[EXOFFI FREELANCE] CARNIVORA-DESTINY-TWO

canivora

TITTLE:CARNIVORA-DESTINY-TWO

AUTHOR:YELLOWPARTNER

LENGTH:Chaptered

GENRE:TRAGEDY,SAD ROMANCE

RATING:PG-17(Sewaktu- waktu bisa berubah)

MAIN CAST:KAI,KRYSTAL

ADDITIONAL CAST:Just find it…

Poster by AL KINDI@EKF

Masih ingat dengan kematian Do minsoo?

Yap, kau benar

 

Berita kematian Do minsoo yang kepalanya di temukan di wastafel dan badannya diatap sekolah tanpa jari-jari kaki tentu saja langsung membuat heboh Seoul. Ini jelas pembunuhan sadis yang terjadi dalam kurun waktu ini. Dan tentu saja semuanya berdampak pada sekolah. Para siswa takut untuk datang dan hampir separuh siswa membolos. Termasuk Jung soojung.

 

Soojung terus mengurung dirinya dikamar dan enggan keluar. Park jiyeon menganggap temannya itu merasa bersalah atas kematian Do minsoo. Nyatanya Soojung tidak merasa bersalah sama sekali. Ia hanya takut dan ngeri ketika membayangkan apa yang Jongin lakukan pada Do minsoo. Membayang Jongin memenggal kepala Do minsoo saja Soojung sudah mual. Namun bayangan dimana Jongin dengan seringai menyeramkannya melepaskan jari kaki Minsoo satu persatu muncul tanpa dipinta. Alhasil Soojung harus bolak-balik kamar mandi untuk muntah. Sekarang ia terlihat seperti seorang wanita yang sedang mengalami morning sickness.

 

Aku akan menagih ini suatu saat nanti

 

Soojung benar-benar takut saat perkataan Jongin itu otomatis terulang dalam otaknya. Suara huskynya yang innocent namun berbahaya itu sungguh membuatnya paranoid. Tapi ia tidak menceritakan hal ini pada siapapun. Termasuk Park jiyeon sahabatnya. Padahal Soojung adalah tipe gadis pengadu yang ingin menang sendiri. Cengkraman aura kegelapan Kim jongin tidak mau melepaskannya bahkan untuk bercerita pada ibunya sendiri. Dan disinilah ia, meringkuk diatas ranjang sambil memeluk lutut. Lusuh dan menyedihkan.

***

Do minsoo hanya punya seorang kakak lelaki yang terlihat tidak peduli padanya. Meskipun usia mereka hanya terpaut satu tahun ia dan kakaknya tidak akrab sama sekali. Namun saat mengetahui adiknya mati mengenaskan, Do kyungsoo-kakak laki-laki Minsoo-mengamuk dan bersikeras agar pelakunya ditangkap. Ia bahkan menangis dan bersimpuh di lantai. Membuat siapa saja yang melihatnya pasti merasa sangat iba.

 

Ayolah, yang orang ketahui tentang Do minsoo dan Do kyungsoo sangat sedikit. Kyungsoo tampak sangat acuh dan tidak peduli pada adik semata wayangnya bahkan pada dirinya sendiri. Padahal sebenarnya ia sangat peduli bahkan sangat menyayangi adiknya.

 

Tentu saja aku tahu semuanya.

 

Do kyungsoo berhenti dari sekolah padahal ia memiliki potensi luar biasa dan selalu ditempatkan pada posisi depan calon penerima beasiswa. Namun ia melepaskannya untuk fokus bekerja dan menghidupi serta menyekolahkan adiknya. Minsoo tidak pintar seperti dirinya. Bahkan Minsoo bisa dikatakan memiliki sedikit keterbelakangan mental. Tapi Kyungsoo tetap keras kepala menyekolahkannya ke sekolah umum. Ia hanya ingin membuat adiknya berbaur dengan orang normal bukan malah dibunuh seperti ini.

 

Maka Kyungsoo benar-benar tidak akan memaafkan siapapun yang telah melakukan hal sekejam itu pada adiknya. Jika ia bertemu si pembunuh maka ia akan membunuhnya dengan tangannya sendiri. Masa bodo dengan para polisi. Hidupnya telah berakhir tepat ketika ia mendengar bahwa adiknya telah mati.

***

Soojung memberanikan diri untuk pergi ke sekolah dan mencari Kim jongin. Seingatnya saat di aula Jongin terus menempel pada si pangeran. Apakah mereka berteman? Mereka tampak sangat dekat bahkan sudah seperti sepasang kekasih. Jadi Soojung memutuskan untuk menemui Sehun terlebih dahulu lalu menanyakan keberadaan Jongin.

Soojung menunggu di depan kelas Sehun yang berada tepat di depan kelasnya. Tak lama Sehun muncul bersama seseorang yang Soojung cari.

 

Tiba-tiba nyalinya ciut begitu saja. Dengan cepat ia masuk kelasnya namun seseorang menahan tangannya.

“Kurasa kau mencari temanku” ujar Oh sehun dingin dengan wajah datarnya.

 

Soojung menggeleng lalu buru-buru masuk kelas. Ia segera duduk di kursinya dan menempelkan wajahnya ke meja. Jantungnya berdebar dan keringat dingin mulai menuruni pelipisnya. Tadinya ia pikir menemui Kim jongin bukan masalah besar. Tetapi setelah tahu apa yang ia lakukan pada teman sekelasmu dan kau selalu mengingatnya saat menatap wajahnya atau mendengar suaranya semuanya menjadi begitu menakutkan.

 

“Jung soojung!”

 

Soojung mendongak saat namanya dipanggil. Sesaat ia tercekat dan tidak bisa berkutik saat orang itu menyeretnya keluar kelas dan entah kemana. Di tengah jalan Soojung baru sadar kalau orang yang menyeretnya adalah Kim jongin. Dengan kalut ia berusaha melepaskan diri karena sepertinya Jongin akan membawanya ke tempa sepi. Demi kepala Do minsoo yang ditemukan di wastafel saat ini Soojung sangat ketakutan. Namun sekuat apapun ia mencoba melepaskan diri Kim jongin tetap bisa menyeretnya.

 

Mereka sampai diatap sekolah. Perasaan takut tadi semakin menjadi ketika Soojung ingat bahwa tubuh Do minsoo ditemukan disini. Badannya bergetar dan kakinya lemas. Hampir saja ia bersimpuh jika Jongin tidak menahan tubuhnya. Jongin membantunya berdiri lalu menuntunnya untuk duduk di kursi rusak yang telah kehilangan satu kakinya. Ia berjongkok  di depan Soojung dan menahan kursi itu agar Soojung tidak terjengkang ke belakang.

 

“Apa yang ingin kau bicarakan denganku?” tanya Jongin dengan suaranya yang menggemaskan. Matanya menatap lurus ke dalam iris mata Soojung yang bergetar.

 

Soojung ingin sekali mengelak dari tatapan itu namun entah kenapa ia tidak bisa melakukannya. Seperti ada sihir yang membuatnya tidak bisa bergerak meskipun ia mengerahkan seluruh kekuatannya. Soojungpun tidak menjawab pertanyaan yang keluar dari bibir sensual Jongin.

 

“Itu memang aku”.

 

Tubuh Soojung menegang setelah mendengar pengakuan Jongin. Ia bukan gadis bodoh yang akan bertanya apa maksudnya. Karena tentu saja ia paham betul dan kepahaman itu malah membuatnya semakin ketakutan.

 

“Kumohon jangan bunuh aku!” mohonnya. Bibirnya bergetar saat berbicara.

Jongin menggeleng. Bibirnya membentuk sebuah senyuman manis. Demi jari-jari kaki Do minsoo yang hilang Soojung tidak dapat memungkiri bahwa saat itu Jongin terlihat seperti anak remaja biasa. Bukan seorang pembunuh.

 

“Kau takut padaku?” tanya Jongin tanpa mengindahkan permohonan Soojung tadi. Refleks Soojung mengangguk cepat. Dan ia bisa mendengar Jongin terkekeh.

 

“Aku tidak akan membunuhmu, aku akan pindah dari sekolah ini”. Jongin berdiri dan hampir membuat Soojung terjatuh karena ia melepaskan pegangannya pada kursi tak berkaki itu. Meskipun dia dengan cepat langsung menahan tubuh Soojung, tetap saja gadis itu merasa kaget dan langsung memeluk leher Jongin untuk berpegangan. Mereka terdiam sebentar sebelum Jongin membenahi posisinya dan membantu Soojung berdiri.

 

Setelah itu Kim jongin meninggalkan Jung soojung seorang diri diatap sekolah. Karena kakinya masih lemas Soojung memutuskan untuk berjongkok dan bernafas. Saat Jongin ada tepat di depannya tadi ia merasa bahwa ia hanya menghirup 30% oksigen yang harusnya ia dapatkan. Aura orang itu sangat mencekam. Dan membuat Soojung cukup tertekan.

***

Perkataan Jongin ternyata benar. Keesokan harinya saat Soojung kembali kesekolah ia mendengar berita bahwa Oh sehun dan Kim jongin pindah sekolah. Berita itu ia dapat saat dengan sengaja ia menguping pembicaraan Bae suzy teman sekelas Sehun yang merengek di kafetaria karena ditinggalkan oleh Sehun. Ia terus mengatakan omong kosong bahwa ia dan Sehun seharusnya berkencan.

 

Soojung menyimpulkan bahwa Jongin dan Sehun adalah sahabat baik. Dan itu malah menakutinya.

Apakah Sehun tahu bahwa Jongin adalah pembunuh?

Apakah Jongin berniat membunuh Sehun?

Semua pertanyaan menyeramkan terus berkecamuk di pikirannya hingga ia menjadi pusing sendiri.

 

Sayangnya Jung soojung bukan orang yang bisa memendam masalah berlama-lama. Satu bulan kemudian ia sudah melupakan eksistensi Sehun juga Jongin.

***

________________________________________

8 tahun kemudian Jung soojung benar-benar melupakan Kim jongin. Ia fokus pada karir baletnya.

 

Namun, karir baletnya tidak secemerlang ibunya. Soojung masih harus mengikuti kontes besar sebelum namanya diakui dunia. Meskipun begitu ia sudah terkenal di Korea dengan nama Krystal. Dan besok ia harus pergi ke Itali untuk mengikuti audisi. Soojung mengincar peran utama. Sang Juliet. Audisi ini sangat penting baginya. Selama setahun penuh ia sudah menyiapkan diri untuk audisi ini. Dan malam ini Soojung dan orang tuanya mengadakan pesta pelepasan anak keduanya.

 

Kalian bingung?

Soojung adalah anak kedua?

Ya dia punya seorang kakak bernama Jung sooyeon. Kakaknya ada di California sejak kecil jadi Soojung kurang kenal dengan kakaknya.

 

Pesta pelepasan itu diadakan di sebuah Hotel mewah berbintang. Tidak ada acara berarti. Itu hanya pesta membosankan yang biasa diselenggarakan oleh para konglomerat. Para kolega memberi doa dan dukungan pada Soojung. Sekaligus membicarakan masalah bisnis.

 

Pesta itu berakhir pada jam sepuluh malam.

 

Dan soojung harus langsung berangkat ke bandara esok paginya. Mereka memutuskan untuk pulang kerumah dan membantu Soojung berbenah. Dan untuk pertama kalinya selama hidupnya, Soojung bisa duduk satu mobil dengan kedua orang tuanya. Ayahnya duduk di kursi depan disamping supir. Dan Soojung bersama ibunya di kursi belakang. Ibunya tampak sangat antusias. Dan walaupun ayahnya tidak tampak antusias Soojung tau kalau ayahnya juga berharap besar padanya.

 

Soojung sangat senang malam itu.

***

“Wah Jongin buku ke-3 mu laku keras!!” Seru Jongdae yang tiba-tiba sudah ada disamping Jongin.

Jongin menutup kupingnya karena suara cempreng khas pria itu. Fokusnya langsung teralihkan saat Jongdae menyodorkan sebuah artikel padanya.

Jongin tersenyum puas.

“Tentu saja laku” ujarnya sombong. Ia meraih ponsel yang ada dimeja dan hendak menelepon Sehun. Ia ingin mengabarkan pada sahabatnya itu bahwa bukunya laku keras. Namun sebelum Jongin sempat menemukan kontak sahabatnya itu, Sehun sudah meneleponnya duluan.

 

“Hai jagoan!!” seru Jongin.

“Jongin, Soojung kecelakaan”.

 

Seketika dunianya berhenti berputar.

 

___________________________________________

To be continued…

——

——-

.

.

Sebelummnya aku mau bilang makasih nih karena responnya lumayan bagus buat seorang freelencer kayak aku heheh.Bakal ada part yang bakal diproteksi karena adegan yang errrrrrrrrrrrr  dan tidak cocok untuk dibawah umur.Ini bakal panjang jadi mohon sabar dan stay yaaaa

Jangan lupa komen karena komen kalian sangat berarti buat orang mager yang sering kena writer block kayak aku

 

Sampai jumpa chapter depan semua^^

Iklan

16 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] CARNIVORA-DESTINY-TWO

  1. Jongin dengan jujur mengakui kalo ia pembunuhnya..
    Woww..
    Ahhh. . 8 tahun dan kai masih terus mengawasi kristal,
    Makin penasaran aja sama next chapter nya..ditunggu

  2. Soojung kecelakaan??? Lah gimana baletnya?? OMO kai ngaku dh bunuh minsoo
    Kai ma sehun kok sama2 pindah ?? Dikirain kai doank yg bakal pindah eh sehun juga
    Sahabat sehidup semati nih mereka Moga soojung bisa diselamatkan amiin

  3. Krystal kecelakaan ? OhmyGod.
    Dan Sehun ngabarin ke Jongin, berarti selama 8 tahun itu Jongin selalu mengawasi Soojung dong ya, uwww
    Ditunggu ya ka next part

  4. Jongin dengan jujur mengakui kalo ia pembunuhnya..
    Woww..
    Ahhh. .soojung kecelakaan?
    Makin penasaran aja sama next chapter nya..ditunggu

  5. waah,ternyata bener kai yg bunuh minsoo. sadis deh cara bunuhnya :v
    Krystal ntar kepincut ama kai ga yaa? sadis gitu orangnyaa. hehe ditunggu lanjutannya ya author. fighting, ^^
    oh iya salken jugaa

  6. Soojung kecelakaan ? Jadi audisi balet soojung bagaimana ? Kayaknya jongin memang cinta banget sama soojung buktinya waktu sehun ngabarin kalo jongin kalo soojung kecelakaan “Seketika dunianya berhenti berputar”.
    Gak tau lagi mau komen apa lagi, pokoknya nih cerita semakin membuat aku penasaran.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s