[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Be Mine – ddyz

timeline_20170322_181342

 

Be Mine – ddyz

Xiumin & OC || Romance, AU, Fluff || PG-13

Romance, AU, Fluff || PG-13

Ficlet

Kim Minseok (EXO Xiumin), Seo Hye Ji (OC)

***

 

 

“Apa kau sudah selesai dengan ujianmu?” Minseok terus saja bertanya hal-hal yang sebenarnya tidak begitu penting pada Hyeji.

“Sudah.”

Dan Hyeji selalu menjawabnya dengan singkat.

 “Hey, berhenti menjadi dingin seperti itu.”

“Aku bosan kalau seperti itu terus.” Jawab Hyeji tanpa melepas tatapannya pada pemandangan di luar jendela cafe.

“Kau itu tak mengerti arti persahabatan yang sebenarnya.”

Minseok memutar bola matanya malas.

“Bukan begitu, Minse-ya. Aku bosan kalau setiap berbicara denganmu topiknya itu-itu saja.

“Lalu kau mau aku bagaimana?” Tanya Minseok.

“Aku tak mau apapun.” Hyeji menunduk.

“Apa kau mau topik yang lebih menarik?”

“Terserah padamu saja.”

Minseok menghela nafasnya panjang lalu berjalan menuju panggung yang disediakan cafe tersebut. Ia mengambil alih piano yang dimainkan pianis cafe itu.

“Seo Hye Ji, dengarkan aku dan berhenti menjadi es seperti itu. Tolong jangan pedulikan statusku.”

Minseok membuka topi jaket serta masker yang ia gunakan.

Hyeji terbelalak kaget mendengar ucapan Minseok seperti itu. Sebenarnya apa yang ia coba lakukan? Apa ia ingin penyamarannya sebagai idol terungkap? Tolonglah Minse-ya.

Hyeji menggerakkan mulutnya seolah mengatakan ‘Minse-ya, turun-cepat-sekarang!”

Beberapa fans yang sadar akan kehadiran salah satu member EXO tersebut langsung berkumpul di depan panggung dengan ponsel di tangan siap untuk memotret momen langka itu.

Jemari Minseok menekan tuts piano dan mulai memainkan melodi indah dari lagu ‘Lucky’.

gateun nara e tae eonaseogateun eoneoro mareul haeseo

cham haengun iya,cham dahaeng iyasesange dangyeonhan geon eobseo

gwaenchanheun oseul ibeotdeon nalgeureohge neoreul mannatdeon geon Luckyna chag hage saraseo geurae

neoui ireumeul bureugo neoui soneul jabado doeneun na

buseo jineun haet sareun naman bichuna

na ireohge haengbog haedo dwae?

naui ireumeul bureugo naui eokkaee gidae oneun neo

jeo haneurui haet sareun neoman bichuna

neo geureohge nunbushyeodo dwae?

So lucky, my love

So lucky to have you

So lucky to be your love, I am. Hmm

gateun saeg kkareul joha hagogateun yeonghwareul joha haneun geol luckyunmyeong gateun sarangin geoya

neoui ireumeul bureugoneoui soneul jabado doeneun na

buseo jineun haet sareun naman bichuna

na ireohge haengbog haedo dwae?

naui ireumeul bureugo naui eokkaee gidae oneun neo

jeo haneurui haet sareun neoman bichuna

neo geureohge nunbushyeodo dwae?

So lucky, my love~

Hyeji tertegun, apa telinganya tak salah dengar? ‘My love’? Hey, ia dan Minseok hanya bersahabat. Dan ia akan sangat dingin pada Minseok kalau mereka bertemu di luar, bukannya malas atau tak menghargai sahabatnya itu, Hyeji hanya tak mau berurusan dengan fans-fans Minseok yang dikenal garang.

“Kau mungkin kaget akan semua ini, tapi berjanjilah, jangan pergi dariku hanya karena statusku.” Ucap Minseok penuh harap.

Hyeji tersenyum, ia mengangguk pelan. Minseok kembali memainkan sebuah melodi yang sangat indah didengar suaranya yang mendayu-dayu pun berhasil menciptakan suasana romantis dan hangat di cafe tersebut.

Para fans yang mendapat informasi kalau Xiumin EXO ada di cafe itu pun berdatangan. Suasana yang riuh berhasil dibungkam oleh nyanyian Minseok.

I met you in the dark

You lit me up

You made me feel as though

I was enough

We danced the night away

We drank too much

I held your hair back when

You were throwing up

Then you smiled over your shoulder

For a minute I was stone-cold sober

I pulled you closer to my chest

And you asked me to stay over

I said, I already told you

I think that you should get some rest

I knew I loved you then

But you’d never know

‘Cause I played it cool when I was scared of letting go

I knew I needed you

But I never showed

But I wanna stay with you

Until we’re grey and old

Just say you won’t let go

Just say you won’t let go~~

Para fans terkagum-kagum akan penampilan live Minseok tersebut, mereka bertepuk tangan dan beberapa berteriak kegirangan memanggil nama Minseok.

“Kalian!!” Ucap Minseok.

“Oppa!!” Balas fans.

“Bolehkah aku berbicara? Kalian hanya perlu dengarkan aku saja.” Pinta Minseok.

“Iya, oppa.” Jawab fans serempak.

Hyeji terus menyunggingkan senyum terindahnya. Ia sangat senang melihat fan service yang biasa diberikan Minseok pada fansnya.

“Kalian tahu bukan? Kalau persahabatan itu sangat berharga di dunia ini? Bahkan katanya sahabat itu jauh lebih penting daripada cintamu, karena sahabat tak akan meninggalkanmu seperti yang cintamu lakukan. Tak ada ‘mantan sahabat’ di dunia ini? Aku benar kan?” Ujar Minseok panjang lebar.

Para fans mengangguk menyetujui.

“Lalu..” pandangan Minseok beralih pada Hyeji yang tengah serius menatapnya.

Para fans yang menyadari arah pandang Minseok pun segera mengikuti arah pandangnya, mereka semua menatap Hyeji penasaran. Hyeji hanya bisa tersenyum kikuk.

“-aku mencintainya, sahabatku. Apa yang harus kulakukan? Ia cintaku, juga sahabatku.” Lanjut Minseok.

Hyeji yang sedang meminum caramel macchiato pun tersedak mendengar penuturan Minseok.

Para fans berteriak, bahkan beberapa ada yang menangis mendengar ucapan Minseok tersebut. Ya wajar saja, namanya juga fangirl, pasti ada saja yang merasa terluka bila biasnya menyukai seseorang.

“Oppa, apa itu benar?” Tanya seorang fans.

Minseok mengangguk.

“Hyeji-ya, kau bosan setiap kali berbicara denganku saat kita bertemu? Kau ingin topik yang berbeda?”

Hyeji tertegun.

“Ayo kita berkencan. Jadilah kekasihku, ayo kita berbicara layaknya pasangan kekasih. Aku -Minseok menghirup nafas panjang- mencintaimu.”

Pengakuan itu lolos begitu saja dari mulut Minseok. Fans histeris, beberapa ada yang berteriak memberi selamat ada juga yang tersedu-sedu mendengarnya.

Minseok menggerakkan jemarinya bermaksud memanggil Hyeji. Dengan ragu, Hyeji berdiri dan menghampiri Minseok.

Minseok pergi dari piano berwarna hitam tersebut dan berjongkok di atas panggung, menyamakan tingginya dengan Hyeji.

“Aku mencintaimu. Bagaimana denganmu? Be mine, please.” Ucap Minseok tulus.

Pipi Hyeji bersemu merah, ia mengangguk. Para fans yang menyaksikan drama live tersebut langsung bertepuk tangan riuh.

“Terima kasih.”

Minseok memeluk Hyeji erat lalu menyatukan keningnya dengan kening Hyeji, menatap matanya lekat lalu tersenyum penuh makna.

“Tetaplah di sisiku dan jadi milikku, Seo Hye Ji.”

I revolve around you like a moon. The light are turn off in your love, so leave it and look at me. I’ll cover your deep scars, and make you laugh. And make you mine.. – Infinite (Be Mine).

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s