[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Kim Min(us) Positif — KangJiAe

[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] (Kim Min(us) Positif)-(KangJiAe)

Xiumin&OC{feat. Siwon, Jongin, Seulgi, Yerim, Sehun, Kyungsoo} || Thriller, Romance || PG

Jika kalian tinggal di Korea Selatan itulah kesalah fatal jika tidak mengenali, Kim Min Seok. Ia adalah Presiden Direktur dari Crown Group. Ia juga sangat terkenal karena ia juga merupakan selebriti anak muda. Dirinya adalah presiden direktur paling muda di Korea Selatan. Percaya atau tidak, umurnya baru genap dua puluh enam tahun.

Crown Group sukses karena telah menduduki enam belas sekolah di seluruh Korea Selatan. Minseok di gemari oleh semua staffnya, setiap tahunnya ada banyak sekali yang interview kerja di sana.

“Presiden, kopinya sudah datang,” ucap sekretarisnya yang lebih tua darinya, Choi Si Won. Bahkan ia memanggil sekretarisnya, hyung. Minseok yang baru saja tenggelam oleh lamunannya langsung mengangguk dengan senyum manisnya.

Siwon menyodorkan kopinya dan Minseok segera mengambilnya dan menelan beberapa tegukan. “Ada apa, Presiden?” Tanya Siwon, mengangkat sebelah alisnya.

“Hyung, aku hanya memikirkan masa-masa saat aku masih SMA dulu.. Ada beberapa orang yang aku rindu,” Tatapan Minseok kosong tapi bibirnya tersenyum tipis. “Siapa? kamu punya kekasih dulu?” Tanya Siwon dengan nada menjengkelkan.

“Hyung, ya bukanlah! Aku menyukainya, tapi kita kan masih terlalu muda untuk itu, mendingan tunggu umur kita cukup dan nanti aku lamar..” Pekik Minseok sambil melihat Siwon dengan tajam. Minseok mulai memerhatikan tangan Siwon yang menggenggam sekucup surat.

“Kamu sedang melihat ini, ya? Tadi ada salah satu staff yang memberikanku ini. Awalnya sih aku kira memang untukku, tapi pada akhirnya di suruh sampaikan untukmu. Mungkin ia juga penggemarmu, makanya kerja di sini!” Siwon memberikan surat itu kepada Minseok. Sambil meneguk kopinya, ia membuka isi surat itu dan membacanya.
****
Kim Min Seok. Kamu masih ingat aku? Ini aku, Min Dong Hye. Iya, aku sahabatmu sewaktu SMA. Tapi terakhir kali kamu menghilang dan tiba-tiba menjadi orang penting. Aku hanya memberitahumu ini saja, kamu sedang dalam bahaya yang luar biasa! Aku ingin kamu jaga diri. Pertama, malam ini akan ada orang yang datang ke kantormu dan mengajakmu ke suatu tempat, jangan ikuti! Aku mohon, apapun yang kamu lakukan jangan ikuti dia! Aku tahu pasti kamu kaget, kita baru bertemu kembali aku malah ngomong tentang ini. Tapi aku mau kamu selamat. Aku sekarang kuliah di Universitas Seoul. Maaf, aku harus menyamar menjadi karyawanmu karena para sekuriti itu tidak membiarkan aku masuk.

Sekian
Min Dong Hye
*****
Mata Minseok basah dan air matanya mengalir. Siwon bingung dan segera menarik kertas itu. Ia membacanya dalam hati.

Min Dong Hye, aku merindukanmu, maaf jika aku menghilang begitu saja. Tapi.. Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.

Batin Minseok.

Siwon juga serius membacanya, setelah selesai ia menatap wajah Minseok. “Ini bahaya, aku akan beri tahu sekuriti untuk lebih ketak agar tidak ada orang asing yang masuk. Maksudku bukan Donghye, tapi orang yang akan mencarimu ini, Minseok” ucap Siwon. Ia meninggalkan Minseok dan memerintahkan para sekuriti agar lebih ketat dalam menjaga.

Detik-detik telah berlalu, sekarang pukul tujuh malam. Minseok sebenarnya ingin tahu dengan cepat, apa yang Donghye maksud?

Siwon kembali memasuki ruangan Minseok dengan wajah panik.

“Angkat tangan!” Teriak Siwon, mengarahkan pistol ke arah Minseok. Minseok langsung mengangkat kedua tangannya.

“Hyung, maksudnya apa?” Tanya Minseok yang panik. “Ikut denganku, atau kamu mati di sini,” ucap Siwon. Minseok langsung syok berat.

“Mengapa aku harus ikut? Aku kan tidak mau!”

“Sepertinya ponselmu berdering, Kim Min Seok..”

Minseok langsung mengecek ponselnya. Terkirim sebuah foto seorang perempuat diikat ke sebuah tiang panjang. Itu adalah, Donghye.

“Kamu tidak ikut aku, Donghye mati!” Teriak Siwon. Minseok kemudian melihat notifikasi chat yang ternyata sudah terkirim dari tadi sore.

Nomor tidak di kenal : ini Donghye, aku tidak akan di bunuh jadi jangan ikuti orang itu.

“Anak muda ini, jangan lihat ponselmu melulu, nanti matamu akan sakit, kalau kamu tidak ikut, Min Dong Hye akan mati!” Siwon mengangkat alisnya sebelah.

“Baiklah, aku ikut!”

Maafkan aku Donghye, tapi aku takut, aku takut kehilanganmu. Maaf, jika aku tidak melakukan permintaanmu.

Batinnya.

Siwon mengeluarkan borgol dari celananya dan memborgol Minseok. Ia memimpin Minseok kebawah, melewati meja para karyawan. Tapi kosong, hanya ada mereka berdua.

“Hyung, semuanya di mana?” Tanya Minseok. “Aku teriak bahwa ada kebakaran, aku pintar, kan?” Siwon masih mendorong-dorong badan Minseok agar jalan.

“Ada CCTV dimana-mana, kamu belum cukup pintar” balas Minseok. “Semuanya sudah aku pilox, sudah cukup pintar?” Balas Siwon lagi dengan wajahnya yang tampan.

“Oleh karena itu, aku memilihmu menjadi sekretarisku..” Katanya sambil menarik nafas berat.

“Kita sampai juga,” ucap Siwon.

Mereka berada di ruangan direktur Crown Group. Terlihat, Donghye sedang terikat di kursi. “Tadinya kami ikat di luar, tapi lebih seru di dalam gedung, benar bukan?” Tanya Siwon.

“Min Dong Hye!” Teriak Minseok, mencoba melepaskan borgol yang mengaitkan kedua tangannya. Seseorang yang memakai jaket hitam terlihat berdiri, menutup mulut Donhye dengan kain.

Meskipun mulut Donghye ditutupi, Minseok dapat mendengar namanya terpanggil.

“Baiklah mari kita bunuh perempuan ini dulu!” Seru Siwon, mengarahkan pistolnya ke arah Donghye.

“Emph, emph!” Donghye mencoba yang terbaik untuk teriak tapi kain yang ada di mulutnya terlalu kuat.

“Jangan!” Teriak Minseok yang kencang membuat pria berjaket hitam yang tidak dapat terlihat wajahnya itu dan Siwon menatapnya.

“Aku mohon, jangan bunuh dia! Aku saja sebagai gantinya. Aku mohon!” Siwon tersenyum licik, pria berjaket hitam hanya terdiam, Donghye seakan ingin teriak sesuatu.

“Apakah sudah waktunya?” Tanya Siwon kepada pria berjaket hitam.

Pria itu hanya menunjukkan jam tangannya kepada Siwon. Tanpa berkata apapun Siwon berhitung.

“Tiga.. Dua…. Satu!”

*DEBRAK*

“Selamat ulang tahun, Kim Min Seok!” Lampu menyala dan semuanya tertawa. Siwon melepaskan ikatan Donghye.

“Kalian ini, Aku sudah panik, aku kira aku benar-benar sudah berakhir!” Teriak Minseok. Donghye datang kepadanya dan melepaskan borgolnya.

Sehun, Kyungsoo, Joohyun, Yerim, dan Seulgi datang membawakan kue. Minseok hanya tertawa sambil marah-marah.

“Oh, iya! Siapa yang berjaket hitam itu?” Tanya Minseok.

Orang itu melepaskan kapucong yang menenggelamkan wajahnya. Itu adalah, Jongin.

“Apa aku sebegitu gelapnya, sehingga kamu tidak mengenaliku?! Oh, Selamat ulang tahun, Minseok!” Ucap Jongin, membuat semuanya tertawa.

Donghye memeluk Minseok dengan erat, “Aku tidak percaya kamu rela melakukan hal itu untukku” ia melepas pelukannya. Mendadak, Minseok mengambil sesuatu dari celananya. Itu adalah sebuah kotak.

Minseok berlutut di hadapan Donghye. “Min Dong Hye, maukah kamu menjadi orang yang memakai cincin ini bersama aku?”

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s