[EXOFFI FREELANCE] The Twin Promise (Chapter 1A)

the-twins-promise-req.jpeg[EXOFFI FREELANCE] The Twin Promise – (Chapter 1A)

Title : The Twins Promise

Author : Rainalee17

Length :Chaptered

Genre : Romance, Hurt/Comfort, School Life, Supernatural, Friendship, Family and Fantasy.

Rating : PG15

Main Cast :

Lee Rinah Or Kim Rinah (Kim Sae Ron) | Lee Minah (Kim Sae Ron) | Oh Sehun (EXO) | Lee Taeyong (NCT127) | Jeon Woowoo (Seventeen) | Jeon Somi (IOI) | Kang Seulgi (Red Velvet) ) | And other you can find in the story|

Diclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka, alur cerita adalah hak author dan para Main cast Milik Tuhan yang Maha esa

Summary : Kim Rinah dan Lee Minah adalah saudari kembar yang terpisah oleh orang tua asuhnya. Mereka bertemu hampir 15 tahun kemudian bersamaan dengan peringatan kematian kedua orang tua kandung Mereka. Tanpa diduga sebuah ramalan dari seorang oracle, mengubah hidup Mereka kedalam situasi berbahaya dan tak terduga.

Don”t BASH !

Don”t PLAGIATSM !

.

.

.

Poster By : Kyoung©Poster Channel [link hidup]

.

.

.

Cerita Sebelumnya

The Twins Promise Minrin Intro

Prologue

.

.

.

Chapter 1A

.

.

Bersahabat sejak kecil dengan Taeyong memang memiliki arti tersendiri untuk Rinah. Karena hanya Taeyong yang mengerti semua hal tentang Rinah dari hal terkecil sekalipun. Misalnya kecintaannya pada strawberry, alerginya bahkan warna favoritnya.

Dikelilingi oleh banyak teman yang rata – rata namja terkadang membuat Rinah bersifat begitu tomboi. Dia sering sekali ikut aktifitas sahabatnya, Taeyong yang identik dengan namja. Seperti misalnya basket, baseball atau bahkan ikut main game online. Bahkan pertama kali Rinah menyukai olahraga lompat jauh karena ajakan Taeyong yang ingin mencoba ikut berlatih lompat jauh karena juga diajak oleh pamannya, Gong Ji Chul.

Jika semua yeoja begitu iri kepada Rinah. Terkadang Rinah jengah menghadapi sikap protektif Taeyong dan kawan – kawannya. Rinah memang tidak terlalu menyukai sikap Taeyong ketika Rinah dekat dengan teman – temannya di pelatihan yang juga namja. Terkadang Taeyong melemparkan tatapan tak bersahabat dan dingin kepada teman – temannya.

Terkadang Dia juga ingin merasakan bagaimana menjadi seorang yeoja yang feminim. Dan saat Dia bertemu dengan Yeri dan kawan – kawannya, sifat Rinah yang sedikit tomboi mulai lambat laun berubah. Menjadi feminim dan juga berubah menjadi sedikit mencoba membuka diri dengan namja lain, selain Taeyong dan kawan – kawannya. Perubahan positif ini disambut baik oleh kawan – kawannya. Bahkan kini, Rinah mulai sering memakai perlengkapan yang biasa dipakai yeoja seusia pada umumnya. Walaupun, tidak terlalu mencolok. Dia sudah mulai menggunakan rok, tetapi kadang sering masih memakai celana training.

Rinah akhirnya kini mulai membuka diri untuk namja lain dan bahkan Mereka sudah mulai berkencan diam – diam. Namja itu adalah Kim Taehyung, murid Hannyoung High School dan juga temannya saat di pelatihan nasional. Pelari yang ternyata mampu membuat seorang Lee Rinah bisa merasakan bagaimana menyukai seorang namja. Seperti teman – temannya yang lain.

.

.

.

Rinah mengunyah sandwichnya tenang. Beruntungnya suasana hatinya sudah mulai membaik. Berterima kasilah pada Park Sunyoung yang melempar lelucon konyol yang membuat suasana hatinya cepat berubah. Bahkan sesekali Dia tertawa renyah.

Tring…

From : AlienTaehyungie

Aku akan pergi ke training camp hari ini. Aku harap Kau baik – baik saja. Makanlah teratur dan minum vitaminmu. Jangan berlatih terlalu keras, Aku tak ingin Kau kembali cedera. Saranghae.

Rinah hanya tersenyum tipis dan membalasnya.

To : AlienTaehyungie

Arraseo, Hati – hati di jalan. Semoga harimu menyenangkan di Gwangju. Nado Saranghae.

Rinah lalu menyimpan handphonenya didalam saku.

“Kudengar Kau akan dispensasi lagi besok?” tanya Yeri santai.

“Pelatih Kim ingin Aku ikut training camp di Namhae. Lagipula semua teman – temanku di pelatihan juga ikut.” Jawab Rinah santai.

“Lalu apakah Ibumu mengizinkanmu?”

“Geureom. Aku sudah bisa mendapatkan izinnya.”

Rinah kemudian meminum susunya santai sampai habis.

“Hajiman, Apa Kau sadar tidak jika yang Kau tabrak itu, murid baru pindahan dari Australia?” tanya Yeri hati – hati berbisik.

“Maksudmu, namja tadi? Memangnya Dia orangnya. Tadi Aku tidak terlalu memperhatikkannya.” jawab Rinah santai tak kalah berbisik.

“Dia memang tampan. Bahkan Kau tahu? Dia ternyata keponakan Kepala Sekolah Kwon. Namanya Oh Sehun. Dan kudengar Orang Tuanya penyumbang terbesar yayasan Sekolah. Koneksinya luar biasa. Coba Kau tengok dibelakangmu.”

Rinah kemudian membalikkan badannya penasaran. Dan ternyata namja itu sudah berada di belakangnya. Lebih tepatnya, Dia berada di belakang meja makan yang ditempati Rinah dan Yeri.

“Apakah Dia itu yang Kau maksud?” tanya Rinah berbisik.

“Ne, majjayo.” jawab Yeri kembali berbisik.

Rinah tak mengambil pusing dan meminum susunya.

“Waegeurae isseyo?” ujar salah satu teman Yeri yang datang menghampiri meja makan kantin dan duduk disebelah Rinah.

“Eopseo, Soojung Eonnie.” Ujar Yeri santai.

“Besok, Aku akan pergi pelatihan di Namhae.” Ujar Rinah buka suara.

“Kau akan dispensasi lagi besok?” tanya temannya didepannya, Kang Seulgi.

“Ne, Seulgi Eonnie.” jawabnya santai.

“Kemarin, Kami melihatmu dengan seorang namja. Tetapi bukan Taeyong. Nuguya? Neol namjachingu?” Tanya teman disamping Seulgi, Bae Joohyun.

Reaksi Rinah hanya tersenyum cantik dan berkata. “Aniraguyeo. Itu temanku saat di pelatihan namanya Kim Taehyung. Kebetulan Kami bertemu saat Aku ingin makan es krim. Jadi Kami hanya mengobrol.”

Semua teman – temannya tak percaya.

“Geotjimal. Kami bertiga, Aku, Joohyun dan Sooyoung melihatmu begitu mesra dengan namja itu. Apakah Dia sangat kaya? Bahkan Dia mengeluarkan black card. Aku yakin Kau pasti mempunyai hubungan dengan Dia.” Selidik teman disebelah kanan Joohyun, Park Soonyoung curiga.

“Kim Taehyung? Murid Hanyoung High School? Bukankah Dia adalah anggota geng Black Thorn?” ujar teman disebelah kiri Joohyun, Kim Sohyun terkejut.

“Darimana Kau tahu?” tanya Rinah panik.

“Black Thorn?” ujar Soojung kebingungan.

“Black Thorn. Mereka kudengar suka berpesta pora dan bertengkar dengan Sekolah lain. Terakhir kudengar Mereka terlibat perkelahian juga dengan Taeyong.” Sohyun mulai bergosip.

“Jeongmalyo?” kali ini Joohyun bertanya heboh.

Rinah mulai gugup dan memegang roknya.

“Apa Taeyong tahu soal ini?” Tanya Sooyoung kepada Rinah.

Reaksi Rinah hanya tertawa hambar.

“Aku sudah selesai. Aku pergi dulu.”

Rinah memilih untuk pergi. Dan semua teman – temannya memandang kebingungan.

“Kenapa Dia?” tanya Soojung kebingungan.

“Pasti Rinah menyembunyikan sesuatu.” Ujar Sohyun mengangkat bahunya tak peduli.

.

.

.

“Taehyung – ah, neol eodie?”

Kini Rinah tengah menelepon Taehyung di atap sekolah. Tak ingin teman – temannya tahu, maka Dia memilih menuju atap Sekolah. Tanpa Dia sadari, Dia kembali diikuti oleh seseorang tepat dibelakangnya.

“Aku sudah berada didalam bus, bee. Waegeurae?” ujar Taehyung dibalik telepon.

“Anira, Geunyang naega bogoshipeo. Aku hanya memastikan saja jika kau baik – baik saja. Jaga dirimu baik – baik.”

Rinah bisa mendengar kekehan manja dari sana.

“Arra, Saranghae, bee.” Ujarnya sayang.

“Nado saranghae.”

Pip…

Sambungan telepon pun terputus.

Rinah dan Taehyung memang berkencan hampir 2 bulan ini. Bahkan Rinah sudah tahu kelompok Black Thorn. Tapi Dia menutupinya dari teman – temannya bahkan Taeyong. Karena Rinah tahu jika Taeyong mengetahui hubungannya dengan Taehyung, Dia tak segan – segan menyerang Taehyung. Bagaimanapun Taehyung dan kelompoknya. Rinah mencintainya, atau perasaan hanya saling menyukai semu semata.

“Kau sedang apa disini?” tanya seseorang dibelakang Rinah.

“Kkamjakiya.” reflek Rinah terkejut hingga menoleh ke belakang.

“Kau yang tadi kutabrak.”

Rinah memilih bungkam.

“Mianhae, Aku menabrakmu tadi, tapi kenapa Kau malah pergi begitu saja?” Ujar namja itu santai sembari berjalan kearahnya.

Reaksi Rinah memilih mengeratkan pegangannya pada handphonenya.

“Ne, gwaechana. Lagipula Aku juga harus meminta maaf juga padamu. Bukannya Aku tidak ingin membalas permintaan maafmu. Tapi moodku sedang kacau. Jadi Aku meminta maaf padamu.” Ujarnya sembari membungkukan badannya.

“Lagipula, Kita belum berkenalan secara pribadi. Aku tidak tahu namamu.”

Rinah kemudian mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Sehun sebagai tanda permintaan maaf.

“Bangawayo, Lee Rinah imnida.” sambungnya.

Sehun kemudian menjabat tangan Rinah.

“Chaega, Oh Sehun imnida. Senang berjumpa denganmu lagi.” Ujar Sehun diiringi oleh hembusan angin yang menerpa dirinya dan Rinah.

Entah mengapa angin itu rambut Rinah terkibar – kibar tak karuan.

han georeum closer nae mam

han ppyeom closer to you

haneureul seuchineun byeore nae mameul dama bonaelge

so come on come on come on

come on come on come on

come on come on come on

come on little closer

[BGM:Oh My Girl : Closer]

“Bel sudah berbunyi. Aku harus pergi ke kelas. Sampai jumpa lagi, Oh Sehun – ssi.”

Dengan langkah terburu – buru, Rinah melepas jabatan tangannya, merapihkan rambutnya dan turun dari atap Sekolah. Membuat senyum di wajah Sehun terkembang.

Sudah lama sekali sejak Kita bertemu pertama kali. Kau sudah tumbuh dan berubah dengan cepat. Aku harus menunggumu kembali, karena Kau tak sepenuhnya milikku kini. Tapi Aku yakin perasaanmu padaku akan kembali sama seperti saat Kita bertemu. Aku menunggumu.

.

.

.

Sepanjang pelajaran, Rinah hanya memandanginya tanpa minat. Pelajaran Biologi membuat otaknya terasa panas. Rinah memilih menyenderkan kepalanya ke arah dinding disebelah kirinya. Dihadapan, Guru Park Jungsoo tengah membahas tentang Metabolisme.

Pikirannya menerawang ketika mengingat besok Dia akan ikut training camp. Sebenarnya Dia begitu malas ikut training camp, tapi Dia juga merasa senang. Karena Dia bisa tidak masuk sekolah tanpa perlu membuat Ibunya marah. Tapi menginggat training camp yang menguras emosi dan tenaganya. Apakah Dia mampu melewatinya kembali?

Pikiran kembali menerawang ketika Dia bertemu dengan Sehun. Mengapa hatinya begitu nyaman dengan Sehun? Apakah ini tandanya Dia mulai mencintai Sehun dan melupakan Taehyung? Lalu apakah Dia berani memutuskan Taehyung?

Baru saja Dia masih menyayangi Taehyung lalu secepat itukah Dia berpaling ke lain hati?

Rinah kemudian menghembuskan nafasnya berat.

.

.

.

Ketika jam makan siang, seperti biasa Rinah bersama Yeri duduk dengan tenang diujung kantin. Ketika Seulgi dan Soojung datang, Rinah hanya mengunyah makanannya tenang.

“Kita sudah membayar dengan mahal, tapi makanannya tetap saja tak enak.” Keluh Seulgi.

“Sudahlah, Kau ini cerewet sekali.” Ujar Soojung malas.

“Kau akan berapa lama di training camp?” Tanya Yeri penasaran.

“Sekitar 2 sampai 3 hari, setelah itu Aku akan bersekolah seperti biasa.” Jawab Rinah santai.

“Beruntung sekali, Kau bisa dispensasi.” Ujar Seulgi setengah menyindir.

“Tapi Aku harus latihan dibawah hujan, merangkak ditanah penuh lumpur, belum lagi berlari membawa ban dan juga melewati halang rintang. Rasanya seperti Aku ikut wajib militer.” Keluhnya.

“Tentu saja, karena Kau adalah atlit Sekolah kebanggaan Apgujeong High School. Semoga berhasil.” Ujar Soojung menyemangatinya.

Dan senyum terkembang di wajah Rinah.

“Kemana Mereka? Joohyun, Soonyoung dan Sohyun?” tanya Soojung.

“Entahlah.” Jawab Yeri mengedikkan bahunya.

.

.

.

“Jadi, Kau sudah bertemu dengannya?”

Seorang yeoja berbicara serius dengan seorang namja di gudang Sekolah. Mereka diketahui adalah Joohyun dan Sehun.

“Sudah. Dan ternyata, Dia jauh lebih cantik daripada yang kupikir.” Ujar namja itu menyeringai.

“Berhati – hatilah, Dia dilindungi oleh klan Serigala Blue Circle. Dia dijaga oleh Taeyong dan Yuta. Mereka juga Alpha. Atau Taeil, Dia juga Elder. Dan juga jangan lupakan Jhonny, Dia seorang warrior. Akan berbahaya jika Kau berurusan dengan Mereka.” Tambah yeoja itu.

“Tenang saja, Joohyun – ah.” Ujarnya santai.

“Aku pergi dulu. Ingat pesanku baik – baik, Sehun – ah.” Ujar yeoja sembari berlalu. Meninggalkan gedung tak terurus itu.

.

.

.

Saat pulang Sekolah, adalah saat ditunggu semua murid. Rinah sedang menunggu Taeyong menjemputnya. Jika Taeyong tidak mengantarnya pulang. Biasanya Yuta atau Jhonny yang mengantarnya pulang menggunakan motor.

Tiiiittt triitt..

Klakson berbunyi. Lamborghini Aventador Lp720 berwarna putih tepat berhenti didepan Rinah yang tengah menunggu Taeyong.

“Mau kuantar pulang?” tawar Sehun ketika kaca mobil terbuka.

“Gwaenchana, Aku biasa diantar oleh Taeyong.” Tolak Rinah halus.

“Apa Kau yakin?” tawar Sehun sekali lagi.

“Ne.” tolak Rinah sekali lagi.

Tring….

From : Taeyong Haraboeji

Aku tak bisa mengantarmu hari ini. Ada sedikit masalah. Kau bisa naik bus hari ini. Gwaenchana?

Rinah hanya menghela nafas berat. Sehun sudah meraih pintu mobil ketika suara Rinah mengintrupsi.

“Oh Sehun – ssi, apa tawaranmu masih berlaku?”

.

.

.

Dan Akhirnya Sehun mengantar Rinah menuju rumahnya. Sepanjang perjalanan, Rinah memilih membalas Line dari Taeyong.

To: Taeyong Haraboeji

Aku sedang naik mobil bersama Oh Sehun. Jangan cemaskan Aku.

Kemudian Rinah membuka akun SNS miliknya. Sementara Sehun fokus dibalik kemudinya.

“Kudengar Kau pindahan dari Australia.” Ujar Rinah membuka pembicaraan.

“Ne, darimana Kau tahu?” tanya Sehun datar.

“Teman – temanku yang memberitahunya. Aku sudah 3 hari tidak masuk Sekolah, jadi Aku tidak tahu berita terbaru Sekolah.” Ujar Rinah santai.

Sehun hanya tertawa. Terlihat sekali Rinah adalah orang yang kurang update akan informasi di Sekolah.

“Oh, pantas saja. Kita baru pertama kali bertemu. Kudengar Kau atlit lompat jauh.” Ujar Sehun antusias.

“Darimana Kau tahu?” tanya Rinah kebingungan.

“Sejak pertama kali Aku datang. Kau sudah menjadi bahan pembicaraan di Sekolah. Kim Rinah, atlit kebanggaan Apgujeong High School akan ikut turnamen atletik antar nasional.” Jawab Sehun.

“Oh begitu rupanya.”

But you’re my everything (You’re my)
Everything (You’re my)
Everything (You’re my)

AlienTaehyungie Calling

Handphone Rinah berbunyi dan segera Rinah menggeser tanda merah. Menolak panggilannya.

“Wae? Kenapa Kau tidak menjawabnya?” Tanya Sehun penasaran.

“Aniyo. Aku sedang tidak ingin menjawabnya.” Jawab Rinah gugup.

“Neol namjachingu, anira?” Tanya Sehun.

“Tapi, Aku akan memutuskannya besok. Karena Aku sudah mencintai orang lain.” Jawab Rinah lebih gugup.

“Mencintai orang lain? Nugunya?” Sehun semakin mengeratkan pegangan pada stir mobilnya.

“Jika itu Kau bagaimana?” jawab Rinah.

Sehun hanya bisa terdiam.

Lalu keheningan mulai melanda kembali.

Ketika mobilnya sudah memasuki kawasan rumah Rinah, Lee Rinah membuka suaranya.

“Belok ke kiri, Rumah berwarna oranye itu Rumahku.”

Sehun pun menurutinya. Dan mobilnya sudah berhenti di Rumah Rinah.

“Jeongmal gamshahamnida, Sehun – ssi.” Rinah kemudian membuka seat belt nya dan turun dari mobilnya.

Rinah dengan langkah terburu – buru memasuki Rumahnya.

“Kim Rinah – ssi…” panggil Sehun ketika kaca mobilnya terbuka.

“Apa Kau akan masuk Sekolah besok?” tanya Sehun penasaran.

“Aniyo, Aku akan dispensasi. Aku akan pergi ke training camp besok.” Jawabnya.

“Oh, Arraseo. Semoga berhasil Rinah – ssi.” Sehun kemudian tersenyum sebelum kaca mobilnya tertutup.

Dan mobil Sehun meninggalkan kawasan rumah Rinah meninggalkan Rinah yang mengedikkan bahunya acuh.

Namun Dia masih bisa merasakan hatinya berdegup kencang mengingat senyumannya. Lalu Rinah masuk ke Rumahnya dengan gembira.

.

.

.

“Dimana Kim Rinah ikut Training Camp?” tanya Sehun melalui handfree.

“Kudengar Dia akan di training camp di kawasan Namhae. Waegeurae?” jawab Joohyun.

“Gwaenchana, Aku tak akan masuk besok. Beritahu saja jika Aku sedang mengunjungi keluargaku di Jeju – do.”

Dan panggilan pun terputus. Sehun melempar handfree nya dan melajukan mobilnya.

Akan Aku pastikan, Kau mengingat Aku sama seperti dulu. Aku yakin itu.

.

.

.

“Shit.”

Taeyong melempar handphone nya keatas sofa.

“Oh Sehun. Berani – beraninya Dia mulai melawanku.”

Taeyong kemudian menyeringai.

“Takkan Aku biarkan Oh Sehun mendekati Omega Suci. Aku harus mengehentikkannya sebelum terlambat.”

.

.

.

To Be Continued…

Anyeonghasseyo….

Rainalee17 its back

Ini adalah chapter 1A yang fokusnya adalah ke Kim Rinah POV

Chapter 1B memang fokusnya ke Lee Minah POV Jadi akan ngefokusin Minah di sekolah sebelah dengan couple sebelahnya. Hope U Like it Bebbb…

Jangan lupakan tinggalkan komentar anda kawann….

See you next chapter kawan…

Rainalee17 2017 Copyright

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s