[EXOFFI FREELANCE] Falling For You

Falling For You - EXOFFI.jpg

Tittle/judul fanfic:
Falling For You

Author:
Syena Park

Length:
Oneshoot

Genre:
Alternate Universe, Slice of Life, School Life

Rating:
Teenager, PG-15

Main Cast:

Park Chanyeol

Kang Young Mi (OC)

Additional Cast:

Byun Baekhyun

Ji Eun Hee (OC)

Han Soo Ah (OC)

dll

Summary:

Kang Young Mi, seorang yeoja yang sialnya ada namja yang mengambil foto dirinya. Park Chanyeol, seorang namja yang mengambil foto seorang yeoja cantik yang berhasil membuatnya jatuh hati pada yeoja tersebut. Kang Young Mi yang ingin meluruskan permasalahannya malah terkena masalah dan membuatnya di skors dari sekolahnya.

Disclaimer:

FF ini berdasarkan imajinasi saya. Jika ada kesamaan nama tokoh, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Sebelumnya sudah pernah saya posting di akun wattpad pribadi saya di @real_hyorim

Author’s note:

Ini FF debut saya^^ Jadi mohon maaf apabila masih ada beberapa kekurangan^-^

Kritik dan Saran bisa kirim ke DM Wattpad saya di @real_hyorim

— Happy Reading —

Kang Young Mi, murid kelas 12-3 yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Kelulusan pada bulan Mei mendatang. Ia salah satu murid dari sekolah unggulan di Seoul. Kini sekolahnya sedang menerapkan fasilitas kelas peringkat, yaitu kelas berdasarkan poin nilai try out yang diadakan pada awal semester. Kelas peringkat tersebut akan berubah setiap 2 minggu sekali dengan peringkat sesuai poin nilai try out.

Pada 2 minggu pertama Young Mi berada di tingkat kelas 4 dengan jumlah poin 726. Di kelas 4 tersebut Young Mi merasa tertekan karena hanya ia yang mewakili kelas 12-3. Kemudian 2 minggu berikutnya, poin Young Mi menurun drastis menjadi 450 yang mengakibatkan ia berada di tingkat kelas 7. Namun di kelas 7 ini Young Mi merasa lega, karena ia tidak sendirian lagi. Ia ditemani oleh Shin Jae In, yeoja yang tidak seberapa dekat dengan Young Mi.

Sebenarnya Young Mi masih merasa kecewa karena tidak sekelas dengan sahabat yang sudah menemaninya selama hampir 3 tahun. Salah satu teman namja dan teman semasa kecilnya, Byun Baekhyun yang sudah ia anggap seperti Oppa-nya sendiri. Kemudian Ji Eun Hee dan Han Soo Ah, teman satu klub taekwondo dan secara tidak sengaja sudah hampir 3 tahun sekelas dengan Young Mi.

***

Hari ini kelas berjalan dengan lancar. Namun Young Mi merasa bosan karena waktu pembahasan try out Bahasa Inggris yang dibimbing oleh Guru Nam. Tiba-tiba ia merasa ada yang tidak beres dengan seorang namja yang duduk di depannya, sebut saja Park Chanyeol. Secara diam-diam Chanyeol mengarahkan ponselnya ke arah Young Mi, bermaksud mengambil foto Young Mi.

“Sial!” gerutu Young Mi dalam hati karena ia berhasil di foto oleh namja tersebut.

Merasa terganggu, Young Mi pergi ke kamar mandi dengan alasan ‘sudah tidak tahan lagi’ pada Guru Nam.

Di kamar mandi Young Mi terus memikirkan hal yang dilakukan Chanyeol padanya, hingga pikiran negatif sudah menggelayuti otaknya.

Park Chanyeol, namja yang berkarisma tapi memiliki perilaku yang membuat semua guru di sekolah geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Young Mi pernah mendengar cerita dari Soo Ah yang pernah sekelas dengan Chanyeol ketika kelas 8, bahwa Chanyeol pernah kabur dari kelas ketika pelajaran matematika dan ditemukan sedang asyik bercanda di kantin bersama teman-temannya.

Young Mi sangat khawatir apabila foto tersebut nantinya akan disebarluaskan dan lebih parahnya lagi akan menjadi bahan candaan seantero sekolah. Seperti satu tahun yang lalu ketika ia di kelas 11-3, foto Tae Pyung hasil jepretan Chanyeol menjadi bahan candaan seantero sekolah karena wajah polos Tae Pyung. Hal tersebut sampai membuat Tae Pyung memutuskan untuk pindah sekolah daripada selalu dipermalukan.

***

Sudah 2 hari Young Mi mengawasi gerak-gerik Chanyeol, khawatir jika hal tersebut terulang kembali. Namun sudah satu setengah jam setelah bel istirahat bahkan saat ini kelas dalam keadaan jamkos, Chanyeol terlihat tidak mencurigakan bahkan ia bermain video game di pojokan kelas bersama temannya.

Young Mi yang merasa bosan berusaha untuk tidur sebisa mungkin walaupun harus tidur setengah jam. Tapi karena ada getaran ponselnya di loker meja membuat Young Mi terganggu.

Byun Baekhyun: Apa sepulang sekolah nanti kau tidak ada acara?

Mood Young Mi langsung berubah ketika membaca pesan Line dari Baekhyun. Biasanya jika Baekhyun bertanya seperti itu, pasti Young Mi akan ditraktir atau diajak pergi ke suatu tempat oleh Baekhyun.

Kang Young Mi: Tidak ada. Memangnya mau kemana?

Byun Baekhyun: Bisakah kita bertemu? Ada yang ingin kusampaikan.

Mwo? Tidak biasanya dia seperti ini,” gerutu Young Mi.

Kang Young Mi: Bisa. Kau ingin membicarakan apa?

Byun Baekhyun: Baiklah. Di halaman belakang sekolah ya!

Ya! Kenapa ia tidak menjawab pertanyaanku?!” gerutu Young Mi. Bodo amat, ia langsung melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda sampai bel pulang berbunyi.

***

“Young Mi-ya! Yak! Kau tidak segera bangun? Ku tinggal kau disini,” suara cempreng dari seorang yeoja mulai membangunkan Young Mi.

“Semalam kau begadang?” kali ini bukan suara cempreng dari seorang yeoja tadi, suaranya sedikit berat.

Young Mi perlahan membuka matanya, berusaha mengumpulkan nyawanya yang masih tidur. Setelah menguap dan meregangkan badan, Young Mi melihat jam di tangannya.

MWO?!” ia segera sadar dari kantuknya dan langsung membereskan bukunya yang masih berserakan di meja.

“Apa kau terlambat?” tanya seorang yeoja bersuara cempreng tadi, ternyata Han Soo Ah.

“Apa kau ada janji dengan Guru Hwang?” tanya yeoja satunya, Ji Eun Hee.

Ani, aku harus bertemu dengan Baekhyun,” jawab Young Mi masih tergesa-gesa.

Wae?” tanya Eun Hee.

“Entahlah. Aku duluan ya!” pamit Young Mi dan bergegas ke halaman belakang sekolah.

***

Sudah hampir setengah jam Young Mi bersandar di tembok belakang sekolah sambil mendengarkan musik favoritnya, menunggu Baekhyun tapi hasilnya nihil. Batang hidungnya tak kunjung kelihatan, bahkan setelah bel istirahat tadi. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut. Sesuai perjanjian mereka dulu, jika salah satu dari mereka telah menunggu selama setengah jam, sebaiknya tinggal saja.

“Kang Young Mi-ssi!” panggil seorang namja dari belakang ketika ia mulai beranjak pergi.

Mata Young Mi tebelalak ketika mengetahui namja yang sedang dilihatnya saat ini, Park Chanyeol.

Nde?” jawab Young Mi.

“Ada yang ing-“ perkataan Chanyeol terputus karena perkataan Young Mi.

“2 hari yang lalu kau secara diam-diam mengambil fotoku kan?” selidik Young Mi.

“Itu yang mau kubicarakan,” ujar Chanyeol santai.

“Hapus fotonya,”

Wae?” tanya Chanyeol menantang.

“Aish! Pokoknya hapus!” kini emosi Young Mi hampir mencapai puncak.

“Berikan aku alasannya,” jelas Chanyeol masih santai dengan dua tangan tersimpan di saku celananya.

Young Mi menghela nafas pelan, berusaha menurunkan amarahnya, “Park Chanyeol-ssi, saya tidak ingin foto saya nantinya akan beredar di internet. Jika hal tersebut terjadi, harga diri saya sebagai wanita mungkin akan hancur,” jelas Young Mi sesopan mungkin.

“Memangnya kau tau kalau foto itu akan beredar di internet?” tanya Chanyeol sambil mendorong Young Mi ke tembok lalu menempelkan telapak tangannnya di samping kepala Young Mi.

Sontak Young Mi langsung menunduk, tidak berani menatap wajah Chanyeol yang berjarak sekitar 20 senti darinya. Bahkan ia bisa mendengar detak jantungnya sendiri, yang berdegup berkali-kali lipat dari biasanya.

“Jawab aku, Kang Young Mi-ssi,” ujar Chanyeol setelah sekian cukup lama Young Mi terdiam.

Akhirnya Young Mi memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan Chanyeol, “Arraseo, aku tidak ingin hal yang terjadi pada Tae Pyung ter-“

Chu~

Belum sempat Young Mi meneruskan kalimatnya, kini bibirnya telah bersentuhan dengan bibir seorang namja. Ia sempat kaget hingga akhirnya mendorong tubuh Chanyeol menjauh.

Yak! Beraninya kau!” omel Young Mi masih tidak sadar apa yang barusan dialaminya.

Chanyeol tersenyum puas, “Wae? Itu ciuman pertamamu?”

Nde! Dasar kau, Sialan!” Young Mi langsung melayangkan tinjuan ke arah Chanyeol, namun namja tersebut berhasil menepis lengan Young Mi hingga akhirnya kehilangan keseimbangan dan..

BRUK!

Kini Young Mi tepat berada diatas tubuh Chanyeol. Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. Young Mi berusaha bangkit namun ditahan oleh Chanyeol.

“Kau cantik juga,” ujar Chanyeol sambil menunjukkan senyumnya. Lagi-lagi detak jantung Young Mi berdegup lebih cepat dari biasanya.

“Permisi! Kalian tidak bisa berbuat senonoh di sekolah ini!” teriak seorang guru.

Young Mi yang mendengar suara tersebut langsung panik. Ternyata Guru Kim, guru kedisiplinan yang tekenal sangat disiplin dalam perilaku. Young Mi langsung bangkit dan menyangkal ucapan Guru Kim, “Ani! Kami tidak sengaja,”

“Ternyata kau Kang Young Mi dan Park Chanyeol. Kalian berdua, ikut ke ruangan saya!” perintah Guru Kim.

***

“Jelaskan apa yang barusan kalian lakukan,” ujar Guru Kim ketika mereka sudah berada di ruangannya, Ruang Kedisiplinan Siswa.

“Kami berciuman,” jawab Chanyeol dengan santainya. Sementara Young Mi bertambah panik dan menundukkan kepala.

“Wahh~ Young Mi-ssi bagaimana rasanya? Apakah hanya itu? Saya tadi melihat kalian sudah terbaring dengan posisi yang tidak seharusnya kalian lakukan,” goda Guru Kim di awal ucapannya.

Animida, Seosaengnim,” jawab Young Mi pelan, masih menundukkan kepalanya.

“Tadi kami secara tidak sengaja kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh,” Chanyeol dengan santai menjawab pertanyaan Guru Kim.

“Baiklah. Karena kalian ketahuan bertindak di bawah umur. Maka kalian saya hukum dengan skors 3 hari,” jelas Guru Kim.

Young Mi yang mendengar hal tersebut rasanya ingin segera menghilang dari sekolah ini. Karena merasa namanya sudah ternodai.

Saem, tolong jangan beri tahu Omma, ya?” pinta Young Mi.

Guru Kim yang merasa kasihan akhirnya mengabulkan permintaan Young Mi, “Baiklah. Karena kau kebanggaan sekolah dalam olahraga taekwondo, saya kabulkan,”

Young Mi yang mendengar hal tersebut langsung senang sekaligus lega, “Gamsahamnida Seosaengnim!

Guru Kim mengangguk menanggapi Young Mi, “Sekarang kalian cepat pulang,”

Young Mi dan Chanyeol segera bangkit dari kursi dan membungkukkan badan pada Guru Kim.

***

“Young Mi-ya! Cepat turun! Sarapan sudah siap!” teriak Omma dari lantai bawah.

Young Mi kebingungan harus berbohong apa pada Omma-nya agar tidak ketahuan bahwa sebenarnya Young Mi sedang di skors.

Aha! Young Mi punya ide. Ia akan berpura-pura sakit, dengan begitu Omma-nya pasti tidak mencurigai Young Mi.

Young Mi langsung menemui Omma-nya yang sudah siap sarapan di dapur.

Omo! Kenapa kau tidak pakai seragam?” tanya Omma begitu melihat ia menuruni tangga, masih memakai piyama.

Omma, badanku terasa sakit. Aku tidak sekolah ya?” pinta Young Mi.

Omma segera memahami, “Arraseo, kalau begitu kita ke rumah sakit ya?”

Aniyo! Tidak perlu, aku bisa jaga diri. Aku hanya perlu istirahat,”

“Baiklah. Kalau begitu Omma berangkat dulu ya!” pamit Omma.

Ne, hati-hati di jalan Omma,” sahut Young Mi.

Kini di rumah hanya tertinggal Young Mi dan pembantunya. Young Mi biasa memanggilnya Eun Bi Unnie, karena usia mereka hanya terpaut 5 tahun saja. Jika Young Mi sudah berangkat sekolah bersama Omma-nya, biasanya masih ada Appa yang berada di rumah. Appa biasanya berangkat kerja pukul delapan pagi, sementara Young Mi dan Omma-nya berangkat pukul tujuh pagi. Kini rumah terasa sepi, Appa Young Mi sekarang sedang ditugaskan di Pulau Jeju untuk sektor pariwisata.

“Young Mi-ya, memangnya kau sakit apa sampai tidak masuk sekolah. Biasanya meskipun kau sakit, kau akan tetap memaksakan diri untuk ke sekolah,” tanya Eun Bi Unnie penasaran.

“Ada alasan tertentu. Tapi Unnie jangan kasih tau pada Omma ya?” Young Mi selalu menceritakan rahasianya pada Eun Bi Unnie selain ketiga sahabatnya.

“Janji,” sahut Eun Bi Unnie sambil mengacungkan kelingkingnya.

“Sebenarnya, aku mendapat hukuman skors selama 3 hari,” ujar Young Mi sambil mengernyit.

Waeyo?” sontak Eun Bi Unnie panik. Pantas saja, karena ini baru pertama kalinya Young Mi mendapat hukuman skors.

Seketika Young Mi teringat kejadian kemarin, dimana ia pertama kalinya berciuman dengan seorang namja.

Unnie mian, kepalaku tiba-tiba pusing. Aku ke kamar dulu ya,” pamit Young Mi. Sepertinya ia tidak bisa memberikan alasan tersebut kepada semua orang.

***

Young Mi baru menyadari bahwa ponselnya ia tingal di kamar, dan kini spam chat Line dari Baekhyun yang membanjiri notifikasi ponsel Young Mi.

Byun Baekhyun: Young Mi-ya~ (09.00 KST)

Byun Baekhyun: Young Mi! (09.10 KST)

Byun Baekhyun: Yak! (09.11 KST)

Byun Baekhyun: Jawab pesanku jika kau tidak mau mati (09.11 KST)

Dan masih banyak spam chat dari Baekhyun yang totalnya mencapai 999+

Dari sekian banyak spam chat dari Baekhyun, ada satu chat dari seseorang yang menarik perhatian dari Young Mi, dari Park Chanyeol.

Park Chanyeol: Kau bosan di rumah?

Kang Young Mi: Wae?

Park Chanyeol: Jika bosan, besok ikutlah denganku. Sekaligus untuk meminta maaf

“Akhirnya dia mau meminta maaf,” ujar Young Mi.

Kang Young Mi: Minta maaflah sekarang

Park Chanyeol: Tidak. Aku ingin mengatakannya secara langsung. Jadi, besok kita harus bertemu

Kang Young Mi: Arraseo. Tidak mungkin kan, kalau aku akan terus berpura-pura sakit pada Omma-ku sendiri selama tiga hari

Kang Young Mi: Ya?! Bagaimana aku bisa ijin pada Omma?

Park Chanyeol: Kau bisa berpura-pura berangkat ke sekolah. Bawalah baju ganti, biasanya akan ada polisi yang berpatroli untuk menangkap murid yang membolos. Besok kita akan bertemu di taman kota. Berangkatlah seperti kau berangkat sekolah

***

Besoknya, Young Mi mengikuti saran Chanyeol. Ia berpura-pura pergi ke sekolah. Sebelum berangkat ia sempat ditawari oleh Omma-nya untuk berangkat bersama, tapi Young Mi menolak. Sesampainya di taman kota, ia bisa melihat namja tersebut sudah menunggunya kemudian menyuruh Young Mi untuk ganti baju. Untung saja taman kota ini difasilitasi dengan kamar mandi.

Kajja, kita sarapan dulu,” ajak Chanyeol ketika Young Mi sudah berganti baju. Di seberang taman kota terdapat restoran cepat saji. Jalan raya sudah ramai, bahkan macet. Untuk menyebrang, tanpa sengaja Chanyeol menggandeng tangan Young Mi. Dan hal tersebut sedikit membuat Young Mi kaget.

“Kau makan saja. Aku sudah sarapan di rumah,” ujar Young Mi begitu mereka sampai di depan restoran.

“Kalau begitu temani aku sarapan,” sahut Chanyeol kemudian menggandeng tangannya lagi dan masuk.

Young Mi memutuskan untuk lansung memilih tempat duduk kosong sembari menunggu Chanyeol. Sementara namja tersebut yang memesan makanan. Sekitar 10 menit kemudian Chanyeol datang dengan 2 burger dan 2 minuman di nampan yang ia bawa.

“Aku tidak tega kau menungguku makan sedangkan kau sendiri tidak makan. Ambillah, aku traktir,” ujar Chanyeol sambil memberikan pesanan kepada Young Mi.

Di sela-sela sarapan, “Ada saos di sudut bibirmu,” ujar Chanyeol sambil menghilangkan noda tersebut dari sudut bibir Young Mi menggunakan jarinya sendiri. Seketika Young Mi teringat kejadian dimana Chanyeol mencium bibirnya.

20 menit kemudian mereka telah selesai sarapan dan hendak pergi, namun Chanyeol yang menyadari sesuatu langsung menarik lengan Young Mi menuju kamar mandi.

“Apa yang kau lakukan?” tanya Young Mi kebingungan.

“Diamlah! Ada Guru Kim di restoran ini,” bisik Chanyeol. Young Mi langsung terbelalak mendengar hal tersebut. Jika sampai ketahuan Guru Kim, bisa-bisa hukuman mereka ditambah olehnya.

Karena Chanyeol yang memiliki pendengaran tajam, ia sadar bahwa Guru Kim sedang menuju kamar mandi. Hal itu ia ketahui dari suara siulan khas Guru Kim. Dengan segera Chanyeol langsung menggiring Young Mi masuk ke salah satu bilik kamar mandi dan menutup mulut Young Mi.

Untung saja Guru Kim tidak lama berada di kamar mandi. Kemudian mereka segera keluar dari bilik kamar mandi. Chanyeol memberikan masker dan topi untuk Young Mi. Untung saja Chanyeol sudah bersiaga membawa kedua barang tersebut untuk mengatasi jika bertemu salah satu guru dari sekolah mereka.

“Pakai ini. Barang itu bisa membantu penyamaranmu agar tidak ketahuan Guru Kim,” ujar Chanyeol sambil menyodorkan barang tersebut pada Young Mi.

Benar saja, ketika mereka keluar dari restoran, Guru Kim masih menikmati sarapan paginya di dalam restoran.

***

Kini mereka berada di mall. Suasana mall sangat sepi karena mereka datang terlalu pagi pada pukul 08.30 KST. Sementara mall akan dibuka tepat pukul 10.00 KST. Untuk memanfaatkan waktu, Young Mi menyarankan untuk pergi ke perpustakaan favoritnya yang letaknya tak jauh dari mall tersebut.

“Chanyeol-ssi, kau tidak membaca buku,” ujar Young Mi ketika sadar bahwa namja yang sekarang duduk di depannya sedan asyik bermain ponselnya.

Ya! Jangan memanggilku dengan formal,” celetuk Chanyeol.

“Baiklah. Kalau begitu aku harus memanggilmu apa?” tanya Young Mi.

Chagiya?” goda Chanyeol dengan senyum smirk-nya. Sementara Young Mi menjadi salah tingkah.

Chanyeol yang melihat Young Mi menjadi salah tingkah langsung tertawa kecil, “Bercanda. Kau bisa memanggilku Chanyeol-ah?”

Arraseo,” ujar Young Mi singkat kemudian melanjutkan membaca buku.

Sudah sekitar satu jam mereka berada di perpustakaan, namun Young Mi masih asyik dengan bacaannya. Sementara Chanyeol yang merasa bosan memiliki akal. Secara diam-diam ia akan mengambil gambar Young Mi yang tenang dengan bacaan buku. Namja tersebut sadar, bahwa ia telah jatuh hati pada seorang yeoja yang kini bersamanya, semenjak mereka satu kelas di Kelas Peringkat 7.

Hingga akhirnya tepat pada jam 10, mall telah dibuka. Mereka menghabiskan waktu bersama-sama hingga pukul 15.00 KST. Chanyeol memutuskan untuk mengantar Young Mi pulang.

“Ah iya, topimu, gomawo,” ujar Young Mi ketika sedang berada di bis dalam perjalanan pulang.

“Buat kau saja. Aku masih punya banyak topi di rumah,” tukas Chanyeol santai.

“Daebak! Sudah berapa won yang ia habiskan untuk membeli topi?” batin Young Mi tidak percaya.

Gomawo,”

Nado Gomawo,” balas Chanyeol.

“Buat apa?” tanya Young Mi kebingungan.

“Karena Young Mi telah menemaniku hampir seharian ini,”

Ya, kau terlalu berlebihan,” tukas Young Mi.

Ani. Nado gomawo karena aku namja yang telah mencuri ciuman petamamu,”

DEG! Kini Young Mi tidak bisa berkata apa-apa.

***

Kini mereka telah sampai di depan halte dekat rumah Young Mi, “G-gomawo, kau bisa pulang sekarang,” ujar Young Mi sedikit gugup karena masih memikirkan ucapan Chanyeol.

“Aku akan mengantarmu sampai di depan pagar,” tegas Chanyeol.

Dan mereka berjalan dalam keheningan. Young Mi masih tidak mengerti maksud ucapan Chanyeol di bis tadi. Sementara Chanyeol bingung ingin menyatakan perasaannya atau tidak.

“Kau bisa pulang sekarang,” ucap Young Mi ketika mereka sampai di depan rumah Young Mi.

“Young Mi-ya,” panggil Chanyeol pelan kemudian mendekap tubuh mungil yeoja tersebut dalam pelukannya.

Sontak Young Mi kaget dan bisa merasakan detak jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, bahkan ia bisa merasakan mungkin pipinya memanas saat ini.

“Chanyeol-ah,”

Saranghaeyo, mianhaeyo,” ujar Chanyeol singkat, namun memiliki makna yang dalam.

Young Mi membalas pelukan Chanyeol, ia sadar bahwa ia juga telah jatuh hati pada namja berkarisma tersebut, “Nado saranghaeyo,”

Iklan

2 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Falling For You

  1. Ping balik: [Chanyeol’s Fan Fiction] Falling for You – Rara's Journal

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s