[EXOFFI FREELANCE] Autumn (Chapter 5 – END)

[EXOFFI FREELANCE] Autumn#5End – (Chaptered)

Tittle               : Autumn#5End

Author            : Angestita

Length            : Chaptered

Genre              : Romance

Rating             : PG – 13

Main cast        : Sehun EXO – Alessandra (OC)

Disclaimer       : Ini hanya FF tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan idol. Ini murni karya aku, tidak mencontoh milik orang lain. Aku harap kalian tidak melakukan hal yang sama. Apabila ada kesamaan judul, alur, tokoh dan cerita itu mutlak unsure ketidak sengajaan. Aku harap kalian dapat meninggalkan jejak.

5

Matahari mulai bergerak menjauhi titik tengahnya menandakan hari kian sore. Wisatawan yang mengunjungi Tanjung Benua mulai menyudahi aksi bermain airnya dengan beristirahat disepanjang pantai. Setelah puas bermain Water Ski , Sehun memilih untuk berbaring dipantai. Sementara itu Chanyeol, pria yang jauh lebih tinggi darinya entah menghilang kemana.

Cahaya matahari sempurna jatuh diatas permukaan tubuhnya yang hanya mengenakan celana pendek. Hal ini yang membuat Sehun tampaknya ingin lebih lama berbaring disana. Menghiraukan kesibukan yang terjadi disekitarnya. Masa bodoh lah, selagi ada kesempatan untuk bermandikan cahaya matahari kenapa tidak?

Dan pemandangan Sehun yang menikmati hangatnya sinar matahari menjadi salah satu pemandangan yang menarik. Tidak hanya satu dua pasang mata saja yang sudah melirik kea rah pria itu. Entah lirikan penuh minta maupun lirikan kagum. Sehun benar-benar berhasil mencuri perhatian banyak orang.

Mungkin terdengar berlebihan, tapi pria kerwarganegaraan Korea Selatan itu memang tampang dan mempunyai tubuh yang ideal. Cukup untuk menarik hati kaum hawa.Sayang, Sehun memutuskan untuk tetap diam dan tenang.

Hingga sebuah sapaan menganggu istirahatnya.

“Hai, Sehun!” panggil Chanyeol dari jauh.

Sehun menoleh dan mendapati kawan satu perjalanannya sedang bersama seorang wanita berambut ombre dengan pakian minim. Pria itu hanya mendengus pelan sembari melambaikan tangan. Meminta kawannya untuk mendekat.

Ini bukan kali pertama Sehun melihat Chanyeol dengan seorang wanita. Jika dihitung mungkin Sehun membutuhkan waktu sepuluh menit lebih. Chanyeol dulu adalah Casanova Kampus dan dia adalah yang paling menarik yang paling menarik. Dia selalu masuk jajaran 10 Pria tampan di SNU’ setiap tahunnya dan peringkatnya selalu berada di urutan paling atas.

Seolah jabatan itu hanya untuk Chanyeol dan dirinya harus bersyukur berada di posisi Runner Up. Tapi Sehun tidak juga iri. Baginya tampan bukan segalanya dan bukan hal yang harus direbutkan. Apalagi jika ketampanan fisik harus digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna.

“Ayo nanti malam kita datang ke Club. Aku sudah lama nggak clubbing.” Ajak Chanyeol ketika dia sudah duduk disebelahnya.

Sehun memutar bola matanya, kehidupan Chanyeol dari jaman kuliah hingga kerja tak pernah jauh-jauh dari club. Seolah hidupnya hanya untuk dunia gelap itu. Sehun memang pernah menghabiskan waktu ditempat itu. Tapi tidak sesering Chanyeol. Bukan karena apa, kadang waktu yang Chanyeol tawarkan bentrok dengan jadwal yang dia miliki.

Maka jika ada waktu luang seperti ini, Sehun akan mengangguk setuju dan mereka menghabiskan semalam penuh di club. Tapi tampaknya keberuntungan tidak berpihak pada Chanyeol. Karena Sehun tidak akan datang malam ini. Dia sudah ada janji.

“Tidak, aku tidak bisa.” Tolak Sehun, “Aku sudah ada janji dari sore hingga malam nanti.”

Chanyeol terlihat kecewa tapi pria itu tidak memaksa. Dia hanya tersenyum kecut sebelum berlalu meninggalkan kawannya sendiri.

5

Pantai Jimbaran bali adalah salah satu tempat yang direkomendasikan saat berkunjung ke Bali. Maka dari itu Sehun memutuskan datang ke tempat ini bersama teman perempuannya.

“Tempat ini salah satu tempat favorite untuk melihat sunsite. Selain itu makan malam disini menunya juga sangat enak.” Celoteh dia dari seberang meja. Sehun hanya tersenyum kecil melihat tingkah wanita yang ada didepannya. Dia hanya diam sedari tadi bukan berarti kenapa-kenapa. Dia hanya bingung harus membicarakan apa? Sementara jantungnya tak bisa berkompromi. Organ itu berdetak tak menentu sedari tadi.

Hingga wanita yang sore ini mengenakan jilbab berwarna hijau muda menoleh dengan khawatir kearahnya. “Apa, oppa sakit?” pertanyaan itu keluar dengan tulus. Membuat Sehun kelabagan menjawabnya. Dia sempat terpesona dengan binar khawatir yang terpancar dari mata bening dihadapannya. Kelagat mata yang begitu tulus.

Jujur baru kali ini Sehun dipandangi dengan tatapan khawatir yang benar-benar tulus seperti ini dan mungkin ini yang membuat dia terpesona.

“Oppa?” panggil wanita dihadapannya lagi tapi sekarang dia sedikit menggoyang-goyangkan tangannya.

Sehun berdehem lembut dan mencoba tersenyum menenangkan, “Tidak aku tidak apa-apa. Jangan kawatir.” Ucapnya.

Wanita itu masih menatapnya tak percaya sebelum mengulas senyum lembut dan kembali ke posisi awal menatap sinar matahari yang memudar perlahan-lahan. Dan Sehun kembali terdiam, menikmati pemandangan terindah yang pernah dia lihat. Hingga tanpa sadar senyumnya merekah begitu saja.

“Sempurna.” Bisik Sehun tanpa sadar.

Alessandra yang tepat berada dihadapannya menoleh dengan heran, membuat untuk kedua kalinya Sehun kelagapan.

“Apa yang sempurna?” tanya Alessandra polos.

Sehun tersenyum lebar dan berkata dengan pasti, “Dua-duanya, matahari yang tenggelam dan kamu disini…”

Saat itu untuk keduanya waktu seolah berhenti, keriuhan patai Jimbaran seolah tenggelam bersama sinar matahari, meninggalkan Sehun yang menyelami kelembutan dimata Alessandra dan Alessandra yang terpaku dengan debaran jantungnya yang kian menggila. Berlatar sinar matahari yang menunggu padam, kedua makluk Tuhan itu hanya terdiam. Larut dalam keheningan yang sayangnya menghanyutkan.

Mungkin mereka tidak perlu ucapan untuk benar-benar mengutarakan perasaan satu sama lain. Terkadang cukup dengan cara yang sederhana, kita mampu menangkap kejujuran orang lain. Seperti yang Sehun dan Alessandra lakukan.

END

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s