[EXOFFI FREELANCE] All With You (Chapter 3)

17-02-21-15-33-15-411_deco.jpg

ALL WITH YOU

AUTHOR BigBoss

MAIN CAST Kim Junmyeon | Hwang Gain

GENRE romance

RATING Teen

LENGTH Chaptered

SUMMARY tanpa kusadari aku melakukan semua hal bersamamu

DISCLAIMER hanya sebagai hiburan dan tidak untuk dianggap serius, and I hope you like this story guys, thank you

 

EP.3

” hallo ibu…kenapa ibu buru – buru sekali….ibu! Aku akan menikah kalau waktunya sudah tiba…ibu! Baiklah sampai jumpa ” Gain langsung menutup telponnya.

” kenapa nyonya hwang ? Apa ibumu menyuruhmu cepat – cepat menikah lagi?”

Gain mengangguk dengan lemas ” aku akan menikah kalau waktunya sudah tepat nanti, benarkan? Ibu saja yang terlalu buru buru “

” nyonya hwang berapa umurmu sekarang “

” 22 “

Ahjumma – ahjumma disana langsung kecewa, mereka bilang itu adalah umur ideal wanita untuk menikah

” jinjayo?”

” keponakanku saja menikah saat umur 19 tahun “

” wah! Bukankah itu terlalu mudah untuk menikah?” tanya Gain, karena menurutnya itu terlalu dini untuk menikah.

” apa tema hari ini tentang menikah?” tiba – tiba seseorang mengejutkan ahjumma – ahjumma di sana dengan suaranya yang besar.

” Junmyeon-ah! ” sapa Gain yang saat itu juga di sana.

” ogh nyonya hwang! “

” kau baru pulang ?” tiba – tiba ahjumma pemilik toko menyela, ia bilang ia sudah menyiapkan sarapan untuk Junmyeon. Ahjumma memintanya untuk masuk dan mandi setelah itu baru sarapan.

” ah aku lupa! Aku harus memeriksa barang – barang di tokoku “

” aku ikut, aku lupa harus membeli sesuatu ” seru ahjumma yang lain dan hanya tinggal Gain di sana.

Tiba – tiba Junmyeon muncul, sudah lebih rapih dari sebelumnya. ” aku tadi dengar tentang menikah? Apa yang kalian gosipkan sebenarnya?”

” bukan sesuatu yang penting, ah! Junmyeon-ah bagaimana pendapatmu tentang pernikahan dini? Bukankah umur 19 masih terlalu dini untuk menikah?”

Junmyeon mengangguk, dan ia sependapat dengan Gain, lalu gadis itu menambahkan ” menurut ahjumma tadi umur 22 adalah umur ideal wanita menikah? Benarkah?”

” memang benar, tapi menurutku itu masih terlalu dini. Kenapa? Karena saat wanita menikah dengan umur yang masih terlalu muda, dan wanita itu hamil akan sangat bahaya bagi ibu dan juga bayinya, dan diumur segitu sangat sulit untuk menjadi ibu “

Gain mengagguk mengerti ” menurutku juga begitu, tapi ibuku terus memaksaku menikah”

” ibumu?”

” hmm, dia bilang aku harus menikah sebelum jadi perawan tua “

Junmyeon tersenyum, menurutnya itu tidak mungkin. Seseorang akan menikah saat mereka sudah bertemu dengan orang yang tepat.

” tapi aku sendiri berharap aku cepat menikah “

Junmyeon menatapnya penuh arti. ” apa kau mau menikah denganku?”

Gain langsung terdiam begitu juga ahjumma – ahjumma yang sengaja mendengar pembicaraan mereka. ” kapan kau ingin aku siap menikahimu “

Gain langsung tertawa, ia menganggap Junmyeon tengah bercanda dengannya, Junmyeon pun ikut tertawa bersamanya.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” yak! Apa begitu caramu melamar wanita?!” tiba – tiba ibunya datang mengganggu lamunannya.

” tidak biasanya kau melamun sendiri disini….apa kau sudah menyadari kesalahanmu ?”

” apa yang salah dengan lamaranku?”

” aigoo bocah ini ” ibunya mendecak kesal. Bagaimana bisa anaknya tidak tahu letak kesalahannya.

” kau sama saja seperti ayahmu “

” ibu apa Gain akan menghindariku setelah ini?”

” kau menyebut wanita itu dengan namanya “

” itu karena aku merasa nyaman dengan nama itu “

” kalau begitu kenapa dulu saat ibu bilang akan menjodohkanmu dengan nyonya hwang kau menolaknya? Kalau ibu membantumu, dia pasti sudah bersamamu sekarang “

” itu karena aku ingin berusaha sendiri, aku ingin mengambil perhatiannya dengan usahaku. Akan lebih baik kalau kami bisa mengerti satu sama lain “

” dan sekarang?”

Junmyeon langsung terdiam dan memalingkan wajahnya.

” sudah kuduga dasar bocah ” gerutu ibunya, lalu ia memberi saran pada Junmyeon agar mengajak Gain pergi malam ini. Ibunya mengeluarkan selembar brosur – pasar malam – pada Junmyeon.
” setidaknya kau mengajaknya kencan “

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

Gain tertegun melihat Junmyeon dengan dandanan rapih berdiri di samping sepedanya.

Gain berjalan mendekat ke arah Junmyeon sambil tersenyum.

” apa aku terlihat aneh?”

” ani “

” naiklah “

” kita akan pergi kemana?”

” ada-lah pokoknya, sudah?”

Gain mengangguk, masih menahan senyumnya. Gadis itu melingkarkan tanganya pada pinggang Junmyeon.

” ini pertama kalinya kau berpegangan padaku “

Gain tersentak dan langsung menarik tangannya kembali, namun ditahan oleh Junmyeon. ” tapi menurutku begini juga bagus “

Lagi – lagi wajah Gain memerah, jantungnya juga berdetak lebih cepat dari biasanya.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” apa ada sesuatu yang ingin kau makan?”

Sesampainya di pasar malam, mereka langsung disuguhkan dengan banyak sekali makanan manis.

” apa aku boleh makan gula gula?”

” kajja “

Mereka menikmati malam itu bersama di tengah tengah pasar malam, mencicipi semua makanan dan menaiki semua wahananya.

Dan sampai akhirnya mereka naik wahana komudi putar. Saat itu Junmyeon akan melamar Gain lagi.

” Junmyeon-ah kau lihat lampu – lampu itu!” Gain terlihat begitu antusias, rasanya Junmyeon tidak ingin mengungkapkan perasaanya sekarang. Ia takut akan merusak mood gadis itu.

” Junmyeon-ah gwenchana?”

” ogh gwenchana, apa kau senang?”

” ogh! Disini sangat indah, lihatlah itu toko ahjumma “

” benar, bahkan rumahku terlihat dari sini “

Gain menatap Junmyeon yang terlihat sedikit aneh dari biasanya ” Junmyeon-ah kau baik – baik saja? Kalau kau ada masalah, kau bisa cerita padaku “

Junmyeon tersenyum mendengar Gain yang begitu peduli padanya.

” sebenarnya…ada sesuatu yang mengganggu pikiranku “

” hmm “

” sebenarnya…masalahnya adalah…aku berencana untuk melamar seseorang “

” baiklah “

” aku sudah berusaha mengatakannya, tapi ia malah menyuruhku untuk berhenti bercanda…sudah lama aku memendam perasaanku sendiri “

” kau tidak akan tahu sebelum mencobanya Junmyeon-ah “

Junmyeon mengangguk ” kau benar nyonya hwang “

Gain tersenyum meski terkesan dipaksakan.

Jujur saja gadis itu merasa sedikit kecewa saat Junmyeon bilang akan melamar seseorang.

” maukah kau menikah denganku?”

Tiba tiba saja junmyeon mengatakan sesuatu yang tidak pernah Gain duga sebelumnya.

” aku sudah mencobanya…maukah kau menikah denganku?”

” Junmyeon-ah”

Junmyeon sudah menduga gadis itu pasti akan menolaknya ” kau tidak perlu menjawabnya sekarang nyonya hwang “

Tiba – tiba sesuatu menempel di bibir Junmyeon, matanya langsung melebar tak percaya.

Gain mencium Junmyeon untuk pertama kalinya. ” aku mencintaimu ” ucap Gain tiba – tiba.

Junmyeon langsung tersenyum, ia tak menduga ini sebelumnya. Pria itu menarik telungkuk Gain lalu mencium bibirnya.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

Junmyeon mengantar Gain sampai ke rumahnya. ” masuklah ” ucap Junmyeon dengan senyum yang lebar, rasa – rasanya ia tak bisa menyembunyikan kebahagiannya itu.

Begitu Gain sampai ke depan pintu, tiba – tiba ia kembali dan mengecup bibir Junmyeon singkat. ” saranghaeyo “

Junmyeon tertegun tapi kemudian ia tersenyum dan memeluk Gain dalam pelukanya ” aku juga mencintaimu “

Mereka saling berpelukan, sampai akhirnya Junmyeon menatap Gain lekat – lekat. Ia menyentuh hidung Gain dan menggodanya sejenak. ” masuklah nanti kau bisa flu “

” kau juga…langsunglah pulang “

” hmm ” Junmyeon mengangguk. Ia melepas pelukannya dan menyuruh Gain cepat masuk ke dalam.

Begitu Gain sudah masuk, Junmyeon langsung kegirangan, ia merasa sangat bahagia. Ia sangat bahagia perasaanya diterima oleh Gain. Disisi lain Gain masih berdiri di balik pintu, merasa kegirangan juga.

” banyak cerita yang kubuat bersamanya, meski awalnya kami saling berbohong…pada akhirnya aku memulai lembaran baru tanpa ada sesuatu yang kami sembunyikan “

|| TBC ||

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s