[EXOFFI FREELANCE] STILL (Chapter 2)

18155795_1971059526460270_4078222755538086681_o

-Still-

 .

AUTHOR BigBoss

CAST Oh Sehun | Jeon Jieun | Oh Minho

GENRE Chilhood | Friendship | romance

DISCLAIMER mungkin ini cerita paling absurd yang pernah kalian baca tapi saya harap kalian bisa menghargai karya yang sudah susah payah dibuat. dan dilarang keras menulis ulang karya ini tanpa persetujuan pihak yang terkait, baik cerita maupun covernya. terima kasih

SUMMARY saat Jieun hanya berharap untuk menunggu tiba tiba semuanya terasa membingungkan untuknya, orang baru datang dan menggoyahkan dirinya saat dirinya masih berharap teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya akan datang untuk membayar janji yang sudah mereka buat bersama. Tapi suatu ikatan yang tak pernah Jieun tahu tiba tiba membingungkannya dan memaksanya untuk ikut adil dalam takdir itu.

 

  1. 2

 

Melihat Jieun saat ini sepertinya gadis itu akan bahagia kalau bersama orang lain . Mungkin Sehun tak akan pernah bisa menempati janjinya pada gadis yang menjadi teman masa kecilnya sekaligus cinta pertamanya selama 12 tahun ini.

Janji untuk tidak melupakannya dan bertemu dengannya suatu hari nanti, kini Sehun tak bisa membayarnya. Karena mungkin Jieun sudah mengharapkan orang lain untuk mencintainya. Meskipun hatinya masih mengharapkan Jieun datang padanya.

Sehun selalu bersandar di balik pohon dimana ia bisa melihat Jieun dari kejauhan, ia masih belum berani menemui gadis itu. Ia takut akan kebohongan yang sudah ia lakukan pada gadis itu selama ini, dan berbeda dari hari-hari yang sebelumnya, hari ini Ia melihat Jieun yang duduk bersebelah dengan seorang pria di ayunan.

“ bagaimana kalau aku tidak bisa?” ia mendengar Jieun yang bertanya pada pria di sebelahnya dengan ekspresi wajah yang tidak bisa Sehun artikan, mungkin ini bisa berarti secerca harapan untuk Jieun kembali padanya.

“ kenapa?” pria itu mencoba menggenggang tangan Jieun tapi ia lebih dulu mengurungkan niatnya. “ kita bisa mencobanya bersama “

“ aku tidak yakin, karena-“

“ apa hatimu mulai goyah dengan kehadiranku?”

“ goyah?! Hatiku? “

“ apa kau tidak percaya padaku?” suaranya terdengar serius saat mengatatakan hal itu. hati Jieun mungkin mulai goyah dengan apa yang pria itu katakan tapi perasaanya terhadap Sehun jauh lebih kuat untuk saat ini.

“ aku akan membelikanmu minuman, di dekat sini ada supermarket. Aku akan segera kembali “ ucap gadis itu mencoba menghindari Minho untuk sesesaat.

▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠

“ Big! Kau disini?” Tanya Jieun yang baru saja akan masuk ke dalam supermarket kalau saja ia tak bertabrakan dengan seseorang di depan pintu, yang tentu saja Jieun mengenal orang itu – Big namanya.

Sesaat Jieun melupakan Minho dan bercerita banyak hal pada Big tentang keluhanya pada pria yang tengah berkencan buta dengannya saat ini. sampai memunculkan tanda Tanya brsat pada Big tentang – apa Jieun sudah mulai menyukai pria lain dan melupakan cinta bertamanya. Apa gadis itu tidak akan lagi menunggu Sehun seperti yang ia lakukan akhir akhir ini.

Jieun bertanya apa ia harus berhenti menunggu bus yang tak pernah menjeputnya kesini, dan jawaban Big adalah tidak. “ kau hanya perlu melakukannya perlahan, kau bisa menunggu sambil berkencan dengan orang lain “

“ ya…bodohnya aku bertanya pada orang yang tidak pernah berkencan “

“ aku pernah berkencan kau harus ingat itu “ ucap Big membela diri. “ aku bahkan berkencan saat umurku 8 tahun “

“ kau bergurau! Kalau begitu aku sudah berkencan saat masih umur 1 minggu “

“ tidak mungkin “

“ nah! Itu kau tahu, apapun yang kau katakan. Tentang kencanmu atau apapun itu, aku tidak pernah mempercainya karena itu pasti bohong “

Big hanya mengangkat bahu, terserah gadis itu mau percaya atau tidak yang pasti semua yang Big katakan padanya semua itu adalah benar adanya.

▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠

“ bagaimana kau sudah bertemu dengannya?” tanya ibu Jieun yang sejak tadi sudah tak sabar menunggu anak gadisnya pulang dari kencan buta. “ kau menyukainya-kan? dia sangat tampankan?”

“ eomma! Dia memang tampan tapi aku tidak menyukainya “

“ wae!”

“ eomma tidak bisa memaksakan soal hati pada orang lain, kau tidak bisa menjodohkanku seperti ini. terutama dengan pria aneh itu “

Ibu Jieun hanya mengerjab-ngerjabkan matanya karena perkataan Jieun yang tidak ada titik komanya, gadis itu terus saja menjawab tanpa memberi kesempatan pada ibunya untuk bertanya lagi.

Dan disisi lain, ibu Sehun juga bertanya hal yang sama pada Sehun. Bagaimana kencan butanya, apa anak laki-lakinya menyukai gadis yang ibunya jodohkan dengannya, apa gadis itu cantik atau tidak. “ apa kau menyukainya?” ibunya bertanya bertepatan dengan kakak Sehun yang baru saja pulang. Sesaat Sehun merasa lega bisa mengindari pertanyaan ibunya dan sebelum ibunya kembali ia harus sudah memiliki alasan untuk pertanyaan ibunya yang tadi.

Seperti yang pria itu duga “ tentu saja aku menyukainya “ jawab Sehun dengan senyum lebar, ia menjawab seolah-olah ia sudah melakukannya walau sebenarnya ia melimpahkan semua hal itu pada kakak tersayangnya.

▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠ ▌ █ ♣♠ ▌│♣♠

“ hyung tidak bisakah kau menggantikanku kencan buta?”

 

“ memangnya kenapa? Ibu tidak mungkin menjodohkanmu dengan gadis yang tidak akan kau sukai, cobalah dulu baru kau bisa menolaknya “

 

“  sireo “ Sehun bersikeras pada kakaknya agar mau menggantikannya kencan buta. Lagi pula kakaknya-kan juga belum punya pasangan “ tidak ada salahnya-kan kalau kau yang datang, mungkin saja dia jodohmu dan bukan aku hyung “

 

“ aku tidak sesantai dirimu, masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan “

 

“ hari ini aku akan bertemu cinta pertamaku “

 

Kakak Sehun langsung menatapnya dengan ekspresi tertegun. “ apa maksudmu cinta pertamamu yang kau ceritakan itu?”

 

“ ogh hari ini aku akan bertemu dengannya “

 

“ hyung bagaimana gadis yang kencan denganmu apa dia cantik? “ Setelah ibunya pergi untuk memasak makan malam, Sehun mulai mengitrogasi kakaknya yang tengah berganti baju di kamar, tentang gadis yang sebenarnya berkencan dengannya tapi malah berkencan dengan kakaknya.

 “ wae?” jawab kakaknya sedikit dingin. Sehun pikir kakaknya akan senang dengan kencan ini tapi sepertinya kakaknya itu tak menyukainya sama sekali. Tapi tiba tiba saja kakaknya itu mengeluh tentang sikap gadis yang tengah mereka bicarakan saat ini “ kau tahu dia gadis yang kasar, tadi dia meninggalkanku begitu saja dengan alasan membeli minuman di supermarket yang ada di dekat tempat kami bicara “

“kasihan seklai hyungku, tapi hyung, apa kau berencana untuk menyukainya?” Kakak Sehun hanya mengangkat bahu, ia tak tahu tapi ia bilang ia akan mencobanya.

Pria itu  pergi ke dapur untuk menemui ibunya yang tengah memasak. Sedangkan Sehun masih menetap di kamar kakaknya, awalnya wajahnya terlihat bahagia karena kakaknya tapi tiba-tiba berubah.

Ia menyesal sudah memberikan kesempatan ini pada kakaknya seandainya ia tahu kalau orang yang akan berkencan dengannya adalah Jieun teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya, kalau saja pria itu tidak menolaknya mungkin Sehun yang akan bertemu dengan gadis itu dan bukannya kakaknya – Oh Minho

 

 

To be continued…

 

 

 

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s