[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Xiu’s Lifeu~ – ibannn

1490239359461.jpg

Xiu’s Lifeu~ – ibannn
Xiumin, Exo memb., OC |Slice of life | PG 13+

“Xiu oppa..!!”

“E-eh?”
Orang yang merasa namanya dipanggil pun segera mencari asal suara tersebut.

“Hei aku disini oppa!!”
Ucap seorang gadis sambil melambaikan tangan.

“Ah dia ternyata..”
Xiumin berkata dalam hati dengan tersenyum dan berjalan menuju arah seseorang yang tadi memanggilnya.
“Ada apa Jinnie-ah? Apa kau sudah merindukan oppamu ini, heum?” Tanya Xiumin sambil mengacak-acak rambut gadis itu.

“Aish oppa.. rambutku berantakan”
Omel Jinhee pada oppanya..
“Oppa, ayo kita pulang.. aku sudah ingin makan masakan eomma dirumah”

“Ne.. ayo kita pulang princess”

—–

Aku Xiumin, murid kelas XII di Seoul World Academy. Di sekolah, aku termasuk anak yang rajin.

Aku pun menjadi ketua tim futsal dan timku sering mengharumkan nama sekolah kami dibidang olahraga futsal.. ya, walaupun aku lumayan hebat dalam bidang olahraga tapi aku sangat lemah di bidang hitung-hitungan dan matematika serta fisika yang sering membuatku merasa malu karena nilai rendah yang kudapatkan. Aku mempunyai banyak teman tetapi ada 3 sahabat terbaikku, yaitu-

“Hey Baozi.. kemari kau Bapao, kita makan bersama. Ibuku menyiapkan bekal yang banyak hari ini!”

“Iya Baek.. tunggu sebentar, aku akan kesana”

Ya.. Baekhyun, Kyungsoo, dan Chen. Mereka bertiga adalah sahabatku yang tak pernah lepas dari kekonyolan dalam hidup mereka.. tapi itulah yang membuat kami selalu bahagia..

“Apa yang dimasak ibumu hari ini, Baek?”

“Ah.. ibuku membuat ebi dengan campuran saus tiram” seru Baekhyun sambil menunjukkan bekalnya.

“Kelihatannya enak.. bisa kita makan sekarang Baek? Ku lihat, ebi itu sudah tidak sabar ingin segera ku makan” ujar Chen dengan kekehannya.

“Mari makan!!!” Seru Kyungsoo dengan semangat.

Kami makan dengan senang.. dan setelah itu kami masuk kelas karena bel sudah berbunyi. Saat ini adalah jam pelajaran Bahasa, pelajaran yang sangat membosankan menurutku, apa yang membuatku mengatakan itu membosankan, aku pun tak tau.. aku mengikuti pelajaran dengan mata terbuka seadanya karena tidak kuat menahan kantukku, dan akhirnya akupun memilih untuk tidur.. untung saja tempatku duduk adalah dipojok paling belakang dan dekat dengan dinding, jadi guru tidak akan mengira aku sedang tidur.

Jam pelajaran pun telah berakhir, aku segera bersiap untuk pulang.. tetapi saat aku sedang bersiap-

“Xiu oppa..!!”

“E-eh?”
Karena merasa namaku dipanggil aku pun segera mencari asal suara tersebut.

“Hei aku disini oppa!!”
Ucap seorang gadis sambil melambaikan tangannya padaku.

“Ah dia ternyata..”
kataku dalam hati dengan tersenyum dan berjalan menuju arah seseorang yang tadi memanggilku.
“Ada apa Jinnie-ah? Apa kau sudah merindukan oppamu ini, heum?” Tanyaku sambil mengacak-acak rambut gadis yang ada didepanku.

“Aish oppa.. rambutku berantakan”
Omelnya padaku.
“Oppa, ayo kita pulang.. aku sudah ingin makan masakan eomma dirumah”

“Ne.. ayo kita pulang princess”

Jinhee, dia adalah adikku.. umur kami hanya selisih 2tahun dan sekarang dia kelas X di sekolah yang sama denganku. Aku sangat menyayanginya begitu pun dia yang menyayangiku juga..

Kami pulang dengan berjalan kaki karena jarak rumah dengan sekolah yang tidak terlalu jauh.. ya, sekalian menikmati pemandangan kota Seoul.

Setelah kami sampai di rumah, ibu ternyata menyambut kedatangan kami.. aku melihat dia sangat menyayangi kami dan kami pun menyayanginya pula. Rumah kami sangat sederhana, tapi kami tetap bersyukur karena masih memiliki tempat untuk tinggal yang nyaman.

Aku dirumah hanya tinggal bersama adik serta ibuku karena ayahku telah tiada 3tahun yang lalu.. dan akhirnya ibuku bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah rumah yang terletak di komplek daerah Gangnam.. aku pernah berpikir untuk membantunya dengan bekerja paruh waktu tetapi ia melarangku dan menyuruhku dan adikku untuk fokus dalam pendidikanku..

“Xiu, Jinnie. ayo makan, ibu telah memasakkan makanan kesukaan kalian” panggil ibu dengan lembut.

“Baik bu!!” Seru kami berdua dengan semangat.

**

“Bagaimana sekolah kalian? Apa ada masalah?” Tanya ibu.

“Sejauh ini masalahku tetap sama bu.. nilai hitung-hitunganku selalu pas di standar, tidak pernah naik..” ujarku pada ibu

“Kalau aku sih, tidak ada bu.. semua berjalan lancar selama ini” ucap Jinnie sambil mengeluarkan cengiran kudanya

“Baguslah Jinnie.. pertahankan ya nak, dan kau Xiu.. itupun sudah bagus karena kau sudah berusaha, tapi mungkin kau harus meningkatkan usahamu ya Xiu” ucap ibu menenangkan.

“Siap bos!” Seru ku.

Hari sudah malam.. aku dan Jinnie sudah selesai mengevaluasi pelajaran, saatnya untuk masuk ke dunia mimpi dan menyiapkan energi untuk besok sekolah..

Kami pun tertidur..

Dan itulah kisahku sehari-hari.. ada susah maupun senang, kujalani dengan sepenuh hati..

Terima kasih telah mengikuti ceritaku..

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s