[SEHUN BIRTHDAY PROJECT] Amazing Dream – Sofiahnm

timeline_20170421_184703

 

[SEHUN BIRTHDAY PROJECT] Amazing Dream – Sofiahnm

Sehun, All Member Exo—Ot12—& Lee Soo Na(OC) || Romance || General

.

Seorang wanita tengah berjalan dengan langkah gontai, wajah yang ditekuk dan ohh! Jangan lupakan bibirnya yang mengerucut lucu. Wanita itu membawa sebuah keranjang belanjaan dan sepertinya kalian bisa menebak apa tujuan wanita itu. Jalannya mengarah kesebuah toko sayur, masih tetap dengan wajah yang sama bahkan beberapa orang yang melihatnya menatap aneh kepada wanita itu. Namun saat wanita itu masih dalam lamunannya tiba-tiba orang-orang sekaligus juga ia terjatuh saat merasakan adanya guncangan dijalan yang mereka injak itu. Wanita itu terkejut bukan main dan tentunya juga dengan yang lainnya tetapi mereka semua terpaku oleh sekelompok orang yang mengunakan jubah berwarna hitam. Saat sekolompok orang tersebut melepas penutup kepala yang sudah tersambung langsung dengan jubah hitamnya, seketika suara teriakan para wanita atau ada juga para pria dengan heboh langsung menghampiri sekelompok orang tersebut yang terdiri dari dua belas orang.

“KYAAAA!! EXO OPPA—”

“OMOOO!! OPPAAA-“

“KYAAA!! ITU EXO!!”

  Begitulah kira-kira teriakan para wanita dengan berlari cepat kearah orang yang mereka sebut tadi sedangkan beberapa para pria hanya berlari kearah yang sama seperti para wanita itu. Ok! Kita balik lagi kepada wanita yang hanya duduk diatas jalan dengan mulut yang menganga lebar dan mata yang mengarah ke sekumpulan orang-orang yang heboh itu.

“I-i-i-ini ti-tidak mungkin,m-m-mereka?” Wanita yang masih terduduk itu mengerutkan kedua alisnya dengan wajah yang terkejut bukan main. Semoga ini bukan khayalan semata kata batinnya. Ia merasa sekelompok orang yang sedang dikerubungi itu adalah orang-orang yang selalu membuatnya tersenyum ataupun bahkan berteriak didalam kamar sendirian hanya karena melihat wajah orang-orang itu walaupun hanya lewat layar handphone-nya, ya! Mereka idola wanita itu. Mereka adalah idola dikalangan para wanita yang kini sedang naik daun. Mereka adalah Boyband bernama EXO.

  Wanita itu seketika berdiri saat sudah sadar akan sekitarnya. Namun saat matanya memandang lurus kedepan terlihat sosok pria tinggi yang berusaha tapi sudah berhasil keluar dari kerubungan yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman. Mata wanita itu terbelalak karena yang dia lihat adalah sosok pria yang sangat membuatnya tergila-gila setengah mati sekaligus juga akan kehebatan pria itu yang bisa menghilang secara tiba-tiba bagaikan pertunjukan sulap. Dan bahkan yang membuatnya lebih terkejut lagi adalah pria itu kini sedang berada dihadapannya dengan seketika.

 “Haiii~” Pria itu menyapa wanita yang ada dihadapannya namun wanita yang disapa hanya bisa membeku, matanya masih terbelalak dan mulutnya yang kembali menganga. Bahkan pria itu sudah hampir sepuluh kali menyapa wanita itu lagi dengan sesekali melambaikan tangannya didepan wajah wanita itu. Tapi nihil tidak ada perubahan sikap sama sekali terhadap wanita itu. Saat pria itu hendak pergi karena ia berpikir wanita itu tidak menyukainya ataupun tidak mengenalnya tapi sebuah tangan mencengkeram lengan pria itu dan membuat pria itu menolah kearah wanita itu.

“S-se-sehun O-oppa?” Lirihan wanita itu terdengar ditelinga pria yang dicengkeramnya.

“Ahh! Kau mengenalku?? Aku pikir kau tidak mengen—”

Greep.

Ucapan pria itu terputus karena pelukan tiba-tiba yang dilakukan oleh wanita yang ia ajak berbicara. Tapi pria itu merasakan basah disekitar dadanya yang tertutupi jubah hitamnya lalu terdengar juga sebuah isakan-isakan kecil sekaligus bahu yang bergetar dari wanita itu. Wanita itu memeluknya dengan erat bahkan erat sekali seakan-akan ia tak ingin kehilangan pria yang dipeluknya.

“Hisk~ O-oppa apa benar ini kauu? A-apa aku tidak hisk~ sedang berkhayal? Apa hisk~ kau benar sehun hisk~ oppa? Apa hisk~ hisk~” Wanita itu berbicara dengan wajah yang masih berada didalam dada pria itu dan sebuah isakan juga ikut menyertakan. Pria itupun dengan seketika tersadar.

“Iya ini benar aku—Sehun. Sudah-sudah berhenti menangis yaa~” Ucap pria itu dengan sesekali mengelus bahu bergetar wanita itu. Wanita itu mengangkat kepalanya dan menatap pria yang sedang ia peluk. Ia merasa tidak percaya bahwa pria yang ia peluk adalah idolanya sendiri, pria yang selalu ia harapkan untuk bertemu atau bahkan menyapa dengan singkat namun kenyataan sepertinya memberikan lebih kepadanya bahkan sekarang ia berada dipelukan pria itu – idolanya – dan juga mengelus bahu wanita itu dengan lembut. Oh! Sangat sangat sangat lembut!!.

“Heyy, kau sudah tenang sekarang? Siapa namamu, cantik?” Pria yang disebut Sehun itu bertanya kepada wanita yang kini sudah tenang dibekapannya. Namun wanita itu tetap terus menatap Si Sehun dengan pandangan yang masih tidak percaya.

“Ehm! Kenapa kau hanya melihatku?? Tak ingin menjawab pertanyaanku’kah? Kalau begitu yasudah aku lebih baik pergi saja.” Sehun bertanya lagi dengan sedikit menggoda wanita dibekapannya itu. Dan boom! Mata wanita itu mendelik terkejut dan langsung membekap erat lagi tubuh pria itu saat Sehun ingin melepaskan pelukan mereka.

“Ehh! Jangan pergi!! Namaku Lee Soo Na. Oppa bisa memanggilku Soo Na, kumohon jangan pergi biarkan aku bersamamu sebentar saja.” Wanita itu menjawab dengan cepat hingga membuat pria itu – Sehun – terkekeh dibuatnya namun walaupun berbicara dengan cepat Sehun masih bisa mendengarkan suara wanita itu, karena jujur suara wanita itu sedikit teredam akibat pelukannya yang sangat erat.

“Jadi namamu Lee Soo Na?? Ahh~ Baiklah aku tidak akan pergi, Soo Na-ah. Aku akan tetap bersamamu dan akan tetap dipeluk olehmu.” Sehun memberikan senyum manisnya setelah ia mengatakan itu kepada wanita diperlukannya. Hingga Tiba-tiba tangan Sehun sudah berada dikedua sisi wajah wanita yang bernama Soo Na, dan sedikit mendekatkan wajahnya hingga  jarak diantara mereka hanya sekitar lima senti meter saja.

“Soo Na-ah, kau tahu? Kau sangatlah cantik jika dilihat dari dekat. Aku sebenarnya terkadang suka diam-diam memerhatikanmu, walaupun dari jarak yang jauh. Aku tidak bisa menghilangkan wajah cantikmu dari pikiranku. Aku, ” Pria itu semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah wanita didepannya. Bahkan hembusan nafasnya dapat dirasakan oleh wanita yang ada tepat ada didepan wajahnya – Soo Na -.

“Aku sangat mencintaimu, Soo Na-ah. ” Seketika detak jantung wanita itu berhenti berdetak sesaat dan kini berubah dengan detakan jantung yang berdetak dengan cepat. Wajahnya jelas membuktikan bahwa ia sangat terkejut bukan main namun saat hendak berbicara sebuah bibir menuju kearah bibirnya dengan kata lain bibir pria itu hampir mau menemui bibir wanita yang ada didepannya tapi akhirnya..

Byuuuuuurr!

“Yakkkk! Soo Naa-ahh, bangun!! Ini sudah pagi! Ayo temani eomma untuk membeli sayur dipasar!! Ayooo, bangun dan cepat mandi!” Air dingin membasahi seluruh wajahku membuatku tersentak dalam tidur dan langsung terbangun dengan posisi terduduk. Mataku menatap kosong kedepan, wanita itu merasa tak percaya dengan semua ini bahwa tadi itu hanya sebuah MIMPI! M-I-M-P-I!!.

“J-jadi tadi hanya sebuah mimpi?itu tidak nyata??” Wanita itu bergumam sendirian dan membuat seseorang wanita tua yang tadi menyiram wajah Soo Na dengan se-gayung air itu menatap heran pada anaknya.

“Heyy!! Daripada kau hanya diam saja dan bergumam sendirian seperti orang gila, lebih baik kau sekarang mandi! Ayooo, sana mandiii!” Wanita tua itu yang disebut eomma menarik lengan anaknya agar cepat bergegas mandi.

“Haisshhh! Ne, eomma! Aku akan mandi, lebih baik sekarang eomma keluar saja daripada aku tidak mau menemani eomma kepasar nanti! ” Wanita yang lebih muda itupun tersadar dan menggerakkan tangannya bagaikan ia mengusir seseorang. Tidak sopan memang tapi ia sekarang sangatlah kesal,kecewa, bahkan ada sedikit rasa senang walaupun hanya sedikit.

” Baiklah eomma tunggu dibawah. Cepat-cepatlah mandi, dasar anak tidak sopan pantas saja idolamu Si Sehun itu tidak mau denganmu.” Wanita yang lebih tua itu lagi-lagi berbicara dengan sedikit mencibir diakhir kalimatnya namun ternyata masih dapat didengar oleh anaknya.

“Eommmaaaaa!!” Soo Na berteriak kencang hingga membuat wanita yang dipanggilnya itu lari terbirit-birit untuk keluar dari kamar anaknya. Dan ngomong-ngomong tentang Sehun wanita yang kini tinggal sendiri dikamarnya itu merasa amat sangat kecewa hingga membuat hatinya sakit seperti tercubit. Dia tidak percaya bahwa ini hanyalah sebuah mimpi tapi kenapa ia harus dibangunkan disaat tangung begitu. Disaat ia hampir mendapatkan sebuah ciuman dari idolanya yang selalu membuatnya tergila-gila. Wanita itu menghela nafasnya lalu..

“HUWAAAAAAAA!! TERNYATA ITU HANYA MIMPIIIIIIII!ANDWEEEEEE!!” Dan wanita itupun lagi-lagi berteriak hingga terjatuh kembali keranjangnya yang basah itu akibat air yang diberikan eommanya kepada dia. Diapun mencoba untuk tertidur berharap mimpi itu bisa dilanjutkan kembali,dan kalian pasti tahu bahwa itu tidak akan pernah bisa.

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s