Game Over ini aku garap sejak bulan Mei 2016, dulu pakai cast Kai x Seulgi ._.v (ditendang para fans Kai karena menggagalkan fanfiksi KaiSeul) kemudian di bulan September aku garap ulang dengan mengubah cast dan alur cerita juga menyelipkan prompt-prompt yang ada (termasuk di akhir tahun mutusin buat ngikutin Crush U sebagai prompt).

Sayang oh sayang, imej Kai bakal sedikit ‘melekat’ di imej Baekhyun ini (mungkin di beberapa belas chapter awal), LOOOL. Pengaruh diri ini terlalu bersemangat buat pake Kai sih -__-v dan imej strong tapi lovable ala Seulgi juga lengket sama Jiho, LOOOOOOL.

Ngomong-ngomong soal Crush U, di pertengahan Desember aku terbukti menjadi nujumers akibat kerjasama EXO CBX sama NCSOFT (perusahaan video game di Seoul) yang melahirkan Crush U. LOL SEKALI YA, KENAPA SIH PADA GA PERCAYA KALAU ANE INI BERBAKAT JADI PERAMAL? Jadi, selain Can`t Bring Me Down, lirik dari Crush U juga akan jadi bagian dari prompt yang aku gunakan di cerita ini.

Terus ceritanya, bulan Mei ini banyak yang ulang tahun jadi terpaksa harus ngejadwal dengan cara yang enggak manusiawi :’) tapi bulan Mei ini jadi kebetulan yang sempurna untuk memulai fanfiksi ini, bukan? LOL. Well, aku enggak berharap fanfiksi ini akan punya banyak peminat, karena genrenya sedikit sulit dan alurnya otomatis mbuletisasi seperti biasa, dan ya… penggambarannya mungkin sedikit sulit.

Inget, ya. Aku sudah pesenin ke kalian ya kalau penggambaran tentang dunia astral versi baru ini lebih susah lagi, buat aku, serius buat aku. Gak tau kalau buat kalian, so… here we go!

Dengan mengucap basmallah, kupublish Game Over dan kuciptakan sebuah game bernama WorldWare yang akan menemani hari kalian di bulan Mei bersama seorang Byun Baekhyun dan seorang Original Character bernama Jiho (yang di dalam game akan kalian kenal sebagai HongJoo) dan juga petualangan yang menanti kalian, misteri yang menunggu hipotesa-hipotesa dan penyelesaian, juga karya yang membutuhkan apresiasi dari pembaca.

See you on the comment box, guys!

hold me on: Instagram | Wattpad | WordPress

Iklan

29 pemikiran pada “G A M E O V E R – FOREWORD — IRISH

  1. Dear Irishnim,
    Salam kenal,
    Maafkan daku yang sudah jadi penikmat, tapi masih aja silent.
    Aku lagi baca level 16, tapi baru komen sekarang. Neomu mianhae, dashi hanbeon.
    Himnebuseyo Miss Bidan…
    *bow

    Sincerely,
    Shann

  2. Hallo saya baru disini 😀 kak iris numpang nanya dong…
    Kan genrenya ada romance, yg jadi cast yeojanya siapa? Jiho kah?

  3. kak irish.. ku rindu dengan fanfic mu sungguuh…
    semangat publish ni ff yaa…
    tapi ku juga penasaran dengan kelanjutan cerita yang lalu-lalu
    sekali lagi semangat kak

  4. Riiiiiissssh
    Keknya ak yg kelamaan gak nongol yaaaaah
    Akang cabe ntu udah banyak maen di ffmu yaaak????
    Ini judulnya udah Game Over aja.
    Huuuum dari jaman2nya Liv kamu udah TOP dah buat cerita yg kek ginian. Ngena gitu. Sampe2 nama folder ak pake O’Child ehehe
    Di tunggu Game Overnya. Eeh tapi sebelum Game Over ada bagusnya di Start dulu kan dari part 1 . . .
    Semangat ya irissssh

    • TENAAANGG DIRIKU MASIH INGET DIRIMU KOK XD XD XD iya nih si cabe banyak nampang, apa daya diriku belum bisa selesein semua epep yang kontinyu di ini T.T /lap ingus/ XD wkwkwkwkwkwk jaman Liv masih inget kan ya, duh aku juga kangen sama Liv XD

  5. Lembiru memang, yang lama dibuang, yang anget-anget diduluin, maruk memang ya Wkwk. Aduh, udah stop. Btw kayaknya aku bakalan cintah deh sama ini epep, kucintah epepmu dan dirimu kak~
    gamasalah mau sesusah apa buat dipikir dan dimengerti ini epep, justru aku suka yang levelnya tingkatan gini (?)
    Ah udah ah 😀 semangat deh ya kak :*
    bhayy

    • Yang anget dan lebih baru itu lebih panas XD wkwkwkwkwkwk aduh diriku lebih maruk lagi sebagai orang yang ngebuat ini cerita /kemudian digampar/ XD semoga aja bisa dipahamin ini cerita

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s