[SEHUN BIRTHDAY PROJECT] Gemini – BigBoss

timeline_20170422_011305

 

Gemini – BigBoss

Oh Sehun & Oh Luhan & Jang Saem & Jeon Mijoo || family, school life, drama, hurt || PG – 17

Kembar tak identik baik dari segi fisik dan sifat mereka, bagaikan langit dan bumi saat mereka bersama. Oh Luhan yang dikenal lebih kalem dan ramah dari pada saudara kembarnya – Oh Sehun. Di pandangan teman-temannya, Sehun adalah sosok yang selalu mementingkan diri sendiri dan selalu memaksakan kehendaknya kepada orang lain.

Karena sikapnya yang egois itu banyak orang yang tak menyukainya. Tapi pria bermarga Oh itu tak pernah ambil pusing dengan apa yang orang-orang katakan tentangnya. Sehun beranggapan – temannya bukanlah orang yang memberi makan dirinya sehingga mereka tidak harus ikut campur masalah hidup Sehun yang menurut mereka menjengkelkan.

Sehun juga tahu, ia tak sesempurna Luhan yang begitu mereka eluh-eluhkan kebaikannya. Terkadang ia juga merasa iri pada saudara kembarnya itu. Senyum manisnya, dan sifat humorisnya, itu semua….yang ada pada Luhan tak pernah Sehun miliki meskipun ia mencobanya.

Pernah sekali Sehun mencoba hal terburuk dalam hidupnya. Ia menghasut semua orang agar membeci Luhan. Seperti kata pepatah – senjata makan tuan – yang malah Sehun rasakan. Karena perbuatannya sendiri orang-orang malah semakin menyukai Luhan, itu kenapa orang orang mengenal Sehun sebagai orang yang jahat.

“ Sehun-ah “ seru seorang gadis yang sejak tadi duduk di sebelahnya tanpa Sehun sadari eksistensinya. Gadis berwajah manis berambut coklat sedikit keriting itu memberikan sebuah buku yang ia pinjam dari pria bernama Oh Sehun kemarin itu. “ oh ya, kau bilang kau kesulitan tentang matematika yang akan keluar di ujian minggu depan-kan?”

“ oh, kukira kau sudah lupa “

Gadis itu tersenyum tertunduk dengan wajah sedikit merona, gadis bernama Jeon Mijoo itu merasa sedikit gugup untuk melanjutkan perbincangannya dengan sehun, berkali kali ia ingin berucap tapi tak jadi.

“ Sehun-ah “ panggil Luhan dari depan pintu, pria itu berjalan ke arah mereka berdua dengan senyum khasnya. “ kau bilang kau ingin menemui Jang saem-kan? dia ada di ruang guru kalau kau ingin menemuinya sekarang “ sambung Luhan terlihat ramah seperti biasanya.

“ dimana? Di ruang gurukan “

“ ogh “ sahut Luhan dengan sedikit menganggukan kepalanya.

Sesaat Mijoo harus sedikit merasa kecewa karena Sehun yang tiba-tiba meninggalkannya hanya untuk bertemu dengan Jang saem. Mijoo tahu sebenarnya Sehun menaruh hati pada guru muda yang baru bekerja di sekolah mereka beberapa bulan lalu.

“ jangan menyukainya dia tidak pernah menyukaimu “ sebuah kata peringatan Luhan tunjukan pada gadis itu. sebagai saudara kembarnya Luhan tahu benar bagaimana sifat saudaranya itu. “ Sehun bukan orang yang baik, kau hanya akan menangis kalau bersamanya “

“ aku tidak akan pernah tahu sebelum aku mencobanya “

“ aku bisa melakukan sesuatu yang akan membuatmu senang”

“ mwo?”

“ apa kau ingin melihat Sehun menderita?”

▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠ ▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠ ▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠ ▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠ ▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠ ▌█ ♠♣ │▌█ ♣♠

“ Oh Sehun apa benar kau yang sudah mencuri ponsel milik Luhan ?” sebuah kalimat introgasi yang Jang saem tunjukan pada Sehun. Membuat pria itu tak percaya dengan apa yang sudah saudara kembarnya tuduhkan.

“ aku…aku tidak pernah melakukan apa yang kalian tuduhkan padaku “ ucap pria itu membela diri. Luhan yang sejak tadi berdiri di sebelah Sehun, meminta untuk tidak membesar-besarkan cerita ini. Luhan beranggapan mungkin Sehun hanya merasa iri karena Luhan mendapat ponsel baru dari orang tua mereka saat Luhan berhasil dengan tesnya bulan lalu “ mungkin karena itulah Sehun melakukannya, tapi sepertinya kita tidak perlu membesar besarkan masalah ini Jang saem, karena kita tahu Sehun adalah saudara kembarku, jadi…”

“ aku mengerti Luhan-ah “ sela Jang saem. “ meski begitu –“

“ Jang saem kumohon, Sehun mungkin punya alasan lain selain argumenku tadi, alasan kenapa dia melakukannya “

“ kau terlalu baik Luhan-ah “ kata-kata pujian untuk Luhan yang selalu Sehun benci kini terucap sudah dari seseorang yang Sehun sukai. Bahkan sekarang ia terlihat begitu Jahat di hadapan semua orang karena tuduhan Luhan yang tak berdasar. Tak ada bukti yang mengatakan Sehun mencuri ponsel Luhan, tapi saudara kembarnya dengan percaya diri sudah menuduh Sehun bahkan bersikap – tak masalah kalau ponselnya hilang – tapi ia sudah melaporkannya pada kepala sekolah.

Ya…Luhanlah yang baik dan Sehun yang jahat, hanya karena mereka menganggap Luhan orang baik seharusnya mereka tak begitu saja percaya pada ucapan pria itu, dan harusnya mereka memberi kesempatan Sehun untuk membela diri.

Oh!

Apa sehun sudah melupakannya? Orang-orang sudah mengenalnya sebagai orang yang jahat, egois, dan tak tahu diri yang selalu mementingkan dirinya sendiri. Sekeras apapun usahanya membela diri orang-orang tetap tak akan mempercayainya, karena mereka sudah sangat percaya pada Luhan yang katanya adalah seorang malaikat.

Orang yang terlihat egois seperti Sehun belum tentu berhati busuk dan seseorang yang terlihat begitu mulia seperti Luhan belum tentu berhati baik pula. Bahkan Luhan memiliki alasannya sendiri kenapa ia melakukan ini pada Sehun.

Tapi sebagai saudara kembarnya Sehun tahu benar siapa Luhan sebenarnya. Dan ia akan menerima tuduhan saudaranya itu agar pria itu senang.

.

END

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s