[EXOFFI FREELANCE] Secret Nights

Oh Sehun   /   OC   /   Fantasy   /   Mythology  /   Pg+

–  UGLY DUCK  –

Present

SECRET NIGHTS

Takjub dalam kesempurnaan dan keabadian

Namun musnah dalam sekali tolehan

Keputusan sudahlah keputusan , meski yang diutus terjebak dalam nafsunya

Tanpa paksaan , namun harus dirahasiakan .

Aku menyebutnya , rahasia malam

    Gadis itu datang , bersama keyakinan akan ramalan masa depannya . Kusut dan kusam , telapak kakinya juga tangannya penuh debu dan goresan semak belukar yang mungkin ia tembus . Ada beberapa bagian tertentu yang memar . Jari kakinya , lengannya , bahu , kening , dan bagian sudut bibirnya .

    Beberapa mahkluk bertelinga runcing datang lengkap dengan beban masing – masing yang mereka bawa . Buah – buahan , selimut , sepatu , kain , asesoris , dan juga sebuah mahkota dari akar pohon tua .

    “ Dia telah menunggu..”  ucap salah satu dari mereka .

Gadis itu mengulurkan kedua tangannya sambil menatap satu persatu wajah mereka ,

    “ Aku sedang terluka , bisa kau undur waktu jamuan ..? “

Belum sempat gadis itu mengambil nafas , salah seorang diantara mereka yang berdiri di belakang tubuhnya menarik gaun kusam miliknya hingga robek menjadi beberapa bagian . Kemudian yang lain melempar kain dan melilitkannya pada tubuh kurusnya . Sedikit perih , namun orang – orang ini memang tak kenal ramah .

“ kami hanya akan membersihkan tubuhmu saja , “

–  SECRET NIGHTS  –

Ia melumpuhkan satu dari kelima panca indranya

Menanamkan kegelapan , tanpa penerangan seredup apapun .

Meskipun itu adalah celah pancaran sang rembulan

Jangan harap kau bisa melihat bagaimana fisiknya .

Kehidupan malamnya hanya tergantung pada empat indra..

Saat kau bisa menyentuh setiap lekuknya ,

Mendengar suaranya

Dan

Merasakan ketika madu tersentuh lidahmu .

Manis sekali..

    Maniknya terbuka lebar – lebar , saat kedua pintu besar itu ditutup rapat – rapat . Seperti inikah orang buta ?  batinya . Ia melangkah pelan kedepan , sambil setengah menyeret kedua kakinya agar tak tersandung properti ruangan . Ketika ujung kakinya menyentuh benda padat , tangannya beralih meraba akan apa yang telah ia sentuh . Itu , sebuah ranjang yang sangat besar .

    Gadis itu beralih pada bagian tepinya , merasakan benda halus dengan volume cukup tebal . Juga beberapa yang kemungkinan itu sebuah korden hiasan ranjang . Kemudian ia bersandar duduk di bagian tepinya .

    Tak banyak yang ia lakukan , selain terus memikirkan dimana yang sedang menunggunya itu berada. Namun , maniknya terus tertuju pada sisi sebelah kanannya . Dimana , ia bisa mendengar hembusan nafas yang samar . Dan saat jemarinya mencoba untuk meraih , ia bisa merasakan seseorang memang sudah disana sejak lama . Setiap inci tubuhnya , tak lepas dari sentuhan halusnya yang dipenuhi akan rasa penasaran yang sangat . Pria itu , sedang tersenyum rupanya .

    Sempat ia meraba  beberapa bagaian tubuh si gadis yang terluka . Hanya dengan kecupan , semua luka itu menutup kembali  . Beralih dengan apa yang dilakukan pria itu , menelusupkan jarinya di sela geraian rambut halus dan harum yang menyelimuti tubuhnya . Kemudian menarik garis semu mulai dari dahinya , melewati hidungnya dan berakhir di bibirnya . seraya ia berbisik ,

    “ Be my guest ..”

.

.

    Pria itu menarik selimut hingga menutup sampai pinggangya , dengan gaya tidur si gadis yang tengkurap menunjukkan lekuk tubuhnya lebih jelas . Kegelapan bukanlah musuhnya , meski buta untuk seorang manusia namun untuk mahkluk sepertinya adalah pengecualian . Ia , dapat melihatnya siang ataupun malam , dari atas atau dari sisi terdekatnya .

    Rasa cintanya seakan menjadi kelemahannya , merasa ingin dan ingin terus berada pada tempatnya . Namun , rahasia dirinya akan terbongkar jika fajar menunjukkan wujudnya . Dan pada saat itu pula , ia harus pergi . Kemudian datang , pada malam – malam berikutnya . Setiap hari .

    Gadis itu mendesah pelan ketika ia mendapat kecupan pelan di ujung bahunya , samar ia melihat pria tersebut meski tak jelas . Kemudian , gadis tersebut mengusap pelan wajah pria tersebut dan  menghela nafas panjang .

    “ Kau akan pergi ?.. “

    Pria itu tak membalas . Ia memberi kecupan di kedua matanya , kemudian memperdalam di bagian bibirnya . Saat keduanya terhenti , sambil setengah terengah pria itu berbisik ,

    “ Sampai bertemu malam berikutnya..”

–  SECRET NIGHTS  –

Kau pernah mendengar ? istilah kesabaran manusia dengan batas wajarnya .

Tak peduli bagaimana kau menahannya .

Bahkan ketika hasutan mendominasi akan kuatnnya janji yang kau buat .

Manusia memang begitu .

    Kali ini gadis itu telah berhasil membuatnya menunggu lebih lama . Merasa penasaran , dengan berani ia mengetuk pintu dengan sekali ketukan . Ia menelan ludahnya , kemudian menarik nafas panjang . Gadis itu , dan properti yang ia bawa . Sebuah lentera  yang cukup untuk sekedar menengok ruangan besar dan gelap , tapi ia ada disana .

    Sejauh mungkin sosok itu melangkah mundur dan menutupi wajahnya , hingga ia memalingkan tubuhnya dari cahaya . Dengan kasar , gadis tersebut membalik tubuh sosok tersebut . Tampak menawan , tanpa cacat sedikit pun . Hanya saja , sosoknya yang langsung terkenali membuat si gadis tanpa sadar melukai sebagian tubuhnya yang berharga . Ia , si dewa cinta yang digandrungi banyak orang .

    “ Sehun..” . Gadis itu memanggil nama yang ia dengar dari pengakuan si pria .

    Pria itu menatap obyek lain, kemudian  pada ubin lantai yang diinjak oleh si gadis didepanya . Senyumnya menawan , namun mematikan ..

    “ Kau telah melanggar janji..” ucapnya ,

Gadis itu sempat terbata – bata dalam menyusun kalimatnya . Dengan tujuan mengakui kesalahannya , namun seakan takdir tak mengijinkan bagaiamana masalah terselesaikan dengan mudah . Meski ia memohon untuk kesekian kali . Sosok pengabdiannya tersebut pergi dan meninggalkannya sendiri .

Malam bergati siang , siang berganti malam .

Begitu seterusnya .

Dia lenyap , bersama kebahagiaan lainya .

Jika sedikit saja masa depan dapat berbagi dengannya , mungkin ia lebih memilih hidup dalam kegelapan

Bersama kehangatan yang ia dapat ,

Dari seseorang yang bahkan tidak ia ketahui bagaimana fisiknya

 

    “ Aku mencintaimu..

Maka dari itu , kembalilah . Aku mohon … “

    _ oOo _

Iklan

5 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Secret Nights

  1. Msg blm jelas ato y gk ngerti alur crtanya… Jd si ce tuh bkan buta tp d tutup matanya ato gmn???? Dn cast ce nya sapa… Bleh part lnjutnya buat memperjels crta. Soalnya konsepnya udh keren bnget kata2nya jg udh rapih

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s