[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Surprise Love-xiao_lsbs

1490239517752.jpg

[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] Surprise Love-xiao_lsbs
Xiumin-OC || Fluff ||PG-13+

Jung Hara berdiri di belakang halaman rumah kekasihnya. Sekiranya, sudah 15 menit lebih wanita itu berdiri disana dengan senyum yang mengembang. Ia sudah mendekor halaman belakang itu dengan sebagus mungkin. Di tengah-tengah halaman luas dengan beralaskan rumput hijau itu terdapat meja kayu—seperti meja piknik—yang ditutupi oleh taplak meja berwarna putih. Di atasnya, ada satu buah kue ulang tahun berbentuk persegi. Gambar secangkir kopi dengan asap yang mengepul, sesuai dengan kegemaran kekasihnya itu terhadap kopi, menghias bagian tengah kue dengan rasa coklat. Di kedua sisi kue itu terdapat kotak-kotak dengan berbagai ukuran yang dibungkus rapi dengan kertas berwarna-warni. Sisi-sisi halaman sudah dipenuhi dengan balon-balon berwarna hitam dan putih.

Hara duduk di salah satu kursi yang disediakan disana, ia tekikik geli ketika mengingat apa yang sudah dilakukannya sebulan terakhir ini hanya untuk menyiapkan kejutan spesial untuk kekasihnya itu, Xiumin.

Ia mengacuhkan kekasihnya.

Awalnya, Hara tidak pernah terpikir untuk melakukan hal itu. Hara sendiri kebingungan harus memberi kejutan seperti apa nantinya pada Xiumin saat ulang tahun nanti. Tetapi, syukurlah Baekhyun dan Chanyeol datang memberikan sebuah ide gila yang sebenarnya juga hebat, yaitu dengan mengacuhkan Xiumin selama sebulan. Walaupun cukup sulit, Hara berhasil melewati satu bulan penuh tanpa menghubungi Xiumin sama sekali.

Ting!

Hara mengambil ponsel yang ada di dalam tas kecil miliknya.

Dari : Baekhyun

“Hara, apa semua sudah siap? Kami sudah sampai.”

Dengan cepat, Hara berdiri dari duduknya. Ia simpan kembali ponselnya di dalam tas kecil yang ia sampirkan menyilang dari pundak kiri ke pinggang kanannya. Membawa kue ulang tahun spesial itu di atas kedua tangannya dengan senyum yang mengembang.

“Sudahlah, jangan bersedih. Astaga, Xiumin yang kukenal tidak pernah seperti ini!”

“Ini hari ulang tahunmu, bung. Ayo, tersenyumlah!”

Suara gaduh dari dalam rumah dapat terdengar jelas ke telinga Hara yang membuatnya semakin mengembangkan senyumnya.

Ceklek.

“SELAMAT ULANG TAHUN, XIUMIN!” teriak Hara dengan suara penuh gembira.

Xiumin tetap diam di tempat. Hara mengernyitkan dahinya, lalu berjalan mendekat. Teman-teman Xiumin yang berada di belakangpun mendadak diam.

“Xiumin, ada apa? Kau… marah denganku, ya?” tanya Hara pelan. Perasaan Hara sekarang kalang kabut. Ia takut jika Xiumin marah padanya. Hara pun menundukkan kepalanya dalam, menatap kue yang ada di atas kedua tangannya dengan tatapan penuh penyesalan. “Maafkan aku, Xiumin…” lirihnya.

“Jung Hara…”

“Ya?” Hara mendongakkan kepalanya saat Xiumin memanggilnya. Saat itu, kedua mata mereka saling beradu. Tapi Hara tidak bisa membaca apa yang ada di pikiran lelaki yang ada di depannya itu.

Xiumin perlahan mengambil alih kue yang ada di atas tangan Hara. Memberikannya kepada Chen yang ada di belakangnya. Lalu tanpa aba-aba, Xiumin langsung mendekap tubuh Hara erat.

“Terima kasih, Hara. Terima kasih. Aku sempat berpikir jika kau ingin mengakhiri hubungan kita hiks! Tapi syukurlah kau ternyata hanya ingin memberiku kejutan hiks…” isak Xiumin.

Hara tertawa kecil, lalu mengusap pelan punggung Xiumin. “Sama-sama, tapi kenapa kau berpikir aku akan memutuskan hubungan ini? Kau tidak tahu jika aku sangat bahagia karena bisa menjadi orang spesial yang kedua setelah orang tuamu selama ini?”

Xiumin memberi jarak antara Hara dan dirinya. Ia mencubit hidung Hara gemas. “Itu karena kau mengacuhkanku satu bulan ini,” ucapnya. “Dan, aku sudah tahu jika kau bahagia bersamaku selama ini!” sambungnya dengan nada sombong yang berakhir dengan cekikan kecil darinya dan Hara.

“Aku mencintaimu,” ucap Hara dan kembali menarik Xiumin untuk berpelukan. Bagi Hara, pelukan Xiumin adalah yang terhangat nomor 3 setelah Ayah dan Ibunya. Dan Xiumin tidak perlu repot-repot untuk menolaknya, karena Xiumin juga menyukai pelukan kekasih hatinya itu.

“Aku lebih mencintaimu, Hara.”

“Uuuhhh~ kami juga ingin berpelukan~”

Xiumin menoleh ke belakang. Melemparkan tatapan tajam ke arah teman-temannya satu persatu, lalu dengan tegas menolak, “Tidak. Hari ini aku hanya ingin menghabiskan waktu dengan Hara! Tidak boleh ada yang menggangu!”

Setelah itu, Xiumin kembali menatap Hara yang tengah tersenyum malu dan kembali membagi kehangatan dalam pelukan.

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s