[PROLOGUE] BEFRIEND — Pampin Honnor

Befriend All

BEFRIEND

| BY PAMPIN HONNOR |

 

Menjadi berandal bukanlah masa depan. Berkelahi dan babak belur bukanlah hobi yang menyenangkan. Dan rokok bukanlah pula jajanan anak sekolahan yang enak dan murah. Tetapi, mereka —Oh Sehun, Kim Jongin dan Park Chanyeol— tetap melakoni kebiasaan-kebiasaan buruk itu, walau tahu apa yang dilakukannya adalah salah.

 

With Sunny Kim (OC/ YOU), Oh Sehun (EXO), and Kim Jongin (EXO)

Jung Soojung, Park Chanyeol

Friendship, hurt, romance, school life, violence

Rated by General in Chaptered Length

Reading list : [00 : Prologue] — Now

☆|||■■■|||■■■|||■■■|||☆

Anak-anak muda sekarang tidak lagi mengasah otak mereka saat di sekolah. Melainkan, mengasah kekuatan otot mereka untuk berkelahi dan membuli yang lemah.

 

“Aku merinding mendengar kalimat barusan. Beraninya reporter itu menghinaku!”

 

Generasi penerus kita, anak emas kita, tidak lagi berebut memperebutkan sebutan ‘juara kelas’, melainkan ingin menjadi penguasa sekolah.

 

“Aku tidak seperti itu, bung! Aku ini pintar berkelahi tapi, kepalaku juga pintar. Otakku pintar … pintar mengelabuhi musuh,” protesnya berlagak seperti orang marah namun, ada tawa di akhir kalimatnya.

 

Saya selaku reporter yang melihat langsung lokasi kejadian, sangat menyayangkan tindakan-tindakan sang penguasa sekolah cilik kita. Karena dia … satu nyawa melayang. Karena sang penguasa sekolah itulah anak tidak berdosa mengakhiri nyawanya dengan … bunuh diri.

 

DEG~

 

Park Chanyeol tidak lagi mengomentari kalimat sang reporter. Dia bungkam. Raut wajahnya berubah tegang menyimak berita terbaru itu. Dia sungguh-sungguh tidak membenarkan aksi membuli secara berlebihan. Karena membuli salah satu penyebab hilangnya banyak nyawa terbesar di negaranya.

 

“Moona-ya ….”

 

“Apa kau merindukannya?”

 

☆|||■■■|||■■■|||■■■|||☆

“Enyah kau! Enyah kau dari dunia ini!”

 

“Jongin-ah, sudah hentikan!”

 

Kim Jongin mengabaikan teriakkan gadisnya. Karena saat ini yang dia rasa, kepalanya panas, hatinya panas.

 

“Aku tak apa-apa, sayang. Sudah hentikan! Kau bisa membunuhnya!”

 

Dua kepalan itu tidak lagi mengayuh ke wajah orang, melainkan berhenti mengambang di udara. Dia ragu untuk melayangkan beberapa tinjuan lagi. Karena saat ini Jongin bisa melihat orang yang ada di hadapannya, orang yang sedang dihajarnya, diam tidak melawan. Orang itu nyaris sekarat.

 

“Kau tak apa-apa kan? Mana yang sakit?”

 

Jongin bisa merasakan sentuhan lembut itu mengenai dua pipinya. Sepasang irisnya yang semula tajam ingin membunuh perlahan melunak setelah mendapat perlakuan lembut dari kekasihnya. “Aku tak apa-apa,” katanya pelan.

 

“Ayo pulang.”

 

Jongin mengangguk dengan gerakan kecil. Lalu berjalan pelan beriringan menyusuri lorong sempit dengan satu lengannya dia gunakan untuk memeluk bahu kekasihnya. “Sekali lagi jika dia mengganggumu, aku akan membunuhnya,” ancamnya dengan tatapan kosong. Pikirannya saat ini tidak sedang bersamanya. Melainkan, melambung jauh bersama seorang yang jauh di sana.

 

“Jika kau membunuhnya … kau sama saja menyakiti Moona.”

 

“Moona?”

 

 

☆||| B | E | R | S | A | M | B | U | N | G |||☆

Sampai jumpa di episode 1 😀 😀 😀

Iklan

8 pemikiran pada “[PROLOGUE] BEFRIEND — Pampin Honnor

  1. Ping balik: [01] BEFRIEND – Pampin Honnor | EXO FanFiction Indonesia

  2. Siapa?? Siapa mona? Mengapa ia terlihat sangat penting? Siapa dia sebenarnya? rap monster yg trasgender(?) menjadi rap moona?/apalah ini_-

    Penasaran kakkk>_<
    goodluck e ya kak:v

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s