[EXOFFI FREELANCE] LOST – Chapter 1

POSTER LOST

LOST

Author : Mimosa

Main Cast : EXO OT12

Genre: Adventure

(maybe can be added next time)

Length : Chaptered

Rating : General

Disclaimer :

“90% imajinasi sendiri, 10% realita dan sisanya hanya Tuhan yang tahu.”

Intinya, fanfic ini karya orisinil penulis dan publish perdana di WordPress EXOFFI.

Summary :

“EXO, EXO, khayalan atau kenyataan?”

Author’s note :

“Hola! This is my very 1st time fanfic. Tiba-tiba datang mimpi yang asimetris macam fanfic ini (biasanya juga mimpi aneh-aneh sik). Maafkan masih banyak salah sana-sini, newbie sih ya (padahal sendirinya terakhir baca fanfic 2012 hehehehe). Komennya jangan jahat-jahat ya gaes (ampun). Hope you’ll enjoy it!”

 

“WHOA MEWAHNYA. Yeokshi SM.” batin Baekhyun.

Pertama kali baginya menjejakkan kaki di gedung SM sebagai trainee. Ia melenggang masuk dengan percaya diri. Kakinya terhenti mendengar dentuman beat di sebuah ruangan yang gelap. Ia pun masuk dan dihadapannya seorang lelaki sedang berlatih dance tanpa adanya sinar lampu. Ia pun duduk sambil memperhatikan gerakan dance lelaki tersebut. Dari pantulan cermin lelaki tersebut sadar dirinya sedang diperhatikan, ia pun berhenti dan berbalik arah.

“Apakah kau mau berlatih juga?” tanya lelaki tersebut.

“Ah aku hanya ingin melihat.” jawab Baekhyun.

Palli geum nagajuseyo.”

“Itulah pertama kalinya saya bertemu dengan Lay hyung.” cerita Baekhyun yang disambut tawa member EXO di sebuah interview TV.

“Wah padahal itu hari pertama-mu menjadi trainee ya. Lalu mengapa kau mengusirnya Lay?” tanya sang MC sambil tertawa.

“Ah saya memang tipe orang yang berlatih dance di ruangan yang gelap. Saya juga malu jika dilihat orang lain. Saat itu Baekhyun tiba-tiba datang lalu duduk. Kupikir dia ingin berlatih ternyata tidak jadi aku memintanya keluar.” jawab Lay menjelaskan.

“Tapi hyung itu hari pertamaku bergabung dengan grup dan aku merasa seperti diusir.” jelas Baekhyun diiringi tawa member lainnya.

Baekhyun-ssi ku dengar trainee-mu hanya satu tahun? Benarkah?” tanya MC.

Ne. Saya dan Chen yang terakhir bergabung dengan grup. Bahkan saya dan Chen berada di audisi yang sama. Saat itu aku pikir Chen-lah yang akan lolos. Tapi akhirnya kami berdua ada disini.”

“Lalu bagaimana dengan yang lainnya?” lanjut sang MC.

“Rata-rata 4-5 tahun, Suho hyung yang terlama 7 tahun, sedangkan D.O 2 tahun.” Chanyeol menjelaskan.

Hari ini seperti hari-hari kemarin. Rasanya pekerjaan selalu ada. Promosi comeback di acara musik yang berbeda setiap harinya, interview TV, reality show minggu-an, jadwal radio hingga tengah malam, pemotetran majalah saat akhir pekan, sampai tawaran iklan yang hanya 1 menit tapi bisa shooting seharian. Kurang lebih beginilah menjadi idol. Bisa dibilang kami super-sibuk lebih-lebih dibandingkan CEO perusahaan. Weekend, hari libur, pergantian musim, hingga akhir tahun  selalu penuh jadwal. Yah beginilah proses menggapai mimpi yang membawaku hingga di titik ini.

Setahun yang lalu kami debut sebagai EXO dengan 12 member.

Xiumin, hyung no.1, ia diberkati wajah yang sepertinya anti-aging.

Luhan, hyung no.2 si Rusa Beijing.

Kris, hyung no.3, EXO’s tower.

$uho, hyung no.4, uri-Leader.

Lay, hyung no.5, Unicorn Healing.

Baekhyun, hyung no.6, Beagle Line.

Chen, hyung no.7, Chen-sing machine.

Chanyeol, hyung no.8, Main Rapper yang tidak terlihat seperti hyung.

DiO, hyung no.9, aktor kebangsaan EXO.

Tao, hyung no.10, Kungfu Panda.

Kai, hyung no.11 si Raja Teaser.

Dan aku sang Magnae, Sehun-imnida!

Pagi yang teramat biasa menyambut musim dingin disini. Pulang di sepertiga malam dan bangun saat orang lain sibuk subuh berjamaah. Schedule terasa 3x lipat sibuknya setelah grup kami tiba-tiba mendapat daesang. Rookie broke record ‘one million seller’ after 12 years. Twelve. Begitulah yang tertulis di media, tentunya terasa bombastis di zaman orang yang lebih memilih illegal-download ini. Entah memang karena lagu kami yang enak didengar atau wajah kami yang sedap dipandang. Banyak orang yang hanya melihat tampang kami, yeokshi ABG zaman millenium. Tapi sumpah kami berlatih lebih keras dari siapapun.

Banyak yang menilai kami termasuk idol yang beruntung. Debut dibawah agensi besar seperti SM, sukses lewat jalan pintas yang dibuat senior kami dengan bersimbah darah, punya wajah yang diatas rata-rata (katanya sih). Tapi dibalik itu semua, wah jangan ditanya. Neraka setiap hari kami lalui. Kata orang hubungan grup kami sangat payah, walaupun kami menyangkalnya dan bersikap seolah-olah kami sangat dekat. Jujur saja, sebagai magnae, melihat interaksi antar-hyung memang ada kecanggungan, tapi memang saat camera on tiba-tiba kami bisa bersikap seperti saudara yang sudah tak bertemu 10 dekade. Namun, saat schedule hari itu selesai dan kami ada dalam satu mobil maka keheningan selalu menyelimuti kami, kami hanya akan memilih diam atau tertidur sampai tiba di tempat berikutnya.

Hingga akhirnya kami berada pada satu situasi yang belum pernah kami lalui.

“Ini dimana ya?”

Hallo!” sapa makhluk aneh bermata tiga. (Ini bukan dajjal tapi ya!)

WUAH! Kukira dia boneka!”

“Jaga bicaramu anak muda. Selamat datang! Kalian telah tiba di planet ini.”

“Planet ini? Memangnya kami ada dimana?”

“Tenang saja kalian masih satu wilayah dengan bumi. Tapi maaf saja, memori kalian di bumi sementara akan menghilang selama kalian menghirup gas disini. Kalian hanya akan mengingat informasi diri kalian masing-masing lewat layar yang muncul di lengan kalian. Faktanya sekarang, kalian ber-12 akan menjalani tes tentang kemampuan yang kalian miliki.”

“Wilayah? Bumi? Tes? Kemampuan? Kemampuan apa ya?”

“Ah iya kalian kan lupa ya apa yang ada di bumi. Jadi ketika di bumi kalian memiliki kekuatan yang tidak dimiliki manusia lainnya. Coba kalian arahkan tangan kalian ke depan dan lihat apa yang terjadi.”

WUAH TANGANKU TERBAKAR!!!” teriak satu anak saat tangannya tiba-tiba muncul api.

“Itu bukan terbakar anak muda. Kekuatanmu berupa api. Jika kau penasaran akan informasi sesuatu, kau hanya perlu mengarahkan lenganmu ke arahnya.”

Anak yang mengeluarkan api lengannya tertulis, ‘Park Chanyeol, 27 November 1992.’

Anak yang termuda, Sehun, mengarahkan lengannya ke arah Chanyeol, dan tiba-tiba muncul tulisan ‘kau terbiasa memanggilnya hyung’.

“Oke-oke paham ya sekarang! Jadi gunakanlah lengan kalian untuk mengetahui informasi teman kalian masing-masing. Semoga berhasil!” tiba-tiba makhluk aneh itu melompat ke sebuah awan terbang dan menghilang.

Di tempat asing dengan makhluk super-asing. Disinilah aku dan ke-11 orang yang ku panggil hyung.

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s