[EXOFFI FREELANCE] I’m Happy – Ficlet

I'm happy

Title: I am Happy
Author: aliensss
Cast:
Kim Sae Jin (oc)
Park Chan Yeol (exo)
Genre: Fluffy, absurd
Length: ficlet


Disclaimer: semua cast punya yang berhak atas mereka. Cerita punya author. Ide pasaran. Cerita dibuat untuk hiburan semata. Pernah di publish di sini
Don’t bash me,
Happy Reading !!!

Summary
Caraku memang berbeda,tapi aku tetap bahagia,

Story beginauthor pov

“chan, jangan duduk disini !” usir Sae Jin pada Chanyeol yang baru saja datang dan langsung duduk disampingnya. Saat ini mereka ada dilantai 2 kampus.
“kenapa? Kau tidak suka aku disini?” tanya Chanyeol
“bukan. jangan duduk disini, geser sedikit !” Sae Jin mendorong bahu Chanyeol dengan jari telunjuknya
“kenapa? Apa bedanya jika aku duduk disini, dan duduk disini?” tunjuk Chanyeol pada tempat di sebelahnya
“sudahlah. Biar aku saja yang pindah “ Sae Jin berpindah. Gadis itu duduk dengan jarak 3 ubin dari Chanyeol.
“yaah, kau benar-benar aneh. Apa bedanya? Kenapa kau tidak ingin duduk dekat denganku? Kau sudah tidak menyukai-ku lagi?!” tanya Chanyeol dengan kesal
“bukan begitu. Aku hanya tidak nyaman jika seseorang duduk di sebelahku dengan  jarak sedekat itu” jawab Sae Jin
“bahkan jika itu aku? aku?? “ tanya Chanyeol tidak percaya sambil menunjuk dirinya sendiri
“hmm” Sae Jin mengangguk
“aku benar-benar menyukai orang yang tidak normal”kesal Chanyeol
“aku normal. Apa kau kira aku ini gila?”
“lalu kenapa kau seperti ini? kau bahkan tidak ingin duduk dekat denganku. Apa kau juga akan menolak jika aku peluk?”
“tentu saja! Untuk apa kau memelukku?? Jangan melakukan itu! aku akan membunuhmu !” Sae Jin berdiri dan mengancam Chanyeol
“kau benar-benar tidak wajar. Sudahlah, ayo pulang!” Chanyeol menarik tangan Sae Jin
“yaah, lepaskan tanganku.” Sae Jin menarik tanganya dari Chanyeol
“kenapa lagi sekarang?” wajah Chanyeol benar-benar sangat frustasi. Apa mau Sae Jin?
“kau menyentuhku, aku bisa jalan sendiri. Lepaskan tanganku !!” jawab Sae Jin tidak kalah frustasi
“aaaaargh……………..” Chanyeol berteriak mencoba meluapkan rasa kesalnya sambil mengacak rambutnya

Next day
Ponsel Chanyeol berdering, sebuah pesan
From: the aliens
‘kau sudah tiba dirumah?’
“dasar orang aneh. Aku tidak pernah mengerti dengan jalan pikiran orang ini” ucap Chanyeol sambil mengetik balasan pesan untuk Sae Jin.
Sae Jin segera membuka pesan dari Chanyeol. gadis ini memang sedang menunggu pesan dari pria itu
From: the human
‘apa sekarang kau perduli padaku?’
“apa maksud orang ini? omel Sae Jin setelah membaca pesan dari Chanyeol. Dan setelah itu mereka saling berkirim pesan yang isinya adalah perdebatan
‘aku sudah tiba dirumah. Memangnya kenapa?’
‘kakimu baik-baik saja?’
‘memangnya kenapa kakiku?’
‘kau marah karena aku tidak memapahmu tadi?’
‘tidak’

Setelah Chanyeol mengirim pesan tadi, selanjutnya Sae Jin tidak membalas lagi. Chanyeol bingung, ia mengirimi Sae Jin pesan lagi tapi tetap saja gadis itu tidak membalasnya. Chanyeol akhirnya menghubungi Sae Jin, tapi Sae Jin tidak menjawab. Benar, Chanyeol memang menyukai orang tidak normal. Mereka pacaran, tapi Sae Jin tidak suka bila Chanyeol duduk di sebelahnya. Gadis itu juga tidak suka saat Chanyeol memegang tangannya. Alasannya? Mari kita tanya Sae Jin
“kenapa lagi dia sekarang? Tunggu, harusnya dia yang berusaha menghubungi aku. kenapa jadi aku yang terlihat seperti orang yang bersalah?” omel Chanyeol
Chanyeol terus mencoba menghubungi Sae Jin hingga pukul 4 sore. Tiba-tiba suara bel rumah terdengar. Chanyeol keluar dari kamarnya dan berjalan dengan lumayan pelan menuju pintu. Kaki pria ini terkilir kemarin.
Saat Chanyeol membuka pintu, ia sangat terkejut melihat siapa yang datang. Itu Sae Jin.
“kau?” ucap Chanyeol dengan wajah heran. Sae Jin hanya memandang Chanyeol dengan wajah sedih. Sae Jin menyesal karena tidak membantu chanyeol kemarin. Jika saja Sae Jin mau memegang tangan pria itu dan menariknya maka Chanyeol tidak akan jatuh dan kakinya tidak akan terkilir. “kau sendirian? Siapa yang mengantarmu?” tanya Chanyeol.
“aku sendirian” jawab Sae Jin
“apa??” Chanyeol semakin terkejut.“kau tidak naik mobil? Lalu, ka-“
“aku naik bus”
“apa??” suara Chanyeol bisa saja membuat gendang telinga seseorang pecah sekarang. Tentu saja, Sae Jin tidak pernah keluar rumah sendirian. Apalagi menggunakan transportasi umum. “kenapa? Mau apa kau kemari? Apa tidak bisa kau lakukan besok dikampus? Ada  a-“
“maaf..”
“hmm?”
“maaf. aku tidak membantu-mu kemarin. Maaf karena aku tidak membantumu berdiri, dan juga tidak memapahmu menuju mobil saat kakimu terluka kemarin”
“kau datang untuk mengatakan itu?”
“hmm. Aku sudah mengatakannya. Aku harus pulang sekarang. Aku pamit. Jangan banyak berjalan.” Ucap Sae Jin kemudian berbalik berniat pergi. Namun detik kemudian, gadis itu kembali menatap Chanyeol“Chanyeol, maaf” ucap gadis itu lagi sambil menarik jari kelingking Chanyeol, dan kemudian pergi.
Sebuah senyuman menghiasi wajah Chanyeol setelah Sae Jin pergi.“kau sangat menyayangiku. Dasar orang aneh “ ucap Chanyeol masih dengan senyuman“aish, bagaimana cara orang itu pulang?”

¶ ¶ ¶ ¶ ¶¶
“Sae Jin-ah, apa kau bahagia bersamaku?” tanya Chanyeol. mereka sedang duduk disebuah bangku saat ini
“tentu saja.” Jawab Sae Jin dengan wajah senang
“kenapa aku tidak?”
“hmm? Kau tidak bahagia?”
“hmm. Aku tidak bisa duduk tepat disebelahmu. Aku tidak memegang tanganmu. Aku tidak bisa memelukmu. Aku bahkan tidak bisa memandangmu. Bagaimana aku bisa bahagia? Apa aku menyukai hantu?”“ Kau sendiri? Apa kau tidak pernah punya keinginan hanya untuk sekedar memegang tanganku? Kau bahagia sekarang?”
”sangat. Aku sangat ingin. Tapi, dibanding memegang tanganmu, duduk berdekatan denganmu, atau memelukmu, aku lebih menyukai melihatmu tersenyum karenaku.” Sae Jin menatap Chanyeol dengan wajah senangnya
“yaah, apa ini? kenapa kau tersenyum seperti itu? kau ingin melihatku melakukan sesuatu yang aneh?”
“kau tahu? Bahkan hanya jika aku melihatmu, aku sudah merasa sangat bahagia. Duduk disebelahmu dengan jarak seperti ini saja, aku sudah sangat merasa bahagia. Memegang tanganmu? Memegang jari kecilmu ini saja, aku sudah sangat bahagia. Memelukmu? Aku lebih suka menarik ujung kaosmu ini,” ucap Sae Jin sambil menarik ujung kaos Chanyeol. Masih dengan senyuman bodohnya itu“caraku memang berbeda. Aku ini memang tidak seperti orang kebanyakan, tapi percayalah. Aku bahagia dengan caraku ini. Aku bahagia dengan caraku menyukaimu”
“yaah, kubilang jangan tersenyum seperti itu! Sae Jin –ah, sekali ini saja eoh? Izinkan aku memelukmu. Sekali ini saja. Aku benar-benar ingin memelukmu sekarang,” pinta Chanyeol dengan wajah memelas
“aku tidak mau.” kata Sae Jin sambil berdiri. Tanpa aba-aba Chanyeol memeluk Sae Jin“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………” Sae Jin berteriak histeris karena Chanyeol memeluknya sekarang.
“maaf, sekali ini saja” ucap Chanyeol masih memeluk Sae Jin
“Park Chan Yeol, lepaskan aku……” Sae Jin berusaha mendorong Chanyeol
“aku benar-benar menyukai orang yang tidak normal..”
“kau bilang apa? apa maksudmu aku mengalami gangguan mental?” tanya Sae Jin setelah Chanyeol melepasnya
“hmm. Kau tidak normal..” ucap Chanyeol sambil tertawa dan segera berlari dari sana
“kau!!! Aku akan menunjukkan seberapa tidak normalnya aku! Chan, bersiaplah kehilangan rambutmu hari ini!” kata Sae Jin sambil berlari mengejar Chanyeol

Fin

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s