[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Percaya- Schweickart Lia

timeline_20170321_223517

Percaya- Schweickart Lia

Kim Min-Seok & Hana || Marriage-life || PG-15

ㅡAku percaya padamu karena kau percaya padaku.

***

Seorang pria dengan sweter kelabu lembut tengah terduduk, seruan angin untuk bergelung dengan selimut tebal dan cokelat hangat ia abaikan.

Tentu saja.
Mana ia peduli.

Minatnya jatuh pada pesona musim semi.

Dengan aroma letupan kuncup bunga yang bertabrakan dengan embun, menggandeng mesra pasukan oksigen, menerobos dan memenuhi paru-parunya.

Besi kekalutan dalam pikirnya mulai melunak, saraf kusut di balik lapisan ototnya menyerah untuk terus berbelit.

Memberikan ketenangan luar biasa dalam jiwanya.

Min Seok berani bersumpah. Musim semi adalah pemasok hormon endorfin terbesar dalam nadinya, setelahㅡ

“Hai..”

“Aku mencarimu.”

Sepasang tangan menyentuh bahunya lembut. Mubazir waktu jika Min Seok harus bertanya siapa pemiliknya.

Karena sosok itu selalu menjadi ide utama dalam ribuan paragraf yang memadati isi kepalanya.

“Sayang, kau bisa memanggilku.”

“Tidak. Kubilang aku ingin mencarimu, bukan sebaliknya.”

Pipi Min Seok terangkat, mati-matian ia menahan gelora cinta yang apinya telah dipicu oleh sang wanita.

Tanpa ragu Hana melingkarkan lengannya, memenjarakan leher Min Seok. Ia menggerakan bahunya, mencari posisi yang lebih nyaman.

Meski begitu, masih terasa getaran dan deru ketakutan dari wanitanya.

“Kim?”

“Ya, kentang manisku?”

“Mengapaㅡ kau memilihku?”

Senyum Min Seok memudar, wajahnya mulai memucat.

“Kurasa kita sudah sepakat untuk tidak membicarakan hal ini.”

Sikapnya menjadi sedingin es.

Hana tersenyum tipis, ia menenggelamkan hidungnya dalam surai hitam Min Seok. “Tapi kupikir, kau masih memiliki banyak waktu untuk mencari gaㅡ”

“Aku lebih suka mencari donor mata untukmu daripada mencari gadis lain.”

Hana merasa tak ada kosakata dalam pustaka kepalanya yang sepadan untuk membalas penuturan Min Seok.

Ini kalimat teromantis yang ia dengar setelah janji suci di altar dulu.

Bolehkah ia berteriak sekarang juga?

Min Seok berbalik, memutar kursinya. Membuat pelukan wanitanya terlepas.

“Kutanya, bagaimana caramu memercayaiku?”

Binar mata cantik itu meredup, rasa bersalah itu benar-benar tak terelakkan.

Hana mencoba menggapai wajah prianya. Min Seok memejamkan mata ketika jemari-jemari itu menyapu pipinya lembut.

Terlampau lembut.

“Aku percaya padamu karena kau percaya padaku.” Hana berujar.

“Dan aku yakin, takkan ada pengkhianatanㅡ”

“-meski aku takut jika perkataan mereka benar.”

Min Seok menghela napas. Ia meraih jemari-jemari hangat itu, lantas menjauhkan mereka dari wajahnya agar bisa ia genggam.

Ibu jarinya mengusap lembut punggung tangan Hana. Hatinya tersentak ketika mendapati logam mulia yang seminggu lalu ia sematkan di jari manis wanitanya.

Min Seok menunduk, menarik wajahnya untuk mengecup punggyng tangan rapuh itu.

“Dengar, kau adalah karbohidrat terbesar dalam hidupku. Kau alasanku untuk terus bergerak mengarungi bengisnya dunia. Dan meski bumi berhenti berevolusi-“

“-aku takkan pernah meninggalkanmu.”

Sekali lagi, Min Seok menyematkan kecupan manis di punggung tangan wanitanya. Kali ini cukup lama.

Hana tak bisa membendung air matanya. Meski terlahir tanpa tahu marga ayahnya, namun kini ia tahu siapa pria yang mencintainya.

“Terimakasih Kim. Selamat Ulang Tahun.”

“Terimakasih kembali, sayangku.”

Min Seok menyapu lembut pipi wanitanya, menghapus label rapuh dalam dinding hidup Hana. Menjadikannya jutaan kali lebih kokoh.

Hana tersenyum di sela isakannya. “Ayo masuk, aku membuat puding favoritmu.”

“Benarkah? Kau membuatnya?” Min Seok antusias.

Pipi Hana mulai merona. “Ya, itu benar. Ayo masuk! Dan biarkan kudorong kursi rodamu.”

“Tak perlu. Aku sudah bisa memfungsikan kakiku.”

“Kau terjatuh ketika terakhir kali mencoba berjalan, Kim-“

“Itu karena aku ingin tahu rasanya berjalan, Hana sayang..”

“-jika kau segan, biarkan aku melakukannya hanya untuk kali ini.”

“Baiklah.”

-Tamat-

Iklan

Satu pemikiran pada “[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Percaya- Schweickart Lia

  1. Aigooo~~ sweet sekali. aku liat Hana kok jadi ngebayangin Youjung ya, ㅋㅋㅋㅋ *mikir mv JIN-Gone
    Aah mereka cocok banget ya, satunya gak bisa jalan satunya buta … Jadi, mereka perlu satu sama lain, huhuhu …. Manisnya kayak gulaaa ♥♥

    Penafsiran katanya juga bagus, aku jadi agak baper sekarang, wkwkwk. aku saranin buat lebih panjang, thor, supaya emosi pembaca ke ceritanya bisa mendalam lagi (alias jadi bener2 ke bawa suasana atau baper).

    Ini keren banget ff-nya! Semangat terus berkarya, author-nim! Fighting! >○<

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s