[EXOFFI FREELANCE] Yours

fx-krystal-pink-tape.png

Yours

Dinopeach

Kai Kim. Krystal Jung.

Romance

PG-15

Drabble

Selamat menikmati, dan hargai karya penulis ya.

Fanfic ini juga pernah dipulish di sini bersama fanfic-fanfic saya yang lain.

.

.

.

.

.

.

Krystal menatap pantulan wajahnya pada cermin rias di depannya. Rambut panjangnya digerai menutupi bahunya yang terbuka. Gaun merah membalut tubuhnya dengan pas.

“Kau harus kembali, Jongin-ah.” ucap wanita itu saat didengarnya suara pintu kamar mandi dibuka. Kai dengan tubuhnya yang setengah basah keluar dari sana. hanya dengan handuk yang melingkari pinggangnya, pria itu mendekat pada Krystal, memegangi pundak wanitanya.

Kai menurunkan kepalanya, menjatuhkannya pada bahu Krystal, “Mau ke mana? Cantik sekali.” rayunya sambil sesekali menciumi pundak Krystal.

“Cepat pakai bajumu, Taemin akan datang kemari menjemputku” Krystal dapat melihat raut wajah Kai mengeras dan selanjutnya merajut langkah menjauhi Krystal. Pria itu melangkah pada lemari besar di sudut kamar lalu berganti di sana. Membiarkan krystal kembali mendapati tubuh atlestisnya yang memukau walau sudah berkali-kali wanita itu menikmatinya.

“Tak bisa kah kau memutuskannya?” Kai menautkan sisa kancing kemejanya. Dari pantulan cermin, Krystal masih dapat melihat wajah Kai yang datar. Sudah berkali-kali Kai memintanya untuk memutuskan hubungan dengan Taemin, kekasihnya, dan Krystal tak pernah menanggapi hal itu.

Bagi Krystal, Kai dan Taemin itu dua bagian tubuhnya yang hilang. Jika ia melepas Taemin, tubuhya akan lemah, begitu pula yang ia rasakan jika harus menjauh dari Kai yang hanya jadi tempatnya mengadu. Taemin memang kekasihnya, tapi ia tak pernah merasa hubungannya dengan Taemin harus dibilang sebagai kekasih.

Jika dipikir-pikir, Krystal tak sepenuhnya membutuhkan Taemin.

Krystal mendesis ketika ia menyadari kalau ucapan Kai akhir-akhir ini sudah mempengaruhi pikirannya. Krystal memutar posisi duduknya menghadap Kai yang memasang dasi hitam di lingkar lehernya. Pria itu selalu membuat Krystal menganga dengan auranya.

“Kau benar.” Krystal berucap pelan, namun sempat sampai ke rungu Kai sehingga pria itu memutar tubuh menghadapnya.

“Hah?”

“Ku pikir, aku memang harus melepas Taemin,” mata Kai seketika membulat, langkahnya cepat mengarah pada Krystal, “Aku akan melepas Taemin.” ulang Krystal meyakinkan Kai yang masih menatapnya terkejut.

Kai sama sekali tak membuka mulut menanggapi perkataan Krystal, hingga Krystal meraih ponselnya di meja rias dan berencana menghubungi Taemin guna membatalkan pertemuan mereka hari ini. Baru saja Krystal meletakkan ponsel di telinga, menunggu panggilannya terhubung dengan Taemin, Kai meraih benda itu dengan cepat dan menekan tombol merah, membuat panggilan yang belum sempat terhubung akhirnya terputus.

“Kenapa?” Krystal berucap sambil memandang Kai yang memasang wajah  geram.

“Aku tak ingin kau mempermainkan perasaanku, Jung.” Kai mencengkram kedua bahu Krystal, menarik wanita itu berdiri berhadapan dengannya.

Krystal tersenyum tipis, sangat manis, lalu tangannya naik membelai rahan Kai, “Memangnya aku pernah? Bukannya kau?” perkataan Krystal berhasil membuat sebelah alis Kai terangkat, tak berhasil memahami maksudnya.

Krystal memeluk Kai, menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Kai yang selalu jadi alasnya di waktu  malam, “Kau sudah membuatku di ambang kematian, Jong. Kau membuatku ada di antara perasaanku padamu dan Taemin, aku sudah resah bertahun-tahun. Aku terlalu takut untuk memilih di antara kalian.”

Pelukan Krystal pada Kai makin erat.

“Dan sekarang aku tahu, walaupun Taemin kekasihku, tapi dia bukan segalanya untukku. Tapi kau, Jong, aku mencintaimu.” Krystal mendongkak menatap Kai. Pria itu tersenyum hangat sambil menangkup wajah Krystal dan berniat menciumnya sebelum dering dari ponsel Krystal mengganggu.

Nama Taemin tertera di sana.

Krystal membiarkan Kai untuk menekan tombol hijau dan berucap lancang, “Menjauh dari Krystal, bro. Dia milikku sekarang.” setelahnya Kai segera mematikan panggilang sepihak, bahkan sebelum Taemin berucap.

Kai kembali berfokus pada wanita yang masih mendekap tubuhnya, bukan kembali melanjutkan kegiatannya yang terhenti oleh panggilan dari Taemin, Kai justru mengangkat pinggang Krystal tinggi-tinggi.

“Aku mencintaimu.” Kai mencuri ciuman kilat sebelum menghempaskan tubuh ringan Krystal di atas ranjang, menindihnya layaknya semalam.

“Aku lebih mencintaimu.”

Persetan dengan kantor, Kai bisa melemparkan tugasnya pada Chanyeol. Yang terpenting sekarang bagaimana ia melalui paginya yang hangat dengan Krystal di bawahnya.

Persetan dengan Taemin, Krystal lebih suka Kai. Yang terpenting sekarang Krystal tak lagi berurusan dengan resah berkelanjutannya. Kai di sini, di atasnya, tidak ada lagi alasan untuk resah.

.

.

.

.

.

END

.

Cerita sekali duduk selesai. ARRRGH! Gak tau harus nulis yang gimana!! Mandek sumpah! Ini nulisnya pas liburan, jadi ada niatan buat nikmatin libur yang amit-amit limited edition banget, juga ada niatan buat ngisi liburan dengan menulis cerita dan coret-coret buku gambar, endingnya dua-duanya ngadat!! Teracuni dengan nikmat liburan pokoknya! Jangan dicontoh ya, manfaatkan liburan kalian sebaik mungkin, itupun juga kalau ada.

Pftt! Ini ceritanya agak nganu, ditulisnya siang-siang pula, sambil dengerin White Noise-nya EXO.

Udah ah.

.

Tinggalkan komentar yaa, sebagai apresiasi kalian serta penilaian tersendiri bagi penulis. Komen kalian sangat berharga loh, beneran ._.v

Kalo ada kesalahan entah typo(s) atau lainnya, mohon koreksinya semuaaa.

Sekian, terima kasih.

-Dinopeach-

 

Iklan

Satu pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Yours

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s