[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] MOONLIGHT – Keyraya

1490239453245.jpg

[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] (MOONLIGHT)-Keyraya
Xiumin, OC, & Chanyeol || Romance || G

MOONLIGHT

Semilir angin pantai menerpa wajah gadis mungil itu. Matanya masih setia terpejam menyesapi derasnya butiran bening yang mengalir melewati pipinya. Bibir mungil itu terasa kelu untuk mengeluarkan barang sepatah katapun. Hatinya terasa sangat sesak. Sekujur tubuhnyapun terasa sangat lemas.

Semua yang ada terasa sangat samar. Gadis mungil itu, Ahn Keyra. Tak mampu lagi membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya sekedar ilusi. Semuanya terlalu samar untuk dimengerti. Ia sungguh tak mengerti dengan semua takdir Tuhan yang menimpa dirinya. Tak satupun.
Hampir 3 tahun ia bersama dengan kekasihnya, mengalami banyak hal bersama. Namun, kini yang ada dihadapannya hanyalah suatu kehancuran. Dengan tiba-tiba kekasihnya meninggalkannya dan memilih menikah dengan wanita lain. Sedangkan dilain sisi ia juga menyiapkan pernikahannya.
Ia mencintai kekasihnya. Tapi apa yang ia dapatkan setelah semuanya. Hanya kesedihan dan kehancuran yang tersisa. Hatinya telah menjadi serpihan. Butuh waktu yang tak sebentar untuk mengembalikan semuanya.
Perlahan mata indah itu mulai terbuka, menyisakan butiran bening yang masih setia menggenanginya. Matanya memerah dan menyisakan lingkaran hitam disekelilingnya. Ia mulai menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Gadis mungil itu menggigit bibir bawahnya untuk meredam gemuruh di hatinya.
Dengan perlahan ia mengusap sisa air mata yang masih setia menggenang di mata indanya. Ia memejamkan matanya sekali lagi untuk meredam segala sesak yang menyiksanya.
Seseorang memegang bahu Keyra dengan lembut. Lelaki itu mengambil tempat duduk disamping Keyra. Matanya ikut mengarah lurus kelautan yang ada di depannya. Hatinya ikut sakit melihat gadisnya menangis seperti ini. Lelaki itu adalah Xiumin, sahabat Keyra sejak kecil yang mencintainya dengan tulus.
“Apakah kau tak lelah menangis sepanjang hari?”
Keyra hanya membalas perkataan Xiumin dengan sebuah senyuman yang dipaksakan. Miris memang, tapi ia bisa bagaimana lagi. Ia bahkan tak bisa mengontrol air matanya sendiri.
“Kemarilah Key,” Xiumin beralih menghadap Keyra dan merentangkan kedua tangannya untuk menyambut Keyra dalam pelukannya.
Tanpa berpikir panjang Keyra langsung menghambur kedalam pelukan Xiumin. Ia memeluk Xiumin dengan sangat erat. Ia bahkan mulai terisak lagi dalam pelukan hangat Xiumin. Memang hanya Xiumin yang selalu mengerti segala kesedihannya.
Xiumin menyambut Keyra dangan sangat hangat dalam pelukannya. Ia mengelus surai coklat milik Keyra dengan lembut untuk menenangkannya. Sungguh, ia tak ingin gadisnya menangis seperti ini. Hatinya terasa sangat sakit melihatnya, terlebih gadisnya menangisi laki-laki lain yang sangat tidak pantas untuk ditangisi.
Demi apapun Xiumin ingin membahagiakan gadisnya dengan cara apapun juga. Ia tak ingin melihat gadisnya ini tersakiti barang sedikitpun. Ia terlampau menyayangi Keyra melebihi apapun yang ia miliki di dunia ini.
Xiumin benar-benar memberikan Keyra sebuah ketenangan. Kini isakan Keyra perlahan mulai berhenti. Meskipun sudah berhenti menangis tak ada satupun yang berniat untuk melepaskan pelukan hangat itu. Pelukan itu terlampau hangat untuk dilepaskan.
“Key,”
“Hm,” jawab Keyra tanpa melepas pelukannya.
“Maafkan aku, maaf karena tak bisa menjagamu.”
Keyra terpaksa melepas pelukan hangatnya dan menatap Xiumin dengan tatapan tak mengerti.
“Maaf karena aku tak bisa mencegahmu untuk mencintai laki-laki brengsek itu.” ulang Xiumin sambil sedikit menundukkan kepalanya.
“Itu bukan salahmu, justru itu salahku karena tak mau mendengarkanmu.” Sesal Keyra lalu menenggelamkan wajahnya dalam pelukan hangat Xiumin lagi.
“Apakah sekarang kau mempercayaiku lagi?”
“Sangat, maaf karena telah mencurigaimu.” Sesal Keyra.
“Apakah sekarang kau akan selalu mendengarkan perkataanku?”
Keyra mengangguk mantap dalam pelukan Xiumin, “Aku tak akan lagi tak mendengarkanmu, apapun yang kau katakan selalu benar adanya, dan kau selalu melindungi dan menyayangiku apapun yang terjadi. Hanya kau satu-satunya yang aku miliki di dunia ini, dan terima kasih untuk semuanya.” Ucap Keyra tulus.
“Apakah sekarang kau mau melupakan laki-laki itu demi diriku Key?” tanya Xiumin seperti perintah.
“Tentu, aku akan melupakannya untukmu.”
Xiumin tersenyum, ia sangat senang karena gadisnya kini akan menurut padanya lagi. Tak akan ada lagi yang bisa membuatnya jauh dengan gadisnya. Xiumin sangat senang saat ini, terlebih gadisnya sudah tersenyum lagi dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat.
“Ayo kita pulang Key, ini sudah larut.”
“Baiklah.” Jawab Keyra sedikit lesu karena harus melepaskan pelukan hangatnya dengan Xiumin.
***
Setelah kejadian waktu itu, Xiumin selalu berusaha melindungi dan menjaga Keyra. Ia tak ingin kesalahan yang lalu terulang kembali. Hatinya tak akan mampu melihat gadisnya kembali rapuh. Segala cara ia lakukan untuk melihat gadisnya tersenyum, dan senyum itu mampu menghangatkan hatinya.
Keyra adalah segalanya bagi Xiumin. Tak akan ia biarkan siapapun menyentuh apalagi menyakiti gadisnya. Ia terlampau menyayangi gadisnya.
Menurutnya yang terpenting adalah kebahagiaan Keyra. Ia akan tetap melindungi dan menjaga gadisnya apapun yang terjadi. Ia akan menjadi orang pertama yang datang saat Keyra membutuhkan sesuatu.
“Lagi ngelamunin apa sih?” tanya Keyra sambil memeluknya dari belakang.
“Tak ada, apakah kau sudah makan?”
“Aku mau disuapin sama Xiumin” jawab Keyra dengan manja.
“Baiklah, ayo kedapur.” Xiumin menggenggam tangan Keyra lalu membawanya menuju dapur.
Keyra sangat senang saat Xiumin menggenggam tangannya seperti ini. Ini sama hangatnya saat dipeluk olehnya, dan Keyra sangat menyukainya.
“Xiumin,” panggil Keyra sambil mendudukkan dirinya di ruang makan.
“Ya Key,” Xiumin mengambil tempat duduk di depan Keyra.
“Terima kasih, terima kasih untuk segalanya, aku tak tau harus membalasnya seperti apa,  kau sungguh sangat baik. Karenamu aku bisa melupakan Chanyeol dan memulai hidup baruku lagi.” Keyra tersenyum dengan sangat tulus untuk Xiumin.
“Itu sudah kewajibanku Key, kau tak perlu berterimakasih. Aku senang jika kau sudah melupakan Chanyeol. Aku tak ingin melihatmu terluka lagi, itu sungguh sangat menyiksaku, kau tau aku sangat menyayangimu kan, aku tak suka melihatmu terpuruk.”
Keyra semakin melebarkan senyumannya. Ia sangat bahagia saat ini.
“Aku mencintaimu.”
“Aku jauh lebih mencintaimu Key, aku sangat-sangat mencintaimu, dan aku menyayangimu melebihi apapun.” Xiumin tersenyum dengan sangat tulus lalu menarik Keyra kedalam pelukannya.
Ini adalah pelukan yang sangat Keyra sukai. Pelukan ini sangat hangat dan menenangkannya. Sebuah pelukan yang menyadarkannya bahwa hanya Xiuminlah yang menyayangi dan mencintainya dengan tulus.
Betapa bodohnya Keyra yang tak mengerti hal ini sejak awal. Seharusnya ia mengerti bahwa hatinya hanya akan bisa tenang dan nyaman saat bersama dengan Xiumin. Ia tak akan merasakan sakit jika mengetahui semuanya sejak awal. Karena Xiumin tak akan membiarkannya merasakan sakit barang sedikitpun.
Tak ada yang lebih menenangkan dari pelukan Xiuminnya. Xiumin teman semasa kecilnya dan akan menjadi teman hidupnya hingga ajal menjemput.
FIN.

Iklan

Satu pemikiran pada “[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] MOONLIGHT – Keyraya

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s