[SERIES] THURSDAY — IRISH`s Tale

   THURSDAY  

  EXO`s Lay & Gu9udan`s Hana 

  fluff, slice of life story rated by G served in drabble length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Hanya di hari Kamis, aku bisa bertemu dengannya.

Related to: Wednesday

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

“Hanya di hari Kamis, aku bisa bertemu dengannya.”

Yixing menggumam, ditatapnya sebuah foto di layar ponselnya, sementara bibirnya membentuk senyum manis. Well, jangan ditanya, ini adalah hari Kamis, hari yang Yixing tunggu-tunggu tiap minggunya.

Yixing mungkin terlihat aneh karena tindakannya sekarang; duduk di sofa dengan menimang ponsel sementara ibu dan ayahnya sedari tadi sibuk mondar-mandir di ruang tengah.

“Yixing! Kau tidak ikut membantu?”, tanya sang ibu tidak tahan, mungkin tindakan Yixing yang senyum-senyum sendiri seperti saat ini sudah cukup membuat wanita paruh baya tersebut merasa terganggu.

“Tidak, Ibu, setelah ini aku harus menemui Hana.”, ujarnya membuat alis sang wanita paruh baya terangkat, ingatan wanita itu tentu merekam jelas bagaimana sosok gadis yang Yixing bicarakan.

Ya, memang selera Yixing tidak salah. Hana adalah gadis cantik yang berusia dua tahun lebih muda dari Yixing. Menurut ibu Yixing, Hana memang cantik.

“Bukannya kau bertemu dengan Hana jam sepuluh?”, tanya ayah Yixing sejurus kemudian. “Hmm, memang.”, Yixing menggumam, ia kemudian menatap keluar jendela, hujan deras di luar sana sungguh membuat Yixing khawatir.

“Ayah, bagaimana kalau aku tidak bisa bertemu Hana  karena hujan deras di luar?”, tanya Yixing kemudian.

Ayahnya hanya mengangkat bahu acuh. Sekon kemudian ia melangkah ke arah pintu rumah, diikuti dengan ibu Yixing, mereka berdua sudah sama-sama mengenakan jas hujan.

“Kalau mau melihat Hana, ayo bantu kami. Jika tidak, ayah—”

.

.

.

“—tidak akan mengizinkanmu menonton drama untuk seminggu ke depan.”

FIN

.

.

.

IRISH SHOW
[ https://beepbeepbaby.wordpress.com/ ]
Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s