[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Unforgetable Moment – Zhenn_ie

timeline_20170322_181437

Unforgetable Moment – Zhenn_ie

Xiumin, Eunhwa Choi (OC) , Helena Moon (OC), Member EXO lainnya || Drama || G

        Xiumin menghela nafas kasar ketika matanya tertuju pada sesosok gadis berambut merah menyala dengan poni menutupi keningnya, membuatnya terlihat imut dan menawan dengan kulit putih mulus. Tetapi, Xiumin justru kesal dengan keberadaannya. Matanya teralih kearah toko eskrim terkenal yang berada di seberangnya. Ia berlari melewati zebra cross yang ada didepannya dan memasuki toko tersebut. Kakinya bergerak cepat menuju bangku di pojok ruangan dan segeralah ia memakai masker hitam andalannya. Gadis berambut merah itu memasuki toko setelah beberapa menit Xiumin berada disana. Ia menunduk sembari menggigit bibirnya dan menahan nafasnya. Tanpa sadar ada gadis berambut hitam legam disampingnya membawa catatan menu menatapnya heran. Xiumin menengok dengan cepat dan beraut panik ketika ia sadar gadis sialan itu memperhatikannya, ah tepatnya mereka berdua. Xiumin sontak kalap dan memegang tangan gadis yang adalah pelayan toko tersebut yang bebas. “Siapa namamu?” bisik Xiumin pelan seraya melirik – lirik kearah gadis rambut merah. “Eunhwa Choi, Tu-Tuan.” Xiumin mengangguk sekali dan menggenggam tangan Eunhwa yang sedari tadi dipegangnya. Eunhwa mengerutkan dahi dan hanya mampu terdiam menatap tangan Xiumin yang ada diatas tangannya. Kenapa jantungnya berdebar – debar saat ini? Xiumin semakin menarik Eunhwa mendekat ketika ia menyadari bahwa gadis rambut merah yang adalah penguntit setianya sedang berjalan mendekat ke arah mereka. Untung saja salah satu karyawan toko mencegatnya karena kebetulan area ini adalah Area VIP yang tidak bisa dimasuki sembarang orang. Xiumin menghela nafas lega dan memijit batang hidungnya pelan tanpa sadar tangannya masih menggenggam erat tangan Eunhwa. “Tu-Tuan, kau masih memegang tanganku…” ujar Eunhwa dengan sedikit semburat merah di kedua pipinya. Xiumin tersenyum tipis melihat itu dan melepaskan genggamannya perlahan. “Fruit Overload ukuran Medium satu, Eunhwa-ssi.”

      Xiumin tersenyum mengingat wajah Eunhwa, perempuan yang ia temui dua hari yang lalu di Baskin Robbin. Kyungsoo menghampiri dan merenggut permen karet yang ada di genggamannya dengan cepat lalu ikut mengunyahnya. “Kau terlihat bersinar, ceritakan ada apa?” Xiumin terkekeh pelan melihat ekspresi serius yang dipasang Kyungsoo. Ia memang pembaca raut wajah terhebat dan tentunya laki – laki ter-peka di antara member EXO lainnya. Kata – kata mengalir dari bibir Xiumin dengan perlahan. Kyungsoo tertawa mendengar semuanya, “Jadi, kau sedang jatuh cinta, ya?” kemudian tawanya meledak sekali lagi dan mengundang perhatian orang di sekitar mereka. Kyungsoo seharusnya bersyukur karena kini mereka berada di belakang panggung. “Hal terkonyol yang kupernah dengar sepanjang hidupku!”

          Xiumin tidak mengerti kenapa Kyungsoo dan Baekhyun kompak tertawa ketika melihatnya. Apa mereka sudah tidak waras lagi? Bahaya. “Hey, kenapa kalian tertawa seperti itu? Kalian selalu mengejekku tanpa absen!” seru Xiumin kesal dengan menghentakkan kakinya dilantai. “Lihat saja di panggung nanti, Xiumin hyung!” seru mereka berdua bersamaan lagi dan itu membuatnya Xiumin harus menghembuskan nafas perlahan. Kejutan konyol macam apa yang akan mereka berikan lagi padanya? Ia lupa bahwa hari ini adalah ulang tahunnya. Oh, tidak.

          Xiumin sudah menyelesaikan bagiannya dan ia melangkah ke belakang barisan. “Hey, Xiumin hyung! Kesini!” teriak Kai dengan volume yang cukup keras karena ia kini berada di stage ujung. Xiumin mengangguk dan berlari menyusul Kai. Ia tersenyum ketika melihat para penggemarnya menyorakinya dengan heboh. “Halo semua!” sapanya ceria dan membalas beberapa uluran tangan yang bisa ia raih. Kyungsoo dan Kai terlihat berbisik di belakangnya. “Kalian luar biasa! Aku cinta kalian semua EXO-L!” kata Xiumin yang dibalas dengan berbagai respon dari penggemar. Ia berlari menjauh dari Kai dan Kyungsoo hingga tiba – tiba pencahayaan di stage padam. Sontak saja Xiumin tersandung dan terjatuh diatas panggung karena tidak bisa melangkah dengan baik. Ia merasa sungguh ketakutan sekarang. Para penggemar pun terlihat diam, stik lampu mereka juga turut padam. ‘Ada apa ini?’ batinnya dengan segenap rasa takut yang menghantuinya semenjak tadi. Ia menenggelamkan kepalanya diantara lipatan tangannya dengan mata yang terpejam erat. Tak disadari setetes air mata turun menggenangi pipinya yang halus tanpa jerawat. Xiumin sangat merasa ketakutan dengan kegelapan dan semua member pun mengetahui hal itu. Xiumin menjeritkan nama member EXO yang lain tanpa tujuan yang jelas dalam batinnya. Perlahan jeritan itu diucapkannya dari nada rendah. “Xiumin oppa.” Panggil suara yang terdengar familiar di depannya. Ia menggeleng cepat tanpa berniat mengetahui siapa gerangan yang memanggilnya dengan suara selembut itu. Terasa usapan pelan di kepalanya dan itu berhasil membuatnya mendongak. Stik lampu yang dibawa para penggemar menyala dengan bergantian. Lampu di stage pun juga menyala satu per satu. Xiumin terperangah saat sadar bahwa pemilik suara lembut itu gadis yang ia temui di Baskin Robbin. Oh, Tuhan Xiumin begitu bahagia sekarang. “Eunhwa?” lirihnya dengan tangan tangan yang terjulur menyentuh pipi gadis itu, merasakan setiap sensasi yang muncul ke permukaan dadanya saat kehalusan pipi gadis itu menyapa sekujur saraf yang ada di telapak tangan kanannya. “Selamat ulang tahun, Oppa.” Perkataan itu berhasil membuat Xiumin mengukir seulas senyum tulus nan manis di bibirnya. Ia benar – benar tidak bisa mendeskripsikan kebahagiaannya sekarang. “Aku adalah salah satu penggemarmu, oppa. Aku begitu kaget saat tahu pemilik tangan yang menggenggam tanganku begitu erat di Toko Baskin Robbin tempo hari adalah tanganmu. Aku teringat oleh ulang tahunmu dan aku menelepon pihak EXO untuk merencanakan ini semua. Satu lagi, kau harus tau bahwa gadis berambut merah yang mengejar dirimu saat itu adalah orang yang memberitahuku untuk memberimu kejutan.” Xiumin terperangah lagi dibuatnya. Jadi, mereka semua bekerja sama untuk hal ini? Xiumin berdiri dan menatap mata bulat Eunhwa dalam. “Tiup lah lilinmu, Xiumin oppa.” Ia menyodorkan kue yang ada didepan tubuhnya dan Xiumin. Tepukan tangan terdengar begitu keras saat lilin itu ditiup perlahan oleh Xiumin setelah memanjatkan doa ke hadapan Tuhan. “Aku mencintaimu, Kim Min Seok!” seru Eunhwa dengan raut bahagia yang disusul dengan teriakan dari orang tua Xiumin yang kedatangannya dirahasiakan dari Xiumin, gadis berambut merah yang bernama Helena, para member EXO dan para penggemar. Xiumin merasa bahagia sekaligus terharu dengan semua ini. Ulang tahun ini adalah ulang tahun paling berkesan sepanjang sejarah hidupnya. “Terimakasih semua. Aku sangat mencintai kalian!” ia memeluk Eunhwa dengan erat setelah meletakkan kue tart yang dibawa Eunhwa tadi di atas meja yang ada didekat mereka.

END

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s